
...✨✨✨...
Perjalanan yang gracella tempuh selama satu jam telah berakhir ,ya hanya perlu waktu satu jam untuk sampai di kediaman andrean.
Mereka memarkirkan motornya tidak terlalu jauh dari tempat andrean, jika di tanya kenapa tidak di bawa masuk ? jawaban nya karena mereka pasti akan ketahuan jika melakukan hal itu.
'' Kita mencar aja , kayanya nggak ada penjaga disini .'' usul zelon.
Mereka mengganguk. '' Kalian pake earphone biar kita terhubung terus.'' ujar gavin.
Mereka mulai mempersiapkan senjata masing-masing , mereka hanya berjaga-jaga siapa tau ada orang lain di dalam rumah tersebut.
'' Kalau ada apa-apa jangan lupa kabarin yang lain.'' ujar zelon.
Mereka mengangguk , semua mulai berpencar karena mereka sampai tengah malam otomatis tidak ada yang melihat mereka ,itu yang mereka pikirkan.
Cella berjalan menuju barat ,zelon dan jefran ke arah utara , aldrick selatan dan gavin timur.
Mereka mengepung kediaman andrean ,mereka bergerak secara perlahan.
Di dalam ruangan andrean sedang berpesta dengan alkohol .
'' Ck harusnya gue siksa dia lebih parah lagi ?'' ujarnya .
Tatapan andrean berubah bengis saat mengingat penolakan anak kecil yang selalu dia dapat , dia merasa harga dirinya tercoreng.
'' Sial !! bisa-bisanya dia keras kepala !''
PRANG.!
PYAAARR.
Andrean melempar gelas yang dia pegang , dia menatap pantulan dirinya di cermin .
'' Haruskah gue bunuh dia sekarang ?! ''
'' Hm ide bagus haha sekalian gue cicipi tubuh dia haha!'' tawa andrean menggema.
Andrean melihat pergerakan di cctv miliknya , tiba-tiba dia tersenyum smirk .
'' Yah nggak seru deh ,ternyata mereka lebih cepat dari dugaan gue hihi.'' ucapnya .
Andrean berjalan menuju lemari kaca ,dia membukanya dan mengambil senapan tak lupa mengisi pelurunya.
'' Hm kira-kira gue atau mereka yang duluan sampai kesana yah ?'' gumamnya.
Setelah mengucapkan itu ,andrean keluar dari kamarnya , dia menuruni tangga sesampainya di lantai bawah andrean langsung di sambut oleh bodyguardnya.
'' Selamat malam tuan .'' ucap semua bodyguard secara bersamaan.
Andrean mengangguk , dia menatap mereka semua dengan tatapan senang.
'' Malam ini akan ada kejutan untuk kalian ! salah beberapa tikus sedang berkeliaran di rumah ini, jadi kalian harus membereskan nya !! ingat jangan biarkan dia lolos !'' perintah andrean.
'' Baik tuan !'' jawab mereka.
Andrean tersenyum puas , dia kembali melanjutkan perjalanan nya menuju gudang dimana sky berada.
Di sisi lain cella sudah menemukan pintu masuk ,dia perlahan membukanya namun sayang pintu tersebut terkunci.
Cklek.!
Cklek.!
'' Sial ! pintunya di kunci !'' ujar cella lirih.
Dia mencari alat untuk membukanya , namun tidak ada apa pun yang bisa dia pake.
'' Ck kenapa gue nggak mikir bawa jepitan sih akh .!'' Ujar cella frustasi.
Cella menatap sekeliling , dia baru sadar jika ada pohon besar yang menjulang tinggi dan ranting nya mengarah ke balkon.
__ADS_1
'' Hehe emang tuhan baik sama gue ! ngapain gue pusing-pusing mikirin pintu kalo ada yang lebih gampang.!'' ujarnya.
Cella mendekati pohon tersebut , dengan cekatan cella menaiki pohon tersebut kini dia sudah berada di atas.
'' Serasa nostalgia gue .'' lirihnya , dulu saat menjadi anggota great glory dia banyak mengintai dari pohon.
Cella melompat ke balkon , dia mengendap-endap menuju jendela yang ternyata sudah terbuka.
' Wow gue beruntung nih ' batinya.
Tanpa pikir panjang dia masuk dan ternyata itu kamar andrean ,di sana bahkan ada cctv .
'' Jadi dia mantau markas great glory .'' ujar cella .
'' Gue nggak tau kalo aslan segoblok itu ,sampai-sampai dia mau aja di kadalin sama andrean .'' cella menggelengkan kepalanya pelan.
Saat dia sedang memeriksa cctv tersebut ,tiba-tiba cella melihat sosok putranya yang terkulai lemas dengan lebam-lebam di wajahnya , bahkan bajunya masih baju sekolahnya.
'' Sky .'' Cella terkejut ,amarahnya membara ketika melihat tubuh putranya tidak baik-baik saja.
'' Brengsek !! gue nggak akan biarin lo hidup andrean !'' gumam cella.
'' Sky tunggu mami !'' Cella bergegas
menyusuri rekaman cctv dimana sky di tahan, dia harus menemukan jalan tercepat untuk sampai disana.
'Gudang ?' batin cella.
Namun dia terkejut ketika melihat andrean berjalan menuju gudang , anehnya andrean menatap kamera dengan senyum mengerikan seolah-olah dia sudah tau jika cella ada di sana.
' Sialan !! jadi dia udah tau gue kesini !' batin gracella.
Cella menghubungi zelon dan yang lain nya . '' Kalian dimana ?! ''
'' Posisi masih sama kaya tadi !'' ujar zelon.
'' Kalian ke gudang sekarang , posisinya di arah timur belakang rumah ini , cepet andrean juga lagi jalan kesana !''
'' Nanti gue jelasin ! kita harus cepat.!'' cella mematikan earphone nya dan bergegas menuju gudang .
Di luar aldrick mencari gavin ,zelon serta jefran. '' Kita ke gudang sekarang !''
Mereka berlari menuju gudang yang cella beri tau , Sayangnya perjalanan mereka tidak semulus yang di bayangkan.
Ternyata andrean sudah tau dengan kedatangan mereka , dia sengaja menyuruh orang-orangnya menunggu di dalam rumah dan jalan menuju gudang agar cella dan yang lain tidak curiga, dia sudah menyiapkan segalanya secara rapi.
Kini zelon dkk sedang di hadang beberapa orang bersenjata , dari postur tubuhnya mereka sudah terlatih.
Aldrick berbisik pada zelon. '' Mereka bukan bodyguard biasa. dari cara dia megang senjata kayanya dia pasukan khusus.''
Zelon mengangguk. ''Lo bener ,mereka mantan pasukan khusus , gue nggak tau mereka dari unit mana tapi gue pernah ketemu mereka !''
Gavin mengernyit bingung. '' Lo ketemu dimana ?!''
'' Dulu waktu gue tugas di amerika , gue pernah berhadapan sama mereka !'' jawab zelon.
Jefran mengangguk setuju. '' Lo bener zel , mereka yang mau gagalin misi kita!''
Zelon mengangguk , mereka kembali fokus dengan lawan mereka , zelon dan yang lain nya mengeluarkan senjata mereka ,mungkin malam ini akan menjadi malam panjang untuk menyelamatkan sky .
...-----------------------...
Kembali pada gracella ,dia sedang berlari menuruni tangga tapi tiba-tiba peluru melesat ke arahnya.
DOR.!
Untung reflek cella bagus ,jadi dia bisa menghindari peluru tersebut. dia menatap ke depan ternyata dia sudah di hadang beberapa orang bersenjata yang cella perkirakan berjumlah 30 orang.
' Sial ! gue masuk jebakan.!' batin nya.
Cella menatap nyalang orang-orang yang ada di depan nya , tatapan benci dia layangkan pada mereka.
__ADS_1
'' MINGGIR. !'' teriak cella.
Namun mereka hanya tertawa mendengar teriakan gracella. '' Kamu nggak akan bisa nolongin anak kamu haha!''
"BRENGSEK." ucap cella tajam.
Tanpa di duga mereka kembali menembak cella.
DOR.!
Cella kembali menghindar , cella mengeluarkan pistolnya ,dia tidak mungkin melawan mereka dengan tangan kosong.
'' SERANG DIA .'' Ujar salah satu bodyguard tersebut.
Cella bersiap untuk bertarung ,kali ini dia harus membereskan mereka secepat mungkin.
DOR.! DOR.! DOR .!
DUAK.! BUGH.! PRANG.!
Cella menembak memukul ,menendang bahkan dia melepar mereka .
Satu persatu dari mereka tumbang ,tiga puluh orang tersebut berhasil menyita seperempat tenaga cella .
'' Hosh....Hosh...Hosh!''
Cella terengah-engah , bekas pertarungan nya dengan aslan masih belum sembuh dan sekarang dia harus mengerahkan seluruh tenaganya.
DOR.!
Cella yang sedang menghela nafas langsung mendapat serangan, satu peluru berhasil menembus lengan nya.
'' Ck sialan !! '' Umpatnya ketika melihat darah mengalir dari lengan nya.
Cella mengarahkan kedua pistolnya pada mereka .
'' Kalian terlalu lama menyita waktu gue.!'' ucapnya sebelum membunuh mereka semua.
DOR.! DOR.!! DOR.!
Satu demi satu peluru mengenai jantung mereka ,cella membunuh mereka dalam waktu sepuluh menit.
'' Haaaah hidup gue gini amat dah ! tiap hari makin banyak dosa yang gue bikin.'' lirih cella.
Dia memasukan pistol ke dalam saku setelah memastikan mereka semua mati.
Di sisi zelon dkk , mereka juga sedang bertarung ! pertarungan tak seimbang tersebut berhasil di menangkan zelon dan yang lainnya.
'' Gila ....gila akhirnya skill gue kepake haha.!'' ujar jefran bangga .
Plak.!
Zelon memukul kepala jefran. ''Sekarang bukan waktunya lo berbangga diri jef.''
'' Ck iya iya gue tau kok ,tapi nggak lo pukul kepala gue juga kali ! kalo gue amnesia gimana !''
'' Tinggal pukul lagi aja biar nggak jadi amnesia !'' ujar zelon acuh.
'' Mana bisa kaya gitu ,yang ada otak gue pindah tempat.!'' ucap jefran.
'' Bukan nya dari dulu otak lo udah nggak di kepala yah !'' jawaban zelon membuat jefran berdecih sinis.
'' Ck gini-gini gue paling jago masalah mengintai tau !'' ujarnya .
''' Iya tau. ,lo paling handal ngintai gebetan orang !'' ujar zelon sambil berjalan menyusul aldrick dan gavin.
Jefran mengusak rambutnya dengan jengkel , dia selalu kalah jika berdebat.
'' Nggak zelon nggak cella ,kenapa gue selalu kalah dari bacotan mereka sih !! ''
'' Apa jangan-jangan otak gue beneran pindah ?.'' rancaunya sebelum menyusul zelon yang sudah jauh di depan.
__ADS_1
...see you next time......