Hidden Love In The School

Hidden Love In The School
50.Arga Cemburu


__ADS_3

Arga mencengkram kemudinya dengan kuat,ternyata ini alasan Naya pulang terlambat karena dia dijemput oleh seorang laki laki.Hati Arga cemburu,apalagi melihat Naya dan laki laki tersebut saling melempar senyum dan terlihat sangat dekat sekali.Akhirnya Arga lebih memilih untuk membatalkan bertemu dengan Naya lalu mulai melajukan kembali mobil yang dia bawa kembali ke kota J.Kedatangan Arga ke sekolahannya itu memang karena ada kepentingan yang harus dia selesaikan dengan pihak sekolah sambil dia mengambil rapot dia yang masih berada di sekolah tersebut.Dia ingin bertemu Naya di sekolah tapi sampai jam istirahat usai pun dia tidak melihat Naya,alhasil dia memutuskan untuk menunggu Naya di luar sekolah karena ada sesuatu yang harus dia jelaskan.Tapi sesuatu yang ingin Arga sampaikan itu belum sama sekali dia beritahukan,karena dirinya sudah marah duluan melihat Naya dibonceng oleh laki laki selain dirinya.


Sedangkan di sepanjang perjalanan Naya tampak berbincang hangat sambil sesekali dibarengi oleh tawa yang keluar dari mulut keduanya.Bahkan Naya pun merasa tak segan memeluk laki laki tersebut karena dia sudah merasa sangat rindu pada laki laki yang hampir beberapa tahun tidak bertemu dengannya itu.Dan sepertinya Naya tidak menyadari kedatangan Arga tadi karena dia terlalu senang saat sepupunya itu memberi kabar kalau dia akan menjemputnya.Ya laki laki yang membuat Arga cemburu tadi adalah Dewa sepupu dekat Naya yang sudah Naya anggap sebagai kakak kandungnya,begitupun dengan Dewa keinginannya untuk mempunyai adik perempuan harus dia buang jauh jauh karena sang ibu dinyatakan tidak bisa memiliki anak lagi.Akhirnya dia menganggap Naya yang notabennya adalah sepupunya dia anggap sebagai adik kandungnya.sehingga tak segan keduanya bersikap seperti orang yang begitu dekat.


"Kak Dewa kapan pulang?kok gak ngasih kabar ke aku sih kak?"tanya Naya yang sedang dibonceng oleh sepupunya itu.


"Kenapa?kamu gak suka yah kakak pulang?"ledek dewa yang kemudian dihadiahi cubitan kecil di pinggangya.


"Awww sakit Nay ampun!!!"pekik Dewa sambil mengusap ngusap pinggangnya yang terasa ngilu.


"abisnya aku tanya apa,kakak jawab apa."sahut Naya dengan wajah cemberutnya.


"hahaha..maafin kakak Nay,oia tadi kakak udah izin sama ibu kamu kalau hari ini kakak akan mengajak kamu jalan jalan.Kamu mau gak?"tanya Dewa sambil sesekali melirik Naya dari kaca spionnya.


"jalan jalan?hmm udah lama banget kakak gak ngajak aku jalan jalan.Yaudah siapa takut?eh tapi kira kira ada yang marah gak kalau kakak ngajak jalan aku?"

__ADS_1


"aduuhh..belum apa apa kamu udah bikin pusing kakak sama pertanyaan kamu oitu Nay."keluh Dewa.


"nanti kakak ceritain deh sama kamu."sahut Dewa kembali.karena Naya sudah menyetujui ajakannya itu,akhirnya Dewa memutuskan untuk mengajak Naya ke suatu tempat.dan disinilah mereka berdua sekarang.Dewa sengaja mengajak Naya ke satu mall yang berada di kotanya walaupun mall itu tidak terlalu besar seperti di kota kota besar,tapi di mall itu termasuk lengkap juga.Dewa berniat untuk mengajak Naya berkeliling sambil belanja apa saja yang Naya mau,karena sudah hampir setahu dia tidak bertemu dengan adik kesayangannya itu.Naya yang mendengarnya pun begitu antusias dan semangat,kapan lagi dia bisa menguras saldo ATM saudara yang sudah dia anggap sebagai kakaknya itu,pikir Naya.Namun yang Naya beli kebanyakan hanya buku buku yang dia gunakan untuk menunjangnya belajar apalagi sebentar lagi dia akan menghadapi ujian akhir nasional.


"udah kak ini aja"ucap Jihan sambil menenteng sebuah kantong plastik yang berisi buku buku mata pelajaran.


"yakin itu aja?kamu gak mau beli baju atau apa gitu?biasanya kan anak ABG doyan banget belanja barang barang kayak tas,sepatu kaya gitu Nay?"tanya Dewa heran.


"bener kak,aku beli ini aja.Ini juga udah makasih banget kakak udah belanjain aku."sahut Naya sambil tersenyum.Dewa pun hanya bisa mengelus lembut pucuk rambut Naya karena dia selalu bangga pada adik angkatnya itu.Naya tak pernah sekalipun memanfaatkan semua kebaikannya.Karena hari sudah mulai sore,dan sejak dari siang perut mereka berdua belum diisi oleh apapun akhirnya Naya pun diajak untuk pergi ke food court yang berada di lantai paling atas mall tersebut.Mata Naya berbinar saat dia melihat makanan kesukaannya ada di tempat tersebut.Dan Dewa yang mengerti pun langsung mengajak naya untuk memesan makanan tersebut.


"Kak jadi berapa lama kamu libur di kampung?"tanya Naya dengan mulut masih dipenuhi oleh makanan.


"habiskan dulu Nay..kamu tuh masih kayak anak kecil aja,padahal bentar lagi kamu lulus loh."ledek Dewa yang dibuat senyum senyum melihat kelakuan adik angkatnya itu.


"hehehe...maaf yah kak,oia kata tante dalam waktu dekat ini kakak mau melamar pacar kaka yah?dia orang mana kak?terus orangnya cantik gak?cantikkan mana sama aku kak?"cecar Naya yang sudah penasaran sama sosok wanita yang sudah berhasil meluluhkan hati sepupunya yang terkenal uek pada wanita.

__ADS_1


"Yang jelas dia itu lebih cantik dari kamu lah!!!"jawab Dewa sambil mencubit gemas hidung Naya.


"iiihhh kak..nanti hidung aku habis dipijit terus sama kamu."ujar Naya kesal karena daritadi Dewa hanya mencubit terus hidungnya yang mancungnya tidak seberapa itu.


"Pokoknya nanti kamu harus dateng yah kalau kakak mau ngadain acara lamaran,dan harus tidak toleh tidak!!!"ucap telak Dewa.


"siap bos"sahut Naya sambil mengangkat tangan kanannya tanda hormat.Mereka berdua pun benar benar menghabiskan waktu seharian dengan berkeliling mall dan Dewa baru mengantar Naya pulang saat jam di pergelangan tangannya menunjukan pukul delapan malam.Naya yang merasa lelah pun harus tertidur dengan masih memakai seragam sekolahnya.


Sedangkan di kota J,Arga yang baru saja sampai di rumahnya langsung pergi ke kamarnya dan melewatkan makan malamnya begitu saja.Moodnya hari ini benar benar menjadi berantakan karena Naya,padahal dia sudah jauh jauh kesana hanya demi bisa bertemu dengan Naya dan menjelaskan mengenai kepergiannya dan kepindahannya yang tiba tiba.


Tok


Tok


Tok

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2