GRACELLA REVENGE (proses revisi)

GRACELLA REVENGE (proses revisi)
Bagian 78


__ADS_3

...✨✨✨...


Di ruangan bawah tanah kediaman zelon atau biasa di sebut tempat eksekusi great glory , di sana ada seorang pemuda yang tampak lusuh dan terluka , dia aslan.


Pemuda yang menghianati sahabatnya sendiri hanya karena alasan sepele yaitu iri .


'' Gue harus keluar dari sini , ya harus .'' kata itu yang aslan ucapkan selama berada di sana .


Bukan nya menyesal telah melukai sahabatnya ,dia malah menginginkan balas dendam yang lebih keji pada cella yang sudah membuatnya seperti itu .


Kata maaf yang dia ucapkan hanya sekedar basa-basi semata untuk menyelamatkan nyawanya.


Tap.! Tap.! Tap.!


Suara langkah kaki menggema di ruangan sunyi tersebut , aslan mencari asal suara yang semakin dekat dengan nya.


'' Lama nggak ketemu yah , gimana kabar lo hm ?! lebih baik atau buruk nih?!''


Dia cella yang baru saja sampai di hadapan aslan.


'' Lepasin gue cel ,gue minta maaf gue khilaf cel , tolong kasih gue satu kesempatan lagi ,gue janji bakal berubah .'' aslan berucap dengan sorot mata memohon berusaha agar cella termakan rayuan nya.


Namun sayang harapan itu di patahkan dengan jawaban gracella.


'' Mana ada orang ngebunuh secara khilaf ?! ngebunuh orang selalu di dasari rencana ,terlebih yang lo bunuh anggota lo sendiri !''


Aslan tak bisa berkelit mendengar jawaban cella , ternyata bukan hanya wajahnya yang berubah tapi juga sikapnya yang makin sadis.


Cella berjalan mendekati aslan . '' Meski pun lo nangis darah bahkan nanah sekali pun gue nggak akan perduli lagi !''


'' Lo tau kenapa ?!''


Cella menatap aslan yang masih terdiam . '' Karena gue kecewa sama lo bahkan rasa kecewa gue melebihi rasa benci gue sama lo .''


'Glek' Aslan menelan ludahnya dengan kasar ,dia melihat tatapan mata gracella yang sangat tajam,bahkan hawa dingin menyelimuti ruangan tersebut.


'' Aslan lo tau kenapa gue masih biarin lo hidup ?!'' cella tersenyum simpul melihat wajah kebingungan aslan .


'' Karena lo harus mati perlahan !'' Setelah mengucapkan itu ,cella bertepuk tangan .


PROK.! PROK.! PROK .!


Saat itu juga sosok fluffy datang menghampiri cella , ya cella telah membawa fluffy dari rumah tersembunyi miliknya tiga hari yang lalu.


''Hay baby !'' cella mencium wajah fluffy .


GRRRGH.


Fluffy menggeram rendah , cella mengelus peliharaan kesayangan nya , dia menatap aslan yang kini menampakan wajah terkejut , hal itu sangat cella nikmati.


'' Kenapa ?! lo takut ?.'' ujar cella.


''Dari mana lo bawa dia ?! bukan nya dia udah mati !'' aslan tak mempercayai jika itu fluffy.


Cella tertawa pelan. '' Pffftt mati yah , seandainya lo nusuknya lebih dalam kayanya fluffy beneran mati deh ,sayangnya luka yang lo buat tidak terlalu dalam jadi dia masih baik-baik aja!''

__ADS_1


Aslan kembali terkejut ,dia tidak percaya jika cella akan tau kejadian sebenarnya.


'' Lo tau dari mana ! lo jangan asal nuduh yah !'' hardik aslan ,dia menatap tajam cella.


'' Kenapa ? itu fakta dan gue nggak asal nuduh , lo pasti mikir gue nggak akan tau ,tapi nyatanya gue tau karena jejak sidik jari lo ada di sana terlebih lo yang terakhir kali main sama fluffy.''


Cella menyilangkan kedua tangan nya . ''Harusnya saat itu juga gue sadar kalo lo nggak waras ,tapi dengan bodohnya gue menutup rapat bukti yang gue lihat dan yah lo berhasil nyingkirin gue dengan mudah !''


'' LO YANG NGGAK WARAS BUKAN GUE BANGSAT !''teriak aslan.


Cella menutup telinganya . '' Ck telinga gue bisa budek lama-lama dengerin suara dajjal milik lo.''


'' Gue bunuh lo !! lepasin gue brengsek ,lepasin gue !'' aslan meronta-ronta di dalam ruangan tersebut.


Cella tertawa pelan ,dia mengelus bulu fluffy dengan sayang.


'' Kamu mau bermain hm !'' ujar cella pada harimau kesayangan nya tanpa menggubris teriakan aslan.


GRRRRGHHH.


Jawaban yang membuat wajah cella bahagia, dengan sigap dia membuka borgol di kaki aslan dengan kasar .


'' Gue jamin kalo fluffy bakal memperlakukan lo dengan baik saat bermain , gue harap lo menikmati detik-detik terakhir lo disini !''


Posisi aslan saat ini kedua tangan nya di borgol dengan rantai ,dimana rantai tersebut membentang pada dua tiang ,jadi kedua tangan nya tertarik pada kedua tiang tersebut .


Kaki yang sudah bebas kini berusaha menyingkirkan hewan peliharaan milik cella , aslan tau betul seganas apa hewan bernama fluffy tersebut , dia ingat saat ada penyusup di markas yang dulu fluffy lah yang menghabisinya , dan kini hewan yang dia anggap sudah mati ada di hadapan nya dan sedang mengintai dirinya.


'' Selamat menikmati hidangan terakhir lo aslan gentala !'' setelah mengucapkan itu fluffy menyerang aslan habis-habisan.


'' BABY HABISI MAINAN KAMU YAH , MAMAH PERGI DULU BYE BYE !'' teriak cella dan pergi meninggal aslan .


'' LEPASIN GUE GRAC !! GUE MOHON AAARRGHH !''


Teriakan aslan tak cella gubris ,dia meninggalkan ruangan bawah tanah dengan bersenandung ria. kini masalah telah selesai ,orang-orang yang membuatnya menderita sudah dia beri hadiah masing-masing!


Kini dia akan menikmati hidupnya dengan damai bersama putra kesayangan nya dan para sahabatnya.


Sesampainya cella di lantai atas , dia di sambut dengan tatapan penasaran dari zelon dan juga jefran.


'' Lo abis ngapain lama banget di bawah ?'' ujar jefran.


''Main .''


Cella mendudukan tubuhnya di samping sky yang sedang bermain.


Zelon mendekati cella dia berbisik. '' Lo apain aslan ?''


'' Gak gue apa-apain ,gue bahkan nggak nyentuh dia .'' jawabnya santai.


Zelon tak percaya ,mana mungkin cella membiarkan musuhnya begitu aja .


'' Serius ?''


Cella menatap malas wajah zelon. ''Kalo lo nggak percaya , liat aja sana .''

__ADS_1


'' Nanti deh ,katanya kita mau ke rumah sakit ?''


Cella mengangguk . '' Kalian denger kabarnya daniel nggak ?''


'' Dia di RSJ sekarang .'' saut jefran di sela bermain hp miliknya.


Cella mengernyit heran . '' Sejak kapan ? bukan nya kemaren masih baik-baik aja ?''


'' Sejak orang tua nya meninggal , dia terus-terusan nyalahin dirinya sendiri sampai dia stres , lo nggak ke makam orang tua lo ?'' ucap jefran.


'' Nanti deh ,gue belum siap .'' lirih cella.


Dia memang belum siap untuk singgah ke makam orang tua daniel , hatinya masih bergemuruh dengan dendam.


Di tengah pembicaraan mereka ,tiba-tiba ponsel cella berdering saat dia melihat nama yang tertera di sana ,cella mengernyit sebab yang menelfon nya adalah gavin.


'Ngapain dia telfon gue ' batin cella.


'' Halo.''


'' Halo cel , maaf aku ganggu yah .?'' ujar gavin .


'' Nggak , ada apa ?''


'' Ehm ada yang mau aku bicarain sama kamu bisa ?''


''Bisa , kenapa emang ?'' cella merasa ada yang aneh .


'' Aku minta maaf sebelumnya , ini tentang anak kita sky .'' lirih gavin.


Cella menjadi bingung . '' Maksudnya ?''


Terdengar suara gavin menghela nafas berat . '' Bunda udah tau kalo aku punya anak di luar nikah ,dan dia minta ketemu sama kamu dan sky ,aku nggak bisa ngelak lagi cel aku minta maaf karena semuanya jadi kacau kaya gini .''


DEGH .


Cella tertegun , jadi selama ini gavin tidak memberi tau keluarganya ? ada setitik rasa kecewa yang dia rasakan.


''Oke , lo atur aja nanti kabarin gue dimana gue harus ketemu bunda lo.'' ucap cella .


'' Makasih cel ,nanti aku jelasin kenapa aku nggak ngasih tau keluarga aku .''


'' Oke , gue tutup bye.'' cella mematikan telfon nya tanpa menunggu jawaban gavin.


Zelon yang melihat raut wajah cella berubah , merasa heran.


'' Lo kenapa ?''


Cella menggeleng pelan. '' Kita jengukin rafka dulu yuk sebelum jam besuknya abis ''


Zelon mengangguk ,dia tidak akan memaksa cella untuk menceritakan nya .


Cella yang berfikir urusan nya telah selesai ternyata salah ,masih ada hal lain yang belum dia selesaikan , dia harus menunda kehidupan damainya terlebih dulu.


...See you next time........

__ADS_1


__ADS_2