
Chapter 20 : Kebencian Antar Bangsawan
On Flashback
“Hah…”
Philip baru saja kembali ke kediamannya dengan bantuan portal dari Raja Iblis Hades.
“Aku ingin segera tidur, tapi ya begitu dingin”
Ia hanya mengenakan celana pendek di malam hari yang begitu berangin. Para ksatria penjaga segera membuka gerbang pintu mansion dibuka dan beberapa pelayan memberi hormat dengan membungkuk, suasana di rumah itu begitu hening karena hanya Philip yang tinggal di sana.
“Oh iya, 500 ksatria Aku tugaskan untuk berjaga di perbatasan…”
Tak lama Ia sampai di kamarnya dan segera memakai pakaian tebal agar tidak kedinginan.
“Ahhh…”
Wajahnya menunjukkan ekspresi kenikmatan tiada tara, tiba-tiba pintu diketuk dan membuat dirinya melupakan kenikmatan itu.
Tok tok tok
“Masuk”
Dua perempuan cantik ras demi human masuk dengan menggunakan pakaian erotis bagai wanita malam.
“Tuan” mereka berdua membungkuk
“Ada apa kalian kesini?”
Kedua perempuan itu mendekati Philip, salah satunya membuka pakaian yang baru saja Ia pakai, yang lainnya bersiap memeluk dirinya.
“Tunggu du-”
“Kami datang untuk pelayanan malam Tuan” sambil memeluk
“Tidak boleh, Aku ingin segera tidur”
Philip malu-malu, namun Ia masih dapat menahan dirinya, mereka berdua memulai aksinya. Philip di baringkan di kasur dan salah satu gadis mencuri mulutnya, Ia melepaskan ciuman itu dan berdiri, dengan segera Ia mengambil botol kecil di laci meja kamar, sebuah botol di minumnya dan dibawa 2 botol untuk kedua perempuan itu.
Dengan kasar Philip menyodorkan botol kepada mereka berdua, tak lama kemudian mulai terjadi perubahan pada mereka bertiga.
“Tidurlah…”
Philip mengatakan dengan suara yang begitu pelan namun masih bisa didengar oleh mereka berdua, secara tiba-tiba Philip dan kedua perempuan itu mulai merasakan rasa kantuk yang sangat kuat.
Mereka bertiga tertidur di kasur yang sama, karena pakaian mereka yang begitu minim untuk malam yang begitu dingin, secara alami tubuh mereka bergerak saling memeluk satu sama lain untuk mendapatkan kehangatan.
Botol kecil yang diminum mereka air yang berisi sihir psikologis, Philip berhasil membuat ekstrak sihir psikologis walaupun masih dalam tahap penelitian namun hal ini sangat berharga baginya.
Dengan ramuan itu Ia bisa dengan mudah mengendalikan seseorang, efek psikologis bisa semakin kuat apabila ramuan diberi energi sihir secara terus-menerus.
Namun sayang sekali, proses pembuatannya begitu sulit, lama, dan sangat mahal. Jika saja Philip menjual ramuan itu mungkin akan terjual dengan harga 50 keping emas kuningan.
1 keping emas kuningan dapat membeli sebuah kereta kuda lengkap dengan uang sewa sopir, harga itu sebanding dengan proses yang dilalui.
Untuk membuat 100 botol kecil ramuan psikologis dibutuhkan 1-2 orang yang dapat menggunakan efek psikologis, menemukan mereka saja sudah seperti keberuntungan terbesar akan didapatkan.
Bakat efek psikologis masuk dalam sihir tingkat khusus yang sangat jarang dimiliki, tapi hal itu bukanlah masalah Philip dapat menyewa 1 orang yang dapat memakai sihir ini, namun efek psikologisnya masih tahap biasa.
Biaya sewa orang tersebut saja sudah seharga seekor kuda belum lagi energi sihir yang harus diberikan terus menerus kepada botol kecil itu, untungnya Ia tak perlu bersusah mencari orang yang mau menyalurkan energi sihirnya secara terus menerus.
Philip sering membeli pasokan energi dari Patron secara rahasia, karena perdagangan energi sihir dilarang keras oleh Raja, hubungan mereka berdua sangat tidak akur. Karena sering sekali Patron sengaja menaikkan harga pasokan energi tanpa alasan yang jelas. Ia juga tidak tahu bagaimana pasokan energi ini dapat dibuat.
__ADS_1
…
Sinar mentari pagi mulai menyinari kamar Philip, matanya merespon sinar itu dan dengan segera Ia terbangun.
“Sepertinya lagi-lagi Aku memakai ramuan itu…” sambil memegang kepalanya yang terasa seperti berdenyut-denyut
Efek samping ramuan itu begitu sedikit inilah yang membuatnya sangat spesial, efeknya hanya sakit kepala yang berdenyut-denyut.
“Lebih baik Aku mandi dulu…”
Ia bangun dan segera pergi dari kamar meninggalkan kedua perempuan itu, mereka berdua adalah ras demi human yang tak sengaja di selamatkan oleh Philip.
Ketika ramuan psikologis masih dalam tahap percobaan, Philip mencobanya kedua perempuan itu untuk meminumnya, Hal ini sering dilakukannya. Ras demi human yang netral memang sering mendapat perlakuan buruk di Kekaisaran Hades.
Ketika itu, ia ingin tahu reaksi ramuannya pada makhluk hidup yang mempunyai akal, selama ini dia hanya mencobanya kepada monster.
Kedua perempuan itu juga tidak punya keluarga, sikapnya seperti orang gila karena trauma yang dialaminya, jadi jika mereka mati pun karena ramuannya tidak ada orang yang akan peduli.
Dan siapa sangka beberapa hari setelah ramuan itu diberikan otak mereka mereset segalanya dan hanya mengingat bahwa Philip yang telah menyembuhkan dirinya.
Karena penasaran Philip mencoba ramuannya itu lagi kepada pria yang tiba-tiba saja datang ke kediamannya dan memohon meminta bantuan, orang tersebut berbohong padanya dan akhirnya ramuan itu diberikan paksa padanya. Dan dalam beberapa hari pria tersebut melupakan segalanya dan menjadi gila. Philip tak menyangka ramuannya gagal padahal sebelumnya berhasil. Pria itu sangat menaati perintah dari Philip hingga membuatnya merasa kasihan.
Akhirnya Philip memutuskan untuk mengekstrak jiwa dan pikiran pria itu melalui ritual iblis, jiwa dan pikirannya dipindahkan ke sebuah pelindung tahap Iblis yang dibeli dari Patron.
Philip begitu menyesal karena awalnya dia hanya berniat membuat pria itu mengatakan hal yang sebenarnya tapi malah jadi gila, dan betapa terkejutnya dirinya ketika mengetahui orang yang dibunuhnya itu adalah bangsawan manusia serigala.
Ia meminta bantuan pasukan dan beberapa kesepakatan, namun sayang pria itu tidak berbicara dengan kenyataan yang terjadi, tindakannya hanya didasari kebencian terhadap Iblis Perisai Patron. Philip memanfaatkan keadaan di antara mereka yang sedang panas tersebut, dikirimkan kepala pria itu ke rumahnya agar amarah mereka semakin panas kepada Patron.
…
Seperti biasa Philip bekerja di ruangannya dan segera menghubungi seluruh bangsawan (kecuali keluarga Iblis Perisai) satu persatu dan mengatakan bahwa Yang mulia telah datang kembali ke Kekaisaran.
“Dan ini adalah bangsawan terakhir, hah…”
Badannya seketika loyo, matanya lelah dan suaranya sedikit serak karena berbicara terus-menerus.
Dengan segera bola hitam menyala kembali “laporkan situasi kalian saat ini”
“Tuan Philip, situasi aman terkendali tidak ada yang sadar bahwa kami bukanlah ksatria penjaga perbatasan”
“Bagus, bagaimana dengan ketersedian makanan di sana?”
“Baru saja datang pasokan makanan dari desa Tuan, mereka mungkin memberikan ini sebagai ucapan terima kasih karena telah menjaga perbatasan”
“Bagaimana dengan para monster itu?”
“Beberapa dari mereka masih terlihat di perbatasan tapi sebagian besarnya telah bersembunyi di dalam hutan”
“Pasokan makanannya?”
“Kami melihat mereka memakan buah, dan berburu di hutan.Kami juga akan memberi mereka pasokan makanan yang didapat dari desa Tuan”
“Bagus jika begitu, oh ya bagaimana dengan mayat Pria api dan Knight itu?”
“Mayat?”
“Cari mayat Pria api itu!”
Tak lama kemudian…
“Tuan!”
“Ada apa?”
__ADS_1
“Kami menemukan secarik kertas di dekat bekas mayat Pria api, ada tulisan 'Atas nama Raja Kejahatan Aku akan memanfaat tubuh kedua pria ini"
“Raja kejahatan!?”
“Sepertinya kedua mayat itu diambil saat malam itu juga Tua-”
Suara pedang dan hantaman benda keras terdengar oleh ksatria.
“Apa itu?”
“Tuan sepertinya ada sedikit masalah di hutan, kami akan segera memeriksanya”
Bola hitam itu tidak bersinar lagi yang artinya para ksatria sedang pergi ke hutan melihat keadaan. Beberapa orang yang memakai jubah hitam dan topeng putih sedang di serang oleh High Orc dan High Troll.
“Ayo kita lari!”
Beberapa dari mereka mati terkena serangan monster sementara yang lainnya tak ragu untuk pergi kabur.
“Berhenti!”
Monster dan para penjaga mengejar namun ketika para penyusup itu keluar dari hutan mereka berhenti mengejar. Dengan segera ksatria itu melaporkan kejadian yang baru saja di alaminya
“Tuan apa Anda di sana?”
“Apa yang terjadi?”
“Sepertinya ada sekelompok mata-mata yang sedang mengintai dan mereka ketahuan oleh para monster”
“Mata-mata!, cepat kejar mereka!”
“Tidak mungkin Tuan, mereka begitu cepat dan sangat lincah”
“Mungkin mereka mata-mata milik orang yang mengirimkan pembunuh bayaran kemarin malam…”
“Sepertinya begitu Tuan”
“Segera periksa lokasi yang memungkinkan mata-mata untuk bersembunyi, mungkin beberapa dari mereka masih mengintai!”
“Baik laksanakan Tuan…”
Philip berdiri dan mendekati jendela
“Aku penasaran… kenapa orang itu mengirim banyak sekali pembunuh bayaran hanya untuk membunuh seorang remaja, apa mungkin dia sudah tahu bahwa remaja itu adalah Iblis Kegelapan?.
Darimana Ia tahu bahwa Iblis Kegelapan akan keluar dari Desa Pertanian?, hmm daripada memikirkan hal yang tidak penting ini. Lebih baik Aku segeramelaporkan hal ini pada Yang Mulia saja.
Hah... stok ramuan psikologis yang hampir habis, malam ini Aku harus menemui orang itu di penginapan untuk menyuruhnya membuat ramuan itu…”
….
Sementara itu Ra dan Ri masih terlihat kebingungan dengan kantong emas yang ditinggalkan Tesla.
“Kakak dengan koin emas murni sebanyak ini, kakak tak perlu lagi bekerja pada bangsawan brengsek itu”
“Hmm, bagaimana mengatakannya kakak tidak bekerja padanya demi uang”
“Kalau begitu demi apa!” Ri memukul meja terdekat
“Tenanglah”
“Mana Aku bisa tenang jika kakak ingin terus bersama dengan seorang bangsawan!, dan juga Aku tak akan ikut pergi ke rumah Yang mulia!”
Ri pergi ke kamar, pertengkaran di antara kakak adik ini sering kali terjadi, mereka selalu saja bertolak belakang tentang hal apapun, walaupun begitu mereka berdua sama-sama menyayangi satu sama lain. Ra mengambil kantong yang berisi koin emas itu dan meletakkannya di tempat pembayaran penginapan.
__ADS_1
Mereka berdua tidak sadar beberapa orang melihat Yang mulia memberikan uang sewa sekantong emas. Orang yang melihat berniat merampok penginapan ini ketika malam hari nanti, sayang sekali bagi perampok itu anak buah Patron akan datang menculik Ra dan Ri di waktu yang sama.
Bagaimanakah kisah selanjutnya?