
...Chapter 24.9 : Rapat dan Persiapan Kudeta Bagian 4...
Einstein berjalan menuju toko Smile, ia ingin melihat progres desain gear yang ia berikan padanya. Tadi malam Smile tidak berhasil membuat gear, karena hal itu akhirnya Tesla memberikan tenggat waktu hingga malam ini. Tapi sepertinya bukan hal itu yang harus dicemaskan.
"Einstein. Kenapa kamu masih bisa aktif sampai sekarang?"
"Tidak tahu Tuan"
"Hmm dengan adanya dirimu, Saya bisa mengatasi rapat itu, terima kasih. Tapi kenapa kamu mengambil keputusan yang sepihak? Dan kenapa kamu mengatakan bahwa Saya akan menyerang Patron?!"
"Itu karena Keluarga Iblis Perisai sudah memberikan 2 surat kepada Tuan, 1 surat pasti berisi kecaman terhadap Tuan. Dan lagi dia juga telah menyakiti Philip. Bukankah lebih baik kita To The Point Tuan?, mereka sudah membuang waktu yang berharga milik Tuan"
"Entah kenapa alasanmu didasari oleh perasaan, kamu kan tidak memiliki perasaan!, tapi kamu ada benarnya, Patron memang tidak bisa dimaafkan lagi karena ia sudah membuat Philip sekarat"
"Einstein tidak tahu apa itu perasaan Tuan, bisa jelaskan lebih detail?"
"A.I ini mulai berbicara seperti manusia. Apa yang sedang terjadi di sini!?, dia bahkan membaca ingatan tanpa izin, surat yang Saya bakar kemarin ternyata memang tidak penting."
"Berikan kendali tubuh ini."
"Baik Tuan, memberikan kendali tubuh dalam 3… 2… 1…"
"Tumben, biasanya di awal kalimat selalu ada kalimat 'jawab.' atau 'respon.' Apa yang sebenarnya terjadi?. Fokus… Saya harus bisa fokus dengan masalah yang ada di depan dulu"
Tesla mengabaikan Einstein yang telah mengalami perubahan. Ini disebut dengan prioritas, saat ini ia harus fokus dengan mesin perendah energi sihir untuk Philip yang sedang sekarat.
Sekarang Tesla berada tepat di belakang Smile yang sedang bingung melihat rumus yang diberikan Einstein tadi malam.
"Apa yang harus Aku lakukan. Yang Mulia sudah mempermudah pekerjaan ku dengan memberikan angka-angka di kertas ini. Tapi penjelasan yang ia berikan terlalu sulit untuk dipahami." kata Smile smile sambil melihat kertas rumus yang sedang ia pegang.
Tingkat pendidikan di dunia Raja Iblis ini sangatlah rendah, ini adalah sebab Smile yang tidak paham dengan penjelasan Einstein. Lagi pula A.I itu mengajari orang lain tanpa memberikan kesempatan untuk bertanya.
"Katakan jika kamu tidak paham!" kata Tesla marah
Smile tahu suara itu. Suara itu milik Yang Mulia seorang, ia tak berani berbalik untuk beberapa saat.
"Maaf atas kebodohan Saya Yang Mulia." Smile berbalik langsung bersujud di permukaan tanah.
Tesla tidak tahu bahwa aura gelap di sekitar tubuhnya semakin banyak sehingga menutupi seisi ruangan toko
"Apa yang kamu tidak pahami?"
"Semuanya Yang Mulia"
"Hah!"
Smile mengangkat kepalanya dan melihat sesosok Tesla yang marah seperti sosok monster yang siap mengamuk. Tesla mengambil kertas di tangan Smile.
"Jadi kamu tidak paham semuanya…"
Amarah Tesla mulai mereda, dia berdiri dan mengambil beberapa kertas di atas meja kerja Smile yang sangat berantakan.
"Saya akan mengajarimu Mtk dari nol"
Smile mengira Yang Mulia akan membunuh dirinya, tapi ternyata tidak. Ia segera menjawab kepada Tesla
"Baik guru!"
...***...
Tesla mulai mengajari Smile dengan pelan-pelan dari nol. Ia mengajarkan aljabar pada Smile, ini karena materi aljabar adalah hal yang paling mendasar dalam ilmu Mtk. Setelah lama mengajari nya Tesla memberikan soal tertulis sebagai jaminan bahwa Smile sudah paham.
"Ada apa pria cebol?" kata Tesla sambil menatapnya dengan mata merahnya
"Entah kenapa cara belajar yang kemarin berbeda dengan yang hari ini. Yang Mulia menjadi sangat galak"
Smile mengerjakan soal yang diberikan guru galaknya itu. Walaupun dirinya seorang perajin, tapi kecerdasannya di atas orang biasa, jadi ia bisa mengerjakan soal tes dengan mudah.
"Einstein. Bagaimana cara kamu mengajar pria cebol ini, lihatlah jika cara belajarnya benar maka siapapun dapat belajar dengan mudah"
"Einstein mengaja-"
"Tidak usah dijawab, Saya hanya bicara sendiri"
Tak lama waktu berjalan Smile telah selesai dengan soal tes tersebut dan Tesla sedang memeriksanya.
"80"
"Yeay" Smile mengangkat tangan tanda kegirangan
"Kenapa kamu senang?, bagian serunya baru saja akan dimulai" kata Tesla dengan senyuman
Tesla terus mengajarinya hingga ia mengerti. Sebenarnya ilmuwan gila itu memiliki bakat untuk mengajar, hanya saja metode yang digunakan terlalu keras. Akan lebih cocok jika ia menjadi instruktur untuk akademi militer. Tapi walaupun metodenya keras, muridnya paham dengan apa yang ia ajarkan.
Di lain sisi, Sient juga kebingungan dengan desain yang diberikan Yang Mulia, ia bahkan belum mencoba mengetes hasil kerjanya. Ia takut akan kegagalan yang akan menyebabkan ledakan seperti kemarin.
Dari pintu toko Sient melihat Yang Mulia sedang sibuk mengajari Smile, ia cemburu dan curiga. Tanpa pikir panjang ia bersujud dan berkata "Yang Mulia. Mohon untuk mengajari hamba. Hamba tida-"
Tesla mendekat dan mengambil kertas dari tangan Sient.
"Katakan, bagian mana yang kamu tidak pahami?" tanya Tesla marah
__ADS_1
"Sebenarnya hamba paham dengan cara kerjanya Yang Mulia. Tapi peluang kegagalan sangat besar, Jadi hamba takut mencobanya"
"Kenapa kamu takut?! Apa hanya karena takut akan kegagalan!? Lihatlah Smile, dia bahkan tidak paham dengan apa yang saya berikan padanya."
Sient mengangkat kepalanya terkejut dengan apa yang ia dengar "Tapi Yang Mulia bukankah tugas ini hanya hamba yang menerimanya?"
"Hamba juga berpikir begitu Yang Mulia" kata Smile sambil bersujud
"Kalian ini, desain yang Saya berikan pada kalian hanya nya sebuah potongan yang terpisah. Smile kamu ahli dalam membuat hal mendetail, jadi Saya menugaskan untuk mengerjakan bagian dalam mesin. Sient kamu lebih baik dalam membuat sesuatu yang berguna dan tidak mendetail. Saya tugaskan kamu dalam membuat bagian luar mesin"
"Begitu ya" kata Smile dan Sient
"Sial Aku tidak menyangka Sient juga ditugaskan dalam pembuatan mesin ini"
"Sepertinya Yang Mulia tahu akan kelemahan dan kelebihan kami, dia benar-benar orang yang pantas dipanggil 'jenius" batin sient
"Kalian berdua harus bisa membuat desain itu!, semuanya harus selesai besok siang!"
"Tapi Yang Mulia. Kita bahkan belum mencobanya 1 kali, ini sangat beresiko" kata Sient cemas
"Seharusnya kalian bisa membuat desain itu dalam setengah hari, Saya akan membantu."
"Tapi Yang Muli-"
"Berhentilah berbicara, mulailah bekerja!"
"Sepertinya kata 'gila' juga cocok untuk Yang Mulia" kata Sient
Tesla membantu Sient dan Smile, banyak sekali kesulitan yang mereka alami, Smile yang mulai bingung akan pelajaran yang diberikan Tesla, Sient yang tidak tahu harus mulai dari mana dan banyak masalah lainnya.
Agar istrinya tidak mengganggunya, Tesla menyuruhnya untuk berjalan-jalan keliling Ibukota sekali lagi. Entah kenapa Renner malah mau, tapi kali ini Tesla menyuruh Kant untuk mengawal istrinya itu. Dia juga berpesan untuk datang ke toko Smile ketika Renner sudah kembali.
Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. mentari mulai tenggelam, namun mereka bertiga masih saja berada di toko itu. Tesla memberikan tes kepada mereka berdua untuk terakhir kalinya.
“Bagus, 87 untuk Smile dan 85 untuk Sient”
“Yeay!” teriak Smile dan Sient kegirangan
“Jujur saja mereka berdua benar-benar idiot, tidak. Sepertinya tingkat pendidikan di dunia ini begitu rendah. Orang-orang di di dunia ini terlalu bergantung pada kemampuan sihir mereka, akibatnya inovasi dan penemuan tidak ada kemajuan”
“Baiklah, kalian berdua lihatlah ini.”
Tesla meletakan kertas yang dikeluarkan dari sakunya, kedua perajin itu segera mendekat dan melihat.
“Apa ini Yang Mulia?”
Ekspresi Smile dan Sient seketika berubah menjadi bingung, wajar sih. Yang mereka lihat adalah desain mesin perendah energi buatan Tesla. Konsepnya sangat mudah sekali, hanya saja mereka berdua tidak pernah melihat desain aneh seperti itu.
“Ya Yang Mulia!” jawab kedua perajin itu dengan percaya diri
...***...
Kant baru saja selesai mengantarkan Renner ke penginapan, saat ini ia sedang menuju toko sambil membawa sekantong emas milik Tesla. Tesla menitip pesan untuk Renner, bahwa ia harus memberikan Kant sekantong emas saat pulang ke penginapan. Kant berusaha tetap tenang agar tidak mencolok di tengah perjalanan.
"Yang Mulia… jangan beri Aku ujian seperti ini, membawa sekantong emas murni yang sangat berharga, apa Yang Mulia tidak khawatir Aku membawa kabur sekantong emas ini?”
Sepanjang perjalanan pikiran dan hati Kant terus saja berperang, antara kabur atau tetap mematuhi perintah Yang Mulia. Ini sangat wajar untuk orang yang sedang membawa sekantong emas murni. Sekantong emas biasanya berisi 40-50 koin, 1 koin emas murni sama dengan 100 koin emas kuningan. Yang artinya…
[Silahkan jumlahkan sendiri, 1 koin emas kuningan \= Rp5.000.000]
Kant sampai ke toko dengan hati yang masih gelisah, karena ia masih berpikir untuk membawa pergi sekantong emas tersebut. Terlihat Tesla yang sedang sibuk mengajari Smile dan Sient.
“Yang Mulia” kata Kant sambil bersujud
Tesla menengok ke arah Kant, segera ia mendekat dan berbicara
“Kant, apa kamu sudah membawa sekantong emas itu?”
“Ya Yang Mulia”
Kant mengeluarkan sekantong emas dari saku bajunya.
“Belilah barang-barang yang ada di daftar ini” kata Tesla sambil memberikan kertas daftar keperluan penelitian. Kant melihat daftar itu, dan ia hanya bisa terdiam dan membisu. Tak lama ia membuka kantong emas dan mengambil 1 koin emas.
“Yang Mulia, 1 koin saja sudah cukup.”
“Begitu ya, apa kamu yakin?, ambillah beberapa untuk upahmu”
Dengan perasaan yang saat ini sedang berperang satu sama lain, Kant dengan terbata-bata berbicara “Sa-Satu ko-koin sudah terlalu banyak Yang Mulia”
“Kalau begitu, katakan saja apa yang kamu inginkan saat masalah ini selesai, anggap ini sebagai upahmu.”
“Terima kasih banyak Yang Mulia”
Dengan segera Kant pergi dan membeli daftar barang yang diberikan Tesla
...***...
Pasukan High Horse War sudah tiba di gerbang Ibukota, mereka hanya berjumlah 50 orang dan di pimpin oleh seorang komandan yang memakai armor emas lengkap. Segera komandan pasukan itu menuju penginapan Tesla.
Resepsionis dan penjaga penginapan langsung memberikan izin masuk karena mereka tahu bahwa komandan itu adalah utusan dari keluarga bangsawan Iblis Knight.
__ADS_1
Saat berada di lorong penginapan, komandan High Horse War hanya bisa terkejut melihat 5 ksatria Iblis Suci berjaga di depan pintu kamar Yang Mulia. Karena Renner mendengar suara jejak kaki, ia segera membuka pintu.
“Suamiku, selamat datang!” kata Renner senyum
“Suamiku?, apa mungkin gadis ini adalah istrinya Yang Mulia?, tapi aneh rasanya jika Yang Mulia hanya memiliki seorang istri saja.”
Tidak heran jika komandan itu terkejut, Keluarga Iblis Kegelapan memang terkenal dengan haremnya, tapi sepertinya Iblis Kegelapan yang satu ini tidak akan terkenal akan hal itu.
“Yang Mulia, maaf telah mengganggu waktu istirahat anda. Saya adalah komandan pasukan High Horse War yang dikirim oleh Keluarga Iblis Knight. Kami hanya berjumlah 50 orang, beberapa batalion akan datang dalam 2-3 hari lagi.”
“Eh?, ternyata bukan suamiku. Tesla sedang keluar.”
“Yang Mulia, Saya dan pasukan akan berjaga di depan gerbang Ibukota, kita tidak tahu kapan Tuan Patron akan melakukan kudeta”
“Apa?!, Patron akan menyerang!”
Hanya ada satu hal yang ada di pikiran Renner. Suaminya tidak cerita soal penyerangan itu, menurutnya hal itu tidak boleh dilakukan oleh pasangan suami-istri. Tapi tetap saja Renner tidak bisa pergi dari penginapan karena Tesla menyuruhnya untuk menunggunya pulang.
“Baiklah Yang Mulia, kalau begitu Saya pamit dulu.”
Dengan segera komandan HHW (High Horse War) pergi dari penginapan itu, ia sangat takut melihat 5 ksatria Iblis Suci itu.
“Rasa kepercayaan diri Ku menguap, saat melihat kelima ksatria Iblis Suci itu. Mengerikan”
...*** Di sebuah ruangan tersembunyi kediaman Patron ***...
Patron berjalan-jalan di ruangan tersebut, ia membuka sebuah pintu rahasia di balik dinding. Ia masuk ke dalamnya, terdapat tangga bawah tanah di lorong pintu itu. Bola lampu sihir menyala otomatis ketika tangga terbuka ke bawah tanah.
“Ehem!”
Dua orang ksatria langsung menghadap Patron, mereka langsung membungkuk memberi hormat.
“Tuan Patron, selamat datan-”
“Bagaimana progresnya!”
“Butuh waktu 7 hari lagi Tua-”
Patron menendang ksatria yang melapor padanya. Tendangannya cukup kuat hingga membuat ksatria tersebut terpelanting jauh, mungkin beberapa tulang rusuknya retak.
“Sudah Ku bilang untuk menyiapkan energi pada tiga hari yang lalu!”
“Tuan maa-”
Patron kembali menendang ksatria satu lagi, kali ini tendangannya membuat ksatria itu muntah darah.
“Berapa persen energi yang telah ada?” kata Patron mendekati ksatria yang telah di tendangnya tadi
“Sekitar 85% Tu-Tuan” jawab ksatria sambil menahan rasa sakit pada perutnya
Patron berjalan kedepan, saat ini ia berada pada ruangan yang sangat luas berbentuk kubah dalam tanah, di tengah-tengah kubah terdapat pelindung kubah yang lebih kecil. Di sana lah tempat penghasil energi milik Patron.
Para wanita di perkosa, pria di siksa. Itu adalah pemandangan di lubang kubah Iblis, penghasil energi sihir milik Patron. Ia membuat ras demi human sebagai mesin penghasil energi, namun ia tidak bodoh. Wanita yang tidak kuat lagi di perkosa (sekarat) akan digantikan oleh wanita yang lain, dan ia akan disembuhkan dengan potion dan diberi sihir penghilang ingatan, ini juga berlaku bagi pria. Karena sihir penghilang ingatan tidak ada yang sadar dengan perbuatan Patron.
Semua ksatria yang melayani Patron tidak mau melaksanakan tugasnya sebagai pemerkosa ataupun penyiksa. Orang yang memperkosa, menyiksa ras demi human adalah anggota ras mereka sendiri, mereka dipengaruhi oleh sihir Patron.
Keputusaan, pikiran kotor, ketakutan dan semua pikiran negatif akan menghasilkan energi sihir. Lebih tepatnya individu yang sedang berpikiran negatif akan mengeluarkan energi sihir yang lebih banyak. Ini sama seperti Tesla yang akan mengeluarkan aura gelap di sekitar tubuhnya ketika ia sedang marah ataupun senang.
Energi sihir yang paling baik adalah energi yang dikeluarkan atas perasaan negatif, semakin kuat kebencian nya maka semakin banyak energi yang dikeluarkan.
Patron melihat dari atas, sebuah bola yang sangat besar ada di tengah-tengah lubang itu. Bola itu menyimpan energi sihir yang warnanya ungu pekat, semua energi sihir yang dikeluarkan akan diserap oleh bola energi tersebut.
Pelindung Iblis diperlukan untuk menjebak seluruh energi sihir yang keluar. Pelindung ini bahkan bisa menahan jiwa dan pikiran seseorang. Dua orang ksatria lagi mendekati Patron, mereka segera memberi hormat dan memberikan sebuah botol pada Patron.
“Tuan, ini adalah potion peningkat energi sihir yang Tuan minta”
“Tadinya Aku ingin marah kepada kalian. Tapi sepertinya kalian sudah bekerja keras hingga mampu mendapatkan potion itu”
Patron mengambil botol yang berisi air yang berwarna hitam tersebut, ia segera meminumnya.
Potion itu berasal dari Keluarga Iblis Teknologi. Karena hubungan Keluarga Iblis Perisai dan Keluarga Iblis Teknologi sangat buruk, Patron harus mendapatkan potion itu dari pedagang gelap, harga potion tersebut sangatlah mahal. Tapi ia beruntung karena bisa mendapat potion itu hanya dalam beberapa bulan saja.
Dalam 4 bulan terakhir, Patron menghentikan semua transaksinya dalam jual-beli energi sihir. Ia mulai mengumpulkan energi sihir untuk melakukan kudeta. Jika Tesla tidak muncul, Patron akan tetap akan melakukan kudeta, hanya saja ia akan melakukannya dalam beberapa bulan kemudian.
Awalnya Patron hanya memiliki niat untuk memperkuat benteng di wilayah. Tapi ia mulai berpikir untuk memperluas wilayah kekuasaannya dan membuat benteng baru. Alasan utama ia ingin melakukan kudeta karena ia ingin keluarga Iblis Perisai dapat lebih dihargai oleh bangsawan lain.
“Dengan potion ini, Aku bisa menyerap energi sihir yang sudah terkumpul”
“Segera siapkan rencana selanjutnya!” kata Patron dengan suara serak
Badannya mengeluarkan panas, suaranya serak, wajahnya mulai menghitam. Ini adalah reaksi dari potion yang diminumnya. Perlahan tapi pasti ksatria membuka salah satu penutup bola yang menyimpan energi sihir. Patron turun melalui tangga, segera mendekat ke lubang bola energi tersebut.
Terlihat aliran sihir yang perlahan-lahan diserap oleh Patron, pelan tapi pasti energi sihir tersebut masuk ke tubuhnya. Ketika energi sihir yang masuk sudah tidak terasa, Patron memberi isyarat kepada bawahannya untuk membuka satu penutup bola energi, hal ini terus berulang hingga ia dapat menyerap seluruh energi sihir yang terkumpul.
Tubuhnya perlahan membesar, ototnya mulai berkontraksi tanda menunjukkan perubahan, pakaian bangsawan yang Patron pakai mulai koyak, di sekitar tubuhnya mulai terbentuk penghalang dan pelindung yang berwarna ungu gelap.
“Walaupun energi sihir yang terkumpul hanya 85%, aku yakin akan menang!, tidak. Aku harus menang!”
...***...
Raja Iblis tidak boleh ikut campur dalam urusan negara, ia hanya bertugas sebagai pelindung untuk negara/bangsa/ras/dll dari Raja Iblis lainnya. Dengan kata lain Raja Iblis hanya akan ikut campur jika itu menyangkut Raja Iblis lainnya.
Di kekaisaran Hades, para bangsawan memiliki kekuasaan penuh atas wilayahnya. Tapi mereka harus tetap tunduk pada perintah Yang Mulia (Keluarga Iblis Kegelapan). Para bangsawan boleh tidak membantu perlindungan untuk Ibukota. Ini karena mereka lah yang seharusnya mendapat perlindungan dari Ibukota.
__ADS_1
Beberapa wilayah Keluarga Bangsawan adalah pecahan dari Bangsawan lain. Contohnya wilayah Keluarga Iblis Perisai yang adalah pecahan dari wilayah Ibukota, itulah sebabnya wilayah Patron sering disebut sebagai perbatasan Ibukota Deadly.
...*** Bersambung ***...