
Didalam kamar nya arga teringat pada naya yang tadi sempat pingsan di sekolah,arga yang merasa khawatir dengan keadaan naya langsung saja meraih ponselnya yang tadi sempat dia letakan diatas meja belajarnya kemudian mencari nomor naya untuk sekedar menanyakan kabar terkini nya.
Tut
Tut
Tut
panggilan pertama tidak ada jawaban dari naya.Arga pun tak putus asa,dia mencoba menelpon naya untuk yang kedua kalinya.
Tut
Tut
*Tut *
Hallo assalamualaikum….
__ADS_1
walaikumsalam..naya kamu gimana udah enakan?
alhamdulillah ga aku udah enakan lagian aku gak apa apa kok
nay..
iya?
maaf yah kalau aku punya salah sama kamu
kamu gak punya salah apa apa ko ga
arga maaf yah ibu manggil aku assalamualaikum…
Tut
Tut
__ADS_1
Tut
Naya memutuskan sambungan teleponnya secara sepihak bahkan sebelum arga menjawab salamnya,naya merasa bingung harus menjawab pertanyaan terakhir arga seperti apa sehingga dia lebih memilih menghindar lagi.Entahlah naya merasa rasa sukanya pada arga malah membuat hubungan pertemanannya dengan arga memburuk,naya tidak bisa mengontrol rasa cemburunya hingga akhirnya dia memilih menjaga jarak padahal dia sudah berniat untuk bersikap biasa saja tapi ternyata melakukan nya tak semudah mengatakan nya.
Sedangkan arga tampak bengong karena naya mengakhiri percakapan mereka begitu saja,dan itu semakin membuat dugaannya benar naya sedang menyembunyikan sesuatu.Arga pun dilanda gelisah karena hati kecilnya terus memikirkan perubahan sikap naya yang sangat terlihat perbedaannya.Arga merebahkan tubuhnya di kasur sambil matanya menatap langit langit di kamarnya,sebelum akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke kamar mandi.
Besok aku harus bicara sama kamu nay!!!
Suasana makan siang di kediaman kakek abimana kali ini tampak sangat ramai,bagaimana tidak anak,menantu dan cucunya berkumpul semua disini.Dan hal ini membuat perasaan kakek abimana dan nenek sita sangat bahagia karena jarang jarang mereka makan keluarga bersama seperti ini.
“jadi bagaimana sayang,kamu mau kan ikut mama dan papa pulang ke jakarta?”mama anita masih terus berusaha membujuk putranya agar mau ikut kembali tinggal bersamanya dan suaminya.
“tidak mah,arga akan tetap bersekolah disini sampai kelas XII.Barulah setelah arga lulus arga akan memikirkannya kembali.”sahut arga yang kini pikirannya mulai bercabang,satu sisi pikirannya ada di rumah tapi satu sisi pikirannya tetap memikirkan naya.
Mendengar jawaban arga,mama anita menghela nafasnya cukup panjang,ternyata bukan perkara yang mudah untuk membujuk anak bujangnya pulang,sepertinya arga sudah merasa betah tinggal bersama kakek dan neneknya.Tapi setidaknya dia cukup lega saat arga mengatakan setelah lulus sekolah nanti dia akan mempertimbangkan kembali untuk kembali ke rumah orang tuanya.Dengan berat hati papa gery dan mama anita pun merelakan arga untuk tetap melanjutkan sekolahnya disini,mungkin seminggu sekali mereka berdua akan sering berkunjung sekalian menengok arga,supaya arga tidak merasa diacuhkan lagi.
“baiklah..papa percaya sama kamu,kamu sudah besar dan kamu sudah tahu mana yang terbaik untuk diri kamu sendiri.”ujar papa gery sambil menepuk bahu arga yang tingginya sekarang sudah sejajar dengan dirinya.
__ADS_1
“terima kasih pah..”sahut arga kembali sambil memeluk papanya erat kemudian beralih ke mama anita.Pagi ini mereka berdua berencana untuk kembali ke jakarta sebelum arga berangkat sekolah.Ada rasa bahagia yang masuk ke hati arga melihat mamanya sekarang lebih memperhatikan keluarga kecilnya,walaupun dia sebenarnya merasa kasihan dengan sang mama yang harus melepaskan karirnya.Tapi ternyata keputusan mamanya itu cukup membuat pengaruh besar pada hubungan mereka,rasanya hubungan keluarganya sudah mulai menghangat kembali.Arga menatap mobil yang dikendarai papanya hingga menghilang dari pandangannya.Barulah dia berpamitan pada kakek dan juga neneknya untuk berangkat ke sekolah.Arga sengaja memilih berangkat lebih awal karena ada misi yang harus dia selesaikan hari ini juga.
Bersambung