Hidupnya Anak Haram

Hidupnya Anak Haram
17. Murid Baru


__ADS_3

Pagi hari, dimana waktu orang-orang mulai sibuk beraktivitas baik itu, bekerja, sekolah maupun aktivitas lainnya.


Dengan mengendarai motor dengan santai Jojo, dengan tujuan tempat ia menimba ilmu.


Sampai didepan gerbang sekolah yang sudah padat akan kendaraan yang mulai berdatangan menuju ketempat parkir khusus murid.


Memarkirkan motornya dengan sempurna, Jojo langsung berjalan menuju kelasnya sambil melihat-lihat setiap sudut bangunan sekolahannya.


Sampai dikelasnya, ternyata Rima dan Juga Zidan sudah datang lebih dulu ketimbang dirinya.


"Semalam kumpul sama yang lainnya?"tanya Zidan yang sudah memutar kursinya ke arah meja belajar Jojo.


"Iya"jawab singkat Jojo.


"Udah mendingan emang?"tanya Rima yang mengingat kondisi Jojo tempo hari.


"Seperti yang kalian lihat"ucap Jojo tenang.


"Apa ada informasi baru di klub motor?"tanya Rima dengan antusias karna ketiganya juga mengikuti klub motor. Menyukai dunia yang berhubungan dengan dunia otomotif sudah ada dalam diri mereka sejak dulu.


"Ada"ucap Jojo.


"Apa?"tanya Zidan dan Rima secara bersamaan.


"Mereka besok akan menggalang dana untuk melakukan sosialisasi kepedulian di kampung pesisir"ucap Jojo yang menjelaskan kepada keduanya.


"Wah harus ikut itu!"ucap Rima dengan binar bahagia.


"Pasti"ucap Zidan dengan mantap.


Melakukan perjalanan jauh bukan hanya sekali, bahkan mereka selalu menyempatkan waktu untuk berkunjung ketempat-tempat yang sekiranya pantas untuk di kunjungi. Baik itu berhubungan dengan wisata mapun bencana alam yang menimpa masyrakat pedalaman.


"Siapa yang akan kita mintai dana kali ini?"tanya Rima bingung. Karna mereka akan meminta para pengusaha untuk membantu mendanai yang berhubungan dengan kegiatan amal.


"Elejar"ucap Jojo mantap.


"Setuju"sahut keduanya.


"Besok jam 10 kita ke BAS Crop"ujar Jojo.


"Siap komandan!"seru keduanya kompak.


...............


Suasana kelas yang awalnya ribut mendadak hening, karena seorang guru laki-laki masuk kedalam kelas mereka dengan diikuti oleh ketiga orang di belakang sang guru itu.


"Selamat pagi semuanya"ucap guru itu dengan ramah.


"Pagi pak"ucap sekuruh penghuni kelas kompak kecuali tiga serangkai yang hanya menatap kedepan saja.


"Nah, hari ini kalian mendapatkan teman baru dan bapak harap kalian bisa saling mengenal"


"Nah kalian bertiga perkenalkan nama kalian dengan bergantian"pinta guru itu kepada murid baru.


"Hallo perkenalkan nama ku Danu Wilson"ucap Danu.


"Nama ku Cahandra Sebastian"ucap Chandra.


"Aku Edward Baratayuda"ucapnya dengan singkat.


"Nah kalian sudah mengenal nama teman baru kalian, dan bapak harap kalian bisa berteman dengan baik kepada mereka bertiga"ucap guru itu.

__ADS_1


"Nah kalian silahkan duduk di bangku yang kosong di bagian belakang itu"ucap guru itu sambil menunjuk bagian bangku yang kosong.


Edward duduk tepat sebelah Jojo yang sudah meletakkan kepalanya di atas meja sedangkan Danu dan Chandra duduk dibangku bagian samping tempat duduk Jojo.


Edward yang melihat seorang wanita di sampingnya dengan kepala di atas meja, Edward hanya melirik sekilas dan tanpa menyapa Jojo yang duduk disebelahnya.


Jam pelajaran masih berlangsung dengan baik, bahkan tidak jarang para siswa antusias untuk bertanya jika mereka kurang mengerti dengan materi yang di ajarkan.


Jam sudah menunjukkan pukul dua belas siang, pertanda jam pelajaran berakhir sudah dibunyikan dengan tanda beberapa kali dengan nyaring. Para Guru yang mendengar itu, mulai menyelesaikan pelajaran mereka.


"Baiklah sampai disini pelajaran kita hari ini, kita lanjut besok!"ucap guru itu sambil membereskan buku-bukunya.


Mendengat bel istirahat Rima Zidan dan juga Jojo ketiganya bangkit dari kursi mereka masing-masing untuk menuju kantin.


................


Di luar kelas mereka ternyata Anggel sudah berdiri menunggu kedatangan ketiga temannya.


Mereka berempat berjalan santai menuju kantin yang sudah mulai padat.


Sampai di kantin, mereka duduk di bagian pojok kantin, karena itu adalah meja favorit mereka jika di kantin.


Sembari menunggu makanan yang mereka pesan, mereka mengobrol dengan santai.


"Gimana keadaanmu Jo, apa sudah lebih baik?"tanya Anggel kepada Jojo.


"Nggak usah ditanya"ucap Rima dengan cepat.


"Kenapa?"tanya Anggel bingung.


"Gimna nggak coba, orang dianya sudah keluyuran tadi malam"cibir Rima.


"Eh, di kelas kalian ada murid baru ya?"tanya Anggel kepada ketiganya.


"Kok tau?"tanya Rima.


"Taulah, soalnya ada sepupu aku diantara murid baru itu"ucap Anggel santai.


"Nah itu mereka, tidak apa-apakan, kalau aku jak gabung kesini?"tanya Anggel dengan muka seimut mungkin.


"Ajak saja"ucap ketiganya kompak.


Berdiri dari duduknya Anggel melambai-lambaikan tangannya ke arah sepupunya dan kedua temannya yang memperhatikan seisi kantin yang penuh.


"Eh, itu kayaknya Anggel ngajak kita gabung kayaknya"ucap Chandra yang menyadari lebih dulu kehadiran Anggel.


Berjalan dengan gaya santai ketiga lelaki itu menghampiri meja yang diduduki Anggel.


"Gabung aja sama kita"ucap Anggel kepada sepupunya yang sudah dekat dengan mereka.


"Boleh?"tanya Danu


"Boleh lah"ucap Anggel dengan tersenyum.


"Guys, ni kenalin sepupu gue Danu namanya, ini Chandra dan Edward teman abang sepupuku"ucap Anggel memperkenalkan abangnya dan kedua temannya.


"Wih pantas saja, waktu dia sebutkan namanya aku langsung keingat kamu Anggel"ucap Rima.


"Hehehe kan kami sepupuan jadi wajar nama belakang kami sama"ucap Anggel dengan cengengesan.


"Kenalkan aku Rima, ini Zidan dan ini Jojo"kenal Rima kepada nereka bertiga.

__ADS_1


Perkenalan singakat di antara mereka terhenti, dikarenakan makanan yang mereka pesan sudah tiba.


Rima dan Jojo makan seperti biasanya, dengan porsi yang banyak dan tanpa memperdulikan tatapan heran ketiga lelaki didepannya.


"Anggap saja mreka berdua tidak ada"ucap Zidan yang melihat ketiganya menatap porsi makanan yang di pesan Jojo dan Rima.


"Mereka emang gitu, kalau sudah makan suka lupa tempat"timpal Anggel.


"Disimpan dimana makanan itu?"tanya Chandra heran.


"Perut"ucap Rima dan Jojo serempak.


"Bagian perut mananya, orang perutnya rata gitu"ucap Chandra yang melihat postur keduanya. Sedangkan yang lain hanya tersenyum mendengarkan ucapan Chandra.


Tanpa berbicara lagi Mereka makan dengan lahap. Diantara mereka bertuju, hanya Edward dan Jojo yang tidak terlalu banyak bicara.


Selasai urusan di kantin, mereka menuju kelasnya masing-masing, hal itu di karenakan bel tanda jam istirahat telah habis.


Masuk kedalam kelas secara bersamaan membuat para penghuni kelas menatap iri kepada Jojo Rima dan Zidan.


Duduk di bangku masing-masing dan mengeluarkan buku pelajaran adalah hal yang wajib dilakukan para murid, tetapi itu tidak berlaku bagi Jojo dan kedua temannya.


Danu dan Chandra melihat ketiga teman barunya yang cuek akan pendidikan hanya geleng-geleng kepala.


Jam pelajaran selesai dan semua murid bergegas untuk pulang kerumah mereka masing-masing.


"Kapan-kapan kita kumpul bareng biar lebih akrab"ucap Chandra dengan semangat.


"Atur saja waktunya"ucap Jojo.


"Kalau begitu kita buat grup saja, agar lebih mudah komunikasihnya, gimana?"tanya Danu.


"Boleh saja"timpal Rima.


"Mana nomor ponsel kalian, bakal aku masukkan kegrup"ucap Chandra yang sudah membuat akun grup mereka.


Mendengar kata ponsel, Jojo ingat bahwa Arseno belum mengembalikan ponselnya.


Berbagi nomor ponsel satu sama lainnya, dan grup yang beranggotakan tujuh orang itu sudah jadi.


"Nah udah masuk semuakan?"tanya Chandra yang melihat-lihat nomor yang ada digrup itu.


"Sudah lengkap"timpal Zidan.


"Baiklah semoga kita punya waktu luang agar bisa liburan bersama"ucap Danu dan di anggukan oleh semuanya.


Sampai di parkiran sekolah, Jojo menuju motornya dan diikuti oleh Zidan dan Rima yang terparkir di sampingnya.


"Langsung pulang?"tanya Zidan


"Sepertinya tidak, Soalnya mau ambil ponsel dulu"ucap Jojo.


"Pantas saja aku hubungi gak ada respon"ucap Rima.


"Makanya ini mau di ambil"ucap Jojo.


"Ya sudahlah, aku duluan kalau gitu"ucap Jojo yang sudah menancapkan gas motornya.


"Dasar"gerutu keduanya melihat tingkah Jojo.


Keduanya pun keluar dari area parkir menuju tempat mereka tinggal.

__ADS_1


__ADS_2