Ilmuwan RAJA IBLIS

Ilmuwan RAJA IBLIS
Chapter 28.6 : Lilia


__ADS_3

...Chapter 28.6 : Lilia...


Tesla dan gadis cilik itu ditinggalkan di sebuah ruangan tunggu, gadis cilik masih belum percaya bahwa Tesla adalah Yang Mulia. Malah ia terlihat membenci orang yang baru saja ia temui (Tesla) karena telah mengaku sebagai orang yang sangat dikagumi (Iblis Kegelapan).


"Oi kamu, kenapa kamu mengaku sebagai Yang Mulia?!" Tanya gadis cilik itu kesal


"Saya benar-benar Yang Mulia, kenapa kamu tidak percaya?" tanya Tesla


"Apa kamu tidak mendengar rumor bahwa Yang Mulia telah datang ke ibukota? " tanya gadis cilik itu


"Ya saya tahu" jawab Tesla cepat


"Ketika Yang Mulia datang, banyak sekali orang pingsan karena tidak bisa menahan aura ketakutan yang dikeluarkan oleh beliau. Tapi lihatlah dirimu, aku bahkan tidak merasakan aura spesial darimu! " kata gadis cilik dengan nada tinggi 


"Jadi itu alasannya. Ehem apa saya boleh bertanya sesuatu padamu?, kenapa orang-orang memanggilmu Tuan Putri tadi? " kata Tesla mencoba mengalihkan topik pembicaraan, ia sedikit merasa bersalah karena telah membuat orang-orang pingsan padahal ia baru saja sampai. 


"Kamu cukup berani untuk bertanya padaku?, padahal aku belum memberi izin untuk bertanya padaku" jawab gadis cilik dengan kesal


"Aku adalah Putri satu-satunya dari Keluarga Iblis Petarung, dengan kata lain aku adalah pewaris tahta kepala keluarga itu" jawab gadis cilik


"Jadi alasan orang-orang memanggilmu Tuan Putri karena kamu adalah putri dari Keluarga Iblis Petarung?" tanya Tesla dengan nada datar


"Tidak seperti itu, mereka memanggilku Tuan Putri karena aku adalah salah satu tunangannya Yang Mulia" kata gadis cilik


"Salah satu tunangan?" kata Tesla sedikit terkejut 


"Apa kamu tidak tahu bahwa Yang Mulia atau Iblis Kegelapan sulit memiliki keturunan?, sudah wajar untuk dia mendapatkan istri lebih dari satu" jawab gadis cilik


"Kira-kira ada berapa tunangan untuk Yang Mulia? " tanya Tesla kembali


"Tidak tahu, tapi aku diberitahu bahwa aku bukan satu-satunya tunangan Yang Mulia" kata gadis cilik


"Berapa umurmu?, anak-anak seperti dirimu seharusnya masih bermain di taman kanak-kanak" kata Tesla serius

__ADS_1


"Aku bukan anak-anak lagi, usiaku sudah 16 tahun, beberapa tahun lagi sudah boleh menikah!" balas gadis cilik tersipu malu


"Merepotkan sekali, kenapa orang-orang selalu membuat saya kerepotan, apa mereka tidak dapat mencari gadis yang lebih dewasa dari ini? . Selain itu, ada yang aneh dengan budaya ibukota ini!, kenapa anak-anak seperti dia sudah memiliki tunangan dan bersiap untuk menikah?!" gumam Tesla


"Dasar, kenapa kamu bicara seakan kamu adalah Yang Mulia" gumam gadis cilik


"Memang saya adalah Yang Mulia, tenang saja saya tidak akan menikah denganmu karena kamu masih anak-anak, kamu pasti dipaksakan? " tanya Tesla lagi


"Diamlah, tidak ada yang memaksa diriku, sejak kecil aku sudah mengagumi Iblis Kegelapan karena mereka cerdas, kuat, tampan, dan tidak dapat dikalahkan oleh siapapun!, sungguh sebuah kesempurnaan" gumam gadis cilik


“Oh ya saya belum tahu namamu” kata Tesla


“Lilia, Iblis Petarung Lilia” jawab gadis cilik cepat, kembali ia bergumam tentang betapa hebatnya Iblis Kegelapan dimatanya.


Lilia ia begitu imut dan sangat cantik, umurnya 16 tahun, tingginya sekitar 145 cm. Ia adalah pelajar no. 1 di Kekaisaran Hades. Sifatnya begitu labil sama seperti Renner, wajar karena mereka sedang mengalami masa pubertas.


“Lilia, kenapa kamu ingin belajar di PTB ini?, bukankah lebih baik kamu menikah saja dengan Yang Mulia yang kamu kagumi itu?” tanya Tesla, sepertinya Tesla ingin mengetes keteguhan hati Lilia dalam menuntut ilmu


“Apa maksudmu?” Tanya Tesla bingung


“Agar aku pantas di sisi Yang Mulia, setidaknya pendidikanku harus selesai dulu” jawab Lilia serius menundukan kepala


“Begitu ya, baguslah jika begitu, setidaknya saya punya alasan untuk tidak menikahi kamu” gumam Tesla


“Tapi... jika Yang Mulia ingin segera aku menjadi istrinya, tidak apa-apa. Aku akan menerimanya dengan senang hati. Oi, sudah kubilang kalau kamu bukan Yang Mulia, berhentilah bersikap seperti itu” ucap Lilia 


...***...


Yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga, Kapten menemui Tesla dan Lilia di ruang tunggu. Sepertinya Kapten sudah tahu kebenaran dari remaja yang mengaku sebagai Yang Mulia itu.


“Lilia, kamu boleh ke dalam kelas sekarang” kata Kapten tersenyum


Dengan segera Lilia meninggalkan ruang tunggu dan segera masuk ke kelas, setelah Lilia keluar dari ruangan itu. Kapten tiba-tiba bersujud meminta ampun lagi kepada Yang Mulia, “ampun Yang Mulia, hamba baru saja dapat kabar dari Raja Iblis Hades bahwa memang benar Yang Mulia sedang mengunjungi PTB untuk melihat-lihat” kata Kapten

__ADS_1


“Tidak apa-apa, apa sekarang saya sudah bisa melihat-lihat PTB ini?” tanya Tesla


“Silahkan Yang Mulia, tapi izinkan hamba meminta sesuatu yang egois Yang Mulia” kata Kapten sambil berdiri dan menatap Tesla dengan serius


“Apa itu?” tanya Tesla penasaran


“Bolehkah hamba menjadi pengawal Yang Mulia selama berkeliling di PTB ini?” kata Kapten serius


“Tidak boleh, saya sedang menyamar, bisa-bisa penyamaran ini akan gagal kalau kamu ikut menjadi pengawal saya” jawab Tesla


Tesla meninggalkan ruang tunggu dan mulai berkeliling di sekitar PTB. Kapten terlihat khawatir dan cemas ketika permintaannya ditolak oleh Yang Mulia. Tesla melihat-lihat PTB itu hingga tak terasa waktu istirahat makan siang telah tiba, akhirnya ia memutuskan untuk pergi menemui Kapten untuk meminjam uang untuk makan siang.


Ilmuwan gila itu lupa membawa uang, ia tidak ingin pulang dulu karena masih ada beberapa hal yang belum ia lihat di PTB tersebut. Kalau ia pulang Renner pasti ingin ikut ketika ia ingin pergi lagi ke PTB fiksi.


Tesla pergi ke ruang tunggu dan mencari Kapten, ia bertanya kepada penjaga gerbang dan mendapatkan jawaban bahwa Kapten sudah pergi dari PTB karena ia hanya datang untuk menyampaikan berita.


Karena Tesla tidak memiliki kenalan lain di PTB itu, akhirnya ia mempunyai ide untuk meminjam uang dari salah satu pelajar. Pertama-tama Tesla menentukan target pelajar yang akan dipinjami uangnya, pelajar tersebut harus berjalan di tempat yang sepi agar Tesla lebih mudah mendapatkan pinjaman. Tak lama setelah Tesla memperhatikan pelajar yang lewat, akhirnya ia menemukan seorang pelajar yang berjalan sendirian melewati sela-sela bangunan.


Tesla tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, ia segera mengejar pelajar tersebut. Tak sengaja Lilia melihat Tesla masuk ke sela-sela bangunan, karena ia penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Bangsawan yang mengaku-ngaku sebagai Yang Mulia itu, Lilia mengikuti Tesla diam-diam.


Tak disangka Tesla terlihat seperti preman yang sedang memalak anak sekolahan. Lilia melihat jelas kejahatan yang dilakukan oleh Tesla, Lilia terus memperhatikan Tesla yang terlihat sedang memalak salah satu pelajar di PTB.


“Pinjamkan saya uang” kata Tesla pelan


“Maaf, aku tidak bisa melakukan hal itu” jawab pelajar itu


“Pinjamkan saya uang” kata Tesla lagi


“Aku sedang terburu-buru, jadi sampai jumpa-“ 


Tesla menahan pelajar itu di dinding, ia membatasi gerak pelajar itu dengan tangan kanannya yang menempel di dinding. Pelajar itu mulai cemas dan takut, wajahnya mulai memucat, keringat mulai bercucuran. Tesla mengulangi perkataannya untuk ketiga kalinya “pinjamkan saya uang”


...*** Bersambung ***...

__ADS_1


__ADS_2