Ilmuwan RAJA IBLIS

Ilmuwan RAJA IBLIS
Chapter 27 : Kembali Ke Ibukota


__ADS_3

...Chapter 27 : Kembali Ke Ibukota...


Tesla, istrinya dan Philip berdiri di dekat pelindung ion itu, terlihat bahwa Philip masih sedikit gemetaran akan pelindung tersebut. Tesla mengarahkan kedua tangannya ke pelindung, semburan api merah menyala keluar dengan sangat dahsyat, membakar rumput dan tanah di sekitar mengubahnya menjadi abu hitam pekat.


Semburan api itu mengenai pelindung, sayang sekali ternyata si jago merah tidak mampu menembus pelindung itu. Tesla terus-menerus menyemburkan api dari tangannya, sebenarnya ia ingin mengetes efek elektromagnetik dari pelindung itu, jika pelindung itu adalah pelindung ion (Elektron Shield) atau pelindung dengan konsep yang sama, maka seharusnya pelindung itu akan tertembus jika diberi panas terus-menerus.


Tidak ada sedikitpun api yang bisa menembus pelindung itu, suhu di sekitar api mulai meningkat drastis, tanah mengeluarkan hawa panas yang bisa dilihat oleh mata. Tesla, Renner, dan Philip mulai mengeluarkan keringat, tanda bahwa mereka kepanasan dengan semburan api yang dikeluarkan Tesla.


Bukannya berhenti, Tesla malah menambah kapasitas semburannya menjadi lebih besar lagi, hal itu membuat seluruh desa merasakan peningkatan suhu yang tiba-tiba. Setelah cukup lama, akhirnya Tesla menghentikan semburan api itu, pelindung itu tidak tergores sedikitpun. Ini artinya cara kerja elektron di dunia ini berbeda dengan di bumi atau suhu semburan api tidak dapat menghapus sifat elektromagnetik pelindung yang begitu kuat.


Tesla mendekati istrinya yang telah sedang dilindungi oleh Ksatria Iblis Suci, saat Tesla menambah kapasitas semburan api menjadi lebih besar, spontan Ksatria Iblis Suci melindungi istrinya. Padahal Renner tidak menganggap semburan api itu berbahaya bagi dirinya. Satu Ksatria Iblis Suci tetap di tempatnya, diam berdiri tegak seakan tidak ada yang terjadi. Terlihat jelas terdapat ketidak sinkronnya tim Ksatria Iblis Suci sekarang.


Tesla menyadari keanehan itu, tapi ia diam saja tidak mau menelusuri lebih lanjut. Terlalu banyak hal yang aneh di dunia ini, ia harus memahami dasarnya dulu baru bisa meneliti hal-hal aneh ini lebih lanjut. Keempat Ksatria Iblis Suci kembali ke posisi mereka, di belakang Renner. Tesla melihat Renner sambil berpikir.


“Renner, apa kamu bisa mengembalikkan waktu di sekitar pelindung itu?” tanya Tesla


“Eh?, tidak tidak, pelindung itu sangat besar, energi sihir Renner pasti tidak akan cukup” jawab Tesla senyum


Tesla menghela nafasnya, sebenarnya ia sudah tahu bahwa istrinya tidak akan bisa membalikkan waktu di sekitar pelindung itu. Terpaksa Tesla harus melakukan cara terakhir untuk menembus pelindung itu, sebenarnya ada cara lain. Tapi, dibutuhkan waktu yang lebih lama jika ia harus memakai cara itu, diperlukan penelitian lebih lanjut.


“Philip!” kata Tesla


“Ya Yang Mulia, hamba siap melaksanakan apapun perintah!” jawab Philip bersujud


“Sentuh pelindung itu” kata Tesla serius


Suasana hening tanpa suara, Philip terdiam karena Tesla belum selesai dengan perkataannya. Ia pikir masih ada perintah lainnya, lagipula menyentuh pelindung bukanlah perintah yang berbahaya, tapi Tesla tidak melanjutkan perkataannya karena hanya itu perintah darinya. Ia hanya ingin memastikan ketahanan fisik dan pelindung itu.


Pelindung ion (Elektron Shield) seharusnya memiliki daya listrik yang sangat kuat, jika benar pelindung itu adalah pelindung ion yang mirip seperti di dunia Tesla dulu, seharusnya Philip mati di tempat dan tidak menyisakan apapun. Tapi, sebenarnya Tesla sudah tahu bahwa pelindung itu tidak memiliki daya listrik ataupun daya tarik sama sekali, jika pelindung itu memiliki daya listrik, seharusnya tanah di desa akan dipenuhi aliran listrik, dan lihatlah tanah di desa baik-baik saja.


Tetap saja menyentuh pelindung itu terlalu berbahaya, bisa saja ada efek samping yang sangat berbahaya. Warga di desa pun tidak berani mendekati pelindung lebih dari 200 meter. Sementara itu Tesla, istrinya dan Philip berani mendekat sampai 100 meter kurang. Lagipula sudah ada bukti kuat bahwa pelindung itu bukanlah Elektron Shield, resiko untuk terkena serangan listrik menurun drastis. Disaat yang sama Tesla berpikir untuk mengetes ketahan tubuh Philip yang sekarang, Philip berubah menjadi Iblis Sejati, apakah tubuhnya akan sanggup menerima efek samping dari pelindung itu?


“Yang Mulia?” tanya Philip, ia bingung dengan Yang Mulia tiba-tiba diam setelah berkata satu kalimat saja, perintahnya sangat simpel dan tampak tidak berbahaya sama sekali.


“Ada apa?, apa terlalu berbahaya?, kamu boleh mundur. Wajar saja jika kamu takut dengan sesuatu yang engkau tidak kamu ketahui -” jawab Tesla berbicara sendiri, Philip mengangkat kepalanya


Philip memotong perkataan Yang Mulia “Tidak tidak Yang Mulia, bukan itu maksud hamba. Perintah itu terlalu sederhana, apa itu saja perintahnya? Maaf atas kelancangan hamba karena telah memotong perkataan Yang Mulia.” Philip tidak bermaksud tidak sopan, hanya saja ia melakukan hal itu secara spontan karena terkejut dengan perintah yang diberikan Yang Mulia.


“Apa dia percaya diri dengan ketahan tubuhnya yang sekarang?, atau dia tidak sayang nyawa?” tanya Tesla dalam hati


“Kalau begitu lakukanlah sekarang” kata Tesla

__ADS_1


“Baik!” jawab Philip cepat, ia berdiri dan berjalan dengan gagah berani menuju pelindung


Philip tahu bahwa pelindung tidak dapat memberikan efek apapun pada seseorang, namanya juga pelindung. Tapi, ada pelindung yang memiliki penghalang di dekatnya untuk mencegah musuh mendekati pelindung, biasanya penghalang terdapat di sisi luar dari pelindung. Dengan kata lain, tidak akan terjadi apa-apa.


Tapi tetap saja, pelindung tahap dunia jarang sekali dapat diteliti, akibatnya informasi mengenai pelindung ini begitu sedikit. Salah satu informasi berharga dari rumor orang-orang adalah, pelindung tahap dunia hanya bisa dibuat dengan energi sihir yang sangat banyak hingga cukup dibandingkan dengan 100 penyihir biasa.


Perlahan-lahan Philip menjulurkan tanganya melewati pelindung, ia menutup matanya bersiap menahan rasa sakit. Tapi tanganya bisa menembus pelindung itu, tanganya bisa menembusnya seakan tidak ada pelindung, Philip membuka matanya perlahan. Ia spontan menarik tangannya kembali dan menjauh, perlahan ia menjulurkan tangannya yang satunya lagi, dan tidak terjadi apa-apa. Philip menarik tanganya lagi, hal ini hampir terulang sebanyak 6 kali.


Setelah yakin, Philip berjalan kembali ke arah Yang Mulia. Ia ingin melaporkan apa yang terjadi pada tangannya, saat sampai di hadapan Tesla, Philip bersujud memberi hormat dan berbicara “Yang Mulia, hamba sudah menyentuh pelindung itu dengan tangan. Dan hasilnya tidak terjadi apa-apa, tangan hamba tidak dapat merasakan wujud fisik dari pelindung itu. Tangannya hamba melewati pelindung seakan benda itu tidak ada di sana”


“Seperti ilusi?” kata Tesla


“Ya Yang Mulia” jawab Philip cepat


Tesla hanya bisa pasrah dengan hukum di dunia ini, lag-lagi hal yang dianggap berbahaya ternyata tidak ada. Sepertinya Tesla mulai beradaptasi dengan hukum di dunia ini, hal itu tampak jelas dengan ekspresinya yang seakan mengatakan, ini dunia fantasi. Tesla berbalik menuju penginapan kembali, ia ingin mengajak Ra untuk pergi bersamanya ke Ibukota.


Istrinya mengikutinya dari belakang, begitu juga dengan Philip. Ketika sampai di depan penginapan, Ksatria Iblis Suci berhenti mengawal Renner dan berjaga-jaga di depan pintu penginapan. Philip membuka pintu kamar, Ra sedang memandangi jendela kamar. Ekspresi wajahnya terasa sangat damai karena permasalahan utama dalam hidupnya sudah terselesaikan, masalah yang lain adalah penyelidikan tentang Bangsawan yang telah membunuh ayahnya dulu. Untuk sekarang ia tidak mau memikirkan hal itu, ia ingin menikmati momen-momen damai ini.


“Ra, apa kamu sudah sanggup berdiri?” tanya Tesla, Ra yang sedang melamun berbalik terkejut karena tiba-tiba ada Yang Mulia dan yang lain di kamarnya.


“Ya Yang Mulia” jawab Ra


Luka yang dialami Ra bukanlah luka fisik luar, melainkan luka dalam. Kulitnya memang sudah kembali seperti semula, tapi luka itu bisa saja terbuka lagi ketika ia memaksakan diri lagi. Tapi untungnya Ra tidak memiliki ramuan itu lagi. Tapi seharusnya Tesla tidak mengajak Ra sekarang ke Ibukota, dasar ilmuwan gila itu, masih saja tidak bisa membaca situasi! Biarkan dia istirahat!


“Baiklah kalau begitu, kita akan berangkat sekarang ke Ibukota”


Ra segera bersiap, ia pergi ke tempat penginapannya, Tesla dan istrinya menunggunya di kamar mereka. Ra membawa satu tas penuh pakaiannya dan adiknya. Philip mengikuti dirinya dan membantunya membawakan tas yang berat itu. Tapi ketika mereka berdua keluar dari penginapan milik Ra, jalan sudah dipenuhi warga desa. 


...***...


 


Para warga bersiap-siap menyambut pahlawan mereka di depan rumah Bangsawan Klan Manusia Serigala (penginapan malam tadi). Penginapan itu sebenarnya adalah bekas dari Bangsawan Klan Manusia Serigala. Bangunan megah itu sekarang dijadikan tempat tamu Bangsawan menginap.


“Ada apa ini?” tanya Philip melihat kerumunan


“Mereka semua pasti ingin memohon pada Yang Mulia untuk mengajaknya berpesta lagi” kata Ra tersenyum


Philip duduk dan menggigit tas dengan mulutnya “Ada apa?” tanya Ra melihat kelakuan Philip


“Naiklah, aku akan terbang agar bisa melewati kerumunan ini” jawab Philip kumur-kumur karena mulutnya sedang menggigit tas

__ADS_1


Ra menaiki Philip, tapi tampaknya ada yang salah disini. Jika Ra naik di punggung Philip maka kedua sayapnya akan kesulitan untuk bergerak. “Tidak seperti itu” kata Philip malu, dada Ra mengenai punggungnya


“Naik di leherku” kata Philip tidak jelas


“Leher?”


Ra turun dan ia menaiki leher Philip, kedua pahanya diselipkan ke sana. Tapi posisi seperti ini membuat Ra mudah jatuh, Philip berdiri dan memegang paha nya. Dengan begini ia akan aman dari keseimbangan. Melakukan hal itu sangat memalukan sekali, paha Ra sekarang benar-benar menempel di dekat wajah Philip.


Untung saja Philip tidak melihat ekspresi wajah Ra yang seksi sekarang. Tampaknya ia terangsang karena nafas Philip yang berada di dekat pahanya, Philip juga malu. Ini adalah pertama kalinya ia dapat menyentuh paha Ra, sepertinya mereka berdua menahan rasa malu di hati masing-masing. Philip terbang perlahan menuju penginapan (rumah Bangsawan Klan Manusia Serigala).


...***...


Tesla dihadapkan dengan situasi yang sama seperti malam tadi, tapi kali ini ia akan benar-benar menolak ajakan warga desa. Semua warga bersikeras untuk mengajak pahlawan mereka untuk tinggal lebih lama lagi dan berpesta kembali. Tidak ada yang mengangkat kepala mereka dari sujud.


“Tidak. Kali ini saya menolak!” hanya itu jawaban Tesla ketika warga berbicara memohon padanya


“Apa pahlawan akan kembali lagi?” tanya salah satu warga dengan suara pelan dan takut serta sedih


Para warga desa ingin berterima kasih kepada pahlawan sebanyak yang mereka bisa, pahlawan pasti akan pergi lagi dari desa ini karena sudah tidak ada hal yang perlu ia lakukan di sini, semua warga sedih. Padahal pahlawan mereka baru saja tiba malam tadi dan akan pergi lagi ketika siangnya.


“Saya akan kembali, apa itu tidak boleh?” tanya Tesla, sebenarnya ia merasa tidak enak sudah membunuh pemimpin di desa ini, saat ini pasti desa ini akan kehilangan arah dan tujuannya. Tapi, Tesla tidak memiliki pengalaman dalam memimpin wilayah.


 Semua warga mengangkat kepalanya, mereka tersenyum. Tesla perlahan menjauhi mereka dan menggendong istrinya seperti tuan putri, kakinya mulai menyemburkan api dan ia terbang bersama dengan istrinya, diikuti oleh kelima Ksatria Iblis Suci.


“Kembali lah lagi pahlawan!, desa ini kan sudah menjadi milikmu!” “Pahlawan, kami menunggu kedatanganmu!” “Bye bye” kata warga desa sambil melambaikan tangan tanda perpisahan.


Philip mengikuti Tesla yang terbang menuju keluar desa, ia menerobos pelindung itu. Pandangan tiba-tiba menjadi gelap sebentar, ketika berada di sisi luar dari pelindung. Pemandangan yang sangat mengerikan ada di depan matanya, wilayah di sekitar pelindung terbakar habis, ada jejak semburan api di tanah, tampaknya hal itu adalah penyebabnya.


Tesla sangat terkejut hingga ia tidak bisa merespon apapun, ia hanya terdiam membeku. Dalam pikirannya, Einstein mulai melakukan simulasi secara otomatis untuk mendapatkan jawaban kasar terhadap apa yang dilihat Tesla sekarang.


Tesla tersenyum aneh, ia baru saja sadar akan sesuatu yang sangat penting. Kebakaran dan kerusakan wilayah di luar pelindung adalah akibat dari semburan api yang lakukan ketika ingin mengetes pelindung tadi, ia mengira pelindung itu menahan serangannya (menyerap). Tapi siapa sangka api itu tembus hingga keluar wilayah pelindung dan malah menghancurkan penghalang sisi luar pelindung.


Tesla hanya bisa terdiam, ia terbang perlahan mendekati Philip dan Ra. Sepertinya ia ingin berbicara kepada mereka “Kalian” Kata Tesla


“Ya Yang Mulia, kami mengerti” jawab Philip cepat dengan wajah serius


Philip mengerti apa yang sedang terjadi, Yang Mulia pasti ingin memintanya menutup mulut tentang kejadian ini. Philip tahu dan sadar bahwa kebakaran dan kerusakan wilayah di sisi luar pelindung dikarenakan semburan api Yang Mulia yang begitu kuat. Tesla segera melanjutkan perjalanannya, ia sengaja terbang pelan karena ingin melihat seberapa besar dampak dari semburan api nya.


Wilayah yang terbakar sangat luas hingga mencapai 2 KM dari pelindung, sementara wilayah yang benar-benar rusak parah hanya sebatas 300 meter saja. Semburan api itu sampai hingga 1,8 KM lebih, 200 sisa wilayah hanya terbakar sedikit. Kemarin rumput luas ada di sana dan sekarang menjadi tanah hitam pekat dan beberapa bara api yang masih menyala.


Pohon-pohon tidak ada yang tersisa, yang ada hanyalah abu hitam yang terbang di sekitar kebakaran. Wilayah itu benar-benar berbeda dari wilayah sebelumnya. Perbedaannya terlalu mencolok, jika ada orang yang datang ke wilayah ini sekarang. Mungkin saja ia tidak percaya hamparan luas rumput itu telah digantikan oleh tanah hitam pekat.

__ADS_1


...*** Bersambung *** ...


__ADS_2