
...☠️☠️☠️☠️...
Dua bulan telah berlalu semenjak sword rose di bubarkan dan Andrean telah berhasil menghasut mereka untuk menyerang aldrick, seperti saat ini mereka sedang berdiskusi untuk menyerang aldrick.
'' Gimana ndre ? '' tanya salah satu dari mereka.
'' Kalian yakin ?! dia bukan orang sembarangan !'' ujar andrean pura-pura.
'' Ck mau dia bukan orang sembarangan kek mau dia ketua mafia kek , kita nggak perduli !! kalo kita nyerang dia secara bersama-sama ,kita pasti akan menang !'' ujar yang lain.
Diam-diam andrean tersenyum smirk. dia telah berhasil memanfaatkan mereka ,jika rencana nya berjalan lancar kemungkinan besar para sekutu aldrick akan berpindah padanya. sayangnya dia terlalu percaya diri dan menganggap aldrick orang yang lemah , dia belum tau jika ceo perusahaan ternama di dunia itu merupakan orang yang paling di takuti di dunia bawah .bahkan dia lebih kejam dari great glory.
Di saat mereka berdiskusi ,tiba-tiba pintu di buka dengan kasar oleh seseorang yang tak lain adalah aslan.
BRAAK.!
Tap.Tap .Tap.
Bruk.!
Aslan menghempaskan tubuhnya di sofa , dia menghela nafas berat ,andrean yang melihat aslan frutasi merasa bingung.
'' Lo kenapa ?!'' andrean ikut duduk di sampingnya.
'' Suruh mereka keluar dulu !'' ujarnya datar.
Mengerti maksud aslan ,andrean menyuruh seluruh teman nya untuk pergi ,kini mereka hanya berdua .
'' Lo kenapa hah ?! beberapa hari ini juga lo jarang kesini ?!'' ucap andrean.
'' Gue habis nyelidikin gadis itu ! lo percaya transmigrasi nggak !'' aslan menatap andrean meminta pendapatnya.
Andrean tertawa mendengar ucapan aslan. '' Haha lo kebanyakan baca novel kayanya deh . !! di dunia nyata mana ada hal kaya gitu ?! lo aneh-aneh aja deh !''
'' Ck gue serius ndre !'' aslan berdecak sebal.
'' Gue juga serius gen ! selama gue hidup gue baru kali ini denger pertanyaan aneh kaya gitu ! lagian kalau pun ada emang kenapa ? toh itu nggak bakal ngerugiin kita kan !'' ujarnya enteng.
Aslan mengusak rambutnya kasar. ''Justru itu masalahnya , sekarang ancaman kita ada di depan mata ndre .''
'' Maksud lo apa sih ?'' andrean kebingungan.
'' Dia-----hidup lagi ndre .'' ujar aslan.
'' Dia ? dia siapa maskud lo ?''
'' Gracella !! dia hidup di tubuh gadis itu!'' ucap aslan.
'' Ck nggak mungkin gen !! gimana bisa dia hidup di tubuh orang lain !'' kekeh andrean.
'' Gue juga nggak percaya , tapi zelon bilang kaya gitu ,dan setelah gue selidiki ternyata perubahan dia sangat jauh , dari gadis lemah menjadi gadis tangguh ! bahkan sikap serta tingkah lakunya mirip grac ndre.!'' ujar aslan.
'' Gue tetap nggak percaya !Nggak ada yang namanya transmigrasi gen ,itu hanya ada di komik dan novel! tapi seandainya ucapan lo benar apa yang bakal lo lakuin ?!'' ujar andrean.
Aslan terdiam sejenak. '' Gue harus nyingkirin dia secepatnya !''
'' Caranya ?! bahkan gue yakin kalau itu grac teman lo ,pasti lo nggak akan bisa lawan dia ,apa lagi kalo dia udah tau lo yang ngebunuh dia !'' ujarnya.
'' Sekarang dia punya kelemahan ,jadi kita harus ambil kelemahan dia !'' ucap aslan tersenyum smirk.
'' Apa kelemahan dia ?!'' Andrean melihat senyum mengerikan aslan.
'' Putranya !! gue harus dapatin dia supaya grac nggak bisa macam-macam sama gue !'' ujarnya.
'' Lo mau nyulik dia ?! lo gila hah !! gimana kalau perbuatan lo malah bikin kita mati !'' andrean tidak setuju dengan ide aslan.
'' Lo tenang aja ,kalau gue berhasil dapatin anak itu ,kemungkinan grac bakal nyerahin dirinya ,saat itu kita bisa habisin dua-duanya !'' ujarnya tersenyum .
'' Gue nggak ikut-ikutan deh ,gue takut sama anggota lo yang lain! mereka pasti nggak akan tinggal diam kalo terjadi apa-apa sama adik mereka!'' ujar andrean.
'' Gue nggak butuh penolakan lo , intinya mau nggak mau lo harus bantuin gue ! kalo nggak gue akan serahin lo sama baskara biar lo mati di tangan dia !'' ancam aslan.
Andrean menggeram marah ,dia akhirnya menyetujui ide gila dari aslan ,mereka akan mengambil putra gracella sebagai sandera.
__ADS_1
...------------------------...
Berbeda dengan aslan yang sedang menyusun rencana ,kediaman cella kini sedang ada tamu yang tidak dia undang , siapa lagi kalau bukan baskara.
'' Apa maksud kamu meminta saya menyerahkan rumah sakit itu hah!'' ujar baskara marah.
'' Bukan nya ada juga tau kalau rumah sakit itu miliku ,jadi saya akan mengambil milik saya !'' jawab cella enteng.
'' Tidak bisa !! sejak dulu itu milik saya dan saya tidak akan memberikan nya pada kamu!'' kekeh baskara.
Cella mengernyit mendengar ucapan barusan. '' Dari segi mana itu menjadi milik anda ?! bahkan di surat kepemilikan rumah sakit itu atas nama saya ?! anda kira saya tidak tau jika selama ini anda memanipulasi semuanya !!''
'' Bahkan dalam wasiat nenek menyebutkan ,jika saya bisa memiliki rumah sakit itu saat saya berumur 20 tahun ! dan sekarang umur saya sudah 23 tahun jadi saya sudah berhak memilikinya .''
'' Saya bilang itu milik saya !! sampai kapan pun saya tidak akan menyerahkan nya padamu !!'' ucap baskara.
'' Terserah anda , toh sebentar lagi anda juga akan kehilangan semuanya !'' ujar cella ,dia berniat pergi ke kampusnya .
Sreett!
Baskara menarik tangan cella ,mencegah dia pergi dari hadapan nya. '' Mau kemana kamu hah !! saya belum selesai bicara !''
'' Lepas!!! saya tidak punya urusan lagi dengan anda!'' Ujar cella ,dia melepaskan cekalan baskara.
Melihat dirinya di acuhkan ,baskara tidak terima . '' Saya tidak akan menyerahkan nya !! jika kamu tetap memintanya maka saya akan membunuhmu anak sialan!''
'' Yaya lakukan semua yang anda inginkan ! tapi saya tidak akan membiarkan hal itu terjadi !'' ucap cella sebelum pergi menaiki motornya.
' Sialan ,aku harus menyewa pembunuh yang handal untuk menyingkirkan nya ' batin baskara penuh amarah.
Dia pergi dari kediaman gracella ,dengan wajah kesalnya .
...------------------------...
Di kampus vania sedang mondar mandir menunggu cella di parkiran , tak berselang lama orang yang dia tunggu akhirnya datang juga.
Brummm. Bruuumm. Brummm.
Ckitt.!
Pletak.!
Bukan jawaban yang di dapat cella tapi sebuah jitakan. '' Ck kenapa lo jitak gue sih !''
Vania menatap garang padanya. '' Lo kemana aja hah !! dua bulan nggak masuk kampus ,nomor lo juga nggak aktif mulu , lo kemana aja selama itu ?!''
'' Gue koma di rumah sakit .'' jawab cella santai.
Vania membulatkan kedua bola matanya terkejut. '' Serius ?! kenapa lo nggak ngabarin gue ?!''
'' Ck lo gimana sih ,gue kan koma mana ada orang koma pegang hp dodol!'' ujar cella sinis.
'' Hehe gue lupa ,kalo lo koma siapa yang jagain anak lo ?!'' ucap vania keheranan.
'' Banyak !'' jawabnya singkat.
Vania mengernyit. '' Siapa aja ?! emang lo punya teman selain gue ?!''
Pletak.!
Kini giliran cella yang menjitak vania. ''Lo lupa kalau gue udah terkenal hah ! sekarang teman gue bejibun tau !''
'' Emang ada yang mau temenan sama singa modelan kaya lo !'' ledek vania.
'' Ada lah ,contohnya lo .'' skakmat , vania hanya nyengir mendengar jawaban sahabatnya.
Tak terasa mereka berdua sudah sampai di kelas , vania menggandeng lengan cella. '' Tapi sekarang lo udah baik-baik aja kan ?''
Cella mengangguk. '' Udah ,luka tusukan gue juga udah sembuh ,gue udah pulih seperti biasa.''
Vania kembali terbelaklak. '' L-lo kena tusuk ? tusuk apa ? dimana ?''
'' Lo kenapa jadi mirip dora sih ? gue kena tusukan pisau lah masa iya tusuk gigi ! '' ujarnya jengkel.
__ADS_1
'' Hehe sory-sory ,kayanya mood lo lagi jelek yah ,dari tadi lo sensian mulu.!'' ujar vania .
Mereka sudah duduk di bangku. '' Gue bete ,masa tadi papahnya daniel datang marah-marah ke rumah gue !''
'' Tumben ?! emang lo bikin masalah apa lagi sama mereka ?!'' ujar vania.
'' Tau lah , gue diem aja jadi masalah buat mereka !'' Jawab cella acuh.
Saat mereka sedang berunding di kelas. tiba-tiba tiara dkk datang menghampiri mereka.
BRAKK.!
'' A** !! '' Latah cella.
Pluk.!
Vania menabok lengan cella tiba-tiba.''Mulut nya cel !''
'' Ck reflek gue van ! '' Jawab cella.
Cella menatap tiara jengkel. '' Heh lampir ngapain lo cari-cari gue ?! mau bikin masalah lagi hm ?''
'' Harusnya gue yang nanya !! kenapa lo bikin keluarga daniel kaya gitu hah ?! lo nggak kasian sama mereka !'' ujar tiara.
Gracella mengernyit. '' Kasian ?! apa mereka pantas di kasihani ?! lo yang hanya orang luar nggak perlu banyak komentar ! lo nggak tau apa-apa mending lo diem!''
Sraakk.!
Tiara menarik rambut gracella dengan kasar. '' Semenjak lo berubah ,lo makin berani sama gue yah ! selama ini gue terlalu baik sama lo.!''
Tanpa menjawab ucapan tiara ,cella memegang dan memelintir tangan tiara hingga patah .
Kreekk!
'' Aaakkhh tangan gue hiks..hiks..hiks..'' tiara menangis dengan memegangi tangan nya.
Dengan raut wajah datar dan tanpa kasihan ,cella membalas menarik rambut tiara.
Sreeekk.!
'' Lo jangan banyak bacot depan gue !! kali ini baru tangan lo yang patah ,besok-besok giliran tubuh lo yang gue patahin!'' ucap cella datar.
'' Inget tiara , gue udah peringatin lo berkali-kali , jadi kedepan nya lo harus membayar setiap perlakuan lo sama gue !'' ujarnya sebelum melepas rambut liana.
Kedua teman tiara berusaha menenangkan nya , cella yang akan kembali duduk tiba-tiba di tarik dan di tampar oleh deana ,bahkan seisi kelasnya terkejut termasuk vania.
Sreett!!
PLAK!
'' Lo jahat banget cel !! LO NGGAK PANTAS BERBUAT KAYA GINI SAMA MEREKA !! LO-'' deana menunjuk wajah gracella .'' Lo biadab !''
Cella tertawa pelan. '' Pffftt yaya anggap aja gue seperti itu?! dan lo harusnya Ngaca ,perbuatan lo barusan apa hm !! ''
'' Gue jahat ?! ya gue akui gue jahat ,apa lo tau kenapa gue jahat ?! karena gue muak di tindas terus-terusan sama kalian !''
Cella mendekati deana. '' Setidaknya walau pun gue jahat ,tapi gue masih punya harga diri , nggak kaya lo yang jual diri."
Deana terkejut mendengar ucapan gracella .'' L-Lo..''
Belum sempat keterkejutan deana lenyap ,geacella sudah menamparnya hingga dia terhuyung.
PLAAAK.!
PLAKK !
Gracella membalas dua kali tamparan yang dia terima , cella menampar deana sampai bibirnya robek.
'' Gue tandain lo bertiga !! kali ini kalian masih bisa lolos ,tapi nanti jangan harap kalian bisa lepas dari gue !'' ujar cella.
Dia mengambil ranselnya. '' Kantin van ,gue laper kalo disini terus bisa-bisa gue makan mereka !''
Vania mengangguk . '' Bisa-bisanya lo laper di saat kaya gini ck ck!''
__ADS_1
'' Mau gimana lagi ,cacing gue aja muak liat mereka!'' jawab cella acuh. mereka meninggalkan kekacauan yang telah dia buat begitu saja.
...See you next time..........