Hidden Love In The School

Hidden Love In The School
25.Kedatangan Mama dan Papa Arga


__ADS_3

Saat arga tiba di rumah kakek nya,terlihat sebuah mobil sedan hitam mengkilap ter parkir di halaman rumah.Dia tahu betul siapa pemilik mobil tersebut,siapa lagi kalau bukan papa nya.Tapi yang jadi pertanyaan untuk apa papa nya kesini?arga mematikan mesin motornya kemudian menyimpan helm nya di atas motor lalu dia berjalan memasuki rumah kakek nya.Arga terkejut karena yang datang bukan hanya papa nya saja,namun sang mama juga ada disana.


"Assalamualaikum…"arga mengucapkan salam sambil mengetuk pintu.Dan kedatangannya cukup menyita empat pasang mata yang tengah berbincang kompak menoleh ke arah sumber suara.Rasa rindu yang memuncak membuat nyonya anita bangkit dari duduknya dan langsung berlari ke arah arga kemudian memeluknya dengan erat,dia juga tak lupa mencium kening dan pipi arga secara bergantian.Ada rasa bersalah yang singgah dihati kecil mama anita begitu melihat arga baru pulang sekolah.Seharusnya arga pulang sekolah disambut olehnya di rumahnya sendiri,namun ternyata dia lebih mementingkan karir nya yang sedang berada di puncak karena bisnis salon nya sedang mengalami kemajuan pesat.Tapi sekarang mama anita berniat untuk melepas semua karir nya demi berbakti pada suami dan juga anaknya.Dia ingin menebus semua waktu berharga yang pernah dilewatkan nya.Untuk itu kedatangan dia dan suaminya kali ini bermaksud untuk mengajak arga agar mau pulang lagi ke rumah mereka.


"Mah..pah…kalian disini?"tanya arga heran karena baru kali ini semenjak dirinya memutuskan untuk tinggal di rumah kakek nya,papa dan mama nya baru kali ini mengunjungi nya.


"Arga duduk dulu."pinta kakek abimana pada sang cucu.Nyonya anita melerai pelukan nya kemudian menggandeng tangan arga menuntunnya untuk duduk di sofa bergabung dengan kakeknya,neneknya,suaminya dan juga dirinya.

__ADS_1


"Apa kabar kamu nak?"giliran papa gery yang bertanya pada arga.


"Seperti yang kalian lihat aku disini baik baik saja,bahkan aku tak pernah kekurangan kasih sayang karena kakek nenek sangat menyayangi aku."jawab arga sekaligus menyindir kedua orang tuanya secara halus.Papa gery dan mama anita yang mendapat sindiran dari anak semata wayang mereka pun hanya bisa menunduk lesu,semua yang diucapkan oleh arga memang benar adanya.Selama ini arga jarang bahkan hampir tidak pernah mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari mereka karena kesibukan keduanya yang jarang sekali berada di rumah.


"Maafkan mama dan papa yah sayang,mama janji setelah ini mama akan berubah dan memutuskan untuk berhenti bekerja tapi mama harap kamu ikut pulang bersama kami yah,kamu pindah sekolah."ucap mama anita sambil mengelus punggung arga naik turun.Dia sangat berharap arga bisa ikut kembali ke kota bersama dirinya dan juga suaminya.


"Tapi sayang,ma-"ucapan nyonya anita terpotong begitu saja karena kakek abimana menyelanya.

__ADS_1


"Anita…jangan paksa arga,dia sudah besar dia tahu yang terbaik untuk dirinya sendiri.Lagian ayah pikir tidak ada salahnya kok dia sekolah disni"sela kakek abimana yang mencoba menengahi perdebatan antara putrinya dan juga cucunya.


"Mah..benar kata ayah,arga sudah besar biarkan dia memilih jalannya sendiri"papa gery mencoba memberi pengertian.


"Arga..kamu ganti baju dulu sana nanti kita makan siang bersama."ujar nenek sita yang mencoba mencairkan suasana.Arga langsung beranjak ke kamarnya mengikuti arahan dari nenek nya,memang benar sepulang sekolah dia merasa seluruh badannya lengket jadi dia memutuskan untuk mandi terlebih dulu,sedangkan nenek sita pergi ke dapur untuk menyiapkan makan siang dibantu oleh mama anita.Sedangkan kakek abimana dan papa gery tampak berbincang di taman belakan rumah sambil menikmati pemandangan air terjun air mini yang di desain sendiri oleh sang mertua sambil menikmati secangkir kopi hitam dan singkong goreng yang merupakan makanan kesukaan dari kakek abimana.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2