Hidden Love In The School

Hidden Love In The School
37.Ungkapan Bela


__ADS_3

"Bel...ada perlu apa kamu mencari aku?"tanya Bagas pada Bela,kini mereka berdua sedang berada di sebuah tempat yang biasa digunakan oleh anak anak budi pertiwi nongkrong.Tadi sengaja Bela menunggu Bagas pulang,karena ada hal penting yang ingin dia katakan pada Bagas.Bela awalnya merasa percaya diri dan berusaha meyakinkan dirinya kalau dia bisa,namun saat dia sudah bertatapan dengan Bagas begini,nyalinya menjadi ciut kembali.Keberanian yang tadi sempat berkobar dalam dirinya kini mulai padam dengan sendiri nya.


"Gas..sebenarnya ada yang mau aku katakan sama kamu,tapi...."Bela tidak melanjutkan ucapannya karena dia benar benar bingung,haruskah dia mengatakan hal ini?Bela menarik nafas dalam berusaha mengurai ketegangan yang sekarang sedang menyelimuti dirinya.


Bagas merasa bingung dengan sikap Bela saat ini,pasalnya sejak daritadi dia melihat Bela seperti orang yang sedang gugup.


"Gas...aku suka sama kamu."akhirnya ucapan itu lolos juga dari mulut Bela,dia merasa lega karena apa yang dia pendam selama ini berhasil dia ungkapkan,dia merasa sudah tidak peduli pada Bagas yang akan menyebutnya apa karena menyatakan cinta terlebih dulu pada seorang laki laki.Dia sudah seringkali meminta saran pada Arga bagaimana dia harus bersikap pada Bagas,karena dia sadar Bagas merupakan laki laki yang sangat cuek.Pada awalnya Bela tidak ingin mengutarakan perasaannya pada Bagas karena yang dia tahu Bagas sudah mempunyai kekasih,tapi tak lama kemudian dia mendapatkan kabar dari Arga kalau Bagas dan pacarnya sudah putus.


Mendengar ungkapan Bela barusan membuat Bagas ternganga tak percaya,karena wanita seperti Bela yang dikenal sebagai primadona sekolah malah menyukai dirinya.Apalagi yang Bagas tahu kalau Arga pernah bilang dia menyukai Bela,Bagas merasa tak enak hati kalau harus menikung sahabatnya sendiri walaupun dia juga sebenarnya merasa tertarik dengan Bela.


"Gas????"sapa Bela sambil mengibaskan tangannya di depan wajah Bagas,

__ADS_1


"ah maaf maaf bel,aku melamun tadi"sahut Bagas yang baru saja terbangun dari lamunannya.


"Aku tahu ucapan aku tadi pasti bikin kamu langsung ilfeel sama aku,tapi aku benar benar tidak bisa lagi menyembunyikan rasa suka aku sama kamu gas."jawab Bela.


"Bel..tapi bukan itu yang sebenarnya aku permasalahkan."ucap Bagas memotong ucapan Bela barusan.


"lalu apa gas?"jawab Bela penasaran


"Aku gak enak sama Arga bel,dia kan suka sama kamu.Aku kan udah pernah bilang juga sama kamu."


"Jadi kamu sama Arga?"

__ADS_1


"iya aku sama Arga sekarang berteman,karena memang aku suka nya sama kamu gas."Jawab Bela dengan malu malu,untuk kedua kalinya dia menyatakan suka pada lelaki di hadapannya.


"kalau boleh jujur sebenarnya aku juga suka sama kamu bel,sejak pertama kita pernah satu kelas dulu,itu aku sudah mulai menyukai kamu tapi aku merasa tidak percaya diri sama diriku sendiri.Jadi aku lebih memilih untuk diam apalagi setelah sahabatku Arga bilang menyukai kamu juga.Rasanya kesempatan aku untuk bisa dapetin kamu makin kecil saja.Kamu tahu kan kalau Arga adalah kapten basket di sekolah kita,makanya aku pikir kamu juga pasti menyukai dia.tapi ternyata kamu malah menyukai aku."ucap Bagas dengan panjang.


"Aku tahu Arga tampan dan juga kapten tim basket,tapi aku tidak melihat itu semua.Aku suka sama kamu apa adanya gas.Lagian kamu juga kan anggota basket,kamu juga bermain cukup jago kok.Sejak dari itu lah aku mulai mengagumi kamu gas."


"jadi sekarang kita?"tanya bagas yang kemudian diangguki oleh Bela.Keduanya tampak saling tingkah satu sama lain setelah saling mengungkapkan perasaan yang sebenarnya.


"tapi aku harap hubungan kita ini tidak berpengaruh pada pelajaran yah bel,kita masih sekolah dan perjalanan kita masih panjang.Aku harap hubungan kita sat ini justru jadi penyemangat untuk kita belajar lebih giat lagi.


"iya gas aku ngerti kok,makasih yah?"

__ADS_1


"sama sama."keduanya pun saling melemparkan senyuman manisnya.


Bersambung


__ADS_2