Hidden Feeling

Hidden Feeling
Chapter 1


__ADS_3

Aku selalu menyembunyikan perasaan ku, saat aku jatuh cinta, kesepian, menderita, marah aku selalu menyembunyikan nya, karena itu aku tidak bisa mengeluarkan ekspresi sama sekali jadi aku selalu disebut boneka tanpa perasaan sama temanku dan juga orang tua ku, saat aku kecil aku pertama kalinya jatuh cinta, dan dia adalah teman masa kecilku yang bernama Anisa, dia temanku satu satunya.


Dia selalu ingin bermain denganku, aku akan selalu bersamanya, jadi aku belajar keras agar dapat satu SMA dengan Anisa, dan aku akan mengungkapkan perasaan ku padanya.


20 Desember 2017, Hari ini adalah hari pengumuman hasil tes masuk sekolah, aku sangat gugup, apa aku lulus apa enggak ya?, Gimana kalo aku tidak lulus?, Aku berguman didalam hatiku sambil mencari namaku, dan aku terkejut melihat namaku ada di daftar orang yang lulus bukan hanya itu aku juga sekelas dengan Anisa, hari ini adalah hari yang paling membahagiakan.


"Haa...Ragil sepertinya kita sekelas, syukurlah punya teman yang kukenal"Anisa mengucapnya sambil menghela nafas lega.


"Biasa ajanya"jawab ku dengan wajah datar.


"Apa kau tidak senang Ragil?.."tanya Anisa dengan mata berlinar linar.


"Iya iya, Aku sangat senang juga, karena bisa sekelas denganmu"jawab Ragil dengan wajah datar lagi.


"Kalo gitu ayok kita rayakan, temanku juga ikut, kau mau ikut?.."tanya Anisa sambil tersenyum.


"Aku tidak ikut, aku tidak tertarik"aku mengucapkannya sambil berbalik badan dan pergi.


Kenapa aku tidak bisa jujur sama diriku sendiri, makan dan minum minum sama Anisa, aku sangat ingin ikut, maaf Anisa aku mengucapkan kalimat kasar seperti itu, lain kali aku akan ikut dengan mu.


5 Januari 2018, hari ini adalah hari pertama kali nya kami masuk sekolah, kami kumpul di gedung sekolah untuk acara penerimaan murid baru, seperti biasa aku selalu menjadi pusat perhatian orang orang, tapi aku sudah terbiasa.


"Ragil bisa aku duduk disebelahmu?.."Anisa tersenyum kepadaku.


"Terserah mu"jawab aku.


Setelah itu Anisa duduk disebelahku, akhhh.....aku sangat gugup kali, apa yang harus kubicarakan, pasti dia bosan duduk bersamaku.


"Murid yang mendapatkan penghargaan nilai tertinggi adalah Anisa Azahra, tolong maju kedepan dan berikan sambutan"Kepala Sekolah membilang dengan tegas.


Banyak rumor kalo kepala sekolah di sini pernah mengalahkan banyak orang tua murid dalam adu mulut, wajah dan suaranya sangat seram.

__ADS_1


"Siap pak!.."Anisa maju kedepan untuk mengucapkan kalimat sambutan, karena Anisa adalah murid yang mendapatkan nilai tertinggi.


"Woo..cantik kali, udah pintar cantik lagi, apa dia punya pacar..."bisik bisikan orang yang didalam ruangan itu.


Aku sadar kembali bahwa Anisa adalah orang yang cantik, pintar, baik lagi, apakah dia mau bersamaku?. Aku tidak boleh berpikir negatif, aku harus berusaha.


Setelah itu kami diajak keliling sekolah sama wali kelas kami.


"Oke anak anak, sekarang aku adalah wali kelas kalian, kelas X A, namaku Sumedi panggil aja aku pak Medi, saya mengajar Sejarah, kalian mengerti"Pak Medi menatap kami dengan tatapan tajam.


"Mengerti Pak Medi"sumua murid kelas X A.


Kami di ajak keliling sama Pak Medi, meskipun dia terlihat seram tapi Pak Medi sangat bagus dalam menjelaskan tempat tempat di sekolah.


2 mei 2018, 5 bulan sudah berlalu hubungan ku dengan Anisa, tidak ada perkembangan sama sekali, jadi aku membuat keputusan yang berani, yaitu aku akan menembak Anisa hari ini, jadi aku mau mengajak Anisa untuk kencan setelah pulang nanti, terus pas kencan aku akan menembak nya.


"Teng...Teng...Teng...,kapada semua murid sudah waktunya jam pulang sekolah,...Teng...Teng...Teng..."suara bel pulang sekolah berbunyi.


"Ah..oh iya, Anisa apa kau naksir sama Ragil, aku selalu melihat kalian bersama.." tanya temannya Anisa yaitu Melda.


"Ehh, kenapa tiba tiba, aku sama Ragil cuma teman"jawab Anisa dengan wajah tersenyum.


"Eeeehh, jadi ngapain kau mendekatinya"tanya Melda lagi.


Aku tidak terlalu mendengar apa yang mereka bicarakan, kayaknya mereka sedang membicarakanku.


"Benar, benar, apa yang kau suka dari boneka itu"sambil ketawa,tanya teman nya Anisa yaitu Tasya.


..........


"Aku.. tidak tertarik sama boneka tanpa perasaan itu sama sekali, dia cuma alatku untuk menjadi terkenal" jawab Anisa sambil tersenyum jahat.

__ADS_1


"Jahat kali kau Anisa, bukannya kalian teman masa kecil"tanya teman Anisa sambil tertawa.


"Sebenarnya aku sudah muak kali sama Ragil"Anisa tertawa.


"tuk..tuk..tuk.."suara orang berlari.


Aku mendengar semua percakapan mereka, aku langsung lari.


"Benar juga, enggak mungkin Anisa suka sama diriku ini, semuanya cuma palsu, aku cuma boneka, jadi tidak perlu sedih, semuanya adalah wajar" aku tertawa sama diriku sendiri.


......


......


......


Sialan, breksek, ********, anjing, kenapa?kenapa?, aku selalu begini, padahal aku ingin menangis dan marah, terus kenapa, kenapa, aku, aku, aku......


*


*


*


*


*


*


*

__ADS_1


......Tersenyum dan Sangat senang sekali.


__ADS_2