
Ke esokan harinya, meira lagi lagi harus makan siang dengan gilang, kenapa nasob meira menjadi begini!?
"Oh my god, kenapa harus "jar meira berjalan ke arah resepsionis, diapun lanhsung ke ruangan gilang untuk makan siang dengan gilang.
"apa salahnya makan sendiri kan ada asistennya" kesal meira dia pun mengetuk pintu itu dan membukanya, tampak gilang yang sedang fokus ke arah laptop...
"permisi" meira mengalihkan pandangan. gilang pun langsung menuju ke arah sofa, dan di ikuti oleh meira.
"sara!!" panggil gilang. dan sara pun keruang gilang apa yang di minta boss nya sudah datang. tampak sara yang tidak suka kedatangan gilang. sara yang dari tadi menatap tajam ke arah meira kini di sadari oleh meira sendiri.
"iih ngapain sih wanita ini ke sini" gumam sara dalam hati dia di marah dan kesal kenapa wanita itu di sini lagi.
"ini tuan!" ujar sara sedikit berteriak karena dia sangat emosi.
"bisa gak ku gausah berteriak, sakit telinga ku" tegur gilang dan sara pun menunduk.
meira tertawa kecil karena gilang di jahili oleh karyawan nya.
"maaf tuan"
"lain kali kalau ada tamu jangan begitu , pergi" kata gilang menatap tajam ke arah sara dan sara pun pergi.
__ADS_1
"berani beraninya gadis itu menertawakan ku!!" kesal sara masih di depan ruangan gilang.
Dan ada seorang wanita yang berbody seperti gitar spanyol datang ke arah sara. ya dia yang di maksud sara, wanita itu bernama becca. becca? ya becca yang datang ke butik meira kemaren.
"hey apa gilang ada di dalam" tanya becca.
'sepertinya mereka akan berkelahi di dalam, ini kesempatan yang bagus' jar sara tersenyum licik.
"ya tuan gilang ada di dalam silahkan masuk" kata sara, dan becca pun masuk dengan melenggak lenggokan bokong nya.
Becca terkejut karena ada meira di sana.
"kau ngapain di sini" tegur becca, dan meira pun melihat ke araha suara itu. tapi meira mendiam kan saja.
"mau bertemu dengan mu" kata becca tersenyum dan duduk di sebelah gilang.
"lepas kan, aku tidak akan tergoda karena mu" ketus gilang melepas tangan becca yang memeluk lengan nya.
sedangkan meira ingin rasanya dia tertawa tapi di tahan nya, bagaimana mungkin gilang di goda oleh perempuan seksi seperti gitar spanyol.
"sepertinya aku ingin tertawa" jar meira di dengar di telinga gilang, gilang pun mulai kesal.
__ADS_1
"brian!!" teriak gilang , "ya tuan", "usir dia aku tidak mau lagi melihatnya!" perintah gilang, dan brian pun mengangguk, dua bodyguard pun menyeret tubuh becca dengan mudah.
"hey!! lepaskan aku!" kesal becca dia memberontak, dan akhirnya becca pun keluar dari ruangan gilang.
"dasar! meira ada hubungan apasih sam gilang" kesal becca.
"hey nona" sapa sara.
"ya ada apa? pelayan ini"ketus becca.
"nona aku datang kesini untuk kita bekerja sama" kata sara tersenyum licik.
"bekerja sama apa?"
"ayo kita singkirkan gadis itu!" ujar sara.
"Oh baiklah aku setuju" kata becca tersenyum licik.
mereka berdua pun bekerja sama untuk menyingkirkan meira, dan supaya meira dia di usir di kantor nya gilang.
"Yeah aku tidak sabar" ujar becca menjalan kan mobil nya.
__ADS_1
maaf ya guys aku telat update nya, karena aku sibuk banget ngerjakan tugas sekolah, apalagi aku sekolah online, maaf ya teman teman.