Ilmuwan RAJA IBLIS

Ilmuwan RAJA IBLIS
Chapter 29.5 : Tujuh Gadis


__ADS_3

...Chapter 29.5 : Tujuh Gadis...


"Perkenalkan semuanya mulai sekarang aku akan menjadi guru private kalian yang akan mengajari tentang bagaimana cara mendapatkan cinta dari Yang Mulia" ucap gadis jas putih tersebut di depan kelas


Semua pandangan tertuju padanya, sang guru langsung mengambil kesempatan itu, dia menuliskan sesuatu di papan tulis.


"Pesta Penyambutan Yang Mulia!" tulisnya dan ucap guru itu


"Pesta?" gumam Renner


"Tapi sebelum aku menjelaskan bagaimana rencana ini lebih lanjut, kalian harus memperkenalkan diri masing-masing" kata guru


"Dimulai dari kamu gadis yang duduk di paling dekat dengan pintu masuk!" kata guru menunjuk Renner dengan senyuman


Renner berdiri "Perkenalkan semuanya, Iblis Suci Renner perwakilan dari keluarga Iblis Suci"


Gadis di sebelah Renner berdiri "Perkenalkan semuanya, nama saya Iblis Mata Merah Delta, perwakilan dari Keluarga Iblis Mata Merah"


Selanjutnya gadis di sebelah Delta berdiri "Sally, perwakilan dari Keluarga Iblis Teknologi"


Gadis di belakang Sally berdiri "Iblis Petarung Lilia" ucap gadis itu singkat


Gadis di sebelah kanan Lilia berdiri "Iblis Knight Monlina, perwakilan dari Keluarga Iblis Knight"


Seterusnya gadis di sebelah kanan Monlina berdiri "Iblis Clone Erina!, semuanya salam kenal!" ucap Erina sambil membungkuk


Dan terakhir "Furry, salam kenal" ucap gadis tersebut


"Baiklah kalian sudah melakukan perkenalan, saatnya kita membahas rencana Pesta Penyambutan Yang Mulia!" ucap guru bersemangat


***


"Baiklah kita akan membahas rencananya, kita mulai dengan bagian pakaian apa yang akan kalian pakai dalam pesta" kata guru


Tidak ada satupun gadis di ruangan itu yang memakai pakaian yang sama, dari sini saja sudah terlihat bahwa mereka tidak akan setuju jika memakai pakaian yang seragam. Tapi acaraa pesta penyambutan Yang Mulia adalah acara resmi yang sudah dianggap seperti ritual sakral yang memiliki peraturan ketat mengenai peraturan.


"Ada yang punya saran?" tanya guru


Renner mengangkat tangan "Bagaimana dengan pakaian gaun pengantin?" tanya Renner


Guru sedikit terkejut dengan apa yang diucapkan Renner, gaun pengantin dipakai untuk acara penyambutan?, yang benar saja! pikir guru sekilas

__ADS_1


"Ada yang lain?" tanya guru lagi


Monlina mengangkat tangan "Bagaimana dengan armor lengkap berlapis emas?" ucap Monlina bersemangat


Tidak ada yang lebih gila lagi ketika seorang calon istri mengenakan armor lengkap hanya untuk menyambut calon suaminya pikir guru itu


"Baiklah aku yang akan menyarankan pakaian apa yang cocok dengan kalian" ucap guru itu


Pada akhirnya guru itu memutuskan untuk memakai gaun bangsawan yang sering dipakai untuk acara penyambutan, hanya saja warna gaun berbeda beda tiap gadis sesuai dengan warna rambutnya.


Iblis Kegelapan Renner \= Kuning


Iblis Petarung Lilia \= Hitam


Iblis Knight Monlina \= Merah


Iblis Teknologi Sally \= Ungu


Iblis Mata Merah Delta \= Putih


Iblis Penyihir Hitam \= Abu-abu


Iblis Clone Erina \= Biru


"Baiklah aku tahu kalian sudah lelah mendengarkan penjelasanku yang sudah sangat panjang ini, tapi yang ini akan menjadi penjelasan terakhir. Kita akan membahas rencana masa depan yang kalian impikan bersama Yang Mulia" ucap guru itu tersenyum


"Berapa anak yang kalian dengan Yang Mulia?, apa yang kalian inginkan di malam pertama?" sambung guru itu


"Baiklah kita akan mulai dari... Erina" kata guru menunjuk Erina


Dengan wajah memerah Erina berdiri, dia menutup matanya "Anak? Malam pertama?, aku tidak tahu tentang itu, terserah dengan keputusan Yang Mulia!" jawab Erina yang langsung duduk kembali


"Begitu ya, bagaimana jika Yang Mulia ingin sepuluh orang anak darimu Erina?" tanya guru menggoda


"Sepuluh!" ucap Erina terkejut "Aku akan berjuang" sambung Erina malu-malu


Renner bergumam dalam hatinya "Erina... bukan sepuluh tapi seratus"


"Bercanda, baiklah kita lanjut ke... Monlina!" teriak guru menunjuk Monlina


"Ehem" kata Monlina sambil berdiri "Aku ingin tiga orang anak, jika bisa ditentukan jenis kelaminnya, dua orang laki-laki dan satu orang perempuan. Setelah dewasa nanti mereka akan aku ajari mengenai beladiri dan sihir, mereka bertiga akan dilatih seperti sebuah tim, kelak di masa depan aku ingin mereka menjadi prajurit terbaik Yang Mulia!" ucap Monlina serius

__ADS_1


Guru binggung harus menanggapi jawaban Monlina "Selanjutnya... Renner!" ucap guru tersenyum


Renner berdiri dengan pandangan tertunduk "Suamiku berkata bahwa dia ingin seratus orang anak dengan Renner!, terus... terus... pada malam pertama dia memberikan minuman aneh pada Renner, terus... keesokan harinya Renner terbangun dengan tidak memakai pakaian" kata Renner malu-malu menutup matanya dengan kedua tangannya


"Apa!" gumam seluruh orang yang mendengar penyataan dari Renner


"Renner, kalian bertujuh belum resmi menjadi istri Yang Mulia, jadi dia belum menjadi suamimu secara resmi" kata guru cemas


"Seratus! Apa yang Mulia berniat membuat sebuah pasukan dari Keluarganya sendiri?" gumam Monlina


"Apa yang benar saja... Seratus..." gumam Erina yang tak lama kemudian pingsan karena terkejut


Di tengah-tengah keributan yang sedang terjadi tanpa pemberitahuan terlebih dahulu tiba-tiba saja pintu dibuka oleh seseorang.


"Maaf menggangu, aku ingin menjemput Renner" ucap Tesla


Dengan segera guru menghampiri Tesla, awalnya dia tidak dapat mengenali bahwa seseorang yang sedang mencari Renner adalah Yang Mulia karena saat ini Tesla sedang mengenakan kacamata yang membuatnya wajahnya berbeda dari aslinya.


"Maaf kami sedang berdiskusi mengenai acara penyambutan untuk Yang Mulia, jika boleh tahu ada urusan apa dengan Tuan Renner?" tanya guru pada Tesla


"Oh maaf, perkenalkan aku Iblis Kegelapan Tesla" kata Tesla sambil melepas kacamatanya


Guru itu sangat terkejut hingga ia tidak bisa berkata apa-apa lagi. Dia langsung bersujud hormat "Maaf Yang Mulia, hamba tidak dapat menyadarinya." ucap guru itu, tiba-tiba seisi ruangan hebih karena mendengar Yang Mulia berada di depan pintu


"Yang Mulia? bagaimana penampilannya?, apakah dia seperti seorang jendral yang terhormat" gumam Monlina terseyum


"Ada Yang Mulia? bagaimana ini hatiku belum siap bertemu dengannya" ucap Erina dalam hati


Tidak ada yang berani bergerak dari tempat duduk untuk menemui Yang mulia yang sekarang berada beberapa meter dari mereka kecuali Renner sang istrinya. Renner menghampiri Tesla dengan santainya seakan hal tersebut sudah biasa.


"Katanya kamu sedang berdikusi?, apa sudah selesai?" tanya Tesla menatap Renner santai


"Sebentar lagi akan selesai, oh ya apa Suamiku ingin berkenalan dengan para calon tunangan?" tanya Renner senyum palsu


Tesla tahu bahwa Renner tidak ingin sekali bahwa dirinya dekat dekat gadis lain selain dirinya, hal ini benar benar aneh pikir Tesla. Tapi apa boleh buat Tesla tidak memiliki alasan untuk menolak tawaran istrinya.


"Baiklah" ucap Tesla


Tesla sedikit bersemangat karena dia akan melihat siapa saja yang akan menjadi tunangannya, Tesla bersemangat karena tidak sabar akan penelitian yabg akan dilakukannya pada setiap tunangannya tersebut.


Tesla masuk ke kelas lalu berdiri di depan "Perkenalkan semuanya!, aku Iblis Kegelapan Tesla!" ucap Tesla, ia tidak sadar bahwa aura hitam mengelingi tubuhnya membuat gadis yang melihatnya menjadi ketakutan, matanya juga merah menambah rasa kegerian pada perkenalan pertama Tesla pada gadis tunangannya tersebut.

__ADS_1


...*Bersambung*...


__ADS_2