Hidden Love In The School

Hidden Love In The School
48.Mencari tahu kabar Arga


__ADS_3

Sepanjang malam,Naya gelisah karena dia tidak bisa menemukan info apa apa lagi tentang Arga.Tapi dia hanya berguling guling di kasur saja karena dia juga merasa pikirannya sudah buntu.Sosok laki laki yang selalu menjadi penyemangatnya saat sekolah kini pergi dan dia tidak tahu akan bisa bertemu lagi dengannya atau tidak.Akhirnya Naya memilih untuk pergi tidur berharap besok pagi dia mendapat pesan dari Arga.


Keesokan paginya,Naya bangun lebih awal seperti mau berangkat sekolah.Padahal hari ini sudah mulai liburan semester.Tapi hari ini dia memutuskan untuk pergi ke rumah kakek Arga,walaupun letak rumahnya terbilang cukup jauh dari rumahnya karena mereka beda kampung tak membuat Naya mengurungkan niatnya.Tapi Naya tidak berani berangkat sendiri,dia pun meminta Jihan untuk menemaninya.


"Loh..kamu mau kemana Nay?ini kan libur sekolah,kamu udah rapi aja?"tanya bu Siti sambil menyiapkan menu sarapan di atas meja.Naya pun langsung duduk di kursi lalu mulai mencentong nasi ke piring miliknya karena sebentar lagi dia sudah harus berangkat.Dia berencana berangkat lebih pagi berharap orang orang di rumah kake Arga masih ada,kalau dia kesana siang hari takutnya yang di cari sedang tidak ada.


"Iya bu..Naya sama Jihan mau ke rumah temen dulu yah sebentar,gak lama kok.Sebelum dzuhur Naya sudah ada di rumah lagi."jawab Naya sambil sibuk menyuapkan nasi goreng ke dalam mulutnya.Sedangkan ayah Naya hanya mendengarkan percakapan istri dan anaknya tersebut.


"Jauh ga?kalau jauh kamu diantar ayah saja yah?"bu Siti memberi saran.Tapi Naya menolaknya halus karena memang dia sudah janjian dengan Jihan tadi subuh.


"Gak usah bu..aku berangkat Jihan aja lagian aku udah janjian juga kok."sahut Naya yang mulai membenahi piring bekas makannya lalu menyimpannya ke dapur dan mencucinya.


"Yaudah kalau gitu Naya berangkat yah bu..yah!!!!"pamit Naya pada kedua orang tuanya.


"hati hati Nay..."jawab pa Rahmat sambil menyesap secangkir kopi hitam miliknya.


Naya pun langsung berlari ke teras halaman rumahnya karena Jihan sudah menunggunya sejak tadi.


"Han..maaf yah aku bikin kamu nunggu"ucap Naya merasa tak enak.


"santai aja Nay,lagian aku juga baru sampe kok.Jadi gimana kita jadi ke rumah kakek Arga?"tanya Jihan memastikan soalnya dia tidak tahu rumah kakeknya Arga dimana.

__ADS_1


"Iya han jadi..aku benar benar khawatir sama dia.Dari semalem nomornya gak bisa dihubungi sama sekali."ujar Naya sambil keduanya berjalan menuju jalan raya hendak mencari angkutan umum.


"Cieeeee..kamu kesepian dong Nay kalau Arga beneran pindah sekolah?yakin kamu gak akan kangen sama dia?"ledek Jihan yang senang sekali menggoda Naya.


"iiihhh Jihan apaan sih?mulai deh.Ya aku harus gimana dong han,aku juga bener bener bingung sama perasaan aku sendiri maunya kaya gimana"keluh Naya sedih.Jujur dia memang kaget dan hampir tak percaya Arga tiba tiba saja pergi,padahal dengan bertemu dengan Arga setiap hari saja sudah membuat Naya senang.


Satu jam mereka menempuh perjalanan karena memang jarak yang lumayan jauh.Mereka berdua berhenti tepat di sebuah rumah yang bisa dikatakan mewah untuk ukuran sebuah rumah di perkampungan.Naya ingat kalau rumah ini adalah rumah kakeknya Arga karena dia pernah sekali di bawa ke rumah kakeknya.Saat itu Naya diajak nonton pertandingan basket oleh Arga,tapi karena pada saat itu Arga lupa membawa baju seragamnya akhirnya dia membawa Naya untuk pulang ke rumahnya dulu untuk mengambil seragam miliknya.Dan Naya pun tidak keberatan sama sekali,disana Naya bisa bertemu dengan kakek Abimana dan juga nenek Sita.Nenek dan kakek Arga memang terkenal orang yang sangat ramah pada tetangga dan juga merupakan donatur tetap di sebuah yayasan yatim piatu di daerahnya.Naya menatap bangunan yang tampak mewah tersebut dimana dia berdiri sekarang,hatinya kembali ragu apakah dia harus menanyakan kabar Arga kepada nenek dan kakeknya itu.Tapi sudah kepalang basah juga dia sudah sampai ke rumah itu,jadi Naya meyakinkan hatinya kembali.Dai pun mulai melangkahkan kakinya berjalan ke arah pagar tinggi yang menjulang.Rumah itu tampak sepi tak berpenghuni,tapi Naya berusaha untuk mencari tahu saja.


Ting tong


Ting tong


"iya sebentar.."teriak seorang wanita paruh baya yang berlarian kecil menghampiri Naya dan juga Jihan untuk membuka pagar,


"Assalamualaikum..."sapa naya.Wanita tua itu pun tampak tersenyum melihat rumah majikannya kedatangan dua gadis remaja karena memang jarang jarang ada wanita yang berkunjung ke rumah majikannya.


"walaikumsalam..maaf neng neng ini siapa yah?mencari siapa?"tanyanya sambil mengerutkan keningnya.


"maaf bu..apa betul ini rumah kakeknya Arga Dirgantara?"tanya Naya sopan.


"betul neng,ada perlu apa yah?"

__ADS_1


"saya boleh bertemu dengan Arga bu?"


"Den Arga?"


"iya betul Arga"


"Oalah neng..kan den Arganya sudah gak tinggal disini lagi,dia sudah pindah."


"pindah?pindah kemana bu?"


"mungkin ke rumah orang tuanya neng yang di jakarta."


"kalau kakeknya atau neneknya ada ga bu?"


"mereka semua juga pergi neng,tidak ada siapa siapa di rumah ini."


Deg


Bersambung


Tinggalkan jejak kalian di kolom komentar yah para readers!!!!

__ADS_1


__ADS_2