
...✨✨✨...
Malam ini Cella baru pulang dari acara belanjanya ke minimarket dia sengaja jalan kaki sekalian olah raga .
Di tengah dia menikmati jalan santainya , tiba-tiba matanya melihat sosok Liana di seberang jalan.
'' Njir mata gue nggak salah lihat kan ?! itu Liana ngapain dah mau di pegang-pegang gitu !'' ucapnya bergidik ngeri.
Karena penasaran ,Cella segera menyebrang jalan agar bisa melihat Liana lebih dekat.
Tap .Tap. Tap .
Cella mendekati posisi Liana ,dia membulatkan kedua bola matanya.
'' Gila ! gue kira dia polos ternyata bangsat ck ck!'' ucapnya lirih.
Cella memperhatikan Liana tanpa berkedip ,dia kembali terkejut saat melihat hal yang belum pernah dia lakukan.
'' Anjay mata gue udah nggak suci njir !'' ujarnya ketika melihat Liana berciuman .
Cella mengintip di sela-sela jarinya ,dia yang melihat tapi dia yang merasa malu.
'' ****** ,malu woy banyak orang lewat !'' gerutu Cella .
Meski dia mengoceh tiap saat dan menutup wajahnya sesekali tapi dia tidak mengalihkan pandangan nya dari Liana.
Tiba-tiba terlintas ide yang membuat dirinya tersenyum. '' Hehe sabilah gue abadikan momen langka kek gini !''
Gracella mengambil hp dan merekam kelakuan Liana , setelah selesai Cella tak langsung pergi dia kembali melihat adegan panas di pinggir jalan.
'' Udah kek lontay aja dah , minimal bawa ke hotel kek jangan di pinggir jalan !'' ocehnya.
Namun tanpa Cella sadari di sampingnya ada sosok pria tampan yang sedang menatapnya. '' Seneng banget nonton nya .''
Cella tanpa sadar mengangguk. '' Iya lah mumpung ada yang gratis !''
Setelah menjawab seperti itu ,Cella baru sadar jika ada orang lain disana Cella menoleh dia terkejut melihat sosok Aldrick di sampingnya.
'' Loh om ngapain disini ?!'' ujar Cella kebingungan.
Aldrick mengangkat bahunya acuh. ''Entah , saya hanya mengikuti naluri saya.''
Cella menatap Aldrick curiga. '' Om ngikutin gue yah ?!''
'' Gak !Kamu kira saya nggak ada kerjaan !'' jawab Aldrick.
Cella mengangguk. '' Iya sih ,orang kaya om mana pantes jadi pengangguran.!''
Sudut bibir Aldrick tertarik, entah kenapa dia merasa sifat gadis di depan nya lucu.
Cella kembali menatap Liana yang ternyata sudah tidak ada di tempatnya.
'' Yah udah pergi , om sih pake ganggu acara gue segala.!'' ucap Cella jengkel.
Aldrick menatap Cella datar. '' Itu salah kamu bukan salah saya ! lagian kamu masih kecil nggak boleh liat begituan dosa!''
__ADS_1
'' Iya deh yang udah tua mah nggak mau ngalah !'' jawaban Cella membuat aldrick tanpa sadar mencubit pipi Cella.
Cella mengaduh kesakitan . '' A-aduh om jangan di cubit dong ,nanti pipi gue melar .''
Aldrick refleks melepas cubitan nya di pipi Cella. '' Maaf saya nggak sadar !''
Pipi Aldrick memerah karena malu , Cella yang melihat hal itu meledek Aldrick.
'' Cieee malu yah om !'' Cella menoel-noel lengan aldrick, jiwa iseng kembali hidup.
'' Huss nggak boleh noel-noel , kamu bukan muhrim saya !'' ujar Aldrick.
'' Ya udah jadiin gue muhrim om dong ,biar gue bisa noel-noel om sepuasnya hihihi.'' rayu Cella.
Aldrick menatap Cella lama ,dia perlahan mendekati Cella hal itu membuat Cella mundur perlahan.
'' Boleh kebetulan saya lagi mencari calon istri.'' ucap Aldrick dengan nada serius.
Cella mendorong dada bidang Aldrick.
'' Om kalo ngelamar yang romantis dikit napa ? jangan di tempat pembuangan sampah kaya gini !'' Cella menunjuk sekelilingnya yang memang menjadi tempat pembuangan sampah.
Aldrick ikut menoleh ,dia baru sadar jika mereka ternyata di tempat pembuangan sampah.
'' Sejak kapan tempat ini jadi tempat sampah ?.'' Aldrick bergidik ngeri.
Cella mengangkat bahunya acuh ,dia kembali memakan es krim yang tadi dia beli . '' Gak tau dan gak perduli !''
Aldrick menatap Cella bergidik . '' Kamu nggak jijik makan di tempat kotor kaya gini ?!''
Aldrick menggelengkan kepalanya pelan ,dia tak habis pikir ada manusia seperti gadis di hadapan nya ini.
'' Btw nama om siapa ?!'' tanya Cella setelah sekian lama ngobrol panjang lebar.
Aldrick terkejut . '' Jadi sejak tadi kamu belum tau nama saya ?''
Cella mengangguk . '' Om kan nggak nyebutin nama !''
'' Hah saya kan terkenal masa kamu nggak tau nama saya ?!'' bingung Aldrick , dia merasa seluruh dunia pun tau siapa dirinya.
'' Yang gue tau om pemilik Al company itu doang !'' jawab Cella acuh.
Aldrick memijit pelipisnya pelan . ''Nama saya Aldrick Dirgantara ,kalau nama kamu ?!''
'' Saya Gracella ,panggil aja Cella.!'' ujarnya memperkenalkan diri.
Aldrick mengangguk ,Cella melihat jam tangan nya ternyata sudah pukul 09.00 malam.
Cella menatap Aldrick . '' Om bawa mobil ?!''
Meskipun bingung dengan pertanyaan Cella ,namun Aldrick mengangguk.
'' Bawa, kenapa ?!''
'' Anterin gue balik dong om , sekalian om pulang !'' ujar Cella tanpa basa basi.
__ADS_1
'' Nggak ! kamu kira saya supir kamu disini juga ada taksi !'' ujar Aldrick .
Cella tak perduli , dia kembali bertanya . '' Mobil om keren yah ,dimana om parkir? gue mau lihat dong mobil milik ceo Al company kaya gimana!''
Aldrick terpancing dengan ucapan Cella , dia menunjuk mobil sport yang terparkir tidak terlalu jauh dari mereka , Cella mendatangi mobil tersebut dia mengelus body mobil itu.
'' Om coba buka mobilnya ,gue mau liat bagian dalam mobil ini !'' perintah Cella lagi.
Tanpa ada rasa curiga Aldrick menuruti perintah Cella , dalam hati Cella tertawa bahagia bisa membohongi seorang Aldrick.
Tin. Tin.
Mobil terbuka ,Cella memasuki mobil tersebut dan membuka jendelanya ,dia berteriak memanggil Aldrick .
'' Om buruan anterin gue balik anak gue pasti udah nungguin gue !! CEPET OM KEBURU MALEM !'' Teriakan Cella membuat Aldrick tersadar.
Dia menggeram kesal ,ternyata sejak tadi Cella mempermainkan nya , Aldrick berjalan menuju mobilnya dan masuk duduk di kursi kemudi dengan wajah merah menahan jengkel.
Cella tertawa ngakak. '' Haha gimana om rasanya di kerjain haha !''
Aldrick tak menggubris dia merasa harga dirinya terjatuh ,dia terlalu kesal karena kebodohan nya yang mau saja di kerjain oleh Cella.
'' Alamat kamu dimana !'' tanya Aldrick mengalah .
'' Jalan aja,nanti gue kasih tau om !'' jawabnya .
Aldrick menghela nafas berat ,baru kali ini dia di jadikan babu dan itu oleh seorang gadis.
...------------------------------...
Waktu berjalan begitu cepat ,setelah kepulangan Aldrick kini Cella kembali begadang , dia akan menjalankan rencananya.
Cella mengotak-atik laptop miliknya , dia tersenyum smirk Cella membuat akun anonim untuk memposting vidio yang dia dapat.
'' Lo salah kalo lo anggap gue bakal diem aja setelah kejadian kemarin !'' ucapnya lirih.
'' Mari liat kejutan besok ,apa lo bisa menanggung semua kejutan super dari gue.!'' ujarnya.
Setelah selesai dengan unggahan nya. Cella kembali sibuk dengan segala foto-foto yang selama ini dia dapat.
Cella memasukan beberapa foto untuk di kirim ke kediaman Daniel.
'' Gimana respon keluarga lo yah ,kalau tau anaknya yang mereka kira baik dan polos ternyata punya kelakuan bejat kaya gini !'' ucapnya lirih.
Setelah selesai ,Cella mengambil masker serta topi dia berjalan keluar dari tempat kerjanya , Cella mengambil kunci motor dan pergi ke garasi.
Tak butuh waktu lama Cella sudah sampai di rumah Daniel , Cella memencet bel tak berselang lama seorang satpam datang.
'' Siapa yah ?!'' tanya satpam tersebut.
Cella menyodorkan amplop . '' Paket !''
Satpam tersebut menerimanya , setelah itu Cella kembali menaiki motornya dan pergi dari kediaman Daniel ,dia tak sabar untuk melihat kehancuran keluarga mereka .
Cella menjalankan rencananya perlahan agar mereka bisa menikmati penderitaan terlebih dulu , jika dia langsung membongkar semuanya maka tidak akan seru dan mereka tidak akan merasakan sakit secara jiwa dan raganya.
__ADS_1
...see you next time........