Hidden Love In The School

Hidden Love In The School
30.Salah Tingkah Lagi


__ADS_3

Di atas motor arga,naya merasa bimbang dengan hatinya haruskah dia bahagia karena ajakan arga yang terasa sangat spesial baginya karena arga memintanya langsung untuk menonton dia bertanding basket.Tapi di sisi lain dia juga merasa bersalah pada bela karena sudah berani berani nya menerima tawaran arga.Akhirnya naya memilih untuk duduk sedikit ke belakang agar tidak terlalu menempel pada arga takutnya di jalan bela melihat dirinya.


Arga yang sedang memacu motornya pun merasa sedikit terganggu karena posisi duduk naya yang berubah ubah bahkan terasa semakin ke belakang.Tanpa aba aba arga langsung menepikan motornya ke pinggir jalan kemudian membuka helm nya dan itu membuat naya sedikit heran.


"nay...kamu terlihat seperti tidak nyaman?"arga menolehkan kepalanya ke belakang tanpa turun dari motor,dan itu membuat tatapan mata mereka berdua kembali bertemu dengan posisi yang hanya berjarak beberapa jengkal saja karena memang posisi duduk naya yang berada di ujung motor arga.


"a-a-ah itu itu,aku gak apa kok ga.Aku lebih nyaman begini."jawab naya kikuk karena arga menatapnya dalam.


"tapi kalau kamu duduk terlalu belakang aku kagok nay,lagian aku takut kamu jatuh juga."ujar arga.


"oh gitu yah?maaf yah ga."


"yaudah sekarang kamu duduk nya bisa majuan dikit yah,biar aku bawa motornya juga agak negbut takut telat juga."

__ADS_1


"maaf yah ga aku jadi bikin kamu repot,coba tadi kamu gak ngajak aku."sahut naya merasa tidak enak.


"gak apa apa aku masih bisa ngejar waktu kok supaya gak telat,makanya kamu duduknya agak depan yah biar aku bisa ngebut.Kalau mau peluk juga gak apa apa kayak waktu itu."ucap arga dengan nada candaan tapi mampu membuat wajah naya menjadi merah seperti buah tomat teringat dimana dirinya waktu pulang kehujanan bersama arga,dia memeluk arga dengan erat tanpa ragu.Naya yang merasa malu pun langsung mencubit gemas pinggang arga dan hal itu membuat arga meringis kesakitan.


"awwww sakit nay,aku sepertinya harus dibawa ke rumah sakit deh."canda arga seolah olah cubitan naya tadi menimbulkan rasa sakit yang amat sangat sakit.


"lebay deh...aku kan nyubitnya pelan."naya tahu arga sedang berakting.


"yaudah ayo kita berangkat nanti kamu telat lagi."pinta naya.


Sesampainya di arena pertandingan arga langsung berjalan menuju ruangan ganti sedangkan naya langsung mencari tempat duduk di kursi penonton.Dia duduk di jajaran paling depan agar bisa lebih jelas melihat arga bertanding.Tak lama sebuah tepukan di bahunya menyadarkan fokusnya yang sedang memainkan ponsel.


"jihan?"tanya naya kaget karena jihan juga ada disana.

__ADS_1


"hayoloh...lo sama arga yah kesini?tanya jihan yang kemudian sudah duduk di kursi kosongĀ  sebelah naya.Naya merasa malu pada jihan karena sikapnya yang tidak konsisten,baru saja beberapa hari lalu dia curhat pengen menjauh dari arga eh malah sekarang datang bareng sama arga ke pertandingan basket.


"iya..arga ngajak aku kesini tadi.Han aku malu deh sama kamu."sahut naya dengan suara pelan takut pembicaraannya dengan jihan di dengar oleh orang lain karena ternyata banyak juga murid dari sekolahnya yang datang kesini.


"malu kenapa?"tanya jihan kepo sambil kedua tangannya memegang balon panjang yang akan dia gunakan untuk memeriahkan dukungannya pada tim sekolahnya.


"malu aja..aku kemarin bilang pengen jauh dari arga tapi sekarang!!!!!"jawab naya.


"makanya kata gue apa kalau kamu emang suka sama arga pepet terus apalagi dia nempelnya sama kamu doang nay.Coba kamu perhatiin deh dari ratusan murid cewek di sekolah arga tuh lebih deket nya sama kamu."


"tapi aku gak enak sama bela,masa aku nikung dia."


"makanya lo harus pastiin dulu arga dan bela beneran jadian apa engga."sahut jihan.Naya pun hanya manggut manggut saja,dan suasana ruangan pun menjadi riuh karena ternyata sebentar lagi pertandingan akan segera dimulai.

__ADS_1


Arga Arga Arga.......


Bersambung


__ADS_2