Ilmuwan RAJA IBLIS

Ilmuwan RAJA IBLIS
Chapter 25.2 : Kudeta Di Mulai


__ADS_3

...Chapter 25.2 : Kudeta Di Mulai...


200 Ksatria, 200 Archer dan 100 Knight bergerak menuju Ibukota, diperkirakan mereka akan tiba di Ibukota saat malam hari.


Sementara itu Tesla bersiap-siap untuk pergi ke wilayah Patron, ia menyuruh Kant untuk menjaga Ri, Renner dan Philip akan ikut dengannya. Sore itu juga mereka bergegas pergi menyerang, tanpa membawa pasukan. Philip tak khawatir, lagi pula ia tahu kemampuan Tesla seperti apa. Tapi tetap saja ada juga pasukan yang ingin ikut dengan mereka, pasukan High Horse War ingin ikut serta dalam penyerangan, mereka juga berjanji akan melindungi Yang Mulia.


"Yang Mulia!, hamba mohon ikut sertakan pasukan ini dalam penjagaan anda!" kata komandan pasukan, ia berusaha keras untuk membujuk Tesla


Tesla mendekati istrinya, mereka sedang berada di dekat hutan gerbang kota. Tesla menggendong istrinya bagai seorang putri, ia segera terbang dengan api yang keluar dari kedua kakinya, kelima ksatria Iblis Suci mengikutinya dari belakang, begitupun dengan Philip yang terbang dengan sayap barunya.


"Kalian hanya akan menjadi penghambat jika tidak bisa bergerak dengan cepat." kata Tesla sebelum terbang


Komandan pasukan itu berdiri dan segera memberi perintah "Kalian dengar! kita tidak boleh menjadi penghambat bagi Yang Mulia!" teriak Komandan pada seluruh anggota pasukan nya


"Baik!" jawab anggota pasukan dengan cepat


High Horse War memanglah cepat, tapi tetap saja yang berada di atas lebih diuntungkan. Bayangkan saja High Horse War seperti mobil ferrari sedangkan Tesla adalah pesawat. Pasukan itu tertinggal begitu jauh, bahkan Philip yang sama-sama di udara tidak dapat menyamai kecepatan Tesla.


Dengan kecepatan maksimum Tesla membawa istrinya, terpasang pelindung tidak terlihat di depan agar istrinya tidak terkena angin kencang. Dalam beberapa menit saja pasukan utama dari Patron sudah terlihat. Philip segera menyusul memberitahu Tesla.


"Yang Mulia, pasukan utama musuh berada di bawah kita" teriak Philip


"Abaikan saja, biar mereka yang akan menghadapi pasukan itu, kita harus fokus untuk menyerang Patron"


Tesla terus melaju dengan kecepatan penuh, dengan kecepatannya sekarang diperkirakan ia akan sampai saat mentari mulai terbenam. Sementara itu Panji memutar arah pasukannya karena melihat Tesla melesat menuju wilayah Patron, tapi kecepatan assassin ninja tak mampu mengejarnya.


"Tidak ku sangka Yang Mulia akan secepat itu!" kata Panji dalam hatinya


Mentari sebentar lagi akan terbenam, pasukan High Horse War berhadapan dengan pasukan utama. Walau mereka hanya pasukan kavaleri saja, pasukan itu dapat dengan mudah membantai para ksatria, namun dari sana mulai terjadi keanehan.


Seluruh anggota pasukan utama menggunakan topeng untuk menyembunyikan wajah mereka, pasukan utama hanya terdiri dari 2 unit, infantri dan archer. Para ksatria memakai armor besi lengkap, para Knight membawa tameng besar, mereka dari ras iblis, hal itu terlihat dari tanduk yang ada di kepala mereka.


Archer tidak memakai armor apapun, mereka memakai pelindung sihir. Beberapa dari mereka berpenampilan berbeda yang menunjukkan tingkat bahaya mereka. Jika pakaian nya berwarna hijau artinya archer biasa, tapi kalau merah berarti dia adalah ketua dari kelompok kecil yang terdiri dari 20 orang.

__ADS_1


Ketika pasukan kavaleri menusuk langsung pertanahan pasukan utama, Knight dan Ksatria menjadi kocar kacir, namun hal ini tidak terjadi pada unit Archer. Mereka mulai menyebar, terbagi dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 20 orang. Knight dan Ksatria yang dikalahkan mulai bangkit kembali, ini sangat aneh padahal mereka sudah mati.


"Apa mungkin mereka adalah undead!?" tanya komandan pasukan dalam hatinya


"Para pemanah! Tembak!" kata Panglima pasukan utama


Hujan panah mulai mendatangi pasukan High Horse War, beberapa dari mereka terkena serangan itu, tapi kebanyakan dapat menghindarinya karena High Horse War memiliki kecepatan dan kelincahan yang sangat tinggi.


Perlahan tapi pasti unit Archer memecah diri dan mengelilingi pasukan kavaleri, komandan pasukan baru sadar pasukan mereka telah di jebak untuk berada di tengah-tengah pertempuran.


"Tembak!" seru Panglima pasukan utama


Sekali lagi hujan panah mendatangi pasukan High Horse War, tapi kali ini mereka tidak bisa mengelak karena sudah dikepung Ksatria dan Knight dari berbagai arah.


"Gawat!, kami bisa kalah jika keadaan ini terus berlanjut!"


Pasukan High Horse War memang unggul secara individu tapi tetap saja mereka kalah jumlah dan strategi penyerangan, akibatnya pasukan itu harus mundur ke Ibukota.


"Mundur!" kata Komandan


Di Ibukota tidak memiliki satuan unit khusus dalam penyerangan, yang ada hanya unit khusus untuk pertahanan benteng. Saat ini Ibukota hanya bisa bertahan dari serangan pasukan utama saja tanpa memberikan perlawan sedikitpun, Ibukota hanya bisa menunggu beberapa batalyon bantuan dari Keluarga Iblis Knight.


...***...


Tesla tidak peduli dengan pasukan utama musuh, ia pikir jika pemimpinnya dikalahkan maka pasukan utama akan berhenti menyerang, tapi ia juga tidak tahu bahwa Patron memang sengaja memancing dirinya untuk menyerang wilayahnya.


"Yang Mulai, bagaimana dengan pasukan High Horse War?" tanya Philip khawatir


"Sudah Saya bilang untuk tidak ikut, saya tidak peduli dengan mereka" jawab Tesla cepat


Langit mulai berwarna jingga tanda mentari akan segera terbenam, Tesla turun tepat ketika melihat sebuah pelindung hitam yang menghalangi jalannya, tak lama Philip ikut menyusul bersama kelima Ksatria Iblis Suci


"Philip, pelindung apa ini?" tanya Tesla mendekati pelindung hitam itu

__ADS_1


"Hati-hati Yang Mulia, pelindung itu adalah pelindung tingkat Iblis, pelindung tersebut dapat menahan serangan sihir dan fisik dari luar dan dalam, ketahanannya terha-"


Tak sempat Philip berbicara, Tesla berjalan santai mendekati pelindung tersebut, suara gelas pecah terdengar!. Pelindung itu hancur bagai kaca pecah, pelindung itu hancur ketika Tesla berjalan melewatinya.


Tampak dari kejauhan sebuah benteng tanda wilayah Patron, segera Tesla mengarahkan tangannya ke sana, ia mulai berbicara pada EInstein dalam pikirannya


"Lakukan simulasi bola api besar sekarang"


"Baik laksanakan"


Telapak tangan yang mengarah ke arah wilayah Patron mulai membentuk bola api yang semakin membesar.


"Dorr!"


Bola itu melaju dengan cepat, hawa panasnya membuat rumput di bawahnya terbakar, angin yang dibawanya membuat ekor bola api tersebut. Tapi sayang bola api sebesar itu tiba-tiba tertabrak pelindung tak terlihat milik Patron, segera Patron sadar bahwa ada sesuatu yang menyerang pelindungnya di belakang perbatasan Ibukota.


Tiba-tiba saja sebuah pisau melayang ke arah mereka bertiga, pisau itu benar-benar di targetkan ke kepala mereka. Ksatria Iblis Suci menjadi tameng bagi Renner, Philip terbang menghindari pisau, sementara Tesla tidak berbuat apa-apa karena ia tidak tahu ada pisau yang sedang mengarah ke kepalanya.


"Pengambilan akses tubuh selesai" kata EInstein dalam pikiran


"Entah kenapa sekarang kamu berani mengambil tindakan sebelum saya perintah. Tapi kali ini, saya selamat karena tindakanmu, karena kamu mengambil akses tubuh saat pisau itu akan menusuk kepala. Terima kasih." kata Tesla lega


Untunglah Einstein langsung mengambil akses tubuh Tesla, jika tidak Tesla akan merasakan sakit pada kepalanya yang tertusuk pisau.


"Sama-sama Tuan, bagaimana dengan langkah selanjutnya Tuan?"


"Sekarang kamu bertarunglah, saya tidak memiliki kemampuan untuk itu, saya mempercayakannya kemenangan padamu!" kata Tesla serius


"Baik laksanakan"


Segera pisau di cabut dari samping kepala oleh Einstein, darah mengalir dari bekas tusukan pisau tapi hal itu tak berlangsung lama karena segera aura gelap milik Tesla menutupi luka tersebut. Philip mulai merasa aura Tesla berubah seketika, Panji juga merasakan perubahan aura tersebut.


"Apa Yang Mulia tidak tahu mengelak?. Sepertinya kami hanya bisa menyerah atau mengulur waktu, akan lebih baik jika aku menahan Yang Mulia di sini hingga Patron tiba" kata Panji yang berada di antara semak dan bebatuan, 100 anggota pasukan nya bersembunyi di antara dirinya

__ADS_1


Serangan pisau tadi dari Panji, ia hanya bermaksud untuk mengalihkan perhatian saja. Di lain sisi, Patron membawa 100 ksatria terbaiknya menuju perbatasan Ibukota di belakang, dengan senyuman jahat ia berjalan perlahan memimpin para pasukan. Pakaiannya robek tidak digantinya, beberapa shield mengelilingi dirinya tanda bahwa ia sangat was-was akan serangan bola api tadi.


...*** Bersambung ***...


__ADS_2