Half Of My Heart

Half Of My Heart
Terkena lemparan kaleng


__ADS_3

Seorang gadis sedang menghentikan taksi dan naik ke taksi.


"mau ke mana neng?" tanya seorang bapak taksi.


"ke jalan xxxx" jelas meira. Dia tidak ingin menangis tapi air matanya memaksa untuk keluar dan hasil nya meira menangis.


"neng gak papa?" tanya bapak taksi itu karena melihat meira yang sedang menangis.


"tidak apa apa pak" jar meira tersenyum palsu.


Namun taksi itu terhenti dan supir itu pun berkata:


"maaf neng, taksi nya mogok" jelas bapak taksi itu membuat meira terkejut. Hari nya pun sudah malam.


"wah gimana ini pak" jar meira bingung.


"kalau neng mau, neng cari aja taksi yang lain" tawar bapak taksi.


"gak bisa pak, kasian bapak di sini sendirian, mana jalan nya sepi lagi pak" kata meira tidak mau.


"gapapa neng tinggalin aja, bapak udah biasa kok begini " lanjut bapak taksi itu.


"kalau gitu ini pak uang nya buat bapak" kata meira menawarkan uang.


"tidak usah neng lagian bapak gak ngantar neng sampai tujuan" ujar bapak taksi itu menolak.


"gapapa pak, sebagai ganti nya kasian mobil bapak mogok gini, terima ya pak" kata meira mengasih uang nya ke bapak taksi itu.


"terimakasih neng , hati hati" jar bapak taksi itu.


meira pun mengangguk dan berjalan untuk mencari taksi lain.


~


"lama sekali brian ini" kata gilang bedecak kesal. Karena dia menyuruh asistennya itu untuk membeli bunga dan bunga itu untuk di kasih ke nazwa.

__ADS_1


Setelah itu gilang pun keluar dari mobil nya untuk melihat keberadaan asistennya itu.


/


"huh taksi di mana lagi, sepi banget jalan nya gimana mau nyari taksi kalau begini" kata meira cemberut.


" kena angin apa sih aku tadi gak lancar bilang nya dan ini taksi nya mogok apalagi gak ada taksi satupun yang lalu" jar meira kesal .


Meira pun menendang satu kaleng karena dia sangat kesal. Dan kaleng itu pun melayang, lalu apa yang terjadi..? Kaleng itu terkena ke kepala seorang pria tampan.


"tukkkk" terkena kepala pria itu. Membuat meira terkejut. "awwww" ringis pria itu.


Meira pun menghampiri pria itu dan berkata:


"saya minta maaf, saya gak sengaja" ujar meira benar-benar minta maaf.


"bisakah kau tidak usah melempar kaleng itu, emang kau pikir kaleng itu bola, huh" kesal gilang masih mengusap kepala nya yang sedikit benjol.


"heh saya kan sudah minta maaf, soalnya saya gak sengaja, masa anda gak terima" sambung meira benar benar kesal karena sifat gilang.. Padahal dia sudah minta maaf.


"terserah saya lah, kan saya gak sengaja, lagian hal itu hanya kebetulan saja, nih saya bayar berapa saya ganti luka kepala anda itu" lanjut meira kesal.


Brian pun melihat keributan langsung berlari ke arah bos nya dan bertanya:


"maaf tuan ada apa?" brian bingung. Gilang hanya menggelengkan kepala.


"nona, asalkau tau aku punya banyak uang, jadi benjol di kepala ku masih kurang dengan uang" jelas gilang masuk ke mobil dan brian ikut juga ke mobil, lalu tinggal seorang meira.


"dasar ya sombong sekali, pria menyebalkan itu" kata meira masih kesal atas perbuatan gilang.


Kebetulan ada satu taksi yang lewat di situ...


"taksii!!" panggil meira dan taksi itu terhenti.


"mau ke mana mbak" tanya bapak taksi itu.

__ADS_1


"antarkan saya ke jalan xxxx" jelas meira dan bapak taksi itupun mengangguk, semoga tidak mogok lagi kaya kejadian tadi.


~


'dasar cewek resek, tapi di lihat lihat cantik juga ya' gumam gilang dalam hati.


~


"pria menyebalkan itu, semoga saja gak ketemu lagi ihhh jangan sampai" kata meira pelan.


Setelah sampai di rumah nya, meira langsung memasuki rumah nya dan langsung membersihkan diri.


"putriku kenapa kau baru saja pulang?" tanya nadin kepada meira.


"maaf bunda, tadi taksi nya mogok, terpaksa deh meira nyari taksi baru" jelas meira meminta maaf.


"yaudah, kamu mandi gih" jar nadin.


Meira pun mengangguk dan kembali berkata:


"oke bunda, meira ke kamar dulu ya" ujar meira pamit dan nadin mengangguk.


~


"mom, ini untuk mom" kata gilang mengasih bunga untuk nazwa.


"wah makasih anak mom" jawab nazwa memeluk tubuh putranya.


"oh iya mom, kak rion udah datang?" tanya gilang kepada mommy nya.


"sudah tuh dia di kamar" jawab nazwa mengusap ngusap rambut putranya.


"Oh oke mom, good night, gilang tidur dulu" pamit gilang , dia mencium pipi nazwa.


"good night putraku" ujar nazwa tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2