
Setelah berhasil bertukar pesan dengan naya,arga menyimpan kembali ponselnya ke dalam tasnya.Dia mulai membenahi semua perlatannya lalu dia masukkan ke dalam tas sedangkan teman satu timnya masih tampak asyik mengobrol sambil sesekali bercanda.
"den...emang lo bener naksir ama si lisa yah?"tanya bagas tiba tiba.
"iya gue emang suka sama lisa,tapi kayaknya dia lebih suka kapten kita noh."jawab deden sambil mengarahkan dagunya ke arah arga yang sedang sibuk membenahi perlengkapannya.
"lo tenang aja lagian gue gak pernah suka sama si lisa itu."sahut arga kemudian yang merasa tak enak pada temannya itu.
"lo yakin bro?kan lisa cantik."tanya deden kembali
"ambil aja...gue gak tertarik ama dia."timpal arga.
"noh..arga aja merestui,jadi tunggu apa lagi lo?pepet terus si lisa."bagas memberi motivasi pada deden yang terlihat putus asa,bagaimana tidak deden ini merasa minder karena kegantengannya memang kalah jauh kalau dibandingkan dengan arga yang memiliki wajah rupawan bak arjuna.
“bro…gue pulang duluan yah?”ucap arga sambil menepuk pundak salah satu temannya,dan langsung mengambil langkah setengah berlari menuju parkiran tempat motornya berada.
"lo mau kemana ga?"teriak bagas.
__ADS_1
"gue lupa ada tugas."arga pun menyahutinya sambil berteriak juga.
Di tengah keadaan jalan yang cukup lenggang arga pun memacu kendaraanya sedikit lebih cepat agar bisa sampai rumah naya tidak terlalu malam karena merasa tak enak juga bertamu malam malam.Tak butuh waktu lama arga sudah tiba di halaman rumah naya,kemudian arga mematikan mesin motornya takut menganggu penghuni rumah karena malam sudah sedikit larut.Mendengar suara motor arga berhenti naya langsung mencari buku yang dimaksud arga kemudian berjalan keluar kamar,di ruang tengah ada ibu dan ayahnya yang sedang asyik menonton televisi
Tok
Tok
Tok
Baru saja bu siti akan berdiri,langsung di tahan oleh naya.
“siapa ya yah.”tanya bu siti pada sang suami.Pa rahmat nampak menjawab pertanyaan istrinya hanya dengan gidikan bahunya saja.Baru saja arga akan mengetuk pintu lagi namun pintu nampak dibuka terlebih dulu dari arah dalam.Dan langsung saja memunculkan wajah naya yang sudah menggunakan piyama berwarna pink bermotif tokoh kartun kesayangannya.
“assalamualaikum….”ucap arga
“walaikumsalam…kok cepet banget?”sahut naya heran karena naya pikir akan tiba sekitar 10 menitan lagi mengingat jarak tempat latihan basket arga yang lumayan jauh dari rumahnya.
__ADS_1
“oh tadi aku agak ngebut takut kemaleman juga kan gak enak sama orang tua kamu.”jawab arga.
“oia ini buku yang mau kamu pinjam.”naya pun tampak meyerahkan sebuah buku dan langsung diterima oleh arga.
“yaudah aku langsung pulang aja yah nay,mau langsung nyalin catatan kamu juga soalnya.”
“yaudah kamu ati ati yah.”
“iya makasih yah nay,assalamualaikum”pamit arga.
“walaikumsalam…”naya pun melambaikan tangannya ke arah arga dan arga pun melakukan hal yang sama.Setelah arga berpamitan naya kembali ke dalam rumah dan mengunci kembali pintunya.Sesampainya di ruang tengah ternyata ayah dan ibunya masih betah melihat sinetron keunggulan salah satu saluran televisi berlambang ikan terbang itu.
“siapa nak?”tanya sang ayah
“oh tadi arga yah minjem buku catatan naya,yaudah naya kembali ke kamar yah mau langsung tidur.”
“iya nak…”jawab bu siti.
__ADS_1
Sementara di dalam kamar sepertinya naya tidak langsung tidur,malahan naya sedang sibuk melamun membayangkan wajah lelaki pujaan yang sudah berhasil mengambil separuh hatinya itu.Seperti biasa semua perasaan yang dia pendam akan dia curahkan ke dalam sebuah buku diary yang dia simpan di laci meja belajarnya dan mulai menulis petualangan cintanya dengan arga.
Bersambung