Ibu Guru Idola Ku

Ibu Guru Idola Ku
25. Ulah Satria......


__ADS_3

Satu bulan kemudian......


Satria di nyatakan lulus bahkan mendapatkan nilai tertinggi di antara murid murid lainnya, sebuah kebanggaan bagi Bella karena dia mengajari Satria semuanya.


Bella masih bersikap dingin pada Satria bahkan Satria sudah terbiasa dengan sikap dingin istrinya, saat ini di sekolah sedang diadakan acara perpisahan untuk anak anak kelas dua belas.


Bella tidak terlalu antusias dan hanya mengikuti sewajarnya saja, bahkan anak anak didiknya protes tapi Bella tidak menghiraukannya.


Bella saat ini duduk di kursi kerjanya sambil merapihkan barang barangnya, Bella mendapatkan jatah libur satu minggu dari sekolah dan akan mulai mengajar saat tahun ajaran baru di mulai.


Bella pamit duluan dan meninggalkan sekolah melalui gerbang belakang karena gerbang depan penuh oleh anak anak yang sedang antusias dengan acara perpisahan nya.


''Sayang......''


panggil seseorang yang begitu tak asing di telinga Bella.


''Satria.......''


gumam Bella saat melihat Satria berlari ke arahnya.


''Kenapa pulang duluan?? Belum selesai acaranya. ''


tanya Satria sambil menunjuk ke arah lapangan utama sekolah.


''Yang belum selesai itu acara anak anak nya, kalau urusan guru guru sudah selesai dan kamu lanjutkan saja acaranya karena aku mau pulang. ''


jawab Bella sambil membuka pintu mobil untuk menyimpan tas juga barang barang nya.


Satria hanya menghela nafasnya melihat istrinya yang selalu bersikap dingin, Bella memang mengurus semua kebutuhannya tapi sikapnya masih dingin bahkan Satria tidak memiliki keberanian meminta hak nya yang belum di dapatkannya hingga sekarang.


''Tunggu Bella, aku juga akan pulang sekarang dan tunggu yaa sebentar. ''


pinta Satria dan Bella mengiyakannya.


Satria langsung berlari memasuki sekolah sedangkan Bella menunggu di dalam mobilnya, Satria tidak menggunakan kendaraan saat tadi berangkat karena sahabatnya yang menjemput.


Satria kembali setelah sepuluh menit dan pakaiannya sudah berganti seperti tadi saat berangkat, Bella menggeser duduknya dan Satria duduk di kursi kemudi.


''Ke rumah Mama yaa, tadi Mama minta membawa kamu ke rumah. ''


ucap Satria saat mulai melajukan mobilnya.


''Ada perlu apa memangnya Mama meminta kita ke rumahnya?? ''


tanya Bella dan Satria menggelengkan kepalanya.


''Mama gak bilang cuma minta bawa kamu ke rumah, itu saja. ''


jawab Satria dan Bella hanya mengangguk lalu membuka handphone nya.


Ada pesan dari Feni yang mengajaknya pergi besok dan Bella mengiyakannya karena memang dia libur dari sekolah nya.


''Besok aku pergi dengan Feni yaa, boleh kan?? ''

__ADS_1


ucap Bella dan Satria langsung terdiam.


''Bisa di undur gak?? Besok aku mau minta antar kamu ke kampus soalnya. ''


ucap Satria dan Bella langsung terdiam.


''Yaudah aku batalkan dengan Feni nya. ''


ucap Bella sambil memberikan kabar ke nomer Feni.


Tak lama mengemudi akhirnya tiba di kediaman orang tua Satria, Bella langsung keluar dari mobil dan langsung berjalan masuk kedalam rumah meninggalkan Satria.


Bella langsung mengucap salam dan langsung masuk kedalam ruang utama saat mendengar ada sahutan, Mama mertuanya langsung meminta Bella duduk dan Bella pun langsung duduk sebelumnya mencium tangan Mamanya.


''Kamu kenapa jarang kesini sayang?? Harus Mama yang minta baru kamu datang. ''


ucap Mama mertuanya dan Bella hanya tersenyum.


''Sebulan ini Bella beneran sibuk di kantor dinas sama sekolah, makanya jarang mengunjungi Mama. ''


ucap Bella dan Mama mertuanya tersenyum.


Satria masuk dan menyapa Mamanya lalu mencium tangannya, Satria langsung duduk di samping Bella sambil merebahkan tubuhnya di sandaran kursi.


''Katanya sore mau kesininya tadi kamu bilang Mama, ini masih siang loh, memangnya acara sekolah kamu sudah selesai?? ''


ucap Sang Mama sambil menatap ke arah putranya.


jawab Satria dan membuat Mamanya mendelik.


''Biasanya paling depan dan membuat onar kalau ada acara sekolah, tumben sekarang gak tertarik?? ''


sindir sang Mama dan Satria hanya diam tanpa menjawab ucapan Mamanya yang memang kenyataannya.


''Sudah Maa jangan pojokkan satria terus, ada apa Mama nyuruh Bella datang?? ''


ucap Bella yang menengahi pembicaraan Mama mertuanya.


''Kamu menginap yaa malam ini, besok Mama mau ajak kamu ke acara amal, mau ikut gak?? ''


ucap Sang mertua dan Bella melirik ke arah Satria.


''Besok Satria minta di antarkan ke kampus Maa, gimana dong?? ''


ucap Bella dan Satria membuka matanya.


''Yasudah kamu ikut sama Mama saja dan bisa lusa ke kampusnya, besok Aku yang antar kalian berdua. ''


ucap Satria dan Bella hanya mendelik mendengarnya.


''Istirahat dulu sana Bella dan bersih bersih, Mama akan minta pelayan menyiapkan makan siang dan kita makan siang bersama, nanti Mama panggil kalau makanan sudah siap. ''


ucap Mamanya Satria dan Bella mengiyakannya.

__ADS_1


Bella langsung menuju kamar Satria saat ini dan Satria mengikutinya dari belakang, tiba di dalam kamarnya Bella langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Satria memilih merebahkan tubuhnya di ranjang sambil menunggu Bella yang sedang di dalam kamar mandi, Satria akan mulai keseriusannya di sekolah bisnis karena Satria lah yang akan menggantikan kepemimpinan Papa nya.


Bella keluar kamar mandi dengan pakaian rumahannya dan langsung duduk di depan meja rias sambil menyisir rambutnya.


Satria menghampiri Bella dan Bella membiarkannya karena dia malas berdebat dengan Satria saat ini bahkan setelah kejadian satu bulan lalu Bella bersikap acuh pada Satria.


''Sayang.....kamu masih marah sama aku dan gak berniat memaafkan aku?? ''


tanya Satria dan Bella hanya melirik sebentar lalu kembali menyisir rambutnya.


''Sana bersih bersih, tubuh kamu bau keringat. ''


jawab Bella yang mengalihkan pertanyaan Satria dan membuat Satria langsung menghela nafasnya lalu berjalan menuju kamar mandi.


Bella hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Satria, Bella sedang menjauhi Satria karena dia begitu kecewa dengan Satria.


''Aku masih belum bisa memulihkan nya Satria, kekecewaan yang kamu torehkan sangat membuat hatiku sakit. ''


ucap Bella dalam hatinya sambil beranjak lalu memakai hijab rumahannya.


Bella memilih merebahkan tubuhnya di ranjang sambil memainkan handphone nya, tak lama merebahkan tubuhnya Satria selesai dengan kamar mandinya dan memakai celana pendek rumahan juga kaos over size nya.


''Mau apa kamu?? ''


tanya Bella waspada saat Satria merangkak menghampirinya ke atas ranjang.


''Mau makan kamu Sayang. ''


jawab Satria sambil terus memajukan tubuhnya ke arah Bella.


Namun semua buyar saat ketukan pintu terdengar di pintu kamar dan membuat Satria menggeram kesal lalu turun dari ranjang untuk membuka pintu.


''Ada apa Biii?? ''


tanya Satria dengan nada kesalnya.


''Maaf Den, di panggil Nyonya untuk makan siang karena makanannya sudah siap. ''


jawab Bibi dengan menundukan wajahnya karena melihat wajah Satria yang masam.


''Iya kami akan turun sebentar lagi. ''


ucap Satria sambil menutup pintu kamar nya lalu menghampiri Bella.


Bella langsung turun dari ranjangnya dan segera keluar dari kamar tanpa menunggu Satria menghampirinya, Satria langsung terbahak melihat tingkah istrinya yang seperti ketakutan padanya.


.


.


Bersambung........

__ADS_1


__ADS_2