
...✨✨✨...
Smith company perusahaan raksasa yang menduduki peringkat pertama seasia ,perusahan milik mendiang ayah Gavin yang kini menjadi milik Gavin .
Seperti saat ini Gavin tengah di sibuk kan dengan berbagai berkas yang menumpuk di mejanya , setelah dia memindahkan perusahaan pusatnya ke indonesia .
Gavin menjadi sangat sibuk ,dia bahkan hanya tidur selama 3 jam perhari .
Tok ! tok ! tok !
Bunyi pintu di ketuk ,membuat Gavin mengalihkan padangan nya ke arah pintu!.
'' Masuk !'' jawab Gavin.
Cklek !
Pintu terbuka memperlihatkan sosok Yanuar yang tegap dengan kacamata yang selalu bertengger di hidung nya.
'' Ada apa ?!'' tanya Gavin to the poin.
'' Tuan saya baru mendapat kabar jika kemarin nona bertengkar di taman !.'' ucap Yanuar!
BRAAK !!
Gavin menggebrak mejanya ,dia menatap Yanuar sangat tajam.
'' Bagaimana bisa kamu baru mengabari saya hari ini !.'' ucap Gavin marah.
'' Maaf tuan , orang yang saya suruh memantau nona baru menghubungi saya hari ini !.'' ucap Yanuar tenang.
Gavin memijit pelipisnya yang terasa pening . '' Haah lalu bagaimana keadaan gadis saya ?.''
''Nona mendapat luka di bagian wajah tuan , dia terkena tonjokan dari salah satu pemuda yang ada disana !'' ucap Yanuar.
Gavin mengeratkan rahangnya karena marah ,urat-urat di leher Gavin menonjol menandakan jika dia benar-benar murka.
'' Siapa yang berani melukai gadisku ." tanya Gavin dengan nada tajamnya.
'' Sean Wijaya tuan , dia merupakan anak tunggal dari keluarga Wijaya .'' ucap Yanuar.
Kedua alis Gavin menukik tajam tak lama kemudian dia tersenyum smirk ,hal itu membuat Yanuar heran jika tuan nya tersenyum seperti itu pasti akan ada hal buruk yang terjadi.
Gavin menatap Yanuar .'' Wijaya bukan kah belum lama ini kita baru bekerja sama dengan mereka ?.''
Yanuar mengangguk '' Benar tuan , bahkan kontraknya baru anda tanda tangani dua bulan yang lalu .''
'' Batalkan kontrak kerja kita dengan mereka , Tarik semua investasi yang kita berikan !'' ucap Gavin tak terbantahkan.
'' Jika mereka menuntut kita bagaimana tuan ?!.'' ucap Yanuar .
'' Tidak akan , kamu tidak perlu memikirkan hal itu jangan lupa beri anak mereka pelajaran ,dan satu lagi ambil saham yang kita miliki di sana !'' ucap Gavin mutlak.
Yanuar mengangguk ,sebelum pergi dia kembali berkata . '' Jika kita mengambil saham mereka bisa jadi mereka akan bangkrut tuan , secara saham yang kita miliki 70% disana !.''
'' Saya tau maka dari itu saya meminta kamu untuk mengambilnya , biarkan mereka bangkrut mereka harus sadar sekarang berurusan dengan siapa.'' ucap Gavin tersenyum mengerikan.
Yanuar hanya mengangguk ,dia keluar dari ruangan Gavin dengan perasaan yang sangat lelah .
Dia tidak menyangka jika tuan nya akan bucin dengan wanita sampai ke tahap tak perduli apa pun dan siapa pun ,
Yang terlihat di matanya hanya gadisnya seorang .
'' Haaah maaf kan hamba tuhan ,karena sekarang saya terlalu banyak membuat dosa .'' ucap Yanuar di depan pintu ruangan Gavin.
Dia menghela nafas berat ,tugasnya semakin hari semakin sulit dia sudah berkali-kali membuat perusahaan orang lain hancur ,Bahkan Yanuar pernah menghancurkan gedung perusahaan milik musuhnya Gavin , dia membombardir gedung tersebut hingga rata dengan tanah.
Yanuar bukan sembarangan asisten , dia merupakan pasukan elit yang Gavin rekrut secara pribadi tanpa ada yang tau , Gavin memalsukan identitas Yanuar menjadi orang biasa agar mereka tidak mencurigainya.
...------------------...
Di sisi lain Gracella kini sedang menikmati waktu santainya , setelah berhari-hari bermain dengan otaknya Akhirnya hari ini dia bisa memanjakan perutnya .
Ya Cella sedang menikmati semangkuk bakso dengan kuah lava yang sangat menggiurkan .
Vania yang berada di samping Cella bergidik ngeri . '' Cel lo nggak sakit perut makan cabe sebanyak itu ?!.''
'' Gak gue udah kebal .'' jawabnya singkat.
Vania lagi-lagi menggelengkan kepalanya pelan ,dia selalu merasa takjub setiap melihat Cella makan.
'' Btw lo akhir-akhir ini sibuk yah Cel ?! susah banget di ajak ketemuan ?!.'' ucap Vania.
Cella mengangguk , dia mengambil minumnya sebelum menjawab pertanyaan Vania .
'' Gue sibuk banget ,lo tau apa yang gue lakuin beberapa hari ini nggak ?!.'' tanya Cella dengan serius.
Mendengar Cella berbicara serius ,Vania jadi ikut serius.
'' Nggak, emang lo ngapain ?!'' tanya Vania dengan nada seriusnya.
'' Gue...... Nemenin anak gue lah , ngapain lagi coba ?!.'' jawab Cella acuh.
__ADS_1
Mendengar jawaban Cella ,membuat Vania menggeplak punggung Cella.
Buukk !
'' Aduh ,lo ngapain mukul gue sih ?sakit tau !.'' ucap Cella yang menatap Vania dengan sinis.
Vania memutar bola matanya malas .
'' Lebay lo , lagian kalo pukulan gue yang seringan kapas di lo sakit apa kabar sama pukulan yang Daniel lakuin ke lo !''
'' Kalo dia yang mukul ,rasanya pengen gue bejek-bejek wajah dia sampai gepeng!'' jawabnya enteng.
'' Setuju gue haha , tapi kayanya lo udah kebal yah di pukuli Daniel.'' ucap Vania .
Dia kadang tak habis pikir ,perubahan sikap Cella benar-benar luar biasa dia seperti memiliki kepribadian ganda.
Cella mengangguk . '' Bener juga apa karena gue sering di pukul jadinya wajah gue glowing kaya gini yah Van ?!''
Plak !
Vania menabok kepala Cella karena sebal. '' Cel lo boleh goblok tapi jangan lemot lo borong juga , mana ada orang di pukuli jadi glowing. ''
'' Ada , nih gue buktinya lo nggak liat plaster yang nemplok di wajah gue !.'' ucap Cella di sela dia menelan makanan nya.
'' Liat lah , Lo kira gue buta mending lo telen dulu makanan nya deh, baru ngomong entar keselek baru tau rasa !'' ucap Vania tajam.
Dan benar saja setelah Vania mengucapkan hal itu ,Cella benar-benar tersedak.
'' Uhuk ...uhuk.. A-air V-Van uhuk ..uhuk !'' ucap Cella gagap.
Dengan sigap Vania memberikan satu gelas air putih pada Gracella , hanya dalam sekali tenggak air di gelas tersebut telah ludes.
'' Tenggorokan gue kaya kebakar Van , apa gue gak bakalan mati !'' ucap Cella panik.
'' Iya lo bakal mati ! '' jawab Vania cuek.
Cella memanyunkan bibirnya dua centi , membuat Vania tertawa .'' Dih ngapain lo monyong-monyong kaya ikan gitu Cel haha?. ''
'' Ck lo ngeselin banget dah ! gue lagi bete sama lo !'' ucap Cella.
Vania mencubit kedua pipi Cella gemas .'' Ututu bayi besar gue ngambek nih ye hihi !!''
Plak !
Cella menampik tangan Vania . '' Gue bukan bayi yah ,gue mommy Cella yang badassss!'' jawabnya tak lupa mengibaskan rambutnya ke belakang.
'' Iya deh mommy pfffttt.'' ucap Vania menahan tawa.
Dengan sengaja ,Tiara menyandung kakinya sendiri hingga membuat soto yang dia bawa tumpah mengenai punggung Cella.
BYUUURR !!
'' AKHH panas !!'' teriak Cella terkejut .
Teriakan Cella membuat orang-orang di sana melihat ke arah Cella.
'' Ups sory gue nggak sengaja !'' ucap Tiara tanpa rasa bersalah.
Vania menatap nyalang ke arah Tiara dkk. '' Nggak sengaja lo bilang ?! gue liat pake mata kepala gue sendiri kalo lo sengaja numpahin makanan lo ke punggung Cella !''
Tiara dkk mengangkat bahunya acuh .
'' Mana buktinya ? lagian salah dia sendiri ngapain duduk di situ !''
'' Lo-''
'' Udah , lo nggak perlu buang-buang tenaga buat ladenin jelmaan kuyang Van ! '' ucap Cella menarik tangan Vania lembut .
Tiara mengepalkan kedua tangan nya dengan marah , dia mendekati Gracella hingga tersisa jarak 1 cm.
'' Maksud lo apa ngatain gue kuyang HAH !'' teriak Tiara tepat di depan wajah Cella.
Cella mengibaskan tangannya di depan wajah seolah sedang menyingkirkan kuman. '' Ih lo nggak sikat gigi yah ?! mulut lo bau azab !. ''
'' Dan lagi gue bilang apa adanya kali ,lo itu cuma bisa gunain kepala ,makanya jalan lo nggak bener sampe tuh kuah bisa nemplok di tubuh gue !.'' ucap Cella .
'' Sialan , Berani lo sama gue !'' hardik Tiara marah .
Cella tersenyum sinis menanggapi ucapan Tiara .'' Berani lah , ngapain gue takut sama lo ? sama-sama makan nasi kecuali kalo lo makan besi baru gue pikirin lagi !.''
'' L-Lo ..'' ucapan Tiara terhenti kala melihat rombongan Zander datang ke arah mereka.
Dalam hitungan detik ,raut wajah Tiara sudah berubah sendu dan berlinang air mata .'' Ma-maaf Cella gue nggak sengaja hiks hiks , jangan pukul gue ."
Cella menaikan satu alisnya ,dia bingung melihat perubahan wajah Tiara yang sangat cepat , saat Vania menyikut lengan nya dia baru melihat Zander dkk berjalan menuju arah mereka.
' Oh jadi ini yang buat dia berubah lemah.' batin Cella.
Dia kembali menatap Tiara sambil tersenyum sinis , Cella mendekatkan wajahnya ke telinga Tiara.
'' Akting lo kurang sempurna , mau gue sempurnakan nggak ?.'' bisik Cella .
__ADS_1
Tiara yang tidak mengerti maksud ucapan Cella ,hanya diam membisu.
'' Oke karena lo diam ,berarti gue anggap iya .'' ucap Cella senang.
Baru saja Tiara ingin berbicara ,tiba-tiba rambutnya di tarik oleh Cella secara kasar.
'' Akkhh s-sakit sialan .'' ucap Tiara kesakitan.
Cella tak menggubris ,dia mengambil kuah baksonya yang merah merona seperti mulut Tiara tersebut ,dan menyiramkan nya pada wajah Tiara.
BYUUURR.!!
'' AKKHH PERIH ... PERIH !'' Teriak Tiara .
Cella melepas cengkraman pada rambut Tiara , dia menatap wajah Tiara yang penuh kuah cabe tersebut.
'' Gimana bantuan gue hm ?!'' tanya Cella menyilangkan kedua tangannya di depan dada.
'' Lo jahat banget Cel , lo nggak punya hati !'' teriak Deana yang sejak tadi hanya diam.
'' Apa salah gue ? lagian gue cuma bantuin dia biar aktingnya maksimal , dan gue nggak mau RUGI karena dia udah pake nama gue barusan .'' jawab Cella santai.
Zander dkk yang melihat kelakuan Gracella ,segera menghampiri mereka.
SREEETT !! PLAAKK !
Daniel menarik dan menampar wajah Cella hingga dia menoleh kesamping.
'' Lo nggak ada kapok-kapoknya bikin masalah tiap hari , Lo mau jadi penjahat HAH !'' gertak Daniel marah.
Vania yang melihat Cella di tampar merasa marah ,dia tidak terima sahabatnya di perlakukan dengan buruk.
PLAKK!!
Satu tamparan mendarat di pipi Daniel ,hal itu membuat Daniel terkejut.
'' Lo yang penjahat , Lo nggak liat siapa yang mulai duluan Hah ?! mata lo buta sampe lo nggak bisa bedain mana korban mana pelaku ?! ''
'' Lo tau Cella nggak akan mengusik orang lain kalau mereka nggak mulai duluan , Padahal lo kakaknya tapi lo sama sekali nggak tau sifat adik lo ?! ''
'' Lo '' tunjuk Vania tepat di wajah Daniel.
'' Manusia terburuk dari yang terburuk!!'' Ucapan Vania membuat Daniel tak bisa berkutik.
Vania menghampiri Cella . '' Cel are you okay ?.''
Cella mengangguk '' Makasih udah belain gue !.''
'' Sama-sama ,tapi pipi lo.'' cemas Vania melihat pipi Cella membiru.
Cella tersenyum tulus ,'' Nggak papa nanti gue obati kok.''
Setelah mengatakan itu ,Cella menghampiri Daniel dia menatap Daniel datar .'' Lo hobi banget nampar gue ? segitu terobsesinya lo sama gue ?.''
Cella semakin mendekati Daniel ,hingga jarak di antara mereka terkikis Cella tersenyum remeh menatap Daniel.
'' Belum cukup kemarin lo nampar gue ? bahkan hari ini lo juga nampar gue ? gue kira lo cowo ternyata lo B-A-N-C-I !! '' ucap Cella sinis.
Daniel mengeratkan giginya , dia mencengkeram kerah baju Cella . '' Tarik kata-kata lo sialan.''
'' Why ? lo malu emang lo masih punya rasa malu ?! bahkan perbuatan lo nggak pantes di sebut manusia !!'' ucap Cella dengan tenang.
'' Brengsek !! Sekali lagi lo ngomong gitu ,gue nggak akan segan-segan nyakitin lo !'' ancam Daniel.
Cella tertawa sinis ,'' Haha bukan nya tiap hari itu yang lo lakuin hm !!''
BUUGHH!!
Belum sempat Daniel menjawab ,Cella lebih dulu menonjok perut Daniel hingga dia terpental.
'' AKHH '' teriak Daniel.
Cella menghampiri Daniel .'' Lo masih inget ucapan gue beberapa hari lalu ! jika masih harusnya lo sadar ucapan gue nggak main-main!''
Bugghh !! Buughh !
BUUUAAKK !!
'' UHUK UHUK ! c-cukup !'' ucap Daniel tergagap.
'' Cukup ?! baiklah !''
SREETTT !!
BRUUUKKK BRAAAKK !!
'' Aaaakkkhhhh '' teriak orang-orang di sana ketika melihat Daniel terlempar.
Cella yang menyeret dan melempar Daniel ,hingga dia menabrak tembok kini berjalan menghampirinya.
'' Ini baru permulaan Daniel karena mulai hari ini gue akan menjadi neraka buat lo !. '' ucap Cella sebelum pergi , dia menarik tangan Vania agar pergi bersamanya.
__ADS_1
...see you next time .......