Ilmuwan RAJA IBLIS

Ilmuwan RAJA IBLIS
Chapter 2 : Melamar


__ADS_3

...Chapter 2 : Melamar...


...(Revisi terbaru)...


Setelah berjalan 1 jam, Tesla sampai ke Akademi. Semua orang yang belajar di sana sudah memiliki tunangan masing-masing, jika ingin keluar dari Akademi maka pria harus melamar tunangannya dan menikahinya.


“Biar Saya ingat dulu, kelasnya Renner ada dimana ya…? Mmm karena sudah 3 tahun disini, mungkin saja tubuh remaja ini mengingatnya. Saya harus bersikap tenang dan biarkan tubuh ini yang bergerak...”


...*** Beberapa Menit Kemudian ***...


Tanpa Tesla sadari dia sudah berada di depan kelas 2, Ia melihat Renner dari pintu masuk, terlihat calon Istrinya itu sedang bersiap siap belajar, namun ia kelihatan sedih karena mendengar pembicaraan orang lain, tentang gadis yang duduk disebelahnya akan dilamar minggu depan.


Tesla tak sengaja mendengar apa yang telah didengar Renner, tiba-tiba saja ia masuk ke kelas 2 dengan gagah dan berani, belum banyak orang yang datang karena mayoritas murid rumahnya begitu jauh dari akademi.


Beberapa orang terkejut melihat kedatangan Tesla, kebanyakan dari mereka berkata “Itu senior! orang paling cerdas di akademi ini!, katanya dia termasuk Top 10 remaja dengan nilai tertinggi.”


Tesla sampai di dekat mejanya Renner, dan secara spontan gadis itu berdiri dan keluar dari kursi. Dengan perlahan Tesla membungkuk dengan maksud memberikan bunga yang telah ia sihir tadi.


“Renner apa kau mau menikahiku?”


Tiba-tiba saja ada bunga di tangan kanan Tesla, dan keadaan di dalam kelas 2 seketika menjadi hening, padangan semua orang tertuju pada kedua orang tersebut.


“Kalian semua yang sudah datang segera masuk, bapak ada pengumuman sebentar, silahkan sampaikan kepada yang bel-”


Guru itu baru sadar setelah melihat pandangan semua orang yang melihat situasi seorang pria yang sedang melamar tunangannya.


Tanpa sadar Guru tersebut meneteskan air mata… Tak lama kemudian dirinya sadar


“Kalian! dilarang melamar di akademi ini!!, ikut bapak ke ruang konseling sekarang!" kata guru marah


Seluruh murid yang menyaksikan kejadian itu terharu, karena akhirnya Tesla melamar Renner. Mereka berdua dibawa ke ruang konseling, dan saat sampai disana, Guru yang membawa mereka menjelaskan situasi kepada Guru BK.


“Cukup sampai disitu penjelasannya...”


Guru BK itu mengambil 2 buah gulungan kertas dari laci mejanya, ia segera berbalik dan seketika ekspresi wajahnya berubah menjadi gembira dan ramah.


“Selamat atas pernikahanmu..." Guru BK memberikan 2 buah gulungan itu pada Tesla.


“Saya belum nikah pak tua"


“Kamu harus bertanggung jawab atas perbuatanmu” tiba tiba ekspresi Guru BK berubah seketika menjadi seperti Iblis.


“Umumkan permintaan maaf di pengumuman pagi ini!”


“Baik"


Tesla dan Renner keluar dari ruangan BK dan menuju ruangan pengeras suara, pada awalnya Tesla berpikir ada magnet di dunia ini dan ternyata dia salah, pengeras suara yang dimaksud menggunakan tanaman sihir


Ada bunga yang dapat mentransfer suara sintetis dan bisa diperkuat dengan sihir, bunga 1 akan menjadi mic dan bunga 2 akan diletakkan di corong besar, corong ini ditutupi bahan semacam kertas agar meredam suara treble.


“Baiklah saatnya pengumuman pagi” kata petugas piket, setelah bicara dia memberikan bunga itu pada Tesla.


Ilmuwan itu berjalan dekat jendela, dan melihat banyak murid yang baru datang.


“Selamat pagi semua!, Saya adalah Iblis Tesla! kakak senior kalian satu satunya!! yang akan menikahi Renner”


Semua orang berhenti dan mendengarkan pengumuman. Tesla sangat bersemangat kerena pengumuman itu bagai presentasinya di depan orang banyak yang telah sering dilakukannya saat di bumi, dirinya adalah ahli jika soal menarik perhatian orang lain.


Semua orang berteriak “Apa hasil lamaranmu senior!”


Tesla kemudian menjawab “mari kita tanyakan langsung pada orangnya”


Bunga itu diberikan pada Renner, untuk beberapa saat suasana menjadi tegang, terdengar suara yang mirip seperti orang yang ingin menangis


“Ten-tu Renner me-nerimanya!”


Suasana tegang berubah menjadi bahagia dan haru, semua orang berteriak “Selamat senior!!”


“Baiklah, Kalian tidak boleh meniru apa yang telah seniormu ini lakukan!, karena melamar di akademi itu dilarang, ingat! jangan melakukannya!


Atas nama Tesla, saya meminta maaf atas perbuatan Saya di akademi ini. Sekian pengumuman pagi ini”


Pada dasarnya hukuman yang diberikan pada remaja yang melamar di akademi sangatlah berat namun… karena yang melamar adalah ‘Tesla’ maka kepala sekolah dan para guru tidak memberikan sanksi apapun.


Pasangan itu keluar dari ruangan tersebut kemudian berjalan menuju kelas 2 karena Renner ingin mengambil peralatan belajarnya. Saat dia di sana, banyak temannya yang memberi ucapan selamat dan saat itu Tesla melihat senyuman calon istrinya yang begitu bahagia, tapi dirinya hanya merespon dengan ekspresi datar.


...***...


Ilmuwan gila ini benar-benar tidak peduli dengan dampak yang akan dia terima setelah menikahi Renner, dia tidak memikirkan sama sekali perasaannya terhadap calon istrinya. Mereka berdua keluar dari akademi hari itu, secara resmi. Saat ini pasangan itu sedang berjalan menuju rumah calon suami.


“Boleh Saya tanya sesuatu Renner, kenapa kamu tidak mengambil bunga lamarannya...?” kata Tesla dengan wajah datar


“Maaf Renner lupa..” kata Renner sambil mengambil bunga dari tangan Tesla

__ADS_1


Sejak tadi gadis 16 tahun itu sedang menahan sesuatu, wajahnya tidak berhenti memerah dan jantungnya berdegup kencang, pikirannya tidak dapat melupakan momen-momen ketika dirinya di lamar. Bahkan ia sudah membayangkan malam pertama dengan Tesla.


Mereka berdua berjalan selama 1 jam, ternyata Tesla juga menahan sesuatu di pikirannya, rasa lelah di pikiran membuat dirinya harus tetap mengendalikan diri. Ia sangat ingin beristirahat, tapi niatnya terurungkan karena melihat Renner yang masih kuat berjalan.


...*** Tak lama kemudian ***...


Mereka berdua telah ada didepan pintu rumah, dan saat membuka pintu “Selamat atas lamaranmu!" kata Volta sambil berjalan kegirangan menyambut Renner


Ibu sedang menyiapkan kue untuk pesta untuk memyambut menantunya “Ayo, masuklah” kata Ibunya dengan lembut.


Calon pasangan suami-istri duduk dan menikmati pesta yang telah disiapkan oleh Ayah dan Ibu. Tak lama setelah pesta, Tesla dan Renner pergi dengan ayahnya Volta, dengan seragam petani lengkap mereka berjalan di antara ladang pertanian.Setelah 30 menit berjalan mereka bertiga berhenti di area ladang seluas 1 km persegi.


Ini adalah tanah warisan untuk kalian berdua, Ayah dan Ibu akan memberikan ladang yang lebih luas saat kalian sudah cukup kuat untuk mengurusnya, Volta segera pergi menuju ladangnya yang berada jauh dari sana.


“Ayo kita bekerja sayang” kata Renner sambil turun ke area ladang


“Tunggu, kita harus membagi wilayah kerja dulu. Kamu akan mengerjakan 100 meter, sisanya Saya yang akan mengerjakannya”


Renner sedikit keberatan dengan pembagian wilayah itu, ia akan membantu Tesla jika bagiannya sudah selesai. Tiba-tiba saja, semangat yang berapi-api dari Tesla menyala-nyala, Renner tak menyadari hal itu karena ia pikirannya sibuk membayangkan momen-momen Tesla melamarnya.


...*** 15 menit kemudian ***...


Siapa sangka hanya dengan modal semangat, Renner dan Tesla bisa selesai di waktu yang bersamaan


“Sayang apa kamu sudah selesai?


“Sudah” Tesla tersenyum sombong, tubuhnya penuh dengan keringat, untung saja dia melepaskan bajunya ketika mulai bekerja.


“Ayo kita istirahat di bawah pohon sana...” kata Tesla sambil berjalan ke arah pohon yang ia tunjuk.


Dan tak lama setelah dia duduk di bawah pohon bersama istrinya. Tesla meminum banyak cairan lalu tertidur pulas, Renner mendekat setelah melihat calon suaminya tertidur karena kelelahan


...*** 10 Menit kemudian ***...


Tesla membuka matanya dan Renner ada di pundak sebelah kanannya, namun Ia tidak tidur, Renner yang merasakan adanya gerakan dari Tesla segera berdiri


“Terima kasih atas kerja kerasnya”


Tesla memejamkan matanya “Setelah ini adalah penelitian, Saya harus segera pulang, tapi mungkin saja gadis ini lelah, sebaiknya Saya melakukan hal itu”


Tesla berdiri dan mendekati Renner dan menggendongnya layaknya Tuan Putri


“Kamu pasti lelah setelah bekerja, Saya akan menggendongmu hingga sampai di rumah"


Dalam hati Tesla “Setelah ini adalah penelitian, aku harus semangat!!!” 


Ia berlari dengan sekuat tenaga dan ia sampai hanya dalam waktu 15 menit, dan pada masa - masa itu, calon istrinya itu berusaha mengendus baunya, saat mereka sampai di rumah Ibu Resis melihat kelakuan menantunya itu


“Renner kamu bisa melakukan hal itu nanti” kata ibunya sambil tertawa kecil


Renner langsung berhenti, Tesla masuk ke rumah kemudian langsung menuju kamarnya, ia menurunkan Renner dan dengan cepat membuka baju dan perlengkapan tani lainnya, Renner terlihat pasrah karena mungkin calon suaminya itu adalah tipe yang agresif


Tesla juga buru - buru membuka seluruh pakaiannya, ia mengambil 2 buah handuk yang telah disediakan orang tuanya, dan ia menarik tangan tesla untuk pergi ke kamar mandi


“Ayo kita mandi bersama Renner."


Renner bersikap pasrah, mereka mandi dan tentu Ia masih bersikap pasrah juga saat di sana. Dalam pikirannya,Tesla adalah orang yang bertipe agresif, dulu ia mengira calon suaminya itu tipe pasif tapi karena melihat Tesla yang berani mencium dahinya kemarin asumsinya langsung berubah.


“Ada apa Renner, ayo cepat bersihkan dirimu…” kata Tesla sambil membersihkan dirinya dengan sangat bersemangat


Renner pun segera membersihkan dirinya


“Mungkin suamiku akan melakukan setelah ini”


Tesla dan Renner sedang bersiap - siap berpakaian, dan ketika membuka lemari terlihat pakaian pengantin lengkap ada disana, diberikan pakaian pengantin wanita pada Renner dan dia langsung memakainya


Mereka berdua menemui Ibu Resis untuk meminta Restu, Tesla dan Renner mencium tangan Ibu dan segera pergi ke tempat ibadah, tentu calon istrinya digendong lagi seperti tadi, tentu saja Ia kembali menerima hal itu dengan sedikit malu dan kesal


“Kami berangkat.” kata Tesla sambil memasangkan sepatu tinggi pada Renner, dan mereka berdua segera pergi.


“Cepat sekali” kata Ibunya Tesla


Tempat ibadah yang akan didatangi oleh Tesla adalah Makam Iblis, di sana banyak orang berdoa dan melangsungkan pernikahan dan acara keagamaan lainnya, di dunia Raja Iblis hal ini sudah biasa.


...*** Tak lama kemudian ***...


Tesla dan Renner telah sampai digerbang makam, dan di sana ada penjaga gerbang yang spontan berkata


“Sepertinya kalian akan menikah... Silahkan lewat sini”


Penjaga tersebut membawa calon suami-istri itu ke sebuah ruangan yang cukup megah di abad pertengahan


“Masuk saja dan perkenalkan diri kalian...”

__ADS_1


Tesla menurunkan Renner dan ia langsung masuk sambil menggenggam tangan Renner.


“Permisi saya adalah Iblis Kegelapan Tesla!!”


Semua orang yang mendengar terkejut, dan salah satu wali makam (bisa disebut penghulu) membawa mereka berdua ke ruang pernikahan.


“Tak kusangka Iblis Kegelapan akan menikah... “


Kata wali makam sambil menangis haru, seluruh orang tidak mengetahui Tesla dan Renner adalah Iblis Kegelapan hanya keluarga mereka yang mengetahui hal ini, dan sekarang termasuk wali makam yang akan menikahkan mereka, untung saja seluruh orang yang mendengar Tesla adalah wali makam dan para muridnya.


Wali makam tidak akan pernah membocorkan rahasia kepada siapapun termasuk kepada keluarganya sendiri, mereka juga tidak terikat pada sistem pemerintahan manapun. Murni hanya tunduk pada perintah Raja Iblis/Jendral Iblis yang mereka sembah


Upacara pernikahan dimulai dengan pembacaan sejarah Raja Iblis pertama yang datang ke dunia tak diketahui, karena Raja Iblis yang menemukan dunia itu, maka ia menyebutnya “Dunia Iblis”, pembacaan sejarah itu cukup panjang dan akhirnya tiba saatnya ke tahap selanjutnya.


Berbagi darah satu sama lain, pengantin pria akan menggigit tangannya sendiri hingga berdarah dan Ia juga akan menggigit tangan pengantin wanita hingga berdarah, dan darah si pria akan dijilati oleh wanita dan begitu pula sebaliknya.


Dan pernikahan sudah dianggap selesai, karena dilakukan di makam (seperti kantor KUA) maka yang menyaksikan hanya beberapa orang yang bertugas sebagai saksi, dan tentu saja mereka akan mendapat semacam surat yang menyatakan bahwa mereka akan menikah, surat itu dibuat dengan darah campuran antara pria dan wanita tadi


“Iblis Kegelapan Tesla, anda sudah resmi menikahi Iblis Kegelapan Renner, selamat atas pernikahan kalian...” kata penghulu dengan tangis haru yang tampak dengan air mata yang mengalir tanpa sadar


Pasturi itu keluar dari ruangan dan dituntun oleh wali makam tadi untuk keruangan berikutnya, mereka berdua menjalani pengambilan darah dan berjalan dengan lancar...


Dan akhirnya mereka sampai digerbang makam lagi, tentu hari sudah malam, jika dilihat dari keadaannya mungkin baru sekitar jam 9 malam


“Baiklah ayo kita pulang." kata Tesla


Tentu Renner masih digendong seperti Putri oleh suaminya, semangat yang dimiliki oleh Tesla masih tersisa sedikit, ia memaksakan diri motivasinya tentang penelitian yang pastinya akan dilakukan besoknya.


Mereka sampai di depan rumah dan pastinya ayahnya menyambutnya lagi dengan pesta, pasangan itu mengikuti pesta, dan pada akhirnya sang suami kelelahan dan pergi ke kamarnya.


“Sepertinya Saya sudah mencapai batas, mungkin Saya harus istirahat sekarang...”


Penglihatannya semakin memudar, ia sangat mengantuk karena kelelahan, dan sebelum sampai ke tempat tidur dirinya terjatuh. Isrinya dengan sigap menangkap suaminya itu, Renner tersenyum kecil dan segera membangunkan suaminya


“Suamiku Renner tidak sanggup mengangkatmu ke atas tempat tidur”


Tesla yang sedang setengah terbangun pergi ke tempat tidur yang muat untuk 2 orang yang telah banyak sekali dihiasi bunga, dan tentu kamar ini diterangi lilin. Teska tak begitu menghiraukannya, dan langsung tidur terlelap.


...*** Tong!! tong!! tong!! ***...


Suara lonceng pagi telah berbunyi, Tesla terbangun dan melihat keadaan kamarnya yang begitu sangat romantis, Ia tak terkejut, hal itu akan wajar untuk pasutri yang baru menikah pikirnya, dan tentunya yang membuat dirinya terkejut adalah pakaian yang di pakai hanya tersisa celana pendek saja


“Bagaimana bisa saya tidak sadar ketika ada orang yang melepas pakaianku!”


Tanya Tesla sambil mondar mandir lagi, dan tentu kejadian nya hampir sama, Renner melihat suaminya sedang mondar mandir, tapi kali ini ia tidur tanpa menggunakan pakaian.


“Kenapa dia tidak memakai pakaian” Tesla menatap Renner dan berkeliling tempat tidur, dan akhirnya dia mendapat kesimpulan.


“Mungkin saja suhu saat malam hari begitu panas, karena itu alasannya dia melepas pakaianku...”


Renner yang diperhatikan oleh Tesla terus menerus, ya tentunya ia berlari menuju suaminya dan memeluknya tanpa pakaian secuilpun, dan Tesla tidak dapat melawan dan hanya pasrah. Renner yang selalu menggodanya sekarang tak perlu untuk menahan diri karena mereka sudah resmi menikah


“Saya punya solusi untuk masalah ini.”  Ia melepaskan pelukan istrinya dan menatap wajah sambil  memegang dagunya.


Tesla bermaksud menciumnya, istrinya pun menutup mata bersiap menerima ciuman dari suaminya. Pada akhirnya Tesla memiliki inisiatif untuk berciuman, Renner sangat senang hingga saat ia berciuman air mata mengalir dari matanya.


Perlahan Tesla melepas ciuman itu dan berkata “Ayo kita segera mandi dan pergi bekerja"


Mereka berdua mandi bersama dan segera berpakaian dan pergi ke ruang makan, ayah dan ibunya sedang bersiap - siap akan sarapan, mereka hanya menunggu anaknya keluar.


“Selamat pagi Ayah, Ibu” kata Tesla sambill duduk dikursi meja makan, Renner pun duduk di kursi disebelahnya, mereka berempat sarapan bersama - sama


“Ini adalah hadiah pernikahan dari Ayah”


Volta melepas kalung yang berwarna hitam yang tidak terlihat di lehernya, kalung itu menjadi terlihat ketika dilepaskan


“Hati - hati dengan kalung ini ya, soalnya ia dapat menyimpan energi sihir yang sangat besar...” kata Ayah sambil memasangkan kalung itu ke putranya


“Ini adalah hadiah untuk menantuku” kata Ibu


Ibu memberikan cincin tak terlihat yang ia pakai di jari tengah tangan kirinya, cincin itu terlihat saat dilepaskan. Warnanya begitu terang hingga seperti cahaya mentari, dan ketika dipasangkan oleh Tesla ke jari manis istrinya perlahan sinar itu meredup.


“Oh ya Tesla, teman ayah melihat hasil kerjamu dan ia ingin kamu mengerjakan 1 KM wilayahnya, kerjakan saja ketika kamu sedang ada waktu luang. Kata teman ayah, dia melihatmu begitu cepat menggemburkan tanah dan hasilnya pun sangat bagus...”


“Baik” kata Tesla sambil bersiap-siap pergi bekerja, tentu mereka akan memakai pakaian tani lengkap.


Dan kali ini saat di pintu keluar rumah Tesla menguatkan motivasinya kembali, saat ia ingin pergi ayahnya berteriak “Jangan lupa kunjungi rumah istrimu itu ya!”.


“Baik!” jawab Tesla cepat


“Saya hanya perlu bekerja lalu kerumah Renner dan akhirnya penelitian akan dimulai"


Renner kembali digendong oleh suaminya layaknya tuan putri.

__ADS_1


...*** Bersambung ***...


__ADS_2