
setelah melihat tulisan itu dengan jelas , zibran pun tertawa bersama gilang, kenapa kakak nya itu!
meira hanya mendengus kesal, kenapa dia menjadi bahan tawaan huh menyebalkan!
"memang iyakan, gilang memang menyebalkan, dan manja, super perhitungan apa salahku"
"tapi kakak gilang tampan" jawab zibran, dan gilang hanya tersenyum sinis kepada meira.
"iya serah!" jar meira pergi ke luar ruangan meira hanya mendengus kesal. kebetulan saja meira melihat ibunya sedang menuju ke daput untuk mengambil minum.
"bunda" panggil meira yang tampak kesal.
"eh sayang, kenapa ? apa gilang sudah pulih?" tanya nadin, meira hanya mengagguk.
beberapa saat kemudian, gilang turun tangga dengan seangkuh nya, meira yang melihat gilang dia kagum.
__ADS_1
"aunty aku pamit dulu ya, terimakasih" pamit gilang kepada nadin, tapi gilang menarik pergelangan tangan meira. meira pun memberontak. "hey lepaskan aku!" jar meira kesal.
"auntu aku pamit dulu, pinjam anaknya ya, dia bakal baik baik saja kok" ujar gilang, dan nadin pun mengangguk nadin percaya dengan perkataan gilang.
setelah sampai di depan mobil bmw gilang , gilang pun menarik paksa tubuh meira agar masuk ke mobil, lalu meira telah masuk sedangkan gilang menajalankan mobilnya menuju ke kantor, gilang ingin sekali di temani oleh meira.
"bisakah kau tidak usah memaksa hah!" teriak meira kesal apasih mau gilang.
"hey meira aku hanya membawa mu ke kantor saja"
setelah sesampainya di kantor, gilang dan meira terkejut karena ada keributan di depan kantor gilang, emosi gilang pun muncul.
gilang melihat becca yang mengomeli bodyguart nya. gilang pun berjalan ke arah becca, sedangkan meira hanya mengikuti gilang dari belakang.
"hey ada apa ini!!" teriak gilang membuat becca menoleh ke sumber suara itu, semja karyawan hanya berbisik bisik.
__ADS_1
"oh gilang kau datang juga" jar becca memeluk lengan tangan gilang. sedangkan gilang menepiskan tangan nya, gilangi ngin sekali membunub becca tapi karena ibunya melarang untuk tidak menyakiti perempuan.
becca hanya cemberut karena gilang tidak bereaksi apapun.
becca yang melihat meira di belakang tubuh meira membuat becca emosi, becca berjalan ke arah meira dan...
plakkkkk!
becca menampar pipi meira, meira hanya memegang pipinya, sedangkan gilang dia emosi kenapa meira yang celaka!
"mr arogan" gumam meira masih memegang pipinya karena terasa panas lepas di tampar oleh becca.
"hey usir dia!" teriak gilang bara bodyguart pun mengangguk, beberapa bodyguart itu pun menyeret dan melempar tubub becca hinggz ke tanah. membuat baju becca kotor.
"awas kau meira!" ujar becca kesal dan berdiri. becca akan membalas lagi dan kembali ke kantor gilang, dia tidak akan menyerah mendapatkan gilang dan uang nya, becca itu mata duitan.
__ADS_1