
...Mati dan Dipindahkan ...
Di bumi tahun 2666 ada seorang ilmuwan yang sangat terkenal akan kontribusinya dalam membuat senjata yang sangat berbahaya dan amat mematikan. Senjata itu dapat dengan mudah melenyapkan sebuah planet kecil hingga tak bersisa.
Namanya adalah Tesla Nuke usia tidak diketahui, ia juga dikenal akan kegilaan dalam penelitiannya. Pada suatu hari saat ia sedang melakukan perjalanan menuju konferensi yang sangat penting bagi bumi, entah datang darimana sebuah asteroid mendekat ke bumi dengan kecepatan luar biasa, saking cepatnya bahkan dapat dilihat dengan mata telanjang.
Tesla mati, jiwa dan pikirannya dipindahkan ke seorang remaja berusia 18 tahun yang hidup sebagai petani di dunia lain “Dunia Raja Iblis”. Remaja itu adalah seorang Iblis jenius yang memiliki seorang tunangan.
Bagaimanakah kisah selanjutnya?
...Chapter 0 : Kematian Dan Kehidupan Baru...
...(revisi terbaru)...
“Apa yang sedang terjadi disini?"
Bola cahaya kuning muncul tiba-tiba di pikiran Tesla Nuke, cahaya itu adalah ilustrasi A.I yang berada didalam syaraf otaknya.
“Sepertinya jiwa dan pikiran Tuan telah dipindahkan di suatu tempat”
“Jadi, kamu juga ikut dipindahkan ya"
Percakapan di atas dari pikiran Tesla Nuke yang baru saja meninggal dunia, singkatnya dia mati karena terkena ledakan yang amat dahsyat.
“Apa nama unit atau nama versi kamu?”
“Jawab. Tidak ada, software baru tahap pengujian belum ada nama unit. Nama versi Alpha 888.”
“Computer!”
"Tanya. Siapa? apakah itu istilah A.I?"
"Boleh Saya memanggil kamu begitu?"
“Jawab. Tentu, terima kasih Tuan telah memberikan nama yang sangat bagus ”
“Jadi, saat ini apa yang terjadi?”
“Jawab. Tubuh Tuan saat ini sedang kesakitan, terutama di bagian kepala”
“Apa itu karena informasi yang sangat banyak masuk secara tiba-tiba ke bagian memori otak?"
“Jawab. Benar"
"Hal tersebut membuat beban yang sangat berat untuk memori otak, akibatnya syaraf merespon untuk bekerja lebih, membuat energi secara paksa dari nutrisi yang ada dan tubuh kesakitan karena harus menanggung prosesnya..."
“Tapi jika informasi yang diterima terlalu banyak, maka secara alami otak akan menghapus sesuatu yang tidak penting, iya kan?”
“Jawab. Sebenarnya informasi itu ditahan oleh Computer, karena tidak ada data untuk membuat filter yang dapat menyaring informasi penting dengan yang tidak, dengan kata lain Computer sedang menunggu perintah Tuan"
"Data penelitian masih aman kan!?" tanya Tesla cepat
"Jawab. Data penelitian dan beberapa kenangan Tuan masih utuh”
"Hah... untung saja datanya masih aman" kata Tesla lega
“Jadi apa tidak ada data yang bisa di hapus? untuk meringankan beban pada otak?”
“Jawab. Ada, jika Tuan ingin melepaskan ingatan tubuh remaja ini, bebannya akan berkurang”
“Lakukan!, tapi simpan informasi umum dan data penelitian Saya!"
“Respon. Baiklah, memulai proses dalam 3... 2... 1...”
Computer melepaskan seluruh ingatan (kenangan) yang tidak penting di dalam memori otak, banyak sekali informasi yang dihapus. Kenangan indah bersama keluarga dan tunangannya termasuk dalam informasi yang tidak penting.
“Jadi apa sekarang Saya sudah bisa sadar?”
“Jawab. Bisa. Tapi Tuan, tidak di sarankan untuk sadar sekarang. Ada kemungkinan saat tubuh remaja ini sedang berada di wilayah yang berbahaya, Computer telah membuat rencana agar Tuan bisa sadar di tempat yang aman."
"Jika A.I seperti dia memberikan rencana berarti situasi saat ini benar-benar gawat... Untuk saat ini tidak ada pilihan lain, selain mengikuti rencananya."
__ADS_1
“Aku mengerti.”
...*** Tak lama kemudian ***...
Terdengar suara yang begitu keras bersumber dari teriakan karakter utama.
Namanya Tesla Duke usia tidak diketahui, dia lebih dikenal dengan "Ilmuwan Gila" oleh dunia, karena dirinya berkontribusi dalam membuat hipotesis yang menjadi landasan untuk membuktikan kebenaran dari teori tentang materi yang tidak akan bisa menyatu atau saling berhubungan satu sama lain.
Hampir sama seperti anti materi, tapi materi ini mustahil untuk di temukan oleh manusia, karena menurut Tesla partikel dimensi adalah salah satu unsur penting yang di perlukan agar dimensi ruang dapat tercipta, yang artinya partikel itu adalah unsur penyusun setiap benda yang memiliki ruang dan waktu.
Materi yang tidak bisa menyatu dengannya adalah anti dimensi yang sifatnya hanya sebatas hipotesis semata, Tesla berasumsi bahwa anti dimensi adalah area kekosongan yang berada di ujung alam semesta yang terus meluas. Tadinya dia ingin mempresentasikan hasil penelitian terhadap kedua materi tersebut, tapi takdir berkata lain. Saat ini dirinya berada di dunia lain "Dunia Raja Iblis."
"Masa lalu adalah guru terbaik untuk menghadapi masa sekarang dan masa depan, fokuslah hadapi apa yang sedang terjadi saat ini dan jadikan pengalaman masa lalu sebagai kekuatan untuk terus maju!" - Tesla Nuke.
Computer sengaja membuat Tuannya terluka agar seseorang bisa menolongnya, jika tidak ada orang yang datang, dia terpaksa membunuh Tesla agar dia tidak menderita di dunia yang tidak di ketahui ini.
Program itu disebut protokol akhir, jika manusia terjebak dalam situasi yang tidak memungkinkan untuk selamat, maka A.I akan segera membunuh pikiran orang tersebut sampai mati secara psikologis, selanjutnya A.I akan membunuh softwarenya sendiri, dengan ini tidak akan orang yang merasakan rasa sakit akan kematian.
...***...
Dari kejauhan terlihat seorang gadis berambut pendek berwarna hitam putih berlari mendekatinya, memakai pakaian bertani lengkap, dia sangat cantik walaupun hanya mengenakan pakaian itu.
“Computer, apa yang sedang terjadi?”
“Jawab. Saat ini ada makhluk yang sedang mendekati Tuan. Dari suara langkah kaki nya, besar kemungkinan bahwa dia sendirian”
Gadis itu datang menghampiri Tesla yang terbaring di sebelah batu besar, ia melihat kepalanya mengalami pendarahan. Spontan terdengar suara teriakan histeris darinya karena melihat bekas darah yang banyak di sekitar batu.
“Lapor. Saat ini, makhluk itu sedang memanggil kawanannya”
“Apa makhluk itu binatang buas?” tanya Tesla khawatir
“Lapor. Sekarang Tuan sedang dibawa menuju tempat makhluk itu. Sepertinya rencana sudah berhasil di laksanakan."
“Mengerikan"
"Pemberitahuan. Memasuki mode off dalam 3... 2...-"
"Respon. Ya Tuan. Sedang menghentikan mode off, perintah Gagal. Mencoba kembali, gagal. Gagal. Gagal. Proses operasi software utama terhenti secara tiba-tiba, mencoba menghidupkan, gagal. Ram tidak mencukupi. Mematikan seluruh program dalam 3... 2... 1..."
"Computer!?. jangan sengaja meninggalkan Saya!"
...*** Beberapa menit kemudian ***...
Tesla telah dibawa ke rumah si gadis, ruangannya cukup luas untuk abad pertengahan, remaja itu sedang berada dikamar perlahan - lahan sadar lalu mendengar suara orang yang sedang berbicara dengannya dengan bahasa yang tidak dimengerti
“Tempat makhluk buas itu?!, mirip seperti kamar gadis manusia?”
“Sayang! Apa kamu tidak apa-apa?"
Tiba-tiba seluruh informasi umum dan kemampuan berbahasa muncul di luar kepala Tesla, akhirnya ia mengerti apa yang dikatakan gadis itu
“Computer. Kerja bagus, kemampuan dasar seperti ketrampilan berbahasa memang seharusnya tidak dihapus”
Iblis Renner, nama gadis cantik yang memakai pakaian tani itu, Dia bukanlah manusia, siapa saja akan tahu itu karena nama belakangnya “Iblis.” Berusia 16 tahun, tinggi 160 cm, rambutnya putih-hitam, saat ini dia sedang membawakan minuman untuk tunanga-
“Tunangannya yaitu Saya. Narasinya kepanjangan!”
Iblis yang menyerupai manusia sudah menjadi hal lumrah di dunia ini. Sikap dan cara berpikir Renner seperti anak-anak jika dekat tunangannya, selalu ingin dimanja membuat pria normal akan luluh padanya, tapi tidak untuk ilmuwan gila satu ini
“Hentikan penjelasan yang tidak penting, berikan narasi yang berguna”
“Ada apa? kenapa menatap Renner begitu lama”
Dia selalu berbicara dengan menyebut namanya sendiri. Ia meletakan nampan minuman di atas meja lalu berbaring di sebelah kanan Tesla, memeluk tangan tunangannya dan memejamkan mata.
“Apa yang sedang dilakukan gadis ini!”
Tesla kebingungan, tidak sengaja tangannya memegang kepalanya yang sudah diperban pada bagian kening
“Sekarang Aku paham apa yang terjadi”
Dia menoleh ke arah Renner dengan wajah ekspresi datar, suasana tiba - tiba hening, tak ada gerakan sedikitpun dari pasangan itu
__ADS_1
“Jawab pertanya-an Renner” kata Renner malu-malu
“Entahlah, Saya juga tidak tahu apa yang terjadi, sebuah batu besar tiba-tiba ada di atas kepala dan akhirnya jadi seperti ini”
“Renner sangat khawatir dengan keadaan sayang!” balas Renner cepat
Pintu dibuka tanpa diketuk terlebih dahulu, seorang pria tua yang memakai topi jerami masuk. Spontan ia berbicara “Tesla kau baik - baik saja?.” Setelah melihat situasi di kamar “Maaf mengganggu” pintu ditutup kembali
Wajah Renner mulai memerah, Tesla tidak mengetahui hal itu karena konsentrasinya teralihkan oleh pria tua
“An-nu”
Tesla seketika keluar dari selimut, sepertinya ia mengira bahwa gadis itu tergangu karena terlalu dekat dengannya. Sebenarnya ia hanya tidak tahu cara berbicara dengan seorang gadis
“Kenapa? tiba-tiba-” kata Renner
“Kamu terganggu bukan?, maaf” jawab Tesla memotong
Renner mendekat mengambil tangan kanannya dan di taruh ke dadanya. “Apa yang sedang terjadi! Sensasi ini belum pernah kurasakan!... Ini bukan silikon!! TAPI! seorang Ilmuwan tidak akan kalah dengan nafsunya sendiri!” kata Tesla dalam hatinya.
Tesla perlahan-lahan menarik tangan kanannya tapi malah semakin ditahan oleh Renner, wajah gadis itu terlihat begitu seksi untuk pria normal, tapi Ilmuwan gila itu bukan 'pria normal'.
“Tes-la tidak mau melakukannya dengan Renner?”
“Bukan begitu“
Tesla memandangnya, ekspresi wajahnya seakan mengatakan "Lepaskan tanganku"
Pandangannya di balas dengan tatapan penuh nafsu, jika Ilmuwan gila ini adalah pria biasa, seharusnya ia tidak bisa menahannya lagi. Tapi sebenarnya gadis 16 tahun itu tidak akan berani melakukan lebih jauh lagi, beda ceritanya jika dirinya di ajak oleh Tesla.
Ia salah paham dengan yang sedang terjadi, Renner berpikir bahwa tunangannya sengaja terluka supaya bisa masuk ke kamarnya dan bisa melakukan hubungan...
Cup!...
“Eh-hh”
Entah apa yang terjadi, Ilmuwan gila yang tidak peduli tentang suasana itu malah mencium kening tunangannya, karenanya ekspresi wajah Renner berubah menjadi malu, wajahnya semakin memerah, jantungnya berdegup sangat kencang, suhu tubuh meningkat dengan cepat.
Biasanya Tesla yang tidak akan bersikap agresif, tetap saja dirinya harus mundur dulu karena tidak sanggup menahan malu, dengan cepat ia keluar kamar membanting pintu
“Sikapnya polos sekali, setidaknya Saya menemukan cara untuk menghindarinya" gumam Tesla
“Computer!. Kamu bisa mendengar Saya? Computer?! Computer?!" Tidak ada jawaban, Tesla seperti orang gila yang berbicara seorang diri.
“Sepertinya ini adalah dunia lain abad pertengahan, apakah di dunia ini ada energi listrik?, atau mungkin malah ada sihir?. Tapi sihir tidak akan mungkin ada karena hukum fisika melarangnya, untuk saat ini Saya akan beristirahat.”
Tesla kembali ke tempat tidur menarik selimut dan segera tertidur
...*** Beberapa jam kemudian ***...
“Respon. Ya Tuan” Computer menjawab panggilannya tadi
“Computer! kenapa kamu tiba-tiba saja mode off dan tidak segera aktif kembali?!”
“Jawab. Program hanya berfungsi ketika 50% kesadaran tubuh remaja ini di bawah kendali software utama”
“Apa maksudmu?”
“Jawab. Tiba-tiba saja kesadaran Tuan mulai mengecil hal itu membuat software utama tidak mendapat jatah yang cukup, dan akhirnya tertutup secara otomatis.”
“Begitu ya, tapi kenapa kamu sekarang bisa aktif?"
“Jawab. Saat ini tubuh sedang tidur, lebih dari 80% kesadaran Tuan berjalan secara otomatis, Computer bisa mengambil alih 50% kesadaran Tuan agar bisa aktif.”
“Saya mengerti. Menurutmu di dunia ini hukum fisika berbeda atau sama dengan di bumi?”
“Jawab. Sedang memproses data penglihatan, pendengaran, dan ingatan, proses selesai. Kesimpulan, hukum fisika di dunia ini 80% sama dengan bumi”
“Kesimpulan itu tidak akurat karena data yang melandasinya begitu sedikit, kita akan membuktikan hukum fisika di dunia ini secara langsung!”
Terdengar suara samar-samar dari dunia nyata, suara itu adalah tanda pagi telah tiba, saat mentari mulai terbit akan ada lonceng yang berbunyi sebagai alarm bagi seluruh penduduk desa.
...*** Bersambung ***...
__ADS_1