
Arga...Arga...Arga...
Pandangan mata naya merotasi setiap sudut arena pertandingan karena dia mendengar suara seseorang meneriakkan nama arga dengan sangat lantang.Dapat,tatapan matanya menangkap seorang gadis yang tak lain adalah lusi begitu semangat menyuarakan nama arga sambil membawa sebuah banner bertuliskan arga.
Ternyata begitu banyak gadis yang menjadi pengagum kamu ga!!!naya bermonolog.
Hatinya kembali menciut apalagi setelah dia melihat lusi sampai duduk di barisan paling depan dengan tatapan mata penuh kagum,siapa yang tak mengenal lusi dia adalah gadis yang cantik,wajah glowing,berkulit putih dan berperawakan tinggi hampir mirip dengan bela.Walaupun dia terkenal di sekolah dengan julukan "ratu kejam" tapi naya tak bisa memungkiri kecantikan yang dimiliki oleh lusi.Tatapan naya terputus begitu saja ketika wasit
memanggil semua pemain berkumpul di lapangan karena pertandingan akan segera dimulai.Suara di arena pertandingan pun semakin riuh karena para penonton memanggil manggil nama pemain favoritnya.
__ADS_1
Tapi ternyata suara lebih banyak di dominasi oleh para gadis yang meneriakan nama arga.Sepertinya bintang utama dalam pertandingan basket hari ini memang arga.Ada rasa kagum yang hinggap pada diri naya melihat arga dan timnya yang mulai memasuki arena pertandingan satu per satu.Arga terlihat sangat tampan memakai seragam basket sekolahnya yang berwarna merah sangat kontras dengan kulitnya yang putih bersih.Ketampanan arga meningkat seribu kali lipat,apalagi saat dia memperlihatkan senyuman manisnya yang mampu membuat suasana kembali menjadi riuh karena teriakan para gadis yang merasa meleleh melihat senyuman idola mereka.Sedangkan naya hanya bersikap sewajarnya saja,dia tidak ingin terlalu menonjolkan rasa sukanya saat ini.
Begitupun dengan jihan yang duduk tepat di samping naya,dia terlihat begitu heboh karena berteriak sambil loncat loncat.Tapi untuk kali ini dia tidak mendukung tim dari sekolahnya melainkan tim dari lawan,karena kekasihnya yang bernama reno merupakan salah satu anggota tim basket yang hari ini bertanding.
"sayang....semangat"teriak jihan yang suaranya cukup memekik telinga naya.Naya sampai harus memegangi telinganya yang terasa berdengung.Dia pun langsung saja menyenggol lengan jihan supaya berhenti berteriak.
"awww..apaan sih nay?sakit tahu.."keluh jihan sambil mengerucutkan bibirnya tapi ternyata senggolan lengan jihan tadi cukup ampuh juga karena buktinya sekarang jihan langsung duduk dan terdiam
"kan disana ada bebeb gue naya,jadi maaf banget yah hari ini gue bakan dukung sekolah bunga bangsa."jawab jihan dibarengi senyuman kecil.
__ADS_1
"dasar...awas yah aku bilangin guru loh kalau kamu itu selingkuh"ancam naya.
"selingkuh?aku gak selingkuh naya,aku setia kok sama reno!!!"sahut jihan yang tak mengerti.
"bukan selingkuh itu kali,tapi kamu selingkuh dari sekolah."jawab naya yang kemudian menyemburkan tawanya dengan cukup keras karena melihat ekspresi wajah jihan yang kebingungan.
"lo juga dukung sekolah karena ada arga yang main kan?"bisik jihan di telinga naya.
"iyalah..kan arga kapten tim basketnya."
__ADS_1
"iya iya deh..by the way arga hari ini ganteng banget yah nay?"goda jihan sambil mengedipkan matanya menggoda naya.Dan hal itu membuat naya merasa malu digoda seperti itu.Hingga akhirnya naya memalingkan wajahnya ke arah lapangan dimana arga pun sedang melihat ke arahnya.Untuk kesekian kali tatapan mereka berdua bertemu,dilanjutkan dengan arga yang melemparkan senyumannya ke arah naya,dalam seperkian detik naya pun langsung membalas senyuman dari arga.
Bersambung