
Setelah selesai , mereka pun pulang dengan selamat. tampak meira yang sudah lelah dia langsung menuju ke kamarnya untuk beristirahat, benar benar sangat menyenangkan ya..
"andai saja aku berjalan berdua saja dengan rion, pasti ini lebih menyenangkan" kata meira beridiri di balkon tampak langit yang gelap dan di penuhi bintang.
"huhhh... sudahlah lebih baik aku tidur dan besok butik akan di buka di kota london" jar meira menuju ketempat tidur dan berbaring disana hingga dirinya telah lelap di dalam mimpi.
Sedangkan gilang... dia yang sedang duduk di pinggir kasur.. dan berkata
"apa bocah itu sudah tidur" tanyanya.
"arkkk, sudah lahh lebih baik aku tidur" sambungnya membaringkan tidur nya dan terlelap.
Matahari pagi pun telah menyinari bumi, seorang gadis yang sedang bersiap siap di depan cermin, yaitu adalah meira..
Setelah itu meira pun keluar dari kamar nya untuk menuju ke butik yang akan di buka pada hari ini MEIRA BOUSTIQUE. meira sangat tidak sabaran.
meira melihat gilang yang makan di meja makan, gilang menatap tajam ke arah meira. sebenarnya gilang tepersona dengan tampilan meira.
"kemarilah" ujar gilang kepada meira, meira pun berjalan ke arah meja makan. dan duduk di kursi berhadapan dengan gilang.
tanpa permisi meira melahap sebuah roti di mejanya itu.
meira melihat sekeliling rumah gilang dan berkata:
"Dimana jasmine dan rion" tanya meira.
"sudah pulang ke indonesia, karena jasmine ada tugas pemotretan" jelas gilang bersifat dingin. kenapa buru buru sekali ?meira sedih rion tidak mengabarinya, tapu yasudah lah.
__ADS_1
"hey, kenapa rumah mu ini tidak ada pekerja ?" tanya meira masih memakan roti.
"sebenarnya ada tapiii hanya aku saja yang tau" jawab gilang bersifat dingin. "ceh!" desis meira sangat kesal kenapa tidak di beritahu saja kepadanya. menyebalkan!!
"bocah kau mau kemana?" tanya gilang.
"hmm aku mau ke butik akan di buka hari ini"
"Oh"
Setelah mereka makan, gilang uang berangkat ke kantornya, sedangkan meira dia menuju ke butik untuk dibuka.
Tampak meira sangat bahagia, ternyata usahaanya telah sukses.
Sedangkan gilang dia sedang di sibukan oleh tumpukan kerjaan.
"tuan" panggil bria.
"hari ini anda meting dengan para klien, 20 menit lagi akan segera"
"baiklah siapkan semuanya brian"
"baiklah saya permisi" pamit brian.
------------------------------------
Meira yang memasuki rumah dan langsung membersihkan diri , dia sangat lelah karena banyak orang yang berkunjung di butik nya dan membeli.
__ADS_1
Gilang dia sedang makan malam di meja makannya, dia mencari cari meira untuk makan bersama, tapi gadis itu tak kunjung keluar... mungkin lagi mandi.
Tak lama meira pun menuju ke meja makan untuk makan, dia lapar dan mau makan. meira duduk di kursi berhadapan dengan gilang. tanpa ada pembicaraan di antara mereka.
selesai makan, meira pun langsung berdiri untuk memcuci piring yang kotor. dan terselesaikan.
"bocah siapakan air untuk aku mandi" perintah gilang kepada meira, padahal meira ingin tidur. "huhh!! dasar pria perhitungan!!" dengus meira berjalan ke arah kamar gilang untuk menyiapkan air untuk gilang mandi si pria pemalas itu!!
Setelah menyiapkan air untuk gilang mandi, dia keluardari kamar mandi gilang, tampak ada ide gila muncul di otak meira. meira pun tersenyum puas. meira mengambil salah satu sabun cair ke kamar mandi, dan meira keluar dengan sabun cair di tangan nya.
Meira pun menumpahkan sabun itu di depan pintu kamar mandi hingga membuat lantai itu licin karena sabun.
Meira keluar dan memanggil gilang bahwa air mandinya sudah siap.
"air mandinya sudah siap, silahkan mandi" ujar meira, dan gilang pun mengangguk tanpa curiga. meira tersenyum puas.
gilang pun masuk kekamarnya dia menuju ke kamar mandi karena badan nya terasa lengket, dan gilang pun melangkan ke arah pintu kamar mandi dia tidak menyadari ada sabun di lantai dan....
"bukkkkkkk!!!" gilang terpeleset karena banyak sabun di lantai.
"awwww!! pinggangku" dengus gilang kesakitan. Meira yang dari tadi mengintip dan tidak lupa pula meira me Vidio gilang terpeleset.meira menaham tawanya untuk tidak tertawa. Lalu meira langsung kabur ke kamarnya dan mengunci pintunya dia tertawa di kamar nya itu.
Sedangkan gilang berdiri begitu banyak nya sabun, kenapa dia tidak melihatnya?? ya.. tadi gilang berjalan hanya fokus ke depan dan tidak menyadari ada sabun.
Sialan! berani berani nya meira ini!, awas saja aku ku balas , maki gilang kesal.
"kalau tidak di suruh mommy aku tidak akan mengajak gadis itu di sini" sambung gilang frustasi dia jadi kehilangam mood nya.
__ADS_1
"dasar gadis usil! lihat saja pembalasan ku!" kata gilang.
Sedangkan meira tidak tepas dari tertawanya, dia mengulang ngulang vidio gilang terpeleset bahkan vidio itu dijadikan meira jadi gerak lambat.