
Setiap orang pasti akan melihat sebuah Keputusasaan dan kenyataan, dan aku melihat Neraka......Aku sudah lelah.....Aku ingin menutup mataku.....untuk selamanya....
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
Despa dan Hana memutuskan untuk memasuki pikiranku untuk menyelamatkanku.
"Despa apa kau tau caranya?, memasuki pikiran orang memang bisa?"tanya Hana heran.
"kalo memasukinya aja gampang, cuma cara menyelamatkan Ragil aku gk tau, kalo salah langkah bisa bisa jiwa kita tidak akan kembali lagi, jadi apa kau yakin?"Jawab Despa dengan nada serius.
Hana sudah menetapkan tekadnya.
"memang benar aku adalah boneka buatan, dan semua nya cuma tiruan, tapi, aku yakin perasaan ini nyata!!"Hana memegang dadanya dengan penuh tekad.
"Baiklah, kita akan mulai, persiapkan dirimu"Despa memegang kepalaku dan memegang tangan Hana.
Despa melakukan ritualnya, dan mengucapkan semacam mantra yang tidak bisa di pahami orang biasa.
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
*Ting!..
Benda benda kecil putih dan bersinar seperti kunang-kunang mulai berterbangan di sekitar kami.
DUUUMM!!...
Dan akhirnya mereka dapat memasuki pikiran ku.
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
*buk
Despa dan Hana terlempar ke dalam pikiranku dan tergeletak di suatu tempat.
"Despa apa benar ini di dalam pikiran Ragil?"ucap Hana terkejut
"Mungkin?"jawab Despa juga terkejut
Pemandangan yang mereka lihat adalah dataran luas yang di penuhi dengan bunga bunga indah, dan yang paling mencolok disitu adalah sebuah pohon yang sangat tinggi dan besar.
"Woy Hana, disana ada orang, mungkin dia Ragil"Ucap Despa melihat seseorang di dekat Pohon itu
"Hmmm, mari kita lihat"Hana pergi ke arah orang itu
Mereka berjalan ke arah orang itu, tapi saat mereka melihatnya lebih dekat orang itu semakin kecil dan ternyata yang mereka lihat adalah seorang anak kecil.
"Woy bocah, apa yang kau lakukan disitu?!"Tanya Despa dengan nada kasar.
Bocah itu cuma diam saja, dan membuat wajah ketakutan.
"hii, a-ada Monster!!!...huaaaaaaaa!!..."Bocah itu berteriak dan menangis
Despa kelihatan sangat kesal.
"Woy Despa, jangan kau marahi, dia masih anak anak loh, padahal dia sangat imut begini"Hana dengan tegas memarahi Despa dan menenangkan bocah itu.
"Hic...Hic...Kakak baik kali, nama kakak siapa?"tanya bocah itu
"Nama kakak Hana dan abang yang disana namanya Despa, dia sangat menakutkan jadi jangan di deketi ya"Ucap Hana tersenyum.
__ADS_1
"Aku mengerti!"ucap Bocah itu tersenyum.
"Oh iya, namamu siapa?"tanya Hana kepada bocah itu
"Aku?, nama ku Ragil"ucap ku itu bersemangat.
"heee Ragil, itu nama yang bagus ahahahaha.......Eeeeeeeehhhhh!!!"Hana terkejut dan bingung.
Ternyata cuma Hana yang terkejut, mungkin Hana tidak sadar karena wujud ku sekarang seperti anak kecil.
"Eh...tunggu...Eh..."Hana kebingungan
"Woy tenanglah Hana"Ucap Despa dengan santai
"Tapi?, Despa apa kau udah tau?"Ucap Hana
"Yaaa, pertama kali lihat aku sadar kalo bocah ini Ragil, wajahnya sangat mirip, cih sangat menyebalkan"Despa sangat kesal.
Bocah Ragil melamun.
"Bocah?, Menyebalkan?, Ragil?, hic...hic...huaaaaaaaaaa..!, Ragil di marahi huaaaaa!..."Guman ku menangis karna ketakutan melihat Despa.
"Cu...cu...udah diam, GK papa, tenang aja, Ragil sangat imut kok"Hana menenangkan ku
"cih!, berisik kali, makanya aku benci bocah"Despa sangat kesal
"Woy Despa, kenapa tidak kau bilang dari awal!?, kalo kau bilang dari awalkan aku akan loncat memeluknya dan menciumnya ratusan kali pun, Dasar Bodoh!!"Hana sangat kesal
"Dasar Hentai!, ku telpon polisi loh"Ucap Despa.
"humu..humu..humu...halus dan lembut kali pipinya"Ucap Hana yang kehilangan kendali, dia mengelus elus pipi ku.
"Woy Bodoh Hentikan!!"Despa menarik Hana.
"Apa yang kau lakukan!?"Hana marah.
"Tenanglah, apa kau lupa tujuan kita"ucap Despa
"kau benar juga, kitakan harus menyelamatkan Ragil"Hana akhirnya sadar.
Despa melepaskan Hana, Hana mendekati ku dan melihatku dengan wajah serius, aku sangat kebingungan.
Mata ku tiba tiba menjadi kosong.
"Pulang?,........
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
Ragil tidak memiliki tempat pulang!"
DUUUMMM!!!...
Hana dan Despa Terkejut, dan mereka baru sadar kalau aku adalah....
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
MONSTER!!.
"Ragil udah tinggal disini selama 2000 tahun, Ragil tidak memiliki tempat pulang"aku mengucapkan kata kata itu seperti bukan sesuatu yang penting.
"2000 tahun? maksudmu kau tinggal disini selama 2000 tahun sendirian?apa kau bercanda?"Perasaan Hana saat ini sangat berantakan
"enggak, sekarang Ragil ada kak Hana dan kak Despa, tapi dulu Ragil sendirian"Ucap ku tersenyum
Tubuh Hana di selimuti oleh ketakutan saat melihat senyuman ku yang polos dan menjadi terdiam.
"Ragil ini bukan tempatmu?"ucap Hana
"Apa yang kakak bilang?"jawab ku ketakutan
__ADS_1
"Ragil di sini bukan dunia mu, kau harus sadar itu!!"wajah Hana jadi menyeramkan
"Ragil kau tidak seharusnya ada disini, ini bukan duniamu!!"bentak Hana
"Ragil memiliki teman dan kau harus melindungi temanmu!!"teriak Hana
"Woy Hana tenanglah!"Despa mencoba menghentikan Hana
Hana membalik badan dan Despa terkejut melihat Hana yang menangis.
Air mata Hana terus mengalir.
---\=\=\=---
"AAAAAAHHHHHHHKKKKKKKK!!!....."
Despa dan Hana terkejut.
Aku tiba tiba kesakitan.
"AKU TIDAK MAU!, TIDAK MAU!, SAKIT! SAKIT!, AKU TIDAK MAU INI!!"
Aku terus menerus kesakitan tanpa henti.
"KAU TIDAK BISA MELINDUNGI SIAPA PUN!"
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
”DASAR BONEKA GAGAL"
"AAAAAAHHHHHHKKKKKKKKKKK.....!!!"
Aku terus menerus berteriak.
"Woy Despa apa yang terjadi padanya!!"Hana sangat panik
"Pasti dia mendengar suara yang tidak ingin dia dengar!"jawab Despa
"Ragil tenang lah aku akan menyelamatkanmu!"ucap Hana pergi ke arah Ragil.
"Woy Hana Awas!!"Despa menarik Hana kembali.
*BUUUUUMMM....!!!
"Apa ini!!?"Hana terkejut dan panik
Sebuah pedang berukuran seperti gunung jatuh dari atas hampir mengenai Hana.
Mereka melihat ke arah ku.
Tubuhku tiba tiba terdiam seperti di kendalikan.
"**SISTEM MENDETEKSI PENYUSUP......
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
HARUS DI BUNUH**!!".
*Bersambung....
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
TERIMA KASIH KEPADA PEMBACA YANG MENYUKAI NOVEL AUTHOR MOHON UNTUK TERUS MENDUKUNG AUTHOR😁😁*....
Jangan lupa like, vote, rate dan tekan tombol favorit ya....😁😁...
__ADS_1