Ilmuwan RAJA IBLIS

Ilmuwan RAJA IBLIS
Chapter 5 : Rahasia Renner dan Penelitian Kedua


__ADS_3

Peringatan, eps kali ini begitu panjang dan akan sangat santai. Selamat membaca.


...Chapter 5 : Rahasia Renner dan Penelitian Kedua...


...(Revisi terbaru)...


Tesla telah menyiapkan seluruh barang yang ia butuhkan di dalam tas, ia pun pergi ke halaman rumah tempat dimana Renner sedang menunggunya. Tesla memakai pakaian tani, tampak ekspresi wajahnya begitu bersemangat, seperti ia benar-benar menunggu waktu luang ini.


“Ayo kita pergi.” kata Tesla sambil mengejutkan Renner dengan menggendong istrinya seperti biasa (seperti tuan putri)


“Ahh sayang, kamu mengejutkan Renner. Tapi kenapa kamu memakai pakaian itu?, hari ini kan kita libur, pakailah baju yang lain” kata Renner sambil melihat pakaian suaminya


“Ada yang harus Saya lakukan di ladang kita. Karena hal itu mari kita berangkat!” kata Tesla sambil melesat dengan cepatnya menuju ladangnya


...*** 10 menit kemudian ***...


Dalam perjalanan yang begitu singkat ini, Tesla sebenarnya tidak sadar seberapa cepat dirinya sekarang. Ya siapa peduli dengan hal itu, yang penting adalah penelitian!.


“Kita sudah sampai” Tesla menurunkan Istrinnya dengan perlahan dan ia langsung turun ke ladang


“Apa yang ingin sayang lakukan dan coba disini?” tanya Renner penasaran


“Sesuatu yang tidak akan kamu pahami, diam dan perhatikan.” kata Tesla cepat


Renner melihat apa yang dilakukan suaminya dengan seksama, ia tak melewatkan satu detik pun. Tesla mengambil sebongkah tanah yang cukup besar dengan tangan kanannya, Renner yang melihat hal itu berkata dalam hatinya “Suamiku sekuat itu?!”


Tesla memegang tanah itu dengan kedua tangan nya dan ia menutup mata, istrinya terus memperhatikan, namun Renner bingung kenapa suaminya tidak bergerak sedikitpun. Tak lama kemudian...


Sebongkah tanah yang dipegang Tesla perlahan-lahan berubah menjadi emas, Renner terpukau dengan apa yang dilakukan Tesla, hal itu tampak jelas di ekspresi wajahnya yang begitu terkejut.


“Benda apa itu, berkilau-kilau dan tampak sangat aneh?” kata Renner dengan mata yang terlihat menginginkan sebongkah tanah yang telah berubah menjadi emas tersebut


“Wajar saja jika rakyat jelata seperti kamu tidak mengetahui benda apa ini.” kata Tesla dengan berbalik badan menghadap Renner


“Rakyat jelata?” tanya Renner bingung


“Lupakan saja, sekarang apa kau bisa membelah batu bersinar ini dengan sihirmu?” kata Tesla senyum


“Tapi kan. Renner lemah dengan sihir tipe serangan” kata Renner merendah


“Coba saja dulu” kata Tesla sambil meletakkan batu di depan istrinya


...***...


Keluarga Iblis kegelapan adalah satu satunya keturunan langsung jendral terkuat yang melayani Raja Iblis Hades. Namun keturunan jendral ini tidak bisa memiliki banyak keturunan, karena apabila keturunan Iblis kegelapan dikawinkan dengan keluarga Iblis lain yang terjadi adalah mereka tidak akan kesulitan mempunyai anak.


Maka dari itu Jendral memutuskan keturunannya untuk menyilang kan pasangan Iblis Kegelapan dengan, contoh ; kakak tertua akan menikahi adik paling muda.


Tesla adalah keturunan Iblis Kegelapan, tapi ia dan Renner memiliki garis keturunan yang tidak mungkin terjadi, mereka tidak tahu hal ini. Namun karena hal itu Tesla dan Renner memiliki kemampuan yang sangat luar biasa.


Renner sangat kuat dalam hal menetralkan sihir dan sihir waktu sedangkan Tesla kuat dalam hal sihir penciptaan dan psikologi, meski begitu sihir elemen mereka berada di atas Keluarga Iblis pada umumnya.


...***...


Renner mundur beberapa langkah, ia bersiap menyerang batu berkilau (emas), dengan sihir angin. Ia memusatkan sihir anginnya di tangan kanannya lalu Renner memberikan pukulan ke arah batu berkilau (emas)


Wush!...


Angin kencang terbawa dari pukulan tangan tadi, batu berkilau (emas) terbelah menjadi 2 bagian. Walau hanya angin tapi daya serangnya begitu kuat jadi dapat membelah batu berkilau itu dengan sangat mudah.


Tesla terkejut dengan apa yang ia lihat. Ia terdiam sejenak, dan akhirnya berkata “Hebat. Saya jadi ingin menguji kekuatanmu” kata Tesla dengan ekspresi terkejut dan antusias


“Ini bukan apa-apa dibanding kamu, sayang. Renner yakin kamu lebih hebat.” kata Renner sambil curi-curi pandangan kepada Tesla


“Selanjutnya apabila kamu bisa membelah yang ini maka suamimu ini akan menuruti apapun yang kamu mau.” kata Tesla dengan wajah yang gembira dan senyuman jahat


“Baik” Renner begitu antusias dengan apa yang dikatakan Tesla, ia mundur beberapa langkah dan bersiap untuk menyerang.


Tesla mengubah kedua batu emas itu menjadi sebuah batu yang begitu bersinar dan bening, ia mengubahnya menjadi berlian. Berlian yang amat mengkilat.


“Sebesar apapun kekuatanmu, berlian ini tidak akan dapat tergores”


“Silahkan, kamu bisa mulai sekarang. Keluarkan seluruh kekuatanmu untuk membelah batu ini.” kata Tesla sambil menjauh dari berlian


“Aku mulai.”


Renner memejamkan matanya dan ia berkata seakan merapalkan mantra sihir “Raja Iblis Hades yang terhormat pinjamkan hambamu ini sedikit kekuatan petir dan api untuk membelah batu aneh tersebut!"


Di saat yang bersamaan, tiba-tiba saja langit menjadi gelap dan membentuk sebuah pusaran. Kemudian menyambar tangan kanan Renner, dan seketika pedang api yang di selimuti petir ada di tangannya


Tesla kembali terkejut dengan apa yang ia lihat, namun ia tersenyum kecil karena apapun yang dilakukan Renner, ia tak akan bisa membelah berlian itu.


“Hiyaaaaa!”


Renner berlari dan melompat kearah salah satu batu berlian, ia mengayunkan pedang apinya itu dengan sekuat tenaga kearah batu berlian. Langit perlahan berubah menjadi seperti semula, dan batu berlian tidak tergores sedikitpun oleh serangan itu.


Tesla mendekati istrinya, pedang api mulai menghilang perlahan, Renner terdiam. Ia menunggu suaminya mendekat, Ia melompat ke arah suaminya dan spontan Tesla menahan istrinya dengan kedua tangannya


“Batu apa ini sayang!, batu ini sangat hebat!, apa nama batu ini?, boleh aku tunjukan ke ayah?” kata Renner begitu antusias dan senang, ia belum pernah melihat batu berkilau yang sekuat itu


“Pertama turunlah dulu... dadamu membuatku sulit bernafas” kata Tesla dengan suara yang kurang jelas karena wajahnya di tutupi oleh dada istrinya.


Perlahan Renner turun, ekspresi wajahnya begitu antusias. Dan ia menatap Tesla untuk mendapatkan jawaban dari pertayaannya tadi.


“Nama batu ini adalah berlian, dan kamu tidak boleh menunjukkan batu ini ke siapapun kecuali jika Saya mengizinkannya” kata Tesla serius


“Apa aku boleh menyimpannya?” tanya Renner dengan mata berbinar-binar


“Kalau yang itu tidak boleh. Tapi Saya akan memberikan berlian yang lebih baik”


Tesla turun kembali ke ladang lalu mengambil secuil tanah kemudian membentuknya seperti permata. Tesla mengubah tanah itu menjadi berlian, dan ia mengambil sedikit tanah lagi dan mengubahnya menjadi gelang emas. Ia menyembunyikan gelang itu di belakang punggungnya, Tesla memasangkan gelang itu ke tangan kiri Istrinya


Renner spontan memeluk Tesla dan berkata “Terima kasih, gelangnya sangat cantik” dan kemudian ia mencium pipi Tesla. Ia melepaskan pelukannya dan berlari-lari kesenangan karena telah diberi sesuatu oleh suaminya tercinta...


"Dasar. Semua wanita, seenaknya saja mencium pipi ini." Batin Tesla memengang pipinya dengan tangannya


"Baiklah saatnya Saya melanjutkan penelitian ini”


Renner bermain di sekitar ladang, sedangkan Tesla mencatat bahan-bahan tanah, emas, dan juga berlian.Tesla mengubah secuil tanah menjadi beberapa jenis batuan yang bisa ditemukan di bumi, kemudian ia mencatatnya.


Tak terasa bagi Tesla, waktu berjalan begitu cepat. Ia sudah selesai dengan penelitiannya kali ini, semua jenis batuan bumi sudah di buatnya semua. Banyak sekali batuan yang tidak dapat ia ubah dari tanah.


"Saya telah selesai. Kemari lah ada yang ingin Saya tunjukkan.” kata Tesla sambil melihat ke arah Renner


“Aku segera ke sana.” Renner berlari menuju Tesla kegirangan


Ketika sampai Renner memperhatikan Tesla dengan seksama, ia tahu saat ini suaminya itu tidak bisa diganggu dan ingin full fokus. Tesla mengambil secuil tanah kemudian ia membulatkan nya dan mulai menutup mata, dan perlahan tanah berubah menjadi sebuah biji durian.

__ADS_1


“Apa itu sayang?” tanya Renner sambil mendekati Tesla agar ia dapat melihat lebih jelas apa yang sedang diubahnya


“Ini adalah biji” kata Tesla sambil menunjukkan biji durian itu


Tesla berjalan ke tengah ladang dan ia menanam biji tersebut, istrinya mengikutinya dari belakang dengan rasa penasaran


“Apa kau bisa mempercepat pertumbuhannya?” tanya Tesla


“Tentu bisa!, hal seperti ini mudah.” kata Renner dengan sombong, ia ingin memperlihatkan kehebatannya di hadapan suaminya tercinta


Renner menyentuh tanah di dekat biji di tanam, lalu ia memejamkan mata. Tesla dengan sigap melindungi istrinya itu, biji itu mulai bereaksi, tanah disekitar mulai ditumbuhi rumput yang semakin bertumbuh setiap detiknya. Biji tersebut mulai tumbuh perlahan-lahan menjadi sebuah pohon yang semakin tinggi dan tinggi, tiba-tiba Renner pingsan.


Tesla terheran-heran melihat biji durian itu bisa tumbuh di dunia ini. Ketika ia melihat istrinya terbaring di tanah, ia segera menggendongnya dan membawanya di pohon tempat biasa mereka beristirahat.


...** 45 menit kemudian ***...


Karena jam makan siang telah tiba, banyak orang berbondong-bondong menuju ladang Tesla karena penasaran dengan pohon tinggi yang ada di ladangnya. Renner terbangun di pelukan suaminya, dan saat ia membuka mata, terlihat sudah banyak orang berkumpul di depan mereka berdua


“Apa kamu sudah bangun?" tanya Tesla menatap istrinya


Renner segera berdiri di susul dengan suaminya, kemudian Tesla mulai berbicara kepada orang yang datang karena penasaran dengan pohon tinggi itu.


“Apa kalian penasaran dengan pohon tinggi itu?. Sebelumnya aku akan memperkenalkan diri dulu.”


“Tidak perlu anak muda, kami sudah tahu siapa namamu” sahut salah satu orang (A)


“Namamu sangat terkenal, bahkan mungkin seluruh wilayah Kekaisaran pernah mendengar nama Tesla di telinga mereka.” orang (B)


Mungkin ada sskitar 20 orang lebih yang datang ke ladang Tesla, mereka semua penasaran akan pohon tinggi menjulang di tengah ladang. Mereka sangat penasaran dengan pohon tinggi, ini karena di desa jarang sekali ada pohon setinggi itu.


"Baiklah jika begitu, mari kita dekati pohon itu. Ada yang ingin Saya bagikan kepada dengan kalian semua” kata Tesla sambil menggendong istrinya seperti biasa


Semua orang yang melihat tersenyum “Mesranya.”


Renner malu setengah mati. wajah dan lehernya memerah, saking malunya ia menutup matanya.


Tesla berjalan menuju pohon dan orang-orang juga mengikutinya, sesampainya ia di sana. Ia menurunkan istrinya dan memejamkan mata, tak lama sebuah pedang angin muncul di kedua tangannya.


“Renner, tolong lindungi semua orang di sini.” kata Tesla berjalan menjauhi pohon.


“Baik” jawab istrinya cepat


Tesla sudah cukup jauh dari pohon, Ia bersiap-siap untuk melompat


Wush!...


Kedua pedangnya di tebas ke tanah agar tekanan angin dapat membuatnya melesat ke arah pohon.


Semua orang hanya bisa menonton, mereka bahkan baru tahu ada pedang yang terbuat dari angin.


Ssst!


Tesla melesat ke atas dengan sangat cepat. Ia bermaksud memotong dahan yang menahan buah durian, dan di saat ia melihat buah tersebut, pedang di tebas ke arah buat tersebut. Tekanan angin yang dihasilkan sangat kuat sehingga dapat dwngan mudah memotong sebagian dahan pohon, di saat itulah tugas dari Renner.


Renner menangkis dahan yang jatuh dengan sihir angin, dalam beberapa detik saja semua buah durian yang ada di pohon habis ditebas oleh pedang angin Tesla.


Tesla pun terjatuh, ia kembali menebas ke arah tanah namun kali ini tebasan nya pelan. Ia melakukanmya untuk memperlambat jatuh bebas. Akhirnya ia berhasil mendarat dengan selamat, dengan segera Tesla mendekati semua orang.


“Semuanya Saya butuh bantuan kalian. Cari dan ambil buah berduri di dahan yang telah jatuh tadi.” kata Tesla


Semua orang mencari buah berduri yang dikatakan Tesla, namun tentu kebanyakan orang merasa bingung dengan apa yang sedang mereka cari. Tidak dibutuhkan wakti yang lama untuk mengumpulkan semua buah durian itu.


Seketika semua orang terkejut bahwa didalam buah berduri tersebut ada buah lainnya. Tesla mengambil satu daging durian lalu ia berkata “Ini namanya buah durian. Cobalah rasanya sangat unik.” kata Tesla, ia memakan buah tersebut untuk menyakinkan bahwa buah itu tidak berbahaya.


Tesla membuat beberapa pisau lagi kemudian membagikannya kepada beberapa orang “Ayo silahkan habiskan semua buah ini semuanya” kata Tesla


Tesla kemudian mengambil satu buah lagi dan membawanya ke dekat istrinya, ia kemudian membelahnya dan mengambil daging buah.


“Aaaa buka mulutmu.” kata Tesla sambil menyuapi Renner, wajahnya memerah, ia ragu dengan buah asing yang di suapi suaminya itu


“Saya yakin kamu akan suka dengan rasa buah ini” kata Tesla sambil tersenyum. Renner pun menerima suapan suaminya itu dengan malu-malu.


“Mmmm apa ini. Rasanya begitu unik, Renner belum pernah merasakan rasa yang seperti ini!” kata Renner memejamkan mata tanda ia sangat menikmati suapan dari suaminya tercinta


“Bijinya jangan ditelan ya.” kata Tesla


Setelah daging durian yang diberikan Tesla habis, Renner malah menjilati tangan suaminya karena di sana ada sisa-sisa daging durian. Orang-orang yang melihat itu mulai percaya bahwa buah durian itu aman dimakan, mereka juga tersenyum melihat kelakuan pasutri yang baru menikah itu.


Renner menghabiskan satu buah durian, Tesla kemudian mengambil beberapa buah lagi. Tiada angin tiada mendung, tiba-tiba saja Ayah dan Ibu Tesla datang melihat ladang anaknya yang di tumbuhi pohon tinggi.


Matahari sudah tergelincir, sore hari telah tiba, dan semua orang tidak menyadari hal itu.


“Apa kalian semua tidak bekerja?” kata Volta


“Kerjanya bisa besok. Volta ciciplah buah berduri ini” kata orang tersebut sambil memberikan satu buah durian


“Tidak usah, Aku hanya penasaran dengan pohon tinggi itu, dan kami akan segera pulang.” jawab Volta cepat, ia ingin menjaga wibawanya di depan banyak orang.


“Ayah!, apa kamu menjemput kami?” kata Renner


“Iya, ayo pulang.”


Volta dikenal dengan sosok yang sangat tegas dan juga menyeramkan, ia harus menjaga image itu di depan orang banyak. Tapi kebanyakan orang yang sudah mengenalnya sudah tahu sikap menjaga image nya itu.


Tesla mendekati Renner dan berkata "Renner apa kamu bisa membawa 3 buah itu?” 


“Aku bisa membawanya dengan sihir angin dan pengikat.” jawab Renner sambil memberikan sihir pengikat


“Bagus”


Tesla menggendong istrinya seperti biasa (seperti tuan putri), Renner juga langsung menggunakan sihir anginnya pada ketiga buah tersebut. Ia membawa istrinya itu untuk pulang bersama orang tuanya. Orang-orang yang melihat hanya bisa tertawa kecil dan tersenyum, mereka berempat berjalan bersama menuju rumah.


Di tengah perjalanan, Volta tampak penasaran dengan putranya itu. Padahal hari libur malah pergi ke ladang. Ia juga penasaran, kenapa Tesla mengendong Renner bagai tuan putri.


“Tesla bukankah seharusnya hari ini libur?” tanya Volta


“Ada alasan tertentu Ayah.”


“Hmm lalu kenapa kau menggendong istrimu seperti itu?” kata Volta heran


“Bukankah yang seperti ini disukai oleh wanita, Ayah?” kata Tesla senyum


Volta terdiam dan melihat istrinya, dan tak lama kemudian. Tiba-tiba saja Volta menggendong istrinya seperti tuan putri, namun Resis tidak malu. Ia hanya tersenyum kecil melihat kelakuan suaminya itu. Renner yang melihat hal itu juga tersenyum kecil.


“Anakku.” kata Volta serius


“Ada apa Ayah?” tanya Tesla penasaran

__ADS_1


“Tahukah kamu bahwa Ayah bisa lebih cepat sampai di rumah daripada kamu?” kata Volta menatap putranya dengan sombong


“Hee apa benar, jika begitu mari kita berlomba.” kata Tesla yang balik menatap Ayahnya dengan kepercayaan diri


“Ayah. Apa kamu tidak malu jika dilihat orang lain nanti?” kata Ibu senyum


“Tenang saja, orang yang bekerja di sekitar sini semuanya berkumpul di ladang Tesla..” kata Volta sambil melihat sekeliling


“Maaf Ayah, Say pergi dulu” Tesla melaju dengan cepat meninggalkan Ayah dan Ibunya


Saking kencangnya kecepatan Tesla, angin kencang terbawa-bawa, tanaman di terjang angin kencang ketika di lewati oleh Tesla.


“Baiklah jika begitu, pegangan yang lebih kuat!” kata Volta bersiap-siap mengejar putranya


Resis memegang suami nya dengan erat, dan sebagai pengaman ia memakai sihir pengikat. Volta memejamkan matanya dan di saat bersamaan energi sihir terkumpul di kedua kakinya. Ia membuka mata


Wush!...


Dia melesat dengan begitu cepat seperti peluru. Tesla terkejut dengan Ayahnya yang tiba-tiba melesat begitu cepat, Tesla dan Renner tertinggal dengan mudahnya. Namun Tesla memiliki rencana. Ia tidak berencana kalah dari Ayahnya itu. Ia berhenti dan menurunkan istrinya


“Peluk Saya dengan erat-erat. Tambahkan juga sihir pengikat.” kata Tesla serius


“Baik” kata Renner senang


Renner memeluk suaminya dengan erat, ia memejamkan mata dan berusaha merasakan kehangatan dari pelukan itu. Tesla memejamkan matanya dan tak lama kemudian, pedang udara ada di kedua tangannya.


Tesla berbalik dan menebaskan kedua pedang tersebut ke arah belakang. Seketika mereka berdua terbang ke langit dengan sangat cepat, Volta yang sudah merasa merang tersenyum kecil. Namun kesenangan tidak berlangsung lama, ia terkejut melihat putra dan menantunya ada di atas, melaju sangat cepat.


“Jenius sekali, tapi Ayahnya juga pasti seorang jenius!” kata Volta yang tiba - tiba berbalik dan menghembuskan angin yang sangat kencang dari mulutnya. Ayah dan Ibu terbang mendekati Tesla, terjadi aksi yang sangat menyenangkan bagi ayah dan anak itu.


“Hebat juga kamu bisa membuat pedang seperti itu” kata Volta memerhatikan pedang angin di tangan Tesla


“Ayah juga hebat. Bisa menyaingi Saya dalam perlombaan ini.” kata Tesla senyum, ia membalas pujian dari Ayah. Ini biasanya tidak dilakukan oleh Ilmuwan gila itu di dunia lamanya.


...*** 10 Menit kemudian ***...


Mereka berempat sampai di rumah dengan membawa angin yang begitu kencang, saat mereka tiba suara angin terdengar jelas ditelinga.


“Jadi siapa pemenangnya?” kata Tesla menatap Ayahnya sombong


“Tentu saja Ayah yang duluan sampai di rumah ha ha ha” kata Volta tertawa


“Tidak sepertinya Saya lebih cepat sampai dari pada Ayah” jawab Tesla cepat


Volta menurunkan Istrinya Resis perlahan, Renner melepas pelukannya, perdebatan Ayah dan Anak ini masih saja berlanjut. Namun terlihat dari ekspresi mereka bahwa sebenarnya mereka hanya ingin pamer satu sama lain.


“Kalian berdua ayo masuk.” kata Ibu dengan senyuman


Dengan kompaknya Ayah dan Anak itu menjawab “Baik”


“Jadi Ayah kita anggap seri saja” kata Tesla


“Setuju.” kata Ayah memberikan kepalan tangan. Tesla menerima kepalan tangan itu dengan tangan kanannya, mereka berdua berjalan masuk ke rumah bersama.


Tak lama kemudian, malam mulai tiba dan keluarga kecil itu sudah siap di meja makan, Ibu dan Renner sedang menyajikan makanan sedangkan Tesla mendengarkan cerita petualangan Ayahnya, keluarga kecil ini begitu harmonis dan bahagia. Setelah mereka makan, Ibu dan Renner membawa buah berduri ke atas meja


“Apa ini adalah buah yang dimakan oleh orang-orang tadi?" tanya Volta melihat-lihat salah satu buah durian itu.


Tesla membelah durian dengan pisau yang diberikan istrinya. Ayah dan Ibunya terkejut akan melihat daging durian yang tersimpan di buah yang berduri tadi.Mereka berempat memakan buah durian itu dengan sangat lahap, terutama Volta dan Renner.


Tesla adalah seorang mantan ilmuwan yang tidak mengerti tentang suasana, ia batu sadar bahwa telah buang-buang waktu yang begitu banyak. Akhirnya Tesla bertanya kepada Ayah tentang Istrinya.


“Jadi Ayah kenapa jantung Renner selimuti aura gelap?” tanya Tesla serius


Suasana tiba-tiba menjadi berat, tidak ada suara yang terdengar. Renner melototi suaminya dan berkata “Bagaimana bisa suamiku tahu?”


“Ayah bisa jawab pertanyaan tadi?” kata Tesla dengan ekspresi marah


Renner menundukkan kepala, ia tak ingin orang melihat wajahnya saat ini, Ibu Resis hanya bisa terdiam melihat apa yang dikatakan oleh anaknya itu.


“Maaf Tesla. Kamu bisa tanyakan pada orangnya langsung. Ayah dan Ibu mengantuk jadi kami akan ke kamar” kata Volta mengajak istrinya ke kamar.


Volta bingung, bagaimana bisa anaknya itu mengetahui hal yang seharusnya ia tidak ketahui sebelum waktunya, hal itu tampak jelas pada ekspresi wajahnya yang terkejut.


...*** Di kamar ***...


Tesla menggendong istrinya seperti biasa dan berjalan menuju kamar, saat tiba ia langsung menurunkan Renner di tempat tidur.


“Jadi. Apa kamu bisa menjelaskan hal ini?” tanya Tesla sambil menahan amarahnya


Renner hanya diam. Tesla kemudian mendekati wajah istrinya dan menciumnya.


Cup!...


“Apa sudah tenang?” tanya Tesla


Tiba-tiba Renner bangun dan memeluk suaminya itu dan entah apa alasannya ia menangis tersedu-sedu di dada Tesla.


“Sayang, ma-maaf. Hiks hiks Renner menyembunyikannya darimu. Hiks hiks, aura gelap yang ada di jantung Renner adalah kutukan teurunan dari keluarga.” kata Renner menangis


Tesla menenangkan istrinya seperti orang tua yang sedang menenangkan anaknya. “Tenanglah, jadi apa kutukannya?”


Sebenarnya Tesla tidak percaya akan kutukan itu, tapi ia tidak bisa menganggap hal ini enteng karena saat ini ia berada di dunia lain yang hukum fisika berbeda.


Renner menceritakan kutukannya dan melihat suaminya dengan penuh harapan agar Tesla tidak memarahinya.


“Jika kesucian Renner diambil oleh laki-laki maka ia tidak akan menikah dengan wanita lain. jika tetap memaksa maka ia akan merasakan kesakitan di sekujur tubuhnya. Dengan kata lain sayang tidak bisa memiliki istri selain Renner” kata Renner yang tiba-tiba memeluk Tesla lagi dan menangis setelah mengatakan hal itu.


Tesla hanya bisa terheran-heran, ia mengira kutukan akan sangat berbahaya yang mungkin saja mengancam nyawa, ia menghela nafas kecewa.


“Hah... Saya juga melihat aura berwarna putih menyelimuti jantungmu itu apa artinya?” tanya Tesla


“Itu hanya penyeimbang. Jika Renner sedang dalam masa subur maka aura gelap akan lebih banyak. Namun jika biasa saja maka aura yang berwarna putih akan muncul” kata Renner malu


“Jadi aura gelap itu hanya pertanda kutukan?” tanya Tesla, ia hanya ingin memastikan


“Iya, aura itu tidak berbahaya sama sekali” kata Renner melihat suaminya


“Baiklah jika begitu mari kita tidur” kata Tesla melepas pelukan Renner dan langsung tidur, tampak dari wajahnya bahwa ia kecewa berat dengan kenyataan yang ia terima.


Renner mengusap air matanya dan juga ikut tidur bersama suaminya itu, ia tertidur sambil memeluk tangan suaminya.


...***...


Seperti biasa. Saat bangun Tesla lebih dulu daripada istrinya, karena bangun lebih awal ia bermaksud mandi duluan. Tapi langkahnya terhenti ketika keluar dari kamar. Ayahnya tiba-tiba berjalan ke arah Tesla dengan wajah yang serius.


Volta mendekati anaknya itu dan memegang pundaknya, “Tesla... mungkin ini sulit bagimu karena masalah kemarin malam. Namun berita yang akan Ayah sampaikan akan lebih sulit lagi dari itu. Ayah mohon kamu harus bisa menerima nya dan menjalaninya. Mungkin kamu akan membenci Ayah dan seluruh keluarga Iblis Kegelapan. Tapi, kamu hanya bisa menerimanya” kata Volta menatap anaknya serius

__ADS_1


"Pagi-pagi seperti ini sudah ada berita yang berat, hah..."


...*** Bersambung ***...


__ADS_2