
Jojo, Rima dan Zidan sedang berada di salah satu pusat perbelanjaan. Mereka berencana membeli barang-barang akan mereka bawa saat pergi ke daerah pesisir yang cukup jauh dari perkotaan.
"Kita beli apa dulu?" tanya Zidan saat ketiga masuk kedalam Mall.
"Toko pakaian" ucap Jojo. Mereka langsung masuk dalam toko pakaian yang berbeda agar mempersingkat waktu.
Masuk kedalam salah satu toko, kedatangan mereka di sambut baik oleh pelayan tokoh yang bertugas sebagai penyambut pengunjung.
Mereka mulai berpencar mencari barang yang mereka inginkan.
"Ada yang bisa saya bantu nona?"tanya salah satu pelayan itu yang mendekat kearah Jojo.
"Tolong kau carikan pakaian lengkap untuk anak-anak!" ucap Jojo.
"Sekitaran usia berapa nona? supaya saya bisa langsung mencari di gudang kami" ucap pelayan itu dengan ramah.
"Sekitar 7 sampai 10 tahun, dan masing-masing seratus pakaian lengkap dan berbeda" ucap Jojo santai.
"Baik kalau begitu, saya akan cepat memproses untuk anda nona" ucap pelayan itu dengan senang karena toko mereka mendapatkan pelanggan yang bisa membuat untung besar di toko tempatnya bekerja.
Mall yang di datangi oleh Jojo dan kedua rekannya bukanlah Mall yang di peruntukan oleh kalangan menengah ke atas melainkan menengah kebawa.
Bukan tanpa alasan mereka berbelanja disana, karena mereka tidak mau membuat anggota club mereka curiga, jika mereka membawa barang-barang mahal.
Jojo duduk dengan santai di atas tempat duduk di toko itu sambil memainkan ponselnya, yang sesekali bertukar pesan dengan kedua temannya.
Menunggu sekitar satu jam setengah, pelayan yang mengurus pesanan Jojo tadi datang menghampiri Jojo.
"Apa sudah selesai?" tanya Jojo yang sudah berdiri.
"Sudah nona" jawab pelayan itu.
Jojo melangkah menuju kasir untuk membayar belanjaannya.
__ADS_1
Selesai dengan transaksi pembayaran melalui kartu Gold, Jojo langsung menelpon kedua temannya untuk menanyakan posisi.
"Tolong antarkan ke alamat ini" pinta Jojo dengan sopan.
"Baik nona dan terima kasih sudah berbelanja di tempat kami" ucap ketiga pelayan itu dengan tersenyum manis.
Jojo membuka ransel kecilnya dan mengelurkan uang cash sekitar 10 lembar.
"Ini untuk kalian bertiga" ucap Jojo sambil memberikan uang enam ratus ribu.
"Dan ini, untuk kalian makan siang, jangan lupa ajak rekan kalian yang lainnya" sambung Jojo sambil menyerahkan uang empat ratus ribu.
"Terima kasih banyak nona, terima kasih" ucap mereka dengan senang hati.
"Sama-sama dan jangan lupa barangnya nanti malam harus sudah sampai" ucap sambil melangkah pergi.
.......................
"Iya, pasti dia orang kaya lihat saja tadi dia menggunakan kartu kredit gold" timpal yang lain.
Jojo melangkah menuju dimana Zidan dan Rima menunggu.
"Sudah beres semua?"tanya Jojo.
"Dalam pengiriman" jawab Rima.
"Perlengkapan sekolah" ujar Jojo yang menuju lantai dua dimana toko yang mereka tujuh.
Mereka bertiga menuju toko yang menyajikan peralatan sekolah, dan sampai disana mereka berpencar dan berbagi tugas.
Selesai bagian perlengkapan sekolah, mereka menuju perlengkapan dapur. mereka tidak berpencar dan hanya memeberikan perintah kepada petugas disana agar mereka mengirimkan barang yang diinginkan dalam jumlah yang banyak.
Mereka berbelanja menggunakan uang Jojo, awalnya Rima dan Zidan ingin membayar sendiri tetapi Jojo menolak keras hal itu.
__ADS_1
Walaupun kedua temannya bisa di katakan juga banyak memiliki uang akan tetapi tetap saja Jojo yang akan bertanggung jawab untuk hal itu.
.........................
Sebelum pulang mereka makan terlebih dahulu di salah satu restoran mewah.
Dalam seharian ini Jojo hampir menghabiskan uang cukup banyak, dan Jojo tidak mempermasalahkan hal itu. Selain punya tabungan yang banyak, Jojo akan menerima keuntungan di setiap bulannya yang berasal dari sahamnya yberada di beberapa perusahaan ternama.
Jika berhubungan dengan kepedulian masyarakat maka Jojo tidak akan segan untuk mengeluarkan uang yang cukup banyak.
Bahkan dengan mengikuti acara itulah Jojo bisa menghabiskan uangnya yang semakin lama semakin menumpuk.
Mereka duduk di bagian pojok restoran.
"Mau pesan apa?"tanya salah satu pelayan yang datang menghampiri mereka.
"Hidangkan makanan yang enak untuk 6 orang" ucap Jojo santai tanpa membaca buku menu.
"Baik silahkan di tunggu" ucap pelayan itu ramah.
"Ternyata pegal juga ini kaki" ucap Zidan sambil memijit betisnya.
"Apa mereka tidak curiga Jo dengan barang yang kita bawa?" tanya Rima yang mengingat belanjaan mereka mungkin saja membutuhkan 3 mobil box.
"Tidak akan, karena kita hanya belanja barang yang biasa" ucap Jojo santai.
"Zidan, suruh Bimo untuk memerintahkan orang-orang kita sekitar 10 orang untuk berada di kampung pesisir" ucap Jojo.
"Apa ada lagi?" tanya Zidan.
"Sebarkan pemberitahuan di grup BS. Bagi anggota yang tidak bekerja agar membantu untuk mengemasi barang-barang yang kita beli kedalam mobil atau truk atau terserahlah" ucap Jojo.
Menunggu sekitar 20 menitan pesanan mereka sampai, ketiganya makan dengan lahap karena selain mereka lelah mereka juga kelaparan. Karena sudah berjam-jam berbelanja.
__ADS_1