Ibu Guru Idola Ku

Ibu Guru Idola Ku
27. Memalukan......


__ADS_3

Satria yang baru merasakannya terus membuat Bella kelelahan hingga Bella lelah dan tertidur setelah tiga jam di gempur oleh suaminya.


Kamar Satria yang tadinya rapih pun menjadi kacau, Satria tersenyum bangga saat berhasil mendapatkan keperawanan milik Bella dan dialah yang mendapatkannya pertama.


''Semoga kamu secepatnya hamil sayang, agar kamu gak punya niatan meninggalkan aku. ''


ucap Satria sambil mencium kening Bella penuh sayang.


Satria langsung masuk kedalam kamarnya untuk membersihkan tubuhnya, karena terasa sangat lengket sekali setelah tiga jam mengajak Bella terbang ke nirwana.


Sepanjang mandi Satria terus tersenyum dan mengingat betapa ganasnya dia saat menyentuh Bella, Bella meminta berhenti pun tak di hiraukannya malah semakin menggebu.


''Ahh.....rasanya luar biasa, kenapa gak dari awal yaa aku memaksa Bella dan malah baru hari ini, tapi gak apa lah yang penting aku sudah merasakannya dan aku bangga karena akulah yang pertama menyentuhnya, ahh.....Bella kamu membuatku semakin mencintai kamu. ''


gumam Satria dalam hatinya sambil menyudahi mandinya dan segera keluar dari kamar mandi.


Saat keluar dari kamar mandi ternyata Bella masih terlelap dan Satria membiarkannya, Satria memilih memakai pakaiannya dan langsung keluar dari kamar untuk mencari makanan karena perutnya terasa lapar saat ini.


''Mana Bella?? ''


tanya Mamanya saat Satria menghampirinya.


''Bella masih tidur Maa dan Satria laper. ''


jawab Satria dan Mamanya langsung menatap horor padanya.


''Kenapa sore gini tidur?? Kamu melakukan apa sama Bella?? ''


tanya Mamanya kembali karena merasa aneh dengan gelagat putranya.


''Aishh.....Mama ini mau tahu saja urusan anak, sudah ya maa, aku mau nyari makan saja ke dapur. ''


jawab Satria sambil berjalan menuju dapur.


''Ishhh......anak itu selalu menghindar kalau sedang di tanya serius. ''


gerutu Mamanya dan kembali menonton televisinya sambil menunggu sang suami yang mungkin akan tiba sebentar lagi.


.


.


Malam menjelang......


Bella hanya diam di kamar setelah melaksanakan kewajibannya, tubuhnya sakit semua bahkan inti tubuhnya terasa perih padahal sudah berendam dengan air hangat.


Satria sedang mengambilkan makan malam agar bisa makan berdua di kamar dengan Bella, Bella tidak perduli dengan penilain kedua mertuanya karena saat ini yang dia inginkan hanya merebahkan tubuhnya.


Menunggu sebentar akhirnya Satria masuk kedalam kamar dengan nampan di tangannya, ternyata Mama mertuanya mengikutinya karena khawatir dengan keadaan Bella.

__ADS_1


''Sayang....kamu sakit apa?? tadi siang masih baik baik saja loh. ''


tanya sang mertua sambil duduk di sisi ranjang.


Bella hanya tersenyum menahan malu sambil mendelik ke arah Satria yang sedang cengengesan kepadanya, Bella menatap Mamanya kembali dan tersenyum.


''Hanya kelelahan saja Mama, jangan khawatir dan makasih sudah khawatir kan aku. ''


jawab Bella dan Mama mertua nya tersenyum.


''Satria yang membuat kamu kelelahan kan?? ''


tanya nya kembali sambil melirik ke arah leher Bella yang di penuhi tanda merah.


''Mama plis jangan bikin Istri aku malu deh, sudah Mama temani Papa makan kasian tuh dan Bella biar aku yang mengurusnya. ''


ucap Satria yang melerai keingintahuan Mamanya dan melihat Bella yang kurang nyaman di perhatikan Mamanya.


''Ishh.....kamu ini yaa, yasudah Mama turun saja dan kamu Bella jangan nurut yaa kalau Satria ngajak macam macam, kamu harus berani nolak. ''


ucap Mamanya Satria sambil beranjak dan berjalan menuju pintu kamar.


Satria langsung meminta Bella duduk karena dia akan menyuapinya, Satria langsung protes saat Bella meminta makan sendiri akhirnya Bella pasrah saja.


''Kamu bilang ke Mama kalau aku sakit?? ''


''Kamu tahu sendiri kan kalau Mama akan terus menanyakan sebelum mendapatkan jawaban yang di inginkannya. ''


jawab Satria dan Bella hanya mendelik mendengar ucapan suaminya.


Satria terus menyuapi Bella makan dan menyuapi dirinya sendiri, setelah makanan habis. Satria langsung memberikan minum untuk Bella.


''Aku mau pulang ke Apartemen dan jangan menginap di rumah Mama. ''


pinta Bella dan Satria menggelengkan kepalanya.


''Besok kan kita ikut ke acara Mama dan kasihan Mama sudah antusias loh Sayang, sudah sekarang kamu istirahat biar besok lebih segar dan aku janji gak akan memintanya lagi malam ini. ''


jawab Satria dan Bella langsung mengangguk setuju.


Bella kembali bersandar sambil menunggu Satria yang sedang menyimpan piring kotornya ke dapur, Bella mendapatkan pesan dari Umi nya kalau Nenek masuk rumah sakit dan membuat Bella panik seketika.


Bella memakai hijabnya dan langsung keluar kamar untuk mencari Satria, Bella bahkan melupakan sakit di bagian intinya karena merasa panik.


''Satria......ayo kita ke rumah sakit sekarang. ''


ucap Bella saat sampai di depan Satria yang sedang menyiapkan air minum kedalam botol.


''Siapa yang sakit memangnya?? ''

__ADS_1


tanya Satria yang melihat wajah panik pada Bella.


''Nenek masuk rumah sakit, barusan Umi kasih kabar ke aku dan ayo kita pergi sekarang. ''


jawab Bella dan langsung menarik Satria membuat Satria langsung menarik tangan Bella.


''Kamu mau pakai piyama ke rumah sakit?? Ayo ganti pakaian dulu. ''


ucap Satria dan Bella mengangguk.


Saat keduanya akan naik ke lantai atas Mamanya Satria menghampiri karena mendengar keributan di area dapur.


''Kalian kenapa?? ''


tanya Mama Satria dan membuat keduanya berhenti lalu berbalik ke arah Mama Satria.


''Nenek masuk rumah sakit Maa dan kita di minta ke rumah sakit sekarang. ''


jawab Bella dan Mamanya langsung mengiyakannya.


''Kalian siap siap dan Mama juga mau ikut. ''


ucap Mamanya Satria sambil berjalan menuju ke arah suaminya yang ada di ruang utama.


Bella dan Satria langsung menuju kamarnya untuk mengganti pakaiannya, Bella memakai jaket hangat milik Satria karena sekarang sudah malam.


Saat Bella dan Satria menuruni tangga ternyata kedua orang tua Satria sudah siap, Mereka berempat langsung keluar rumah menuju mobil.


Satria yang mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit setelah Bella memberitahukan dimana rumah sakitnya, Bella duduk di belakang dengan Mamanya Satria yang terus menenangkan nya karena Bella terus saja menangis.


''Jangan menangis terus Sayang, Nenek pasti sudah di tangani dengan baik oleh dokter di rumah sakit. ''


ucap Mamanya Satria yang menenangkan Bella.


''Iya Mama tapi biasanya Nenek sehat gak pernah mengeluh sakit. ''


lirih Bella dengan air mata yang masih mengalir di pipinya.


Perjalanan hanya dua puluh menit akhirnya tiba di rumah sakit, Bella dan kedua orang tua Satria berhenti di lobi utama rumah sakit karena Satria akan memarkirkan mobilnya terlebih dahulu.


Bella di gandeng Mamanya menuju ruangan ICU dimana Nenek nya di rawat, Bella langsung berlari menghampiri Orang tuanya yang sedang duduk di depan ruang ICU.


Abi Riyan langsung memeluk putrinya karena tahu Bella pasti akan sedih karena Nenek nya begitu menyayangi Bella bahkan Bella adalah cucu kesayangan Nenek.


.


.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2