Half Of My Heart

Half Of My Heart
senja


__ADS_3

gilang yang berlari ke arah meira karena meira baru saja di tampar oleh becca.


"hey meira apa kau tidak apa apa?" jar gilang memegang kedua pipi meira.


"aku tidak apa apa!" ujar meira pipinya masih sakit karena baru saja di tampar.


"bagaimana tidak apa apa! meira kau teluka lihatlah pipimu merah" sambung gilang, gilanh pun akhirnya menggendong tubuh meira , meira hanya pasrah saja.


Setelah sampai di ruangan gilang, gilang pun mendudukan meira di sofa, gilang yang mengolesi salap untuk menghilangi merah di pipi meira, tidak sengaja gilang dan meira saling bertatap tatapan.


tidak lama meira pun menyadarinya apalagi gilang, jantung meira deg deg an kenapa dia?


"lain kali kau tidak usah membawaku ke masalahmu" omel meira kepada gilang, gilang hanya mengangguk, tumben tu gilang nurut biasa nya tidak mau kalah , gumam meira.


gilang pun berjalan ke arah meja kantor nya, dia duduk di sebuah kursi besar .

__ADS_1


sedangkan meira melihat layar ponsel meira kagum dengan pantai yang di posting di sosmed temannya. meira jadi ingin ke pantai! apa dia ke pantai aja ya, yasudah lah baiklah.


meira pun berdiri dari duduk nya, dan di sadari oleh gilang, mau kemana dia?


"hey, mau kemana kau?" tanya gilang , dan meira pun berbalik badan mengahadap gilang.


"aku mau ke pantai, kau mau ikut?" tanya meirs berjalan keluar. gilang pun tampak berpikir, ya sudah lah dia juga ingin menenangkan pikiran nya.


meira pun berlari ke arah meira, dan menggenggam tangan meira. meira terkejut kenapa pria itu?


"hey kenapa kau menggandengku!" tanya meira menghela nafas dengan kasar. gilang tidak menjawab.


mereka pun telah keluar kantor gilang, sekarang mereka di dalam perjalanan untuk menuju pantai dan bersenang senang.


setelah sampai di pantai, meira keluar dari mobil dan kagum akan pemandangan pantai itu.

__ADS_1


"wowww!!!" ujar meira tersenyum indah sekali.


"apa kau suka?"


"ya tentu saja!"


meira dan gilang pun menikmati udara pantai , dan tidak lupa pula meminum es kelapa.


meira dan gilang tampak duduk di depan ombak pantai dan menikmati nya, mereka ingin melihat pemandangan senja dan awan berwarna jingga. mereka tampak senang, tapi gilang merasa aneh kenapa dia nyaman dengan meira kenapa?


"gilang ayo pulang, ayo "ajak meira karena hari sudah mulai gelap.


"baiklah"


mereka pun di dalam perjalanan, meira tampak menikmati perjalanan ini, jalan pun juga terasa sepi membuat meira bergelidik ngeri sedangkan gilang hanya santay saja.

__ADS_1


tapi... meira tidak sengaja melihat anak kecil mungil berdiri di pinggir jalan.


"stop!" ujar meira, dan brian pun menghentikan mobilnya.


__ADS_2