
Malam harinya Jojo pergi makan malam di salah satu restoran yang mewah. Datang sendirian tanpa mengajak Rima dan Zidan, awalnya Jojo sudah mengirim pesan kepada kedua temannya berhubung Rima dan Zidan tengah melanjutkan pekerjaan yang Jojo berikan jadinya mereka tidak bisa menemani Jojo makan malam.
Jojo duduk tenang di bagian pojok restoran sambil menunggu pesanan yang ia pesan sambil memainkan ponselnya.
Tidak lama seorang pelayan sudah datang membawa pesanan dan langsung menata makanan di atas meja. Tanpa berlama-lama Jojo langsung makan dengan lahap, sampai-sampai dirinya tidak menyadari ada dua pasang mata yang tidak jauh darinya.
"Kakak kenal sama dia?" tanya adik bungsu Arseno yang bernama Alexa Honson Putri, yang memperhatikan sang kakaknya terus menatap hangat kepada seorang wanita muda yang duduk di bagian pojokkan.
"Kekasih ku!" ujar Arseno dengan santai.
"Ha, serius kak? sepertinya masih muda!" tanya Alexa yang tidak percaya.
Tanpa menghiraukan suara sang adik, Arseno berjalan mendekat ke arah Jojo yang sibuk dengan makanannya, dan diikuti oleh Alexa yang penasaran siapa wanita itu yang telah membuat sang kakak mulai berhubungan dengan seorang wanita.
"Sayang!" sapa Arseno yang sudah dekat meja Jojo.
Mendengar namanya di panggil membuat Jojo mengalihkan pandangannya dan menatap Arseno dan seorang wanita di samping pujaan hatinya.
"Kamu sendiri?" tanya Arseno dan langsung duduk dan di ikuti oleh Alexa.
"Seperti yang kau lihat" ucap Jojo yang sudah menelan makanannya.
"Sayang kenalkan ini adik ku namanya Alexa dan Lexa ini Jojo kekasih kakak" ucap Arseno agar kedua saling kenal.
"Perkenalkan namaku Jovanda kau bisa memanggilku Jojo" ucap Jojo sambil tersenyum manis dan mengulurkan tangannya.
"Alexa" ucap Alexa singkat tanpa membalas sambutan tangan Jojo.
"Kalian ngapain disini?" tanya Jojo.
"Mau makanlah, kau pikir hanya kau saja yang bisa makan disini" ucap Alexa dengan ketus, sepertinya ia kurang menyukai Jojo.
"Alexa!" tegur Arseno.
"Kenapa?" tanya ketus Alexa.
"Maaf sayang, Alexa memang begitu jika dengan orang yang baru di kenal" ujar Arseno yang merasa tidak enak hati.
"Santai saja" ucap Jojo santai dan melanjutkan makannya.
"Kenapa tidak ajak Aziel sekalian?" tanya Jojo.
__ADS_1
"Dia dirumah orang tua ku, dan kami ingin makan bersama jadinya aku memutuskan untuk membeli makanan disini" jelas Arseno.
"Kenapa keluar sendirian?" tanya Arseno yang tidak biasanya akan keluar sendirian.
"Mereka lagi sibuk" jawab Jojo dengan santai dan sudah selesai acara makannya.
"Oh, gimana sekolahnya tadi, lancar sajakan?" tanya Arseno.
"Membosankan" ucap Jojo dengan santai.
"Kakak pacaran sama bocah?" tanya Alexa yang tidak percaya.
"Kenapa memangnya?" tanya Jojo.
"Sangat tidak pantas!" ucap pelan Alexa tapi masih didengar keduanya.
"Lexa, kamu tunggu disini dulu, kakak mau ambil pesanan kita" ucap Arseno yang melihat pesanan mereka selesai.
"Jauhi kakak ku" ucap Alexa dengan sinis.
"Kenapa?" tanya Jojo santai.
"Kau tidak pantas untuk kakak ku, dan juga tidak selevel dengan kami!" ujar Alexa yang meneliti penampilan Jojo yang hanya memakai celana jeans sobek-sobek dan kaos oblong beserta sendal gunungnya.
"Aku yakin kamu hanya akan jadi parasit di keluarga kami dan tentunya kau tidak masuk kreteria di keluarga besar Honson" ucap Alexa yang semakin menjatuhkan Jojo.
"Lihat saja nanti" ucap Jojo santai.
"Sudah?" tanya Jojo yang melihat Arseno sudah mendekat ke arahnya.
"Sudah" jawab Arseno singkat.
"Ayo kak kita pulang" ajak Alexa yang masih dengan suara ketus.
"Sayang aku pulang duluan ya, apa mau aku antar kamu pulang dahulu?" tawar Arseno.
"Tidak usah Mas, aku bawa motor kesini" ucap Jojo dengan tersenyum lembut.
"Baiklah kalau begitu Mas duluan ya, kamu hati-hati bawa motornya" ucap Arseno sambil merapikan rambut Jojo yang diikat ekor kuda asal-asalan.
"Ya, kalian juga" ucap Jojo.
__ADS_1
.........................
Didalam mobil yang dikemudikan oleh Arseno,
"Kamu tidak boleh bersikap seperti itu dengan Jojo, apalagi dia adalah kekasih kakak" nasihat Arseno.
"Aku tidak menyukainya" ucap Alexa final.
"Suka atau tidaknya kamu yang penting kakak menyukainya Lexa!" ucap Arseno datar.
"Aku yakin dia hanya ingin memanfaatkan kakak saja" ketus Alexa.
"Dia tidak seperti yang kau pikirkan Alexa!" ucap Arseno dengan suara lebih tinggi dari sebelumnya.
Sampai di kediaman utama Honson, Alexa langsung membuka pintu mobil dan membanting dengan keras.
"Ada apa dengan adik mu?" tanya Mamanya Arseno yang saat ini mereka sedang berkumpul di ruang keluarga.
"Aku tidak akan merestui hubungan Kak Seno!" ucap Alexa dengan kesal.
"Jelaskan Son" ucap papanya Arseno atau tuan Honson.
Arseno mulai membicarakan tentang hubungannya dengan Jojo dan keluarga merasa senang karena sang anak akhirnya mulai menjalani kehidupan baru, walaupun mereka sudah beberapa kali ingin menjodohkan sang putra, tetapi Arseno selalu menolak.
"Ajaklah dia kesini" ucap Mamanya Arseno dan di anggukkan oleh sang suami.
"Wah siapa wanita itu bisa meluluhkan hati es ini!" ucap Agra Honson anak kedua dari keluarga Honson.
"Aku sangat penasaran seperti apa rupanya gadis itu. Siapa tau dia mau sama aku, kan jelas kalau aku masih muda" ucap Arga yang sengaja memanasi Arseno.
"Jangan macam-macam" bentak Arseno.
"Wow santai!" ujar Agra yang tidak mengira respon sang kakak sangat diluar ekspetasinya.
"Sudahlah Agra jangan membuat kakak mu emosi" ucap Nyonya Honson yang sangat hapal kelakuan anak keduanya itu.
"Apa Aziel sudah bertemu dengan kekasih mu Son?" tanya Tuan Honson.
"Sudah pa" jawab Arseno.
"Aturlah waktu kalian agar kita bisa berkenalan dengan kekasih kakak kalian" putus Nyonya Honson.
__ADS_1
Mereka mulai berbincang-bincang ringan sambil memakan makanan yang di belikan Arseno di restoran favorit mereka sejak beberapa tahun belakanga.