
Bella yang memang sangat lapar langsung memakan makanannya dan dia langsung mematung dengan rasa makanan yang masuk kedalam mulutnya, Bella langsung menyesapi rasanya dan baginya ini rasa makanan aneh sekali dan berhasil membuat Eko mengalihkan pandangannya pada Bella.
Eko langsung mencoba makanan yang ada di piring Bella seketika langsung tersenyum merasakannya, Eko memanggil pelayan dan memesan makanan sesuai kesukaan Bella.
''Jangan lanjutkan makannya, sudah saya pesankan makanan baru untuk kamu Bella. ''
ucap Eko dan Bella mengangguk lalu menjauhkan piring dari hadapannya.
Eko menyuapi Bella dengan makanan yang di pesannya, tangan Eko menggantung di udara karena Bella belum membuka mulutnya, melihat keseriusan Eko membuat Bella akhirnya membuka mulutnya menerima suapan dari Eko.
''Enak kan makanan pesanan aku di banding pesanan kamu, itu menu mentah dan kamu gak bisa memakan makanan mentah Bella jadi jangan memaksakan. ''
ucap Eko dan membuat Bella kembali tersentak karena merasa ada sisi lain di diri Eko.
Makanan pesanan untuk bella datang dan di sajikan oleh pelayan, Eko meminta pelayan membawa piring berisi makanan yanh di pesan Bella sebelumnya.
Bella memakan makanannya dan menyecapi rasanya ternyata enak, Bella langsung memakannya dan begitu fokus sampai tidak menyadari kalau Eko memperhatikannya.
''Bella.....aku benar benar jatuh hati sama kamu, ini ketulusan bukan obsesi dan aku bisa menjamin nya, percayalah Bella. ''
ucap Eko tiba tiba dan berhasil membuat Bella terdiam.
''Eko kamu tahu kan saya ini guru kamu, gak pantas seorang murid mencintai gurunya dan bahkan perbedaan kita sangat jauh, yang paling menonjol adalah perbedaan usia kita. ''
ucap Bella dan Eko hanya mengangakat bahunya.
''Aku gak perduli Bella dan aku akan membuktikan kalau aku layak menjadi pendamping kamu, usia kita hanya berbeda empat tahun, kamu baru berusia dua puluh dua tahun sekarang, karena kecerdasan kamu makanya kamu bisa lulus sebelum waktunya, Bella percayalah aku sangat mencintai kamu dan kamu wanita yang membuat hatiku goyah. ''
''Eko akan banyak orang yang akan menentang kita karena banyak perbedaan, saya hanya menganggap kamu seperti anak sendiri yang sedang saya ajarkan dan saya didik, jangan memaksakan hati kamu untuk menerima balasan dari saya, itu gak bisa Eko karena saya gak bisa menjalaninya. ''
''Apa syarat kamu agar aku layak untuk kamu Bella?? Aku gak perduli pada orang orang yang akan menentang kita karena hati tidak ada yang tahu dimana harus tertambat dan berlabuh, aku akan buktikan kalau aku mampu mengimbangi kamu Bella, mari membuat perjanjian Bella. ''
''Jangan gegabah Eko karena say gak mau mengikuti perjanjian dengan kamu, itu membuat saya gak di untungkan, sadarlah Eko kalau cinta kamu itu keliru sekali dan itu sangat gak mungkin. ''
__ADS_1
Eko mengepalkan tangannya dengan kesal untuk meredam amarahnya jangan sampai menyerah dengan kekeras kepalaan Bella.
''Aku janji akan lulus dengan nilai terbaik, aku akan pergi ke luar negeri selama dua tahun untuk melanjutkan sekolah bisnis disana, aku janji saat aku pulang nantinya aku akan berubah menjadi laki laki yang layak untuk kamu, hanya dua tahun berilah aku kesempatan Bella dan aku janji akan membuat kamu bangga dengan pencapaian aku. ''
ucap Eko dengan nada penuh harap dan berhasil membuat Bella terdiam karena dia mengingat ucapan Mamanya Eko dan ucapan Uminya.
Eko berhak mendapatkan kesempatan karena Bella tahu kalau hati tidak ada yang salah semua sudah di atur oleh sang pencipta.
Bella enggan menjadi wanita kejam yang mematahkan semangat seseorang karena penolakannya, Bella juga sedikit bingung dengan jawaban yang akan dia ucapkan karena saat ini Eko begitu berharap padanya dan matanya begitu terlihat meminta jawaban.
''Baiklah Eko, saya akan memberikan kesempatan sama kamu tapi berjanjilah kalau kamu akan bersikap biasa di sekolah karena saya gak mau di cap sebagai guru yang mengencani muridnya, itu melanggar kode etik guru. ''
jawab Bella dan membuat Eko tersenyum senang lalu berterimakasih pada Bella.
''Satu lagi Eko, jangan berani datang ke rumah saya karena Orang tua saya memilliki prinsip dan aturan, saya gak mau terjerumus masalah lebih besar lagi kalau kamu datang ke rumah saya. ''
ucap Bella kembali saat mengingat aturan dari Abi nya.
''Bagaimana kalau kamu malah di jodohkan sama orang tua kamu atau kamu malah membawa laki laki lain ke rumah kamu?? Aku ga setuju Bella kalau kamu melarang aku datang ke rumah kamu. ''
''Saya bersumpah gak akan membawa laki laki lain ke rumah saya dan di luar kehendak saya kalau orang tua saya menjodohkan saya nantinya. ''
ucap Bella dan berhasil membuat Eko melototkan matanya.
''Baiklah aku akan datang dengan kedua orang tuaku ke rumah mu, untuk melamar kamu agar tidak di ambil orang lain. ''
ucap Eko dengan nada seriusnya dan berhasil membuat Bella melototkan matanya.
''Jangan gila Eko, Ayah saya akan langsung menikahkan laki laki yang datang ke rumah yang mengaku pacar saya, apalagi kamu datang dengan orang tua kamu, saya gak mau Eko. ''
protes Bella dan membuat Eko mengangkat bahunya acuh.
''Baguslah kalau peraturan nya begitu, aku bisa langsung mengikat kamu Bella dan itu janjiku. ''
__ADS_1
ucap Eko yang berhasil membuat Bella menyesal dengan semua keputusannya.
''Sudah habiskan makanannya kamu harus pulang jangan terlalu malam, nanti keluarga kamu bisa marah Bella. ''
ucap Eko kembali yang melihat Bella diam tidak meresponnya.
Bella tidak melanjutkan makannya dan memilih pulang karena saat ini hatinya begitu terguncang karena ucapan Eko, Bella belum siap menikah dan Bella takut karena aturan dari Abi nya, aturan itu juga yang membuat Bella enggan dekat dengan pria karena takut salah memilih dan menghancurkan rumah tangga nantinya.
Eko langsung membayar semua tagihan makanannya, setelahnya menyusul Bella yang menunggunya di meja saat Eko membayar tagihannya.
''Mau aku antarkan pulang gak?? ''
ucap lembut Eko saat berjalan di samping Bella menuju pintu keluar restoran.
''Gak usah Saya bisa sendiri karena saya mengemudikan mobilnya sendiri. ''
ucap Bella yang menolak permintaan Bella walaupun kedua orang tuanya sedang pergi ke luar kota namun Bella masih takut membawa laki laki ke rumah nya.
''Oke Bella dan kamu jangan nakal yaa, sekarang kita sepasang kekasih awas saja kalau aku melihat kamu dengan laki laki lain. ''
ucap peringatan Eko dan Bella hanya mendelik mendengarnya.
''Kamu ini benar benar ABG LABIL.....''
jawab Bella yang sengaja menekan kan kata kata sindirannya membuat Eko tersenyum kecut.
''Aku akan datang ke rumah setelah orang tua kamu datang, aku akan datang melamar kamu dan semua keputusan ada di tangan orang tua kamu, aku siap kalau harus menikahi kamu saat itu juga, sudah jangan banyak mendumel hati hati mengemudikan mobilnya jangan ngebut. ''
ucap Eko sambil membuka pintu mobil untuk Bella dan Bella langsung masuk kedalam mobilnya tanpa menjawab ucapan nyeleneh dari Eko.
.
.
__ADS_1
Bersambung......