
Setelah selesai mandi, Bella memilih memakai pakaiannya karena gak nyaman kalau memakai handuk saja sedangkan Satria hanya menggunakan celana pendeknya tanpa atasan.
''Makan dulu setelahnya kita istirahat yaa. ''
ucap Satria sambil merapihkan makanan di meja dan Bella mengiyakannya lalu duduk di samping Satria.
Mereka berdua langsung memakan makanannya karena memang perut terasa sangat lapar, tidak ada obrolan dari keduanya karena sibuk dengan makanannya.
Satria kembali merapihkan piring kotornya dan langsung menyimpan nya di troli lalu membawanya keluar kamar agar tidak menimbulkan bau.
Bella langsung menuju ranjang untuk meluruskan kakinya sambil bersandar nyaman, Satria sedang bertukar pesan dengan Mamanya yang akan pulang duluan dengan keluarga Bella dan membiarkan Bella juga Satria tertinggal di kota ini sendiri.
Satria tersenyum saat melihat Bella sudah terlelap sambil bersandar, Satria langsung menghampiri dan merebahkan tubuh Bella agar nyaman.
''Kamu sangat cantik Bella, tanpa hijab dan tanpa riasan seperti ini, lebih mirip gadis remaja. ''
gumam Satria sambil merapihkan selimbut lalu mencium kening Bella.
Pintu di ketuk dan Satria langsung beranjak membukanya, ternyata Mama dan Umi Nida yang mengetuk pintu.
''Bella baru saja terlelap. ''
ucap Satria dan Kedua ibu itu mengangguk.
''Ini tas kamu di dalam nya ada dompet dan uang cash juga tadi Mama ambilkan di ATM, Mama ikut pulang sama keluarga Bella dan mobil pakai kamu saja. ''
ucap Mama nya Satria saat Satria menerima tas selempangnya.
''Makasih Mama dan mungkin besok Satria pulangnya gak apa apa kan?? ''
ucap Satria sambil menatap ke arah Umi Nida.
''Gak apa apa karena Umi percaya kamu bisa menjaga Bella, kami pulang duluan yaa sudah di tunggu di lobi bawah dan kalian hati hati. ''
ucap Umi Nida dan Satria mengangguk lalu mencium kedua Ibu nya.
Setelah Umi Nida dan Mamanya masuk lift baru lah Satria masuk kembali kedalam kamar lalu menguncinya, saat ini dia ingin tidur sambil memeluk Bella yang sudah tidur duluan.
Satria langsung merebahkan tubuhnya lalu menyelimuti tubuhnya, dengan hati hati Satria membawa Bella kedalam dekapannya dan Bella sedikit menggeram karena tidurnya terusik namun tak lama kemudian Bella terlelap kembali setelah Satria mengusap punggung nya.
.
__ADS_1
.
Bella mengerjapkan matanya dan saat matanya terbuka ruangan sangat gelap dan gorden nya terbawa angin, di luar pun terlihat sudah gelap.
Bella mencari handphone dan ternyata adanya milik Satria saat melihat jam ternyata menunjukan pukul sebelas malam dan Bella menghela nafasnya, Bella langsung menuju kamar mandi dan sebelumnya menyalakan lampu agar tidak gelap.
Satria tidak terusik tidurnya dan tetap terlelap, Bella tidak membangunkan Satria dia memilih memesan makanan dan ternyata resto nya sudah tutup terpaksa Bella membangunkan Satria.
''Satria bangun dulu. ''
ucap Bella sambil menepuk pipi suaminya dan Satria langsung membuka matanya.
''Sayang bisa gak panggil dengan embel embel depan nya, Ayah, Papa, Papi, Daddy, Abi, Abang atau Mas dan Sayang juga boleh, manggil suami kaya manggil temen saja kamu ini. ''
protes Satria dan berhasil membuat Bella melongo mendengarnya.
''Jangan protes dulu, ayo kita beli makan aku laper loh barusan deliveri tapi sudah tutup restoran hotelnya. ''
ucap Bella dan Satria menghela nafasnya.
''Panggil nama aku yang bener coba, kalau gak mau aku gak mau antar kamu. ''
ancam Satria dan membuat Bella memanyunkan bibir nya.
ucap Bella dan membuat Satria langsung tersenyum senang bahkan langsung mencium kening Bella penuh sayang.
''Ayo Sayang kita beli makanan dan Mas kamu ini akan mengantarkan nya. ''
ucap Satria dan membuat Bella semakin memanyunkan bibirnya.
Satria langsung menggunakan kaos nya dan jaket nya juga, celana panjang pun dia pakai karena hari sudah malam pasti dingin.
Bella langsung memakai hijabnya dan langsung menggandeng Satria untuk keluar dari kamar.
''Semua keluarga sudah pulang sore tadi Sayang, jadi hanya tinggal kita berdua dan aku sengaja gak bangunin kamu takut kamu pusing kalau sedang lelap di bangunkan. ''
ucap Satria saat mulai menyusuri hotel menuju lobi utama dimana pintu berada.
''Iya gak apa apa lagian aku besok pagi mau ke pemakaman Nenek lagi buat ngucapin pamit pulang juga. ''
ucap Bella dan Satria langsung mengangguk.
__ADS_1
Satria membawa Bella masuk ke sebuah toko baju yang akan menutup pintu utama toko, Satria langsung memohon untuk membuka sebentar dan pemilik toko pun memberikan ijin untuk Satria berbelanja tapi pintu toko tetap di tutup.
''Ayo pilih pakaian buat kita yaa, masa pakai baju ini sampe besok. ''
pinta Satria dan Bella mengangguk.
Bella langsung memilih dua piyama tidur untuknya dan untuk Satria dan Bella juga memilih pakaian untuk besok pulang, tak lupa juga Bella membelikan pakaian dalam untuknya dan untuk Satria juga hijab instan untuk Bella juga di pilih.
''Sudah cuma segini belanjanya?? ''
tanya Satria kembali saat Bella membawa pakaian di dalam keranjang.
''Sudah Mas segini saja kan besok kita pulang. ''
jawab Bella dan Satria mengangguk lalu meminta di hitung pada pemilik tokonya untuk mengetahui total belanjaannya.
Satria membayar tagihannya dan menerima satu kantung plastik besar belanjaannya, Satri langsung berterimakasih dan langsung mengajak Bella keluar dari toko.
Satria mengajak Bella membeli makanan yang ada di pinggir pinggir trotoar dan Bella tidak masalah karena dia memang bukan orang pemilih, Bella memilih menu sate juga soto ayam tanpa nasi hanya lontong, Satria memesan nasi goreng karena dia nantinya akan makan di gabung bersama Bella.
''Ternyata kalau malam ramai juga yaa kota ini, aku baru tahu. ''
ucap Bella saat menunggu pesanannya sedang di buatkan.
Satria membawa Bella kedalam pelukannya karena udara pun sedikit dingin saat ini, Bella tidak menolak bahkan memeluk pinggang Satria saat ini, Satria tidak perduli dengan orang orang karena dia memeluk istrinya bukan orang lain.
Tiga puluh menit menunggu akhirnya pesanan selesai, Satria langsung membayar tagihannya, Satria mengajak Bella membeli minuman hangat juga cemilan khas kota dan Bella langsung antusias memilihnya lalu memesannya juga, Satria melongo melihat tingkah Bella yang seperti anak kecil saat memilih makanan.
''Ahh.....kamu membuat aku gemash Sayang, lucu banget kamu ini. ''
ucap Satria sambil mengacak kepala Bella yang tertutup hijab dan Bella hanya menepisnya lalu kembali menunggu pesanannya.
''Uang cash kamu masih ada Mas?? ''
tanya Bella dengan nada lembutnya dan Satria tersenyum.
''Banyak Sayang jangan risau, Mama menarik uang tadi sebelum pulang di ATM dan uang masih banyak. ''
jawab Satria dan Bella mengangguk.
.
__ADS_1
.
Bersambung.......