
Jam pelajaran pak aji sudah selesai bel sekolah pun sudah berbunyi itu artinya jam pulang sekolah telah tiba.Perasaan arga langsung lega kala telinganya mendengar suara bel berrbunyi nyaring tepat di telinganya,itu artinya hukuman dari pak aji pun ikut berakhir.Dia pun langsung berlari meninggalkan lapangan menuju kelasnya.Dia berencana untuk langsung menemui naya untuk meminjam buku catatan lagi karena tadi dia tidak sempat mengikuti pelajaran pak aji karena dia harus menjalani hukuman.Tapi sesampainya di kelas dia tak mendapati naya disana dan ruangan kelas sudah mulai sepi,yang ada hanya bagas yang sedang fokus memainkan ponselnya sepertinya dia sedang menghubungi nomor kekasihnya yang beda sekolah itu karena kekasih bagas sedang merajuk padanya.
“gas..lo niat naya gak?”tanya arga dengan nafas terengah engah karena tadi harus berlari dari lapangan menuju kelas.
“kayaknya dia udah pulang deh,dia kaya buru buru gitu sih.”jawab bagas yang masih fokus dengan ponselnya.
buru buru?naya kenapa yah?arga bertanya dalam hatinya sendiri.
“yaudah kalau gitu gue pinjem catetan lu aja deh gas mau nyalin pelajaran pak aji”pinta arga.
“gue aja belum sempet nyatet,apanya yang bisa gue kasih pinjem sama lo ga?”sahut bagas.
“bener bener lo ya temen gak ada ahlak…dapat hukuman kayak gue baru nyaho lo.”ancam arga pada bagas yang sepertinya tak mempedulikan dirinya karena masih saja asyik menggerakan jari jarinya di layar ponsel.
“gimana gue mau fokus bebeb gue lagi ngambek nih,chat gue aja gak di bales bales ma doi.”gerutu bagas sambil menunjukan pesan singkat yang sedang dia kirimkan kepada pacarnya.
“dasar bucin!!!!makan tuh cinta.”ledek arga yang langsung pergi begitu saja meninggalkan bagas hendak menyusul naya,arga yakin naya belum terlalu jauh dari sekolaha apalagi setahu dia naya selalu menggunakan angkutan umum.
“sialan lo...cari sewek makanya biar tahu rasanya pacaran”umpat bagas kesal karena mendapat ledekan dari arga.Dia pun kembali fokus dengan ponsel dan pacarnya.
Arga berlari ke arah parkiran sekolah dan langsung memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi agar dia bisa mengejar naya yang dia yakini naya menggunakan transportasi umum untuk pulang ke rumahnya.
__ADS_1
Tok
Tok
Tok
assalamualaikum….”sapa arga yang sudah berada di luar rumah naya.Lama tak terdengar jawaban arga mengira rumah naya kosong dia pun berniat untuk pulang saja,tapi baru saja dia akan melangkahkan kakinya menuju motornya,terdengar suara pintu yang dibuka.Arga pun langsung membalikan tubuhnya karena dia pikir naya yang membukakan pintu untuknya.Tapi ternyata dugaannya salah,karena ibu naya lah yang membuka pintu.
“walaikumsalam..”jawab bu siti yang masih menggunakan mukenanya,sepertinya dia baru saja selesai menunaikan solat sehingga tadi tidak menjawab sapaan arga.
“maaf yah tadi ibu sedang solat,nak arga ada perlu apa yah datang kesini?”tanya bu siti yang berdiri di ambang pintu.
“maaf bu apa naya nya sudah pulang?”Pertanyaan dari arga justru mebuat bu siti bingung,kalau sampai arga bertanya seperti itu berarti naya sudah pulang dari sekolah tapi nyatanya naya belum sampai ke rumah.
“oh gitu yah bu?yasudah kalau begitu saya pamit pulang saja yah bu.”ucap arga yang kemudian menyalami tangan bu siti.
“loh nak arga gak mau masuk dulu?”
“tidak usah bu lain kali saja.kalau begitu saya permisi.Assalamualaikum..”arga pun pamit undur diri karena mahluk cantik yang dicarinya tidak ada di rumah.
“walaikumsalam”jawab bu siti yang kemudian menutup kembali pintu rumahnya.Arga hendak menyalakan mesin motornya tapi dia urungkan,kemudian dia mencoba menghubungi ponsel naya untuk menanyakan keberadaannya.
__ADS_1
nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau sedang berada di luar jangkauan.
Tapi justru ponsel naya tidak bisa dihubungi sama sekali.Arga pun langsung bergegas memacu motor hitam kesayangannya meninggalkan rumah naya membelah jalan raya.
Sementara di tempat lain,bela tampak seorang diri sedang berada di sebuha toko buku yang tak jauh dari sekolahannya.Dia pergi kesana karena ingin membeli beberapa novel untuk bisa dia baca saat dirinya senggang.tak lupa juga dia membeli beberapa peralatan sekolah seperti pulpen dan pensil yang sudah mau habis.Selesai memasukan semua belanjaannya ke dalam keranjang,kemudian bela meletakan semuanya di atas meja kasir agar staff toko itu bisa dengan mudah menghitungnya.
"semuanya jadi seratus lima puluh ribu rupiah kak."ucap pegawai toko tersebut.Bela mengeluarkan dompetnya dari tas gendongnya kemudian menyerahkan dua lembar uang berwarna merah untuk membayar semua belanjaannya.Dia tak sadar kalau gerak geriknya tengan diperhatikan oleh seseorang yang mencurigakan.
"ini mba."ujar bela.
"ini kembaliannya kak."
"terima kasih."bela mengangkat sebuah kantong plastik yang berisi peralatan sekolahnya yang baru saja ia beli kemudian menentengnya sambil berjalan ke luar toko buku tersebut.Bela berencana untuk memesan ojeg online sehingga dia memainkan ponselnya dengan sangat fokus,tapi tiba tiba saja tas yang sedang dia gendong di tarik kasar oleh seseorang dari arah belakang,bela langsung jatuh saking kerasnya dorongan dari pencopet tersebut.Tas yang berisi dompet dan beberapa buku peljarannya pun berhasil dibawa kabur oleh pelaku.Bela tidak bisa meminta tolong karena memang suasana depan toko tidak begitu ramai.
"copet..copet..."bela berterika barulah beberapa orang berdatangan untuk membantu bela namun sayangnya pelaku pencopetan itu sudah kabur entah kemana.
"mba..tidak apa apa?"tanya seorang ibu ibu yang baru saja datng dan membantu bela berdiri.
"ah iya bu saya tidak apa apa,terima kasih!!"
Bela pun duduk di pinggiran toko untuk menghubungi seseorang.Untung saja ponselnya tidak ikut dibawa kabur pikirnya.
__ADS_1
Bersambung