Hidden Love In The School

Hidden Love In The School
27.Misi Arga


__ADS_3

Pagi yang cerah ini naya sudah siap dengan seragam sekolahnya,hari ini dia berangkat sekolah diantar oleh pak rahmat.Sedangkan jihan sudah jalan duluan diantar juga oleh ayahnya.Mereka berdua janjian di sekolah saja.


“naya masuk dulu ya ayah.”ujar naya sambil mencium takzim tangan pa rahmat,dia sudah sampai tepat di gerbang sekolahnya.


“iya nak,belajar yang rajin yah.Kalau gitu ayah langsung ke toko yah nay!!!”sahut pak rahmat yang langsung mengendarai motornya meninggalkan sekolah naya.Naya baru saja akan memasuki gerbang tapi tangannya sudah ditarik seseorang lalu membawanya ke samping sekolah.Naya sempat akan berteriak karena naya takut dia akan diculik oleh orang jahat,tapi tangan itu keburu menutup mulutnya.


“arga!!!!”naya begitu terkejut karena yang barusan menarik dirinya dan membekap mulutnya itu adalah arga.Sesampai nya di tembok samping sekolah arga langsung melepaskan tangannya yang tadi membekap mulut naya,dia tidak sama sekali bermaksud jahat hanya saja arga takut teriakan naya mengundang perhatian banyak anak anak sekolahannya,sedangkan dia hanya ingin mengobrol dengan naya saja karena sudah beberapa hari ini arga merasa kesulitan hanya sekedar untuk ngobrol dengan naya.Arga terpaksa melakukannya karena kalau tidak kemungkinan naya menghindarinya pasti akan kembali terjadi.


“maaf nay..”sahut arga yang kini tertunduk lesu,dia takut naya akan marah padanya atas sikapnya tadi dan dia pun siap kalau memang naya akan marah padanya,yang terpenting bagi arga dia tahu alasan naya menghindarinya.

__ADS_1


“ga..kamu apa apaan sih?kalau aku kehabisan nafas gimana tadi?”naya kesal karena arga dengan lancang menariknya tanpa permisi.


“aku hanya ingin ngobrol sama kamu nay.”ucap arga yang kini beralih menatap sepasang mata naya.Ada desiran aneh yang dirasakannya setiap bertatapan dengan naya tapi dia tidak mengerti makna dari desiran tersebut yang jelas yang dia tahu saat ini hanyalah perasaannya selalu khawatir pada naya apalagi setelah arga tahu naya sedang menghindarinya.


“kalau mau ngobrol kan bisa bicara baik baik ga?gak perlu kamu narik narik aku kayak tadi?”naya meluapkan kekesalannya pada arga,dia sedang berusaha menghindar malah arga mendekatinya lagi,yang ada naya semakin bimbang dengan perasaannya.


maafkan aku ga,aku juga sebenarnya sulit untuk jauh dari kamu.Tapi aku gak mungkin dekat lagi sama laki laki yang sudah mempunyai pacar apalagi pacar kamu sekolah disini juga.Aku takut kedekatan kita mengundang kesalah pahaman.Aku juga sama bingungnya seperti kamu,sebenarnya perasaan mana yang ingin aku tunjukan sama kamu?rasa suka dan peduli atau malah rasa benci yang harus aku tunjukan sama kamu.Naya hanya berani bermonolog dalam hatinya saja.


“ga..aku gak ngehindar dari kamu,itu hanya perasaan kamu saja.Aku memang sedang ada masalah jadi lagi malas banget buat ngobrol ngobrol hal yang gak penting.”jawab naya berbohong.

__ADS_1


“masalah apa nay?kenapa kamu gak cerita sama aku?”


“udahlah,lagian masalahnya juga udah selesai ko ga.Yaudah kita ke kelas yuk bentar lagi bel bunyi.”ajak naya yang langsung pergi meninggalkan arga.


Entah kenapa aku merasa tidak yakin dengan jawaban kamu barusan nay,apa yang sebenarnya kamu sembunyikan dari aku sampai sampai aku tidak berhak tahu.


Saat jam istirahat tiba lusi sengaja mendatangi kelas bela untuk membuat perhitungan pada bela,karena kemarin dia melihar bela dibonceng oleh arga.Kebetulan bela sedang berada di dalam kelas tengah berbincang dengan teman temannya.Lusi langsung saja menerobos masuk kel;as bela dan diikuti oleh desi di belakangnya.Bela yang sedang duduk membelakinginya begitu kaget karena tiba tiba saja rambutnya di tarik oleh seseorang.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2