
...✨✨✨...
Setelah kelas selesai ,Cella bergegas keluar dari kampus karena hari ini cuma ada satu mata kuliah jadi Cella bisa pulang cepat.
'' GRACELLA .'' Teriak Vania dari kejauhan.
Cella menoleh , dia melihat Vania berlari menuju arahnya.
'' Hosh Hosh gila lo jalan apa lari sih cepet banget hosh... hosh .'' ujar Vania begitu sampai di hadapan Cella.
'' Gue melayang , udah tau gue jalan pake nanya lagi !'' jawab Cella jutek.
Vania menatap Cella sinis . '' Jawaban lo selalu di luar nalar .''
'' Karena otak gue encer !'' jawab Cella membuat Vania menggeram kesal.
Melihat Vania kesal ,Cella tersenyum simpul sudah lama dia menginginkan teman seperti Vania yang tidak pernah menuntut dirinya untuk menjadi orang lain.
'' Lo kenapa senyum-senyum sendiri ?!'' ujar Vania menatap aneh Gracella.
'' Gak , btw lo kenapa ngejar gue ?! '' ucap Cella.
Vania cengengesan. '' Gue nebeng dong mobil gue lagi di bengkel !''
Cella menaikan satu alisnya . '' Lo kan bisa pesan taksi atau ojol gitu !. ''
'' Ck sekali-kali Cel ,lo kan belum pernah nganterin gue balik !'' rayu Vania.
'' Lo kira gue pacar lo , lagian gue mau ketemu temen !.'' jawab Cella.
Vania cemberut mendengar jawaban Cella . '' Ck ayolah Cel...lo kan baik ,cantik lagi yah.. yahh.'' bujuk Vania dengan mata yang berbinar.
Cella yang tak tega akhirnya mengiyakan ajakan Vania . '' Ya udah deh lo boleh nebeng , tapi hari ini gue bawa motor nggak papa ?.''
Vania mengangguk .'' Gak papa ,yok balik sekarang .''
Vania menggandeng tangan Cella seperti anak kecil ,Cella yang melihat kelakuan Vania hanya menggelengkan kepalanya pelan.
Mereka berdua berjalan dengan tenang menuju parkiran, hingga di tengah jalan Vania tiba-tiba bertanya. '' Lo beneran udah nggak suka sama Zander Cel ?.''
'' Kenapa ?! lo nggak percaya ?!'' tanya Cella.
Vania mengangguk . '' Gue takut lo berubah pikiran, gue nggak mau lo jadi bahan ejekan mereka lagi !''
Cella tersenyum . '' Gue nggak akan berubah pikiran, tekad gue udah bulat jadi lo nggak perlu khawatir !''
'' Janji yah lo pantas bahagia Cel , dan Zander nggak pantes buat lo yang serba bisa !'' ujar Vania.
Cella mengangguk ,dia tau Vania cemas karena perubahan nya yang mendadak .
Begitu sampai di parkiran , Cella melihat motor kesayangan nya terguling dan lecet dimana-mana rasa marah tiba-tiba menghampiri dirinya.
'' Brengsek siapa yang bikin motor gue lecet !'' ucap Cella begitu sampai di samping motornya.
Disana memang banyak mahasiswa yang baru saja keluar dari kampus , namun dari mereka tidak ada yang menjawab.
Cella mengangkat motornya , dia melihat lecet dimana-mana dan itu terlihat sengaja di buat.
' Bajingan !.' batin Cella.
Vania yang melihat Cella marah ,segera menghampirinya . '' Cel sabar .''
'' Nggak bisa Van , Ini motor kesayangan gue , gue nggak terima motor gue di giniin !'' ucap Cella menahan marah.
Cella menatap orang-orang yang ada disana dingin .
__ADS_1
'' Di antara kalian pasti ada yang tau siapa yang bikin motor gue begini kan ?! kasih tau gue siapa orangnya!'' Tanya Cella tajam.
Para mahasiswa yang ada disana hanya diam tanpa memperdulikan pertanyaan Cella ,hal itu membuat Cella tertawa sinis.
'' Heh diamnya kalian menandakan bahwa kalian semua tau siapa pelakunya !'' ujar Cella dingin.
Para mahasiswa yang ada disana menatap takut ke arah Gracella , aura membunuhnya menguar membuat orang-orang disana merasa sesak.
Vania menarik tangan Cella lembut . ''Cel kayanya gue tau siapa pelakunya !''
Cella menatap Vania .'' Siapa ?.''
'' Inti Sandero kayanya , soalnya musuh lo di kampus cuma Tiara sama Sandero kan .'' ucap Vania.
Cella mengangguk , dia tersenyum smirk yang terlihat oleh Vania seketika dia langsung bergidik ngeri , dia baru melihat wajah Cella yang seperti itu.
'' Jangan senyum gitu Cel ,gue ngeri liatnya .'' ucap Vania.
Cella berdecih . '' Ck lo ganggu suasana aja deh ,gue kan mau kaya di tv gitu biar keren .''
Plak !
Vania menggeplak tangan Cella. '' Lo udah keren Cel ,lo nggak perlu pamerin ke mereka betapa keren nya lo !''
'' Njir gue jadi terharu deh haha!'' jawab Cella sambil terkekeh kecil.
Vania memutar bola matanya malas , dia sungguh senang karena Cella bisa berubah menjadi kuat tidak seperti dulu.
Cella kembali fokus pada motornya , dia mengambil cctv mini di salah satu bagian motornya.
'' Lo ngapain Cel !?'' tanya Vania bingung.
Cella menunjukan cctv mininya . '' Cari bukti dong ,kalo gue cuma berasumsi doang masih kurang !''
Vania membulatkan kedua matanya ,dia mengangkat kedua jempolnya pada Cella. '' Wah lo bener-bener hebat ,gue nggak tau otak lo seencer apa !''
'' Pfffttt haha lo kaya lagi iklan deh Cel !!'' ucap Vania.
'' Latihan ,Siapa tau ada yang mau kontrak gue jadi artis dadakan hehe!'' jawabnya cengengesan.
Vania mengangguk . '' Iyain biar lo seneng !''
Cella tertawa pelan ,dia mengambil hp miliknya dan menyambungkan rekaman cctv nya ke hp ,dan BOOM sebuah vidio dimana ada tiga orang tengah mencoret dan menggulingkan motor Cella.
'' Wah Wah gue nggak nyangka mereka bakal seberani ini sama gue . '' ujar Cella setelah menonton vidio tersebut.
Vania juga terkejut melihatnya. '' Gue kira mereka bakalan berubah ,ternyata sama aja .''
'' Lo tau motor mereka yang mana ?!'' tanya Cella.
Vania menggeleng . '' Nggak tau , gue taunya cuma motor lo sama mobil lo .''
Buuk !!
Cella menampol pundak Vania pelan.
'' Kayanya otak lo cuma isi tentang gue yah ck ck ,segitunya lo kagum sama gue Van ?!''
'' Hehe mau gimana lagi soalnya dari dulu gue udah ngebet banget pengen kenal sama lo !'' jawabnya.
'' Awas aja kalo sampe lo suka sama gue . '' ancam Cella, dia sedikit takut Vania akan terobsesi padanya.
'' Tenang aja , gue masih waras kok lo nggak perlu cemas gitu kali. !'' jawabnya.
'' Yeee gue kan takut lo jadi terobsesi sama gue , secara gue itu multifungsi !'' ucap Cella.
__ADS_1
Vania menaikan satu alisnya bingung. ''Multifungsi ?! harusnya kan multitalent ?! sejak kapan berubah nama jadi multifungsi?!''
Cella menggaruk tengkuknya yang tak gatal . '' Salah dikit Van hehe''
'' Ck lo bukanya mau balas mereka ?! kenapa jadi ngobrol nggak jelas gini ?!'' ujar Vania.
'' Oiya gue lupa !!'' jawabnya.
Cella menatap para mahasiswa yang masih berlalu lalang. '' Woy lo semua , ada yang tau motornya si bangsat nggak !''
Plakk!
Vania menabok lengan Cella. '' Heh lo kira mereka bakal tau orang yang lo maksud kalo lo nanya kaya gitu ? lo harus ngomong yang bener Cel !''
'' Hehe iya-iya yang mulia . '' jawab Cella meledek.
Setelah menjawab ucapan Vania , Cella kembali pada mode dark . '' Siapa di antara kalian yang tau motor Sean ,sama mobil Daniel dan juga Liana .''
Orang yang di tanya Cella menunjuk sebuah mobil sport dan motor sport yang berada tidak jauh dari tempat Gracella berada.
'' Harusnya gue nggak nolongin lo kemaren yah , biarin aja lo mampus di jalan .'' ujar Cella berjalan mendatangi motor Sean.
Tanpa pikir panjang ,Cella mengeluarkan pisau kecil miliknya . '' Body motor lo terlalu bagus buat pecundang kaya lo .''
Sreett .! Sreet. ! Sreeeet. !
Cella menggores motor Sean dengan wajah gembiranya , dia bahkan memecahkan spion motor milik Sean ,tak hanya itu Cella juga merobek jok motor Sean .
Setelah selesai ,Sella menggulingkan motor Sean hingga penyok tenaga Cella di saat marah menjadi dua kali lipat dari biasanya .
Cella berjalan menuju mobil milik Daniel dia meninju kaca mobil tersebut hingga pecah , Vania yang melihat Cella mulai tak terkendali berusaha menyadarkan nya.
'' Cel udah tangan lo berdarah.!'' ujar Vania panik.
'' Nanti , gue belum puas.!!'' jawab Cella.
Dia kembali menghancur kan kaca mobil tersebut , setelah itu Cella membuka kunci pintu mobil Cella masuk dan mengobrak abrik isi mobil Daniel ,amarahnya semakin meninggi selama ini dia sudah terlalu sabar menghadapi mereka terutama Sean .
'' Selama ini gue terlalu santai sampe kalian nyepelin ucapan gue .'' ucap Cella.
Cella benar-benar di ujung batas kesabaran nya , dia mengeluarkan belati yang dia bawa di saku celananya .
'' Daniel , Sean ,Liana , gue nggak akan lepasin kalian , kalian orang pertama yang akan menjadi target pembalasan gue.'' ucap Cella.
Dia menyayat stir mobil Daniel tak hanya itu Cella juga mematahkan nya hingga mobil Daniel sekarang tanpa stir.
Setelah puas membuat karya , Cella keluar dengan wajah senangnya.
'' Cel kita balik sekarang yuk ,mereka lagi kesini '' cemas Vania ketika melihat inti sandero berlari kearahnya.
Cella mengangguk , dia memberikan helm miliknya pada Vania sebelum pergi Cella mengambil helm milik Sean dan membawanya pergi.
'' BRENGSEKKKK !! ARRGHHH MOTOR GUE !'' Teriak Sean frustasi melihat keadaan motornya yang sangat kritis.
'' CELLA SIALAN!! AWAS LO !! GUE AKAN BALAS PERBUATAN LO !!'' teriak Sean ke arah Cella yang belum terlalu jauh.
Cella yang mendengar ucapan Sean ,mengangkat jari tengahnya dan berteriak. '' GUE TUNGGU PECUNDANG!!''
Sean menggeram marah ,dia menendang motornya yang sudah tergeletak di hadapan nya.
Tak beda jauh dengan Sean , Daniel juga frustasi melihat kondisi mobilnya yang sudah mirip barang rongsokan.
Arjuna yang melihat kedua teman nya frustasi malah tertawa ngakak . '' Hahaha mampus udah gue bilangin berapa kali , Gracella nggak akan biarin kalian gitu aja sekarang kalian nikmati aja pembalasan dia !''
Setelah mengatakan itu ,Juna menaiki motornya dan pergi dia ingat kejadian tadi siang saat dia mengejar Zander , ucapan Cella pada Zander membuat dia sadar ,jika perubahan Cella kali ini akan berdampak buruk untuk Sandero, bahkan Juna tidak yakin jika dia juga tidak di targetkan oleh Cella. namun jika itu terjadi maka Juna akan menerimanya karena dia tidak ingin bermusuhan kembali dengan Cella ,gadis yang membuatnya berfikir dua kali gadis yang selalu menarik perhatian nya dan gadis yang dia sukai secara diam-diam.
__ADS_1
...see you next time........