Half Of My Heart

Half Of My Heart
Gaun rancangan sendiri


__ADS_3

Tampak handpone yang sedang berbunyi yaitu handpone rion, rion yang lagi duduk di ruangannya membuat dia terkejut. Setelah itu rion pun mengangkat telpon nya.


Rion:


Hay meira ada apa?


Meira:


Tidak apa apa, aku hanya ingin mengajak mu makan siang hari ini, bisa gak??


Rion:


Bisa banget meira, di mana?


Meira:


Di restoran jalan xxxxx


Rion:


Baiklah nanti siang kita bertemu di sana, bye.


Meira:


Ya bye makasih.


Tut..tut..tut panggilan berakhir.


Meira tersenyum bahagia karena makan siang dengan rion, nanti siang dia akan berdandan dengan cantik nya. Dan memakai baju hasil rancangan nya sendiri.


"sangat menyenangkan bukan bertemu dengan rion" meira tersenyum bahagia.


"kapan sih aku ngakuin perasaan aku?" lanjut meira tersenyum.


"aku gak bisa kaya gini terus, aku harus nyatain perasaan aku, kalo gak keburu rion udah punya pacar" sambung meira tersenyum manis kapan saja dia bisa bertemu apalagi memiliki hubungan spesial dengan rion itu meira sangatlah bahagia.


~


Tampak pria yang lagi bertelfonan dengan kekasihnya..


Gilang:


Ada apa sayang aku lagi di kantor nih?


Jasmine:


Emm.. Aku mau kita putus aja ya.


Gilang:


Apa!!! Kenapa kau minta putus?


Jasmine:


Maafkan aku, aku udah suka dengan yang lain maaf... Cinta tidak bisa di paksakan.


Gilang:

__ADS_1


Oke kalau gitu mau mu.


Tut..tut..tut panggilan berakhir.


Jasmine?? Ya jasmine, jasmine itu adalah kekasihnya gilang tapi jasmine malah nge akhiri hubungan nya dengan gilang.. Jasmine tidak cinta dengan gilang tapi jasmine ngelakuin ini hanya terpaksa.. Gilang yang memaksa jasmine untuk pacaran dengannya, Karena gilang tergila gila dengan kecantikan jasmine..


Padahal jasmine hanya cinta dengan RION PRATAMA, sejak kecil dia cinta dengan rion tapi rion hanya mengabaikan nya saja, rion hanya dekat dengan meira.


Seorang pria tampan sedang frustasi..


"tenang gilang, masih banyak wanita selain dia, tapi gak bisa!! Jasmine itu wanita yang istimewa sangat ramah! " jar gilang tampak frustasi.


"s*al" kata gilang masih frustasi.


"tuan permisi" jar seorang pria mengetuk pintu gilang. Gilang adalah seorang boss dari perusahaan nya. Dan memiliki banyak gedung perusahaan dan cabang nya.


"ya masuk" jar gilang dengan sikap dingin nya.


"tuan hari ini ada jadwal meting, maka anda harus bersiap siap , 10 menit lagi akan di mulai" ujar asisten gilang yang bernama brian.


" tolong siapkan semuanya" jawab gilang kepada asisten nya.


"baiklah tuan, saya permisi" kata brian pamit, gilang hanya mengangguk.


"sampai lupa kalau ada meting" jar gilang tampak masih kesal.


Setelah meting selesai gilang pun mau menemui jasmine dia tidak ingin jasmine pergi darinya. Gilang sampai di cafe untuk bertemu dengan jasmine.


"emm ada apa lagi?" tanya jasmine bingung.


"maaf aku gak cinta sama kamu" jawab jasmine tanpa basa basi.


"terus kau mencintai siapa?" tanya gilang penasaran.


"aku mencintai kakak mu rion" jelas jasmine sedikit takut.


"apa!!!!!" teriak gilang membuat orang- orang melihat ke arah nya tapi gilang tidak peduli.


"i...iya aku cinta sama rion, maaf" sambung jasmine pergi tanpa pamit membuat gilang marah.


"Oh my, kenapa bisa jadi begini" jar gilang frustasi dan pergi dari cafe itu.


~


Seorang gadis yang berdiri di depan kaca dia sangat cantik karena polesan make yang yang tipis walau pun hanya tipis itu sudah cantik buat meira , setelah itu meira pun ke restoran untuk makan siang dengan rion.


"hay meira" sapa rion kepada meira yang sendang duduk di meja restoran.


"hay, rion" kata meira tersenyum manis.


"kau begitu cantik meira apa gaun ini hasil rancangan mu?"tanya rion tersenyum.


"Ohh, iya ini hasil rancangan ku , bagus kan" kata meira tersenyum bahagia.


'bagaimana ini deg- deg an' gumam meira dalam hati karena dia ingin menyatakan perasaan cinta kepada rion.


"bagus banget meira " jar rion menganggkat jari jempol pertanda mantap.

__ADS_1


"terimakasih rion" senyum terukir di bibir meira.


Setelah berbincang mereka lanjut makan dan di situlah meira ingin menyatakan persaan cintanya ke rion, apakah meira bisa???


"emm rion aku mau bilang" kata meira sedikit gugup.


"ya bilang apa?" tanya rion masih makan.


"akuu mau bilang, kalau aku ci..?" perkataan meira terhenti karena seorang wanita menyapa mereka.


"hayy, aku jasmine" sapa wanita itu tersenyum.


"apa kau anak aunty amel?" tanya rion tersenyum.


"iyaa, hay meira" sapa jasmine tersenyum manis. Dan bergabung dengan rion dan meira, tampak meira yang cemberut karena tadi pertanyaan nya hampir selesai tapi di hentikan dengan jasmine.


"apa aku menganggu kalian?" tanya jasmine tersenyum.


"tidak jasmine sangat tidak mengganggu" jawab rion tersenyum, sedangkan meira cemberut dan memakan makanan nya dengan tenang.


'gagal dehh' gumam meira dalam hati.


"rion aku mau ngomong" ujar meira.


"nanti aja meira" sambung rion membuat meira cemberut.


"jasmine bagaimana kabar aunty amel" tanya rion kepada jasmine.


"baik , sangat baik, kalau aunty nazwa gimana?" tanya balik jasmine kepada rion.


"baik jugaa apa kau baru pulang dari luar negeri?" tanya rion, luar negeri?? Yaaa karena jasmine baru datang dari situ dan pulang ke indonesia.


"iya aku sangat senang deh datang ke indonesia udah lama juga aku gak ke sini" jelas jasmine tersenyum kepada rion.


Sedangkan meira... Dia hanya cemberut tidak di pedulikan di situ maka itu dia memutuskan untuk pergi baginya bikin dia sakit hati aja.


"maaf aku permisi dulu, kalian lanjutkan saja makannya" jar meira tersenyum palsu.


"eh meira kau mau kemana di sini aja" sambung jasmine mencegah meira.


"meira di sini aja" lanjut rion.


"kalian lanjutkan saja" kata meira pergi.


"apa dia marah?" tanya jasmine khawatir dengan meira akan terjadi apa apa.


"tidak apa apa mungkin ada hal penting di butik nya " jelas rion tersenyum.


"apa dia punya butik?" tanya jasmine.


"ya bahkan sangat besar" jawab rion .


Jasmine pun lanjut berkata:


"sepertinya aku harus kebutik nya untuk melihat hasil rancangan, pasti bagus deh" puji jasmine tersenyum.


"iya jasmine, ayo makan lagi" ajak rion tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2