
Siang ini semua jam pelajaran telah selesai,naya yang sedang sibuk memasukan semua bukunya ke dalam tas nya begitu juga dengan jihan.Tiba tiba saja naya dikagetkan oleh arga yang sudah berdiri di sampingnya.
“astagfirulloh..”ucap naya kaget sambil memegang dadanya karena jantungnya hampir saja copot.Jihan sampai menoleh mendengar naya terkejut.
“arga..kebiasaan deh datang tiba tiba,liat naya noh dia sampe kaget begitu.”malah jihan yang mengomel.Sedangkan arga hanya tersenyum kecil dia tidak menyangka kalau keberadaannya itu membuat naya terkejut.
“han..gue boleh ngobrol berdua sama naya gak?”pinta arga.
"berdua?ko cuma berdua?gue gak diajak maksudnya?"sindir jihan dengan mata menyipit curiga.
"gue urusannya sama naya han,jadi lo bisa kan pulang sekarang juga?"pinta arga sambil bercanda.
“oh jadi lo ngusir gue????”jawab jihan ketus.Sedangkan naya merasa deg degan untuk apa arga sampai memintanya berbicara hanya berdua saja dengannya.
“pliss han..gue mau bicara penting sama naya.”arga sampai harus memutari meja naya agar bisa berdiri di samping jihan dan merengek seperti anak kecil yang sedang meminta jajan sama ibunya.
“issshhh kamu ini..yaudah tapi lo jangan bikin nangis sahabat gue yah.Awas aja lo kalau sampai naya lo apa apain lo bakal terima ini dari gue.”ujar jihan sambil mengepalkan tangannya pada arga.
“widih..galak amat sih bu!!!”sindir arga.
“iya tenang aja gue bakal jagain sahabat lo ini kok.”
“yaudah nay gue pulang duluan yah,lo tonjok aja muka dia nih kalau dia bikin lo nangis.”ucap jihan yang langsung menggendong tasnya kemudian berjalan keluar kelas.
__ADS_1
“kita mau kemana sih ga?”tanya naya yang masih merasa bingung arga akan mengajaknya kemana.
“temenin aku,aku mau tanding basket hari ini.”sahut arga yang sudah kembali ke mode serius dan lembut akalu sudah berbicara dengan naya.
“emang pertandingan basketnya hari ini?ko aku baru sadar sih?”saking naya ingin menjaga jarak dengan arga,dia sampai lupa kalau hari ini ada pertandingan basket antara sekolahnya melawan sekolah lain.
“kamu sih sok sok an menghindar dari aku.”sahut arga sambil mencubit gemas hidung naya.
“awwww sakit ga.”teriak naya yang merasa hidungnya sakit saat arga memencetnya.
“maaf maaf abisnya aku gak bisa didiemin sama kamu kaya gini nay.”jawab arga yang kini sedang menatap wajah naya secara dalam,dan hal itu membuat naya langsung salah tingkah.Dia merasa grogi di tatap arga seperti itu,niatan nya untuk menjaga jarak dengan arga kembali kendor dan melemah karena arga kini seperti sedang berusaha menghangatkan kembali pertemanan mereka yang sempat berjarak.
“yaudah ayo..”ajak arga sambil menarik tangan naya.Naya kembali dibuat tercengan dengan sikap spontan arga.
“sudah?”tanya arga.
“udah…oia tapi kita pulangnya gak terlalu sore kan?”tanya naya.
"enggak ko cyuma sebentar,selesai pertandingan aku anterin kamu pulang."jawab arga sambil memasang helm di kepalanya.
"oh yaudah."sahut naya sambil menganggukan kepalanya.
Dengan inisiatif arga memasangkan helm ke kepala naya,dan hal itu membuat naya bengong kenapa lagi dan lagi arga memperlakukan dirinya dengan begitu manis,ini benar benar tidak aman untuk kesehatan jantungnya.
__ADS_1
Naya terlalu banyak melamun sampai tak sadar arga sudah selesai memasangkan helmnya dan kini sudah duduk di atas motor hitam kesayangannya.
“ayo naik.”perintah arga.Naya yang sadar langsung menyingkapkan rok panjangnya yang lumayan susah kalau naik motor tapi untungnya dia selalu memakai celana legging jadi dia tidak khawatir auratnya terlihat.
“sudah?”tanya arga kembali.Naya hanya menganggukan kepalanya saja untuk menjawab pertanyaan arga dia masih terkejut dengan perlakuan arga tadi.Dengan perlahan arga mulai melajukan kuda besinya ke tempat pertandingan yang nantinya akan dimulai jam dua siang.Dalam hatinya naya merutuki dirinya sendiri,kemarin dia bertekad keras untuk menjauhi arga tapi sekarang malah duduk berboncengan di motor arga.Entahlah dia sendiri pun bingung pearsaan mana yang lebih mendominasinya saat ini.Yang sekarang dia ingin lakukan adalah menikmati kebersamaannya dengan arga.
*****
“cantik banget lo.”puji desi pada lusi yang baru saja keluar dari toilet sekolah habis berganti pakaian.Lusi sengaja berganti pakaian terbaiknya karena pulang sekolah ini dia berencana untuk menyaksikan pertandingan pangeran pujaannya arga yang akan bertanding dengan sekolah lain.
“jelas dong gue kan mau lihat arga main basket.”jawab lusi sambil memoles bibirnya dengan lipgloss.Desi juga melakukan hal yang sama dengan lusi,dia sudah janjian dengan lusi sebelumnya untuk membawa pakaian ganti agar mereka tidak perlu pulang terlebih dulu.Hanya saja pakaian yang dikenakan desi tidak seheboh yang dipakai lusi yang menurut desi terlalu mencolok kalau hanya sekedar untuk menonton pertandingan basket.
“emang boleh seniat ini?”tanya desi heran.
“harus lah..gue mau selalu tampil cantik di depan arga.”ujar jihan percaya diri,padahal dia selalu di tolak oleh arga.
“paling juga arga nolak lo lagi.”sindir rere tak sadar.Dan hal itu membuat lusi langsung menghentikan kegiatannya kemudian menatap sinis pada desi yang sedang sibuk mengaplikasikan bedak pada wajahnya.
“apa lo bilang?lo nyindir gue?”tanya lusi sinis.
“maaf maaf..gitu aja ngambek.”
Keduanya meninggalkan sekolah menuju tempat pertandingan basket menggunakan motor milik lusi.
__ADS_1
Bersambung