Half Of My Heart

Half Of My Heart
kita sudah berapa kali bertemu?


__ADS_3

Setelah itu meira pun berjalan menyusul ke ruang tamu bunda nya yang sedang bercanda tawa dengan nazwa dan amel , jujur meira masih sedih atas kejadian tadi meira pun tersenyum.


meira pun ingin menghampiri bundnya tapi nazia memanggil meira.


"meira kau lagi apa?" tanya nazia menghampiri meira.


meira pun tersenyum dan kembali berkata:


"eh nazia, gak apa apa kok, aku mau berkeliling rumah kamu boleh ya?" ijin meira.


"baiklah ayo aku menemanimu" jawab nazia mengizinkan. meira pun mengangguk.


lalu mereka berdua pun berkeliling, meira melihat foto keluarga nya nazia.dan meira berhenti di depan foto itu.


'kenapa pria menyebalkan itu ada di foto keluarga nya aunty nazwa, apa mungkin dia...?" gumam meira dalam hati.


nazia tersenyum melihat meira yang fokus melihat foto keluarganya.


"apa kau mau melihatnya, nah ini ayah ku hajir, ini mommy nazwa, ini kak rion yang pasti lah kau kenal, dan ini kak gilang kakak ku yang super menyebalkan" jelas nazia, meira pun terbelalak kaget, ternyata dia salah kira,


meira kira pria menyebalkan itu para pekerja di sini, dan ternyata anak aunty nazwa.


"pria menyebalkan itu kakak mu?" tanya meira kepada nazia.


"siapa pria menyebalkan, apa kak gilang?" tanya nazia lagi kepada meira.


meira pun sedikit ragu dan mengangguk.

__ADS_1


"tidak apa apa, dia memang menyebalkan" kata nazia tersenyum memegang pundak meira.


meira pun tersenyum dan kembali berkata:


"baiklah" jawab meira.


"apa yang kalian lakukan di sini?" tanya gilang datang tiba tiba.


"hanya berkeliling rumah" jawab nazia.


"Ohh cewek rese, kita sudah berapa kali bertemu"tanya gilang menatap meira dengan tatapan tajam, meira sangat risih.


"aku tidak akan lagi bertemu dengan mu" kata meira sungguh sungguh,dia tidak mau lagi bertemu pria itu.


"cewek rese , apa kau sudah puas, aku bukan para pekerja di sini, huh" ketus gilang menatap tajam ke arah meira.


"nazia aku duluan dulu ya, soalnya mau minum" bohong meira dan berjalan pergi. nazia pun ingin menusul meira tapi tangan nya di tahan dengan gilang kakanya.


"ada apa lagi?" jar nazia.


"kapan kau berteman dengan nya?" tanya gilang dengang sorot mata tajam seperti ingin memakan mangsanya.


"sudah lama, emangnya kenapa"ucap nazia dengan santaynya.


"siapa nama nya?" tanya gilang lagi.


nazia pun tersenyum usill dan berkata:

__ADS_1


"apa kau suka ya dengan meira" goda nazia tersenyum jahil.


"hey apa apaan ini, gak lah, ngapain suka sama cewek rese gitu" sambung gilang dengan sifat dinginnya, "ayo cepat katakan siapa namanya" lanjut gilang.


"tidak mau" jawab nazia mengalihkan pandangan.


"tunggu di sini jangan ke mana mana, kalau kau kabur akan ku gantung kau di pohon" perintah gilang kepada adiknya, nazia pun menuruti gilang, dia takut kalau ucapan gilang itu tidak main main.


setelah itu gilang pun kembali ke tempat nazia tadi.


"apa kau tidak mau inii??" tanya gilang memperlihatkan tass branded itu yang pasti mahal.


tas itulah yang ingin nazia beli.


"aku bisa beli sendiri" ketus nazia.


"yakinn, ini pengeluaran terbaru loh, belum jarang ada, yakin gak mau" sambung gilang memperlihatkan tas branded itu.nazia pun tidak tahan.


"eh mauuu" jar nazia ingin mengambil tass branded itu, tapi di cegah oleh gilang, "etsss beri tau dulu nama wanita tadi" ujar gilang menatap tajam pada adiknya.


"namanya, meira nur rizky" bisik nazia kepada kakaknya, dan gilang pun memberikan tass branded itu.tampak nazia senang dan pergi begitu saja.


"namanya meira ya, cantik" kata gilang, "eh apa an sih gak mungkin kan gilang ahmad suka dengan cewek rese" jar gilang berbicara pada dirinya sendiri.


***


"duhh ternyata dia anak aunty nazwa ternyata, duh bodoh bodohh, gimana nanti dia ngadu ke bunda, bisa berabe" ujar meira panik siapa tau gilang akan menceritakan sifat galak nya ke nadin bisa gawat itu.

__ADS_1


"pria menyebalkan itu, aku tidak mau lagi berbuat masalah dengan nya, bisa bisa dia ngadu sama bunda" sambung meira berjalan ke arah nadin dan minta pulang, sebenarnya dia gak mau lama lama di tempat itu nanti sipa tau gilang ngadu.


__ADS_2