
Fatih langsung mengetuk pintu utama kediaman orang tua Satria dan pelayan langsung mempersilahkannya masuk karena mengetahui kalau Fatih adalah kakak ipar dari tuan mudanya.
Papanya Satria langsung menyapa Fatih dan Fatih bersikap biasa saja, tak lama datang Satria dan langsung menyapa Fatih.
''Kaget saya, Fatih datang tiba tiba dan di dampingi asistennya lagi, sebentar istri saya sedang menyiapkan minuman dan cemilan dulu. ''
ucap Papanya Satria dan Fatih hanya menganggukkan kepalanya.
Tak lama menunggu akhirnya Mamanya Satria menghampir bersama pelayan yang membawa nampan minuman juga cemilan, pelayan langsung menyajikannya.
''Saya langsung membahas ke intinya saja Om, maaf karena mengganggu dan saya dadakan mengunjungi kediaman Om. ''
ucap Fatih sambil memberikan isyarat pada asistennya.
''Silahkan Om juga Tante membuka dua vidio itu dan ini sebuah story yang sudah saya abadikan sebelumnya karena takut di hapus sama orang yang mengupload nya. ''
ucap Fatih dan Papanya Satria langsung membuka vidionya.
Kedua orang tua Satria dan satria langsung tersentak kaget, saat selesai melihat dua vidionya bahkan Papanya Satria langsung menatap nyalang pada Satria.
''Jangan gunakan kekerasan Om, soalnya Abi saya gak pernah melakukan kekerasan sebagai solusi, saya hanya akan menanyakan kebenarannya karena terlihat sekali Satria tidak menolaknya bahkan enjoy menikmatinya hingga tiga jam, Satria tidak tahu kalau di ruangan Vip cafe ini ada Bella yang menyaksikannya walaupun bukan saat berciuman tapi saat wanita itu bergelayut manja di lengannya, bukan saya mau mengagungkan agama yang saya yakini, tapi dalam agama saya tidak di benarkan seorang suami ataupun istri bermesraan dengan orang lain yang bukan pasangannya, Bella menjunjung tinggi nilai agamanya dan saya merasa sedih melihat semuanya, akun yang mengupload nya memberikan keterangan bertemu pacar kembali, itu sudah menegaskan apa artinya dan saya mau Satria datang ke rumah orang tua Saya lalu jelaskan semuanya, saya janji akan menghadirkan Bella karena saat ini Bella sedang menghindari Saya Om, Bella bukan tipe wanita yang akan menceritakan semua kesulitan ataupun masalahnya, Bella cenderung memendamnya, saya permisi Om dan sekali lagi maaf atas kelancangan saya. ''
jelas Fatih dan berhasil membuat keluarga Satria terdiam membisu.
Fatih langsung meninggalkan kediaman Satria setelah mengucapkan salam, Saat ini tujuan Fatih adalah menjemput Bella di kediaman kekasihnya karena Bella akan di hadirkan saat keluarga Satria datang.
Di apartement Feni saat ini.....
Bella sudah memprediksikan kalau Fatih akan datang menjemputnya, Feni juga siap menanggung amukan kekasihnya itu karena menutupi masalah Bella.
''Asisten Abang Fatih ahli hacker loh Feni, kita harus menjelaskan semuanya saat Abang menanyakannya nanti, karena aku yakin handphone kamu sudah di bobol. ''
ucap Bella dan Feni langsung terdiam karena dia ikut tidak tenang saat ini.
__ADS_1
''Saat Abang datang, kita makan dulu yaa karena aku lapar sekali Bella. ''
ucap Feni dan Bella mengiyakannya.
Hanya satu jam menunggu akhirnya Fatih tiba di unit apartement milik Feni dan Feni tersenyum menatap kedatangannya, Fatih langsung meminta asistennya pulang duluan karena dia akan pulang dengan Bella.
''Melarikan diri yaa?? ''
ucap Fatih sambil duduk di samping Bella yang sedang menonton televisi.
''Jangan katakan Abang sama Feni sering menghabiskan waktu berdua disini?? ''
ucap Bella dan membuat Feni mendelik sebal.
''Abang bahkan baru tahu kalau Feni memiliki unit apartement. ''
ucap Fatih yang sebenarnya karena memang baru mengetahuinya.
''Jangan menuduh Bella, kamu ini kejam sekali sih ke aku. ''
''Terserah pasangan bucin saja laah, aku gak akan ikut campur. ''
jawab Bella sambil meminum teh hangatnya.
''Abang jemput kamu pulang, kita ke rumah Abii sekarang karena Abang yakin kalau suami kamu dan keluarganya akan menuju ke rumah Abi, Abi tidak mengetahui masalah ini karena Abang belum menceritakannya. ''
ucap Fatih dan Bella mengangguk.
''Kenapa memendam nya sendiri dan harusnya kamu tahu kalau Abang pasti akan mengetahuinya lambat laun dan kamu juga, sebagai calon kakak ipar harusnya jangan mendukung tindakan salah Bella. ''
ucap Fatih kembali dan membuat kedua sahabatnya terdiam.
''Abang tahu kan aku yang salah karena memilih laki laki labil untuk menjadikan suami, aku gak mau Abi merasa bersalah dengan tindakannya dan ini yang Aku takutkan sejak awal kalau menikah tanpa mengenal satu sama lain dan langsung menentukan tanggal pernikahan, Aku yakin Abii yang akan terluka sekarang Abang kalau sampai mengetahui masalah ini. ''
__ADS_1
jelas Bella dan Fatih membenarkannya.
''Sudahlah jangan pikirkan masalah Abi, ayo kalian bersiap kita ke rumah Abii sekarang juga karena kalian berdua di butuhkan di rumah Abi. ''
ucap Fatih dan Bella menatap ke arah Feni.
''Lebih baik kita makan dulu Abang, Feni sudah masak dan kita makan dulu yaa. ''
pinta Bella dan Fatih menatap ke arah Feni lalu mengiyakannya.
Di apartemen sedang memakan makanan bertiga dengan santai, sedangkan di kediaman Satria sedang terjadi ketegangan karena Papa Satria terus memarahi putranya bahkan menyesal karena menuruti keinginan putranya.
''Jangan jelaskan pada kami tapi siapkan penjelasan kamu nanti saat bertemu dengan keluarga Bella, ayo bersiap kita akan berangkat sekarang biar gak terlalu malam juga. ''
ucap Papanya Satria dan di angguki oleh Satria.
Mamanya Satria juga langsung bersiap karena dia juga harus ikut untuk berkunjung ke rumah besannya, apalagi masalah timbul karena putranya yang berulah.
Perjalanan hanya tiga puluh menit akhirnya tiba di kediaman orang tua Bella, Satria dan kedua orang tuanya langsung masuk saat pelayan mempersilahkannya.
Kedua orang tua Bella langsung menyambut kedatangan Besan juga menantunya walaupun sedikit ganjal sih kenapa tiba tiba datang dan datang saat malam lagi.
''Sebentar kita tunggu Fatih dan bilangnya sedang menjemput Bella, sekarang sudah dalam perjalanan menuju kesini. ''
ucap Abi Riyan saat mendapatkan pesan dari Fatih dan di iyakan oleh besannya.
Hanya menunggu lima menit akhirnya Fatih datang di ikuti Bella dan Feni yang bergandengan tangan, ketiga nya langsung menyalami kedua orang tua Bella dan juga mertuanya Bella.
Bella langsung duduk di samping Abi Riyan dan Satria terus menatapnya karena pakaian Bella sekarang sangat membuat Bella terlihat sangat cantik dan berhasil membuat jantung Satria berdetak kencang.
.
.
__ADS_1
Bersambung.......