
Arga terus melajukan motornya di atas jalanan aspal dengan kecepatan tinggi,hatinya begitu kesal mendengar ada seseorang yang menyukai Naya dan secara terang terangan memperlihatkannya.
"Arrrggggghhhhh...."teriak Arga di atas motornya,dia ingin meluapkan rasa cemburu nya saat ini yang sudah tidak bisa dia tahan.Arga mencengkram kuat kemudi motornya,apalagi dia sangat tahu sepak terjang kakak kelasnya yang bernama Indra itu,setahunya dia itu adalah playboy sekolah karena hampir semua siswi di sekolahnya sudah dipacari nya.Dan hal yang tidak dia sangka sama sekali bahwa Naya menjadi target laki laki tersebut.Dia akui Naya memang sangat berbakat di sekolah bahkan dia sangat terkenal di sekolah karena prestasi akademik nya.Tapi dia benar benar tidak rela kalau sampai Naya dekat dengan Indra.
Sesampainya di rumah kakek Abimana,Arga sudah disambut oleh mama dan papanya yang daritadi sengaja menunggunya pulang.Mama Anita tersenyum lebar melihat anak laki laki kebanggannya pulang,tapi senyumannya mendadak padam saat dia melihat ada sikap tak biasa di wajah anak nya itu.
"Assalamualaikum mah...pah.."ucap Arga sambil mencium takzim tangan kedua orang tuanya.Mama Anita dan papa Gery membelai lembut rambut Arga dan memeluknya secara bergantian.
"walaikumsalam..sayang kok kamu baru pulang?ada latihan basket bukan?"tebak mama Anita,yang memang dia sudah mendengar dari ayahnya kalau Arga adalah kapten tim basket di sekolahannya.
"Tidak mah...aku tadi acara di rumah temen.Kalian kapan sampai?katanya mau kesini besok pagi?"tanya Arga sambil melepaskan sepatunya lalu jalan beriringan dengan kedua orang tuanya menuju ruang tamu dimana sudah ada kakek Abimana dan nenek Sita disana.
"Mamah kamu yang ngotot ingin kesini siang ini juga,katanya dia sudah kangen banget sama kamu ga."sahut papa Gery yang kemudian mendaratkan bokongnya di sofa bergabung dengan kedua mertuanya.Begitu pun dengan Arga dan mama Anita.Akhirnya mereka semua berbincang hangat di ruang keluarga sambil ditemani berbagai macam cemilan sambil menunggu jam makan malam.
Sedang asyik berbincang dengan keluarganya,tiba tiba saja ponsel Arga bergetar menandakan ada pesan masuk.Dia mengambil ponsel miliknya yang dia simpan di saku jaket miliknya.
Naya????
Arga,kamu udah sampe rumah?bener kamu gak ada masalah sama aku?
Isi pesan dari Naya.
Setelah membaca pesan dari Naya,Arga kemudian berpamitan kepada keluarganya dengan alasan ingin pergi mandi namun sebenarnya bukan itu alasan utamanya.Dia ingin menelpon Naya agar tidak ada kesalah pahaman yang terjadi antara dirinya dan Naya.Dia sadar,tadi dia terlalu egois menunjukan sikap tidak sukanya.Sedangkan Naya saja tidak meladeni salam dari Indra itu.Arga menyesal karena telah membuat Naya merasa bersalah karena perubahan sikapnya tadi.Maka dari itu dia ingin menelpon saja daripada harus bertukar pesan rasanya tidak puas bagi Arga,apalagi tiba tiba saja dia merindukan suara gadis itu padahal belum satu jam yang lalu dia bertemu dengan Naya.
__ADS_1
"Mah,pah,kek,nek,Arga ke kamar dulu yah mau mandi,badan Arga lengket."kata Arga.
"iya sayang..kamu mandi dulu gih biar segeran juga,nanti kamu turun saat makan malam yah."sahut mama Anita sambil mengacak gemas rambut Arga.Arga pun bangkit lalu berjalan ke kamarnya yang terletak di lantai atas.Sedangkan mama Anita dan juga nenek Sita langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan menu makan malam.
Saat masuk Arga langsung mencari kontak Naya dan menelponnya.
Halo assalamualaikum ga
Walaikumsalam nay,aku ganggu engga?
Engga kok,kenapa ga?
Ah gak apa apa nay,aku cuma mau bilang aku bener bener gak ada masalah apa apa kok.Maaf yah kalau sikap aku tadi bikin kamu bingung.
Alhamdulillah kalau kamu gak ada masalah apa apa,aku cuma khawatir aja kalau kamu tiba tiba berubah sikap ke aku.
Emang kenapa ga?
Gak apa apa sih,cuma aku saranin kamu jangan deket deket sama dia,kalau dia nitip salam lagi abaikan aja yah.Lagian kita semua tahu kan kalau si Indra itu playboy sekolahan jadi dia gak pantes buat kamu.
(ini Arga kenapa sih?kenapa dia jadi bahas kak Indra?)
Iya ga,aku gak ladenin dia kok.Lagian aku mau fokus belajar dulu.
__ADS_1
(yes)kata arga senang.
kenapa ga?
Enggak..enggak nay,yaudah aku mau mandi dulu yah Nay assalamualaikum!!!
walaikumsalam
Arga langsung tertawa riang saat mendengar Naya bilang dia akan mengabaikan Indra,hatinya merasa tenang dan juga senang.Arga pun sampai harus berloncat loncat kegirangan saking senangnya,sampai dia pun tidak menyadari kalau mama nya sudah berdiri di pintu dan melihat kelakuan anak bujangnya sambil geleng geleng kepala.
"mama?"ucap Arga kikuk karena dia baru menyadari ada mamanya yang sedang melihat tingkah konyolnya.Mama Anita yang penasaran pun langsung berjalan ke arah Arga berdiri,tadinya mama Anita datang ke kamar Arga karena dia ingin memberitahu Arga kalau makan malam sudah siap karena sudah setengah jam berlalu Arga belum turun juga,akhirnya dia memutuskan untuk menyusul saja ke kamarnya.Namun apa yang dia lihat di kamar anaknya,Arga sedang loncat loncat kegirangan dan tertawa sendiri sambil menyeriukan kata kata "yes" dan hal itu cukup membuat mama Anita penasaran.Mama Anita berjalan menghampiri Arga lalu duduk di tepi ranjang milik Arga dan Arga pun ikut duduk di samping mamanya.
"ada apa sih sayang?kok kelihatannya seneng banget?padahal tadi pas pulang mukanya cemberut?"tanya mama Anita penasaran.Arga yang senang dengan perhatian dari mamanya pun merasa terenyuh,karena baru kali ini Arga mendapatkan kepedulain dari kedua orang tuanya terutama mamanya.Inilah yang selama ini Arga inginkan,bisa berbagi cerita tantang semua hal pada mamanya.Arga pun langsung merebahkan kepalanya di pangkuan mama anita.Dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk dia bercerita tentang seseorang yang dia kagumi selama ini,seorang gadis yang sudah berhasil mengambil perhatian dan juga hatinya.
"mah...aku boleh cerita sesuatu?"tanya Arga ragu,dia merasa malu untuk bercerita tentang sesuatu yang terlalu pribadi pada mamanya.
"kenapa sayang?apa ini tentang perempuan?"tebak mama Anita tepat.
Arga sampai terbangun dan menatap wajah mamanya,karena tebakan mamanya itu memang benar.Arga sampai terheran heran,apa sikap yang dia tunjukan terlalu kelihatan sampai mamanya saja bisa tahu,pikir Arga.
"kok mamah tahu sih?aku kan bilang apa apa."jawab Arga tak menyangka,ternyata ikatan batin seorang ibu dan anak itu benar adanya dan sangat kuat.Mendengar jawaban Arga mama Anita hanya tersenyum manis,ternyata dugaannya tadi tidak salah anak bujangnya ini kini sudah mulai dewasa dan sudah mulai menyukai lawan jenisnya.Padahal rasanya baru kemarin dia mengandung dan melahirkan Arga,namun waktu benar benar tidak terasa.Anak laki laki kecilnya kini sedang bermetamorfosa menjadi laki laki dewasa dan hal itu membuat dirinya merasa terharu bahkan sampai menitikan air matanya,namun buru buru dia menyekanya.
"jadi tebakan mama benar yah sayang?jadi siapa gadis itu hemmm?"
__ADS_1
"dia......."
Bersambung