Hidden Love In The School

Hidden Love In The School
32.Melihat Arga tanding basket part 2


__ADS_3

Wasit meniupkan peluit nya yang menandakan pertandingan basket antara sekolah bunga bangsa dan sekolah budi pertiwi di mulai.Para pendukung yang duduk di barisan penonton pun semakin heboh karena mereka saling sahut sahutan meneriakkan nama sekolah mereka masing masing.Untuk shooting pertama berhasil di cetak oleh Arga dan berhasil mencetak poin pertama untuk sekolah budi pertiwi.Untuk pertama kalinya naya berteriak kencang saat tadi Arga berhasil memasukkan bola ke dalam ring.Tapi naya masih kalah heboh nya oleh Lusi,karena dia memanggil nama Arga sampai berloncat loncat kegirangan bahkan dia sampai memberikan tanda love yang dibuat oleh kedua tangannya.


Saat naya sedang fokus menyaksikan arga bermain,tiba tiba saja ekor matanya menangkap kehadiran bela yang ternyata juga duduk di barisan penonton hanya saja dia duduk di kursi belakang.Untuk beberapa detik mata naya tak berhenti menatap ke arah bela yang memberikan senyuman manisnya ke arah lapangan.Sepertinya Naya sudah bisa menebak untuk siapa senyuman itu bela berikan.Naya merasa cemburu padahal tadi hatinya baik baik saja bahkan biasa saja.Tapi entahlah semenjak dia melihat kehadiran bela hatinya menjadi tidak karuan.Tapi sebisa mungkin dia akan tetap menyaksikan pertandingan sampai selesai.Dia hanya ingin menghargai Arga yang sudah repot repot mengajaknya langsung.


Jihan yang sadar dengan perubahan sikap naya pun langsung saja menyenggol lengan Naya


"kenapa nay?"tanya Jihan sambil menyeruput minuman boba yang sempat tadi dia beli sebelum datang ke tempat pertandingan.


"ah gak apa apa ko han."jawab naya cepat.

__ADS_1


"oia lo mau ini gak?tadi gue beli dua."Jihan menawarkan minuman boba nya yang masih utuh pada Naya,tadinya dia membeli dua untuk reno tapi karena ada Naya dia pun menawarkannya pada Naya.


"enggak deh han,makasih.Tapi aku udah beli ini tadi."sahut Naya sambil memperlihatkan sebotol air mineral di tangannya.


"oh yaudah kalau gitu aku simpen lagi yah,tapi kalau lo berubah pikiran lo ambil aja yah nay."ujar jihan yang kemudian kembali fokus melihat kekasihnya yang sedang mengayunkan bola ke ring.


*****


Sebagai pendukung dari tim yang menang,beberapa murid yang menjadi penonton pun langsung berhamburan ke lapangan untuk memberikan ucapan selamat termasuk Lusi dan juga bela.Keduanya tampak turun ke arah lapangan lalu berjalan mendekat ke arah Arga.

__ADS_1


"Arga..selamat yah tim kamu menang,kalian memang hebat."ucap Bela.


"makasih Bela.."sahut mereka serentak.Tak lama kemudian Lusi datang dengan wajah yang sudah menahan emosi karena untuk kesekian kalinya dia melihat bela dekat dengan Arga bahkan kali ini di hadapan banyak orang.Dengan sengaja Lusi pun menabrakan bahunya ke lengan bela sebagai tanda peringatan,lalu berjalan ke arah Arga melewati bela begitu saja,Lusi menganggap kehadiran bela disana sebagai mahluk yang tak kasat mata karena yang ada di pandangan nya saat ini hanyalah arga seorang.


"Arga...congrats yah tim kalian menang lagi!!!!kamu juga main nya semakin keren."puji Lusi yang tak berhenti menatap kagum pada arga.Tapi yang di tatap malah sibuk celingak celinguk kesana kemari.Arga melihat ada Jihan juga di tengah lapangan,tanpa lama arga langsung berlari ke arah jihan.


"Han..Naya mana?"tanya arga to the point.Ya daritadi mata Arga mencari sosok naya yang tidak ikut turun memberikan selamat kepada dirinya.Bahkan bangku yang tadi ditempati naya saja sudah kosong.


"Loh aku pikir Naya masih ada disini,aku enggak tahu dia kemana ga."sahut Jihan bingung.Pasalnya tadi dia langsung menghampiri kekasihnya untuk memberikan minum,dia sampai melupakan Naya sahabatnya.Mendengar penuturan dari Jihan Arga langsung khawatir,bukan apa tapi tadi berjanji akan mengantarkan Naya pulang karena bagaimana pun tadi dia yang mengajak Naya melihat pertandingan nya hari ini.Dengan cepat Arga langsung meninggalkan lapangan kemudian berlari ke ruang ganti untuk mengambil tas dan perlengkapan nya hendak menyusul Naya.

__ADS_1


Kenapa kamu gak tunggu aku nay,Arga bermonolog.


Bersambung


__ADS_2