Ibu Guru Idola Ku

Ibu Guru Idola Ku
16. kartu akses untuk Bella.....


__ADS_3

Senin pagi.......Senin pertama untuk Bella yang telah SAH menjadi seorang istri dari Satria, Bella seperti pagi kemarin menyiapkan sarapannya dan Satria hari ini berangkat lebih pagi karena pagi ini ada pelajaran tambahan di kelasnya.


''Sarapannya bawa ke sekolah, tinggal tiga puluh menit lagi jadwal pelajaran tambahan masuk. ''


ucap Bella sambil memberikan sebuah kotak bekal dan minum botolnya untuk Satria.


''Terimakasih Sayang, aku berangkat duluan yaa dan kamu hati hati nanti berangkat nya. ''


ucap Satria saat menerima kotak bekal lalu mencium kening Bella dan membuat Bella mematung.


Satria langsung pergi setelah selesai mengenakan sepatunya, Bella langsung tersadar saat pintu apartement sudah tertutup.


''Astaga aku baper sama tingkah nya Satria, memalukan sekali kamu ini Bella. ''


gerutu Bella sambil masuk kedalam dapur untuk menyiapkan bekal makan siang untuknya karena siang ini ada jadwal pelajaran tambahan untuk kelas dua belas.


.


.


Di sekolah saat ini......


Bella langsung mengisi absen guru dan menuju meja kerjanya, Bella langsung duduk sebelumnya menyapa rekan guru yang ada di sebelahnya.


Bell masuk sekolah berbunyi dan semua murid menuju lapangan karena senin pagi pasti di lakukan upacara bendera seperti biasa, Bella merapihkan penampilannya dan menyimpan barang berharga pada laci mejanya dan menguncinya.


Bella langsung bergabung dengan jajaran guru lainnya yang mengikuti upacara pagi ini, Satria terus menatap ke arah istrinya dengan tatapan mendamba dan Bella tidak menyadarinya karena sangat banyak murid yang mengikuti upacara.


Empat puluh menit kemudian upacara selesai dan semua bubar menuju kelas masing masing, Bella langsung menyiapkan bahan bahan materi untuk kelas nya.


Pagi ini Bella mengajar di kelas Satria dan membuat Bella menghela nafasnya agar bisa bersikap seperti biasa karena Satria sudah berjanji akan bersikap biasa.


Bella langsung berjalan menuju kelas nya pagi ini, menyusul guru lain yang sudah duluan menuju kelas, Bella masuk kedalam kelas dan kelas mendadak sepi saat Bella memasukinya.


''Selamat pagi semuanya, kita langsung ke pembahasan minggu lalu yaa. ''


ucap Bella dan semua murid nya menjawab salam darinya.


Bella memberikan semua muridnya selembar kertas berisi pertanyaan dan jawabannya, Bella akan menjelaskannya dan mendengar apapun yang di tanyakan oleh muridnya.

__ADS_1


Sembilan puluh menit berlalu dan Bella langsung pamit pada muridnya, Bella sekilas menatap ke arah Satria dan tersenyum karena Satria tersenyum padanya.


Bella langsung menuju ruang guru untuk membawa bahan materi di kelas selanjutnya, namun langkahnya terhenti saat seseorang memanggilnya dan ternyata rekan gurunya yang memanggilnya.


''Ibu Bella maaf menjegal perjalanannya, bisakan Ibu ikut saya mendamping anak anak kelas sebelas yang akan mengikuti olimpiade Matematika siang ini?? ''


ucap rekan gurunya dan Bella langsung menolaknya dengan halus.


''Maaf Pak bukan saya gak mendukung tapi siang ini ada jadwal kelas tambahan untuk anak kelas dua belas dan itu lebih penting, Pak Heri bisa menanyakan pada guru piket siapa guru yang sedikit lenggang hari ini karena saya cukup padat jadwalnya. ''


ucap Bella yang menolak permintaan rekan gurunya dan rekan gurunya pun tidak mempermasalahkannya.


Bella langsung berjalan kembali menuju ruangan guru, karena dia akan mengajar di kelas selanjutnya yang pasti sudah menunggu kedatangannya, entah kenapa semua anak anak sangat menantikan kehadiran Bella dan Bella sangat bersyukur untuk itu.


.


.


Tak terasa hari ini berjalan begitu cepat, salam Bella di tutup pada siang menuju sore hari ini saat Bella mengakhiri memberikan pelajaran tambahannya.


Bella langsung bersiap untuk pulang dan sedikit santai karena Satria memberitahukan nya kalau Satria menuju perusahaan Papanya dan akan pulang telat hari ini, Bella tidak masalah karena dia tahu kalau Satria sedang belajar menjadi suami yang layak untuknya.


Bella melajukan mobilnya menuju Apartemen nya, sedikit penuh di jalan dan Bella gak tahu apa yang menyebabkan jalanan sedikit padat, perjalan hampir empat puluh menit di tempuh dan akhirnya sampai di apartement dengan selamat.


Setelah selesai dengan aktifitasnya, Bella langsung menuju dapur untuk membuatkan makan malam karena Satria mengatakan akan makan malam di rumah lalu meminta Bella makan duluan jangan menunggunya.


Bella hanya mengiyakannya lalu mulai memasak makanannya, Bella memasak sayur berair untuk makan malam kali ini dan dia percaya kalau Satria akan menyukainya.


Setelah selesai memasak, Bella memilih makan duluan dan langsung membawa makanannya ke ruang utama, Bella akan makan sambil menonton Film kesukaannya.


Bella makan dengan lahap karena makanan kali ini adalah makanan kesukaannya.


Selesai makan Bella langsung mencuci piringnya dan menyimpan makanannya kedalam penghangat makanan agar saat Satria datang dan akan memakan makanan yang masih hangat.


Satria tiba di rumah pukul sepuluh malam dan Bella masih menunggunya duduk di ruang utama sambil mengerjakan beberapa tugas sekolahnya, Satria tersenyum karena Bella menunggunya.


Bella terpana saat melihat pakaian yang di kenakan Satria, Satria mengenakan pakaian khas kantoran dan membuat Satria terlihat lebih dewasa.


''Kamu tadi pulang dulu untuk ganti pakaian?? ''

__ADS_1


tanya Bella saat Satria menghampirinya.


''Pulang ke rumah Mama karena kalau ke Apartmen kan jaraknya jauh dari kantor Papa, ini kartu untuk kamu gunakan berbelanja dan memenuhi semua kebutuhan rumah juga kebutuhan kamu, kartu ini tanpa limit jadi kamu bebas menggunakannya, maaf telat memberikannya karena harus ambil dulu di perusahaan. ''


jawab Satria sambil menyodorkan dua kartu unlimited tanpa limit belanja dan Bella menerima lalu tersenyum.


''Terimakasih dan akan aku gunakan sewajarnya. ''


ucap Bella dan Satria mengiyakannya.


''Aku akan membersihkan tubuh dulu dan siapkan makan malam nya yaa. ''


ucap Satria dan Bella mengiyakannya.


Satria langsung menuju kamarnya sedangkan Bella langsung menuju dapur karena akan menyiapkan makanan untuk Satria.


Hanya sepuluh menit Satria sudah menghampiri ke meja makan, Bella langsung menyiapkan makannya untuk di makan Suaminya, Bella menemani Satria makan tanpa ikut makan karena Bella sudah makan.


''Kalau bisa kembalikan kartu akses keuangan milik keluarga kamu yaa, sekarang kamu tanggung jawabku Bella. ''


pinta Satria saat mulai memakan makanannya.


''Iya nanti akan aku kembalikan, kalau Abi menolaknya bagaimana?? ''


jawab Bella dan satria langsung terdiam.


''Coba saja dulu dan kalau gak menerimanya yasudah simpan dan jangan di pakai, pakai kartu yang aku kasih dan ingat uang pribadi kamu simpan saja pakai uang dari aku, aku bebaskan kamu menggunakanannya asal jangan di pakai macam macam saja. ''


ucap Satria dan Bella hanya mengangguk saja.


''Ada apa tadi Pak Heri menghampiri kamu?? ''


tanya Satria dengan nada tenang dan Bella langsung menatap ke arah Satria.


''Pak Heri mengajak menemani anak kelas sebelas yang mengikuti olimpiade, tapi itu bukan kewajibanku walaupun aku salah satu guru matematika tapi aku lebih memilih memberikan pelajaran tambahan untuk kelas dua belas. ''


jawab Bella dan Satria tersenyum mendengarnya.


.

__ADS_1


.


Bersambung......


__ADS_2