Ilmuwan RAJA IBLIS

Ilmuwan RAJA IBLIS
Chapter 28.8 : Selingkuh!?


__ADS_3

...Chapter 28.8 : Selingkuh!?...


“Apa yang kamu lakukan?” tanya Lilia melihat Tesla terkejut


Terlihat jelas bahwa Tesla sedang mencoba memalaki seorang pelajar, tapi anehnya Tesla masih bisa tenang dan bersikap seolah ia tidak sedang melakukan hal itu. Dengan ekspresi datar Tesla menjawab pertanyaan dari Lilia “saya sedang mencoba meminjam uang dari pelajar ini” balas Tesla


“Meminjam uang?” tanya Lilia lagi


Tesla sedikit lengah dengan Lilia, akhirnya ia tak sadar bahwa pelajar yang ingin ia pinjam uangnya pergi dengan cara berlari secepat mungkin. Tesla segera mendekati Lilia dan berkata “hah, kenapa dia melarikan diri?”


“Kenapa kamu memalaki pelajar tadi?” tanya Lilia serius


“Hah, saya tidak melakukan hal itu” balas Tesla menatap Lilia dengan tatapan kosong, karena merasa takut perlahan-lahan Lilia berjalan mundur dan bersiap untuk melarikan diri. Namun langkahnya dihentikan oleh Tesla hingga ia terjebak di  dinding, wajah Tesla begitu dekat, tanganya menghalangi gerak gerik Lilia.


Lilia tersipu malu, ia menatap Tesla dengan perasaan campur aduk antara malu dan takut. Tesla melihat Lilia dengan tatapan kosong, ia mulai bicara “pinjamkan saya uang” kata Tesla sambil menengadahkan tangan kanannya.


Tidak boleh, ini tidak benar! Pikir Lilia


Lilia berusaha melepaskan diri dengan cara mendorong Tesla dengan kedua tangannya, tapi sayangnya tubuh Tesla tidak bergerak sama sekali. Lilia mencoba melewati bagian bawah, namun usahanya gagal lagi karena Tesla kembali menjebaknya.


“Pinjamkan saya uang” kata Tesla lagi, Lilia sudah menyerah, wajahnya benar-benar ketakutan, ia terpaksa mengikuti kata-kata Tesla, ia mengeluarkan beberapa keping koin perak di saku roknya. Tesla menerima koin perak tersebut dan perlahan melepas Lilia. Karena Tesla terlihat lengah dengan koin perak itu, Lilia memanfaatkan kesempatan itu untuk kabur.


Tapi usahanya gagal lagi karena Tesla memegang tangan kanannya yang membuatnya tidak bisa melarikan diri, Lilia berusaha lari dari Tesla tapi percuma saja, genggaman tangan Tesla terlalu kuat untuk Lilia lepaskan “mari kita makan bersama” ucap Tesla


“Heh?” Kata Lilia spontan

__ADS_1


Lilia diajak oleh Tesla untuk makan siang bersama, Tesla mencari tempat makan terdekat (kantin). Ia menemukan tempat makan yang sederhana di belakang PTB itu, kantin di PTB ini berada di belakang dan samping, biasanya kantin samping lebih ramai daripada kantin belakang.Tesla memesan makanan, ia memesan nasi putih lengkap dengan lauk pauknya. Lilia juga memesan makanan yang sama dengan Tesla.


Ketika makanan itu datang Tesla segera mencicipinya, namun sebelum Tesla menyuapi sendok keduanya, Lilia tiba-tiba berbicara padanya “kenapa kamu ingin meminjam uang tadi?” tanya Lilia penasaran


“Untuk makan siang, nanti akan saya ganti. Maaf ya, saya malah meminjam uang dari anak kecil seperti dirimu” jawab Tesla


“Aku bukan anak kecil lagi” balas Lilia cepat


Terlihat jelas bahwa Lilia benar-benar menarik banyak perhatian dari pria ataupun wanita di PTB itu, saat di kantin banyak orang yang memperhatikannya dan ia menjadi pusat perhatian, apalagi ada seorang cowok yang sedang makan bersama Lilia, para pria merasa iri dengan cowok yang makan bersama dengan Lilia, aura membunuh terlihat jelas pada ekspresi wajah mereka.


Lilia tidak memperdulikan mereka, ia mulai memakan makan siangnya. Tesla juga tampaknya tidak tahu bahwa ia sedang menjadi pusat perhatian di kantin itu. Kantin di bagian belakang lebih sepi daripada kantin yang ada di samping, karena Lilia sedang makan di kantin itu, perlahan-lahan banyak orang yang datang ke kantin belakang hanya untuk melihat Lilia.


Setelah menghabiskan makanan di atas meja, Lilia dan Tesla pergi jalan-jalan di sekitar PTB. Beberapa pelajar pria mengikuti mereka diam-diam, sepertinya mereka penasaran dengan pria yang bersama Lilia. Lilia memulai percakapan dengan nada sedih “siapa namamu” tanya Lilia


“Tesla, Iblis Kegelapan Tesla” jawab Tesla cepat


“Saya memang Iblis Kegelapan” jawab Tesla berhenti berjalan, Lilia ikut terhenti karena melihat Tesla yang sedang memperhatikan seseorang dari kejauhan


“Berapa uang yang kamu inginkan agar kamu tidak akan mengaku sebagai Iblis Kegelapan lagi?”Tanya Lilia lagi


Tiba-tiba Tesla memegang tangan Lilia dan mengajaknya masuk ke sela-sela bangunan. Ternyata oh ternyata Renner dan Kant sudah sampai di PTB dan sekarang ia sedang mencari Tesla, beberapa penjaga mengepung Ksatria Iblis Suci milik Renner, namun hal itu percuma walau penjaga gerbang tidak takut dengan Ksatria Iblis Suci tetap saja kemampuan mereka jauh berada di bawah.


Tesla tadi melihat Kant melambai-lambaikan tangan padanya, sepertinya Kant mencoba memberikan sinyal pada Tesla untuk bersembunyi karena Renner sudah datang. Karena Lilia berjalan sangat lambat, Tesla berinisiatif untuk menggendong Lilia seperti tuan putri agar mereka berlari lebih cepat.


Saat Tesla mengending Lilia, terlihat jelas bahwa Lilia menolaknya dengan beberapa kali berkata “turunkan, turunkan aku”

__ADS_1


Beberapa waktu kemudian, akhirnya Tesla menemukan tempat persembunyian yang menurutnya paling aman dan Renner tidak akan dapat menemukannya. Tesla segera masuk dan menunggu di sana hingga tidak ada tanda-tanda dari Renner lagi.


...***...


Flashback saat Renner masih berada di penginapan


Renner bangun dari tidurnya yang sangat nyenyak, ia tertidur hingga siang hari. Hal ini karena Renner belum terbiasa tidur tanpa alarm, ada alarm saja dia sering kesiangan apalagi tidak ada alarm. Di desa pertanian dulu tempat Renner tinggal ada alarm alami yang selalu berbunyi ketika pagi tiba.


Renner mengusap matanya dan melihat tidak ada orang di kamar, tiba-tiba ia cepat-cepat mandi dan berganti pakaian dan segera menemui Kant yang berada di depan pintu masuk penginapan. Renner terlihat sangat terburu-buru, tapi dari jauh Kant sudah tahu apa yang akan dilakukan oleh Renner.


“Dimana suamiku?” tanya Renner khawatir


“Dia sedang membeli sesuatu” jawab Kant cemas karena ia sedang berbohong kepada Yang Mulia


“Kenapa dia pergi sendirian?, bohong!” kata Renner, jelas sekali bahwa Kant berbohong. Dari gerak-geriknya gerakan matanya dan yang paling mencolok adalah ia mengatakan Tesla sedang membeli sesuatu padahal dirinya ada untuk melayani Yang Mulia Tesla. Dengan kata lain Tesla tidak akan keluar sendirian hanya untuk membeli sesuatu, ia pasti akan menyuruh Kant.


“Kemana dia pergi?” tanya Renner serius, tiba-tiba pintu masuk penginapan terbuka dan terlihatlah Ksatria Iblis Suci yang siap menyerang Kant kapan saja.


“Yang Mulia ke PTB fiksi pagi-pagi sekali!” jawab Kant dengan cepat, tubuhnya berkeringat dan bergemetaran ketika melihat Ksatria Iblis Suci.


Ekspresi Renner tiba-tiba menjadi ceria kembali. Renner mengajak Kant untuk menyusul Tesla di PTB fiksi, dan akhirnya Renner sadar bahwa Tesla pergi untuk selingkuh darinya karena ia melihat banyak sekali gadis cantik di PTB itu. Ketika Renner datang keributan mulai terjadi, para pelajar ada yang pingsan saat melihat Ksatria Iblis Suci, mereka berlari panik. Sementar itu penjaga gerbang berusaha menghentikan Ksatria Iblis Suci walau badan mereka bergemetaran ketika berhadapan dengannya.


Kant sangat menjaga jarak dari Ksatria Iblis Suci, ia masuk ke PTB duluan dan segera memberi sinyal pada Tesla. Setelah berhasil memberikan sinyal, ia pura-pura mencari Tesla dengan cara jalan-jalan di sekitar PTB.


Karena keributan yang ditimbulkan oleh Ksatria Iblis Suci, akhirnya ada pengumuman dari langit yang mengatakan “semua pelajar harap tenang, berkumpul di gedung pameran seni sekarang. Ulangi, semua pelajar harap tenang, berkumpul di gedung pameran seni sekarang”

__ADS_1


Semua pelajar mendengar hal itu, mereka segera berkumpul di gedung pameran seni. Suara dari langit tadi adalah sebuah sihir tingkat tinggi, sihir itu berasal dari orang yang bertanggung jawab atas  PTB ini atau dengan kata lain ia adalah pemimpinnya. Dengan segera ia dan beberapa guru menuju lokasi dimana Ksatria Iblis Suci berada.


...*** Bersambung ***...


__ADS_2