Hidden Love In The School

Hidden Love In The School
11.Jujur pada sahabat


__ADS_3

“Apaan sih han pertanyaannya aneh deh,jelas arga teman sekelas kita kan?masa kamu lupa”jawab naya,padahal hatinya sudah ketar ketir takutnya rahasia yang dia simpen rapat rapat terendus oleh jihan.Tapi bagaimana bisa jihan tahu?darimana jihan tahu?sedangkan yang tahu hanya naya dan tuhan.Sibuk dengan semua pertanyaan dan rasa penasaran yang di dalam kepalanya semakin membuat jihan penasaran kalau sahabatnya itu memang menyukai arga.


Kalau hal itu benar tentu saja akan menjadi hal yang mengejutkan bagi jihan,karena setahu dia shabatnya itu sangat menjaga kedekatan dengan teman lelaki.Tapi kenapa dia tidak merasa curiga saat naya cukup dekat dengan arga,bahkan bukan sekali dua kali naya sering diantar pulang oleh arga.Padahal selama ini jihan sudah seringkali menjodoh jodohkan sahabatnya itu dengan beberapa teman pria karena merasa kasihan dengan nasib naya yang selalu menjadi jomblo ngenes tak seperti dirinya yang mudah bergonta ganti pasangan.


“terus ini apa?”cecar jihan sambil membuka halaman buku naya.Entah naya yang tidak sadar atau tidak karena disana terpampang jelas tulisan tangannya yang menuliskan “Arga dirgantara”.Mungkin itu hanya sekedar nama,tapi bagi manusia normal untuk apa menuliskan nama seorang lawan jenis di buku miliknya,tentu saja itu menjadi kecurigaan jihan.

__ADS_1


"ya allah kok gak sadar yah akau nulis nama dia di buku,sini han mau aku hapus dulu."pinta naya yang lansgung merebut bukunya dari tangan jihan dan langsung menghapus jejak tulisannya dengan tipe x.


“jangan bilang kamu menyukai arga,lalu kamu ga cerita sama aku nay.Benarkan dugaanku jika memang benar,tapi salahkan jika memang itu tidak benar.”cecar jihan yang menunggu jawaban dari naya.


“iyaaaaa…….aku memang menyukai arga!!!!”jawab naya lantang tapi merasa malu karena harus mengakui perasaannya yang menyukai seorang pria.Pikiran naya jihan akan marah padanya karena kali ini tidak saling terbuka,padahal sedari kecil mereka sering berbagi keluh kesah sekecil apapun.Tapi ternyata yang dilakukan jihan justru hal yang sangat konyol,karena saat ini jihan sedang berjingkrak jingkrak seperti orang yang sedang dapat kupon undian.

__ADS_1


“jihaaaannnn…stop…apaan deh?aku suka sama cowok aja kenapa kamu heboh banget sih lagian aku kan perempaun normal?”ucap naya sambil mengerucutkan bibirnya.


Entah kenapa saat naya mengakui perasaan itu merasa ada beban yang telah dia hempas dari hatinya,sebuah perasaan lega karena akhirnya dia bisa jujur pada sahabatnya itu.Jihan dan naya pun akhirnya melanjutkan obrolan mereka di dalam kamar naya.Disanalah naya mulai menceritakan awal dia menyukai arga.


“Tapi aku takut han,perasaanku ini akan mempengaruhi pertemanan kami.Karena dengan lancangnya aku sudah menyukainya padahal aku tahu memang dia orangnya sangat baik.Tapi kenapa hati aku mengartikannya berbeda han,kenapa justru kenyamanan yang aku dapatkan saat aku sedang bersama dia.”ujar naya.Jihan masih terus mendengarkan curhatan naya tanpa menyela sedikitpun,membiarkan naya mengeluarkan segala unek uneknya karena jihan seakan paham bagaimana rasanya mencintai dalam diam.Apalagi jihan tahu naya sangat ingin mengejar cita citanya dan fokus ke sekolah tanpa harus memikirkan yang namanya pacaran.Tapi yang namanya cinta kita tak pernah bisa tahu kapan dia akan datang dan kepada siapa dia akan memilih.Jihan pun hanya bisa megusap ngusap punggung jihan seakan meyakinkan naya kalau jatuh cinta itu tidak salah dan itu adalah hal wajar sebagai manusia yang normal.

__ADS_1


“Nay…..kamu ga salah mencintai arga,karena aku yakin jika ada wanita dan pria yang menjalin pertemanan maka itu gak akan murni hanya pertemanan,karena salah satunya akan mempunyai rasa yang berbeda.Dan hal itu yang sedang kamu alami.Mungkin berat buat kamu karena harus menahan sebuah perasaan yang seharusnya kamu salurkan tapi saat bersama dia kamu menunjukan seolah memang tidak apa apa.Aku salut sama kamu nay,tidak banyak orang yang bisa melakukan hal itu.”jawab jihan.


Bersambung


__ADS_2