Hidden Love In The School

Hidden Love In The School
43.Cemburu


__ADS_3

"Assalamualaikum.."ucap Bela dan Bagas kompak bahkan keduanya tampak bergenggaman tangan dengan begitu mesra.Senyum penuh ceria pun begitu terpancar dari wajah Bela,sedangkan Naya yang belum mengetahui apa apa tentang Bela dan Bagas hanya bisa ternganga saja oleh kemesraan yang diperlihatkan keduanya.


"Walaikumsalam...wah kalian curang,bisa banget datang pas makanan udah siap." ledek Arga.


"Hai Naya....gak apa kan nay kalau aku ikut gabung sama kalian semua?"tanya Bela yang memang baru pertama kali bergabung dengan acara kelas Arga.Sedangkan Naya yang tadinya bengong kini sudah menyunggingkan senyuman manisnya.


"gak apa apa bel,aku malah seneng kalian semua bersedia ikut di acara sederhana yang aku buat ini."sahut Naya.


"aku seneng deh bisa kenal sama kalian semua,ternyata kalian orangnya asyik asyik."Naya pun hanya menimpalinya dengan senyuman.Saat mereka sedang asyik berbincang,muncullah Jihan yang dibonceng oleh Reno pacarnya.Keduanya langsung turun karena merasa tak enak jadi tamu yang paling terakhir datang.


"assalamualaikum...semuanya maaf yah kita telat datangnya,abisnya Reno nih lama banget jemput aku.Maaf yah nay aku jadi gak sempet bantuin kamu apa apa."keluh Jihan dengan wajah cemberut.


"Maaf..kan tadi aku udah bilang ban motor aku bocor."ujar Reno melakukan pembelaan.Sedangkan semua orang yang ada disana hanya dibuat terkekeh melihat tingkah sepasang kekasih yang baru datang ini.


"Yaudah gak apa apa han,lagian semuanya juga udah beres kok tadi dibantuin Arga."jawab Naya sambil melirik ke arah Arga yang sedang duduk bersama Bagas.


"Demi apa lo?ah palingan si Arga mah bantuin ngerecokin doang.Iya kan ga?"ledek Jihan tak percaya.Baginya tidak mungkin seorang kapten tim basket paling keren dan paling cool di sekolah ,mau ikut terjun langsung bantu bantu di dapur.

__ADS_1


"Wah sembarangan lo Jihan,lo boleh tanya ibu nya Naya deh kalau gue tadi juga ikut bantuin.Bahkan semua sayuran yang tadi di masak Naya itu gue yang metikin."jawab Arga merasa bangga dan tak mau kalah.


"Gue salut sama lo bro ternyata lu gak cuma jago di lapangan basket,tapi kayaknya lo juga bakat di dapur."Bagas ikut menimpali.


"Nay..ayo teman teman kamu di ajak masuk,ini makanannya udah siap."teriak bu siti dari arah dalam.Akhirnya Naya dan yang lainnya pun langsung bergegas ke dalam rumah,begitu mereka masuk hidung mereka sudah dimanjakan oleh aroma yang berasal dari wangi nasi liwet yang menyeruak hampir ke seluruh ruangan,wangi yang benar benar membuat perut menjadi keroncongan belum lagi menu yang lainnya yang tak kalah menggiurkan.Selain nasi liwet ada juga ayam goreng lengkuas,tumis kangkung,tempe dan tahu goreng,ikan asin,lalapan sambal dan juga kerupuk.Tapi sebelum itu Jihan sempat menarik tangan Naya kemudian berbisik tepat di telinganya.


"Nay..Bagas sama Bela udah pacaran bukan?kok mereka kelihatan mesra gitu sih?"bisik Jihan penasaran,padahal setahu dirinya Naya pernah cerita kalau Arga menyukai Bela,tapi kok sekarang malah Bela seperti dekatnya dengan Bagas.


"Aku gak tahu han kalau soal itu hehehe"jawab Naya tak mau ambil pusing karena memang dia tidak tahu menahu tentang kabar kedekatan Bela dan Bagas,padahal dirinya juga merasa penasaran.Dan jawaban Naya barusan tak cukup membuat puas Jihan,sepertinya dia akan mencari jawabannya sendiri langsung dari Bela.


Dengan rasa lapar yang sudah menyerang mereka sejak daritadi,akhirnya mereka semua pun langsung saja menyantap hidangan yang telah dibuat oleh tuan rumah.Tak lupa juga mereka menyampaikan pujian kepada Naya dan juga ibunya,karena semua masakan yang keduanya buat begitu memanjakan lidah mereka.Dan hampir semua rasanya begitu pas dan juga enak.Apalagi Arga,dia sampai memberikan dua jempol nya kepada Naya,sekarang Arga benar benar percaya bahwa selain pintar dalam hal akademik ternyata Naya juga sangat pandai dalam urusan dapur.Arga jadi tersenyum senyum sendiri memikirkannya.


Selesai menikmati acara liwetan tadi,kini mereka ber enam tengah menikmati cemilan yang dibuat khusus oleh bu siti.Ada puding coklat,brownies panggang dan untuk yang asin asin bu siti lebih memilih untuk membuatkan mereka keripik bawang tak lupa juga segelas jus jeruk menjadi pelengkap cemilan sore mereka.Hari ini perut mereka benar benar dimanjakan oleh makanan makanan enak di rumah Naya,walaupun terlihat sederhana tapi ternyata acara yang berlangsung di rumah Naya sekarang membuat persahabatan mereka menjadi semakin dekat.


Arga yang sedang meminum jus jeruknya sambil tangannya fokus memegang ponselnya karena tiba tiba saja dia mendapatkan pesan dari mamanya,harus terkejut mendengar ucapan dari Bagas.


"Naya....ada salam tuh dari indra."ucap Bagas frontal,dan hal itu membuat Naya cukup kaget mendengarnya.Dia sampai menolehkan kepalanya ke arah Bagas.begitu pun dengan Arga,bahkan dia sampai menyemburkan kembali minuman yang baru saja mendarat di mulutnya karena saking kagetnya mendengar ada murid lain yang diam diam menaruh hati pada Naya.Sepertinya dia tidak asing dengan nama Indra itu,kalau gak salah dia adalah kakak kelas mereka.Tapi dia hanya memilih untuk diam padahal hatinya sendiri sudah ketar ketir.

__ADS_1


"Indra mana gas?"malah Jihan yang menjawab karena memang tingkat penasarannya yang tinggi.Dia begitu kepo karena ternyata begitu banyak lelaki yang mengincar sahabatnya itu.Tapi Naya malah menyukai pria yang tidak peka pikirnya.


"itu Indra kakak kelas kita?"sahut Bagas merasa tak bersalah,padahal sejak daritadi Arga sudah menahan amarahnya karena merasa tidak suka mendengar ada laki laki lain yang mengincar Naya.


"oh Indra itu?ganteng sih?gimana Nay lo mau salamin balik gak?"pancing Jihan yang dengan sengaja meledek Naya,dia hanya ingin melihat reaksi dari Arga.Dan benar saja Jihan melihat ada perubahan di wajah Arga,wajah Arga tampak memerah seperti sedang menahan sebuah amarah.Namun Jihan hanya menyimpannya sendiri sebelum dia memastikan dugaannya pada Arga benar adanya.Sepertinya Jihan akan menjadi seorang detektif dadakan karena tingkat keponya yang begitu tinggi.




*


Sedangkan di kota lain,mama Anita tampak sedang bersiap siap mengemasi beberapa pakaiannya dan dimasukannya ke dalam koper.Karena rencananya besok dia dan suaminya akan kembali mengunjungi Arga di kampung.Mereka sudah begitu rindu pada putra mereka satu satunya.Tak lupa juga mama Anita membawa oleh oleh untuk Arga,satu barang yang pernah Arga minta dan rencananya akan dia berikan pada saat Arga ulang tahun nanti.Papa Gery merasa senang karena ternyata istrinya benar benar membuktikan semua ucapannya.Kini mama Anita sudah tidak lagi sibuk mengurusi salon miliknya,dia sudah mempercayakannya pada orang lain yang sangat dia percaya.Dan saat ini mama Anita hanya sibuk mengurusi rumah saja dan hatinya selalu berharap agar putranya suatu saat nanti mau kembali ke rumah mereka agar dirinya bisa lebih leluasa memantau pergaulan Arga walaupun dia tahu anaknya tidak mungkin melakukan hal hal yang menyimpang.


Bersambung


Bersambung

__ADS_1


Tinggalkan komentar kalian di kolom komentar yah guys!!!!


Baca juga karya aku yang berjudul "Stay With Me" yah.


__ADS_2