
meira yang senang keluar supermaket dengan menggendong tasya, sedangkan gilang mengikuti meira sambil membawa tas belanjaan, itu hal memalukan bagi gilang! tapi yasudah lah.
karna hari sudah terlalu malam, meira memutuskan untuk pulang kerumah ibunya dengan membawa tasya.
"gilang terimakasih telah mengantarku" ujar meura tersenyum karena dia sudah tiba di rumah.
"ya, besok kau ku jemput" kata gilang, dan meira pun mengangguk, meira yang berjalan memasuki rumah sambil menggendong tasya, sedangkan gilang tersenyum dan gilang menyuruh untuk menjalankan mobil.
"bunda aku pulang"panggil meira tersenyum melihat bundanya yang melotot karena telah menunggunya.
"hey dari mana saja putriku!" ujar nadin mendekati meira dan melihat anak kecil di gendongan meira, siapa itu?
__ADS_1
"bunda, maafkan aku , soalnya aku sedang menyelamat kan anak kecil ini, dia di tinggal di pinggir jalan, ini surat ibunya" jelas meira dan memberi surat yang di tulis ibu tasya.
"ibu kurang ajar!" maki nadin memaki ibu yang telah membuang tasya.
"bunda jadi bolehkan meira yang merawatnya?" tanya meira minta izin.
"ya tidak apa apa, aku mengizinkan nya" jar nadin tersenyum, meira pun memeluk ibunya.
Ke esokan harinya, matahari pagi pun telah menyinari bumi, sedangkan meira dia ingin membawa tasya jalan jalan.
"hallo!" sapa meira, dan gilang pun melirik meira, meira pun masuk ke mobil sambil menggendong baby tasya.
__ADS_1
"apa kau baik baik saja dengan tasya" tanya gilang, dan meira pun mejawab.
"ya, aku baik baik saja, justru bundaku setuju adanya tasya, aku senang sekali kalau tasya akan menjadi anak angkat ku" jelas meira tersenyum dan bercanda dengan tasya, sedangkan gilang bernafas lega.
gilang pun memerintahkan brian untuk ke kantor nya, sedangkan meira menyetujui nya karena meira ingin berjalan jalan soal butik dia menyuruh pegawainya yang mengurus.
setelah sampai di kantor, meira yang senang hati sambil menggendong tasya, sedangkan gilang ingin sekali menggendong tasya.
"hey berikan tasya padaku, aku ingin menggendongnya" tawar gilang.
"baiklah hati hati" sambung meira memberikan tubuh mungil tasya ke gendongan gilang, sedangkan gilang tersenyum dia dan meira seperti suami istri, entah kenapa gilang sangat senang akan hal ini.
__ADS_1
sedangkan ada dua mata yang memperhatikan meira dan gilang. dan ternyata becca yang melihat dari jauh gilang dan meira. becca bersembunyi tidak jauh dari kantor gilang.
becca terkejut kenapa anak kecil perempuan itu ada di tangan meira dan gilang, becca semakin takut kenapa anak kecil itu bersama meira dan gilang, becca menjadi khawatir, anak kecil perempuan itu...